DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Hubungan Obesitas Dengan Gangguan Citra Tubuh Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak YogyakartaHubungan Obesitas Dengan Gangguan Citra Tubuh Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Remaja dalam proses pembentukan identitas sering kali menemukan permasalahan mengenai pemenuhan kebutuhan akibat perubahanperubahan yang yang terjadi pada masa remaja. Obesitas saat ini menjadi permasalahan yang penting bagia remaja, gangguan psikologis yang muncul pada remaja obesitas adalah konsep diri seperti gangguan citra tubuh. Tujuan: Mengetahui hubungan obesitas antara gangguan citra tubuh pada remaja putri di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 remaja putri di Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. Teknik analisis data menggunakan Kendall Tau. Hasil: Hasil koefisien antar variabel p-value sebesar 0,005 <0,05 dan memiliki keeratan hubungan sebesar 0,520 yang artinya memiliki keeratan hubungan sedang. Simpulan: Terdapat hubungan obesitas dengan citra tubuh di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Yogyakarta. Saran: Bagi responden hasil penelitian ini diharapkan remaja yang menggalami obesitas tetap percaya diri dan tidak malu dengan ukuran berat badanya

    Pengaruh Penyuluhan Personal Hygiene Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Skabies Pada Santri Putra Di Pondok Pesantren Ar-Risalah Mlangi Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Skabies dapat menyerang anak-anak, remaja, hingga lanjut usia dengan mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh dan berisiko lebih tinggi mengalami keterlambatan perkembangan secara signifikan. Pemeliharaan Personal Hygiene sangat menentukan status kesehatan, dimana individu secara sadar dan atas inisiatif pribadi menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit. Upaya meningkatkan derajat kesehatan santri, perlu adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang kesehatan secara umum, khususnya tentang skabies. Tujuan: Diketahuinya pengaruh penyuluhan Personal Hygiene terhadap tingkat pengetahuan tentang skabies pada santri putra Pondok Pesantren Ar-Risalah Mlangi Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan Quasi Experiment dengan metode Control Grup Design Pretest Posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 48 orang dan membagi dua sampel, menjadi 24 kelompok intervensi dan 24 kelompok kontrol. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner, tekhnik uji hipotesis parametris Independent-test. Hasil: Hasil uji wilcoxon tingkat pengetahuan tentang skabies seblum diberikan penyuluhan personal hygiene diperoleh p-value (0,810). Hal ini berarti tidak ada perbedaan tingkat pengetahuan tentang skabies sebelum diberikan penyuluhan personal hygiene pada kelompok kontrol dan perlakuan. Hasil uji Independent sample t-test diperoleh p-value (0,000) < 0,05. Hal ini berarti ada pengaruh penyuluhan personal hygiene terhadap tingkat pengetahuan tentang skabies pada santri putra Pondok Pesantren Ar-Risalah Mlangi Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta. Simpulan: Ada pengaruh penyuluhan personal hygiene terhadap tingkat pengetahuan tentang skabies pada santri putra Pondok Pesantren Ar-Risalah Mlangi Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta. Saran: Tingkatkan pengetahuan tentang personal hygiene pada santri sehingga santri terhindar dari penyakit skabies, aktif mencari informasi tentang personal hygiene dengan cara membaca buku-buku dan majalah kesehatan, mengakses internet, dan mengikuti penyuluhan kesehata

    Pengaruh Senam Ergonomis terhadap Tingkat Kadar Asam Urat Pada Lansia Di Posyandu Werdha Pratama Kalirandu Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Asam urat pada lansia di Indonesia pada tahun 2013 menunjukkan angka prevalensi sebesar 11,9% berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan dan 24,7% berdasarkan diagnosis atau gejala. Dalam hal ini untuk mengatasi kejadian asam urat yang tinggi, maka diperlukan tindakan non farmakologi seperti senam ergonomis yang bertujuan untuk membantu memperlancar peredaran darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Senam Ergonomis terhadap Tingkat Kadar Asam Urat Pada Lansia di Posyandu Werdha Pratama Kalirandu Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Pre Experimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 lansia. Pengukuran kadar asam urat dengan menggunakan alat ukur Urid Acid merk Easy Touch GCU. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon Maatch Pairs Test untuk mengetahui pengaruh senam ergonomis sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Hasil uji menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test menunjukkan nilai p value 0,000 (p<0,05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak artinya terdapat pengaruh pemberian senam ergonomis terhadap tingkat kadar asam urat pada lansia. Simpulan dan Saran: Adanya pengaruh senam ergonomis terhadap tingkat kadar asam urat pada lansia di Posyandu Werdha Pratama Kalirandu Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakarta. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan metode yang berbeda dengan melibatkan peran dari keluarga responde

    Hubungan Religiusitas Dengan Kenakalan Siswa Kelas XI Di MAN 1 Sleman Yogyakarta

    Get PDF
    Latar belakang: Banyak perilaku kenakalan siswa dilakukan di kota-kota besar di Indonesia, perilaku yang menyimpang biasanya bermotor dengan kecepatan tinggi 33%, membolos 85%, menyontek 80%, meninggalkan rumah tanpa izin 96,7%, coret-coret tembok 49,9%, pencurian 7,2%, dan perusakan gedung 5,7%. Remaja sangat penting adanya pemahaman, pendalaman, serta ketaatan, terhadap ajaranajaran agama yang dianut. Kenyataan yang dapat dilihat dari perilaku remaja seharihari menunjukkan, bahwa remja yang melakukan kejahatan sebagian besar kurang memahami norma-norma agama bahkan tidak menunaikan perintah-perintah agama, seperti bagi yang beragama islam tidak menjalankan sholat 5 waktu. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan kenakalan siswa kelas XI di MAN 1 Sleman Yogyakarta 2018. Metode penelitian: Desain penelitian non eksperimen dengan metode korelasi pendekatan waktu cross sectional. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner dengan analisis data kendall tau. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan probality sampling dengan tekhnik proportionate stratified random sampling, jumlah responden 64 orang. Hasil: Hasil analisis statistik kendall tau diperoleh p-value 0,004 pada uji hubungan religiusitas dengan kenakalan siswa. Hal ini menunjukkan religiusitas akan mempengaruhi perilaku kenakalan siswa. Simpulan dan Saran: Ada hubungan religiusitas dengan kenakalan siswa kelas XI di MAN 1 Sleman Yogyakarta 2018. Siswa yang belum memiliki religiusitas yang baik, bisa meningkatkan religiusitasnya agar terhindar dari kenakala

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan Kanker Serviks Dengan Media Audio Visual Terhadap Motivasi Pemeriksaan IVA Pada WUS Di Nglarang Lor Sidoarum Godean Sleman

    Get PDF
    Latar belakang: Kanker serviks menempati urutan ke-2 sebagai penyakit yang menyerang wanita terutama di negara berkembang. Usaha preventif yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kematian adalah dengan melakukan pemeriksaan dini kanker serviks dengan metode IVA. Dibutuhkan pengetahuan dan motivasi yang tinggi untuk wanita usia subur melakukan pemeriksaan IVA. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan kanker serviks dengan media audiovisual terhadap motivasi pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di Nglarang Lor Sidoarum Godean. Metode penelitian: penelitian pre-eksperimen (pre-eksperimental-design). Jenis penelitian menggunakan one group retest-posttest. Pengambilan sample adalah dengan metode sampling purposive sejumlah 40 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji statistik Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil: Motivasi wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan IVA sebelum diberikan pendidikan kesehatan kanker serviks diperoleh hasil kategori tinggi sebanyak 2,5%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan kanker serviks motivasi wanita usia subur meningkat menjadi 50%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan kanker serviks dari hasil uji statistik menggunakan wilcoxon match pairs test diperoleh p value sebesar 0,000 Simpulan: terdapat pengaruh pendidikan kesehatan kanker serviks dengan media audiovisual terhadap motivasi pemeriksaan IVA pada WUS di Nglarang Lor, Sidoarum, Godean Sleman

    Pengaruh Self Hypnosis Terhadap Tingkat Stres Penderita Hipertensi Di Argomulyo Sedayu Bantul

    Get PDF
    Latar Belakang: Tekanan darah yang masih tetap tinggi, beban pikiran hidup serta ditambah dengan pengobatan farmakologi setelah didiagnosis hipertensi dapat menimbulkan stres pada penderita hipertensi. Terdapat 43,10% atau 25 orang mengalami stres psikososial ditandai dengan sakit kepala, mudah lelah, terkadang atau bahkan sering marah-marah dan sulit untuk beristirahat. Tujuan: Diketahuinya pengaruh self hypnosis terhadap tingkat stres penderita hipertensi di Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan quasy experiment dengan One Group Time Series Design. Teknik pengambilan sampel non probability sampling with purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kusioner. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dan korelasi spearman Hasil: Uji Analisis wilcoxon menunjukkan nilai Z=-4376 dan nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti adanya pengaruh self hypnosis terhadap tingkat stres penderita hipertensi di Argomulyo Sedayu Bantul. Simpulan dan Saran: Ada penurunan tingkat stres penderita hipertensi setelah perlakuan self hypnosis di Argomulyo Sedayu Bantul. Penderita dapat bekerjasama dengan tenaga kesehatan atau terapis untuk mencegah tingkat stres psikososial menjadi semakin memburuk apabila tidak mampu diatasi sendiri dan disarankan untuk beristirahat cukup agar dapat meminimalisir tingkat stres

    Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester V Program Studi SI Ilmu Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Lingkungan keluarga setiap individu atau siswa memerlukan dukungan keluarga dalam mencapai prestasi belajar, karena dukungan dan perhatian keluarga ini akan menentukan seorang siswa dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi. Dukungan keluarga diwujudkan dalam hal kasih sayang, memberi nasehatnasehat dan sebagainya. Prestasi merupakan indikator penting dari hasil yang diperoleh selama mengikuti pendidikan. Prestasi dapat diartikan sebagai hasil yang dicapai Tujuan Penelitian: Diketahui hubungan dukungan keluarga dengan prestasi belajar mahasiswa semester V Progam Studi Ilmu Keperawatan Univesitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik proportional random sampling sebanyak 150 mahasiswa di Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan uji kendall’s tau Hasil Penelitian: Tingkat dukungan keluarga di kategori tinggi(48%). Kategori sedang (45.3%), dan di kategori rendah (6.7%). Sedangkan untuk tingkat prestasi belajar di kategori cumelaude (44%), sangat memuaskan (43,3%), memuaskan (10%) dan tidak memuaskan (2.7%). Hasil uji kendall’s tau diperoleh p=0,000. Simpulan dan Saran: Ada hubungan dukungan keluarga dengan prestasi belajar mahasiswa semester V Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

    ANALISIS PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN KASUS OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI SALAH SATU RUMAH SAKIT UMUM SWASTA DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar Belakang: Patient safety didefinisikan sebagai terbebas dari accidental injury dengan menjamin keselamatan pasien melalui penetapan sistem operasional, meminimalisasi kemungkinan kesalahan, dan meningkatkan pencegahan agar kecelakaan tidak terjadi dalam proses pelayanan. Surat kebijakan Rumah Sakit mengenai upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien pasal 19 ayat 2 mengatakan bahwa setiap insiden keselamatan pasien wajib dilaporkan dalam waktu maksimal 2x24 jam. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti di rumah sakit kepada staf kamar bersalin, ada beberapa kejadian insiden yang belum dilaporkan ke tim PMKP baik itu KTD, KTC, KPC ataupun KNC, alasan dari tidak dilaporkannya kejadian tersebut diantaranya malu dan judgement dari teman sejawat. Tujuan: Mengidentifikasi pelaporan kejadian insiden keselamatan pasien kasus obtetri dan ginekologi di salah satu Rumah Sakit Umum swasta tersebut, dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaporannya Metode: Peneliti menggunakan metode kualitatif, peneliti mengumpulkan data kualitatif dengan menggnakan indept interview. Desain penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus, Hasil: Terlaksananya keberlanjutan dari pelaporan insiden keselamatan pasien pada kasus obstetric dan ginekologi di rumah sakit tersebut. Pemahaman bidan terhadap keselamatan pasien cukup baik. Ada dua faktor yang mempengaruhi perilaku patient safety antara lain pengetahuan, kesadaran diri, empati dan adanya fasilitas yang mendukung patient safety sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya sosialisasi, malu, takut dan adanya penambahan karyawan baru serta menyembunyikan insiden tersebut. Kesimpulan: pelaksanaan pelaporan insiden keselamatan pasien di salah satu rumah sakit umum swasta ini sudah berjalan dengan baik. Dan adanya faktor predisposing sebagai faktor penentu pelaporan insiden. Saran: Perlunya peningkatan sosialisasi dan adanya kebijakan tertulis mengenai refresh ilmu yang berkelanjutan mengenai insiden keselamatan pasien

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN DENGAN PENGGUNAAN PARTOGRAF PADA RUJUKAN MATERNAL DI RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG

    Get PDF
    INTISARI Latar Belakang: Partograf bermanfaat untuk memantau dan memperbaiki pengelolaan pada persalinan bagi tenaga kesehatan. Bila partograf digunakan dengan benar, akan membantu mengidentifikasi persalinan yang terhambat. Pengetahuan yang baik dan sikap bidan yang positif akan mempengaruhi pelaksanaan penggunaan partograf pada proses persalinan. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap bidan dengan penggunaan partograf pada rujukan maternal di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Metode: Survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua bidan yang merujuk pasien maternal ke RS PKU Muhammadiyah Gombong sesuai inklusi. Besar sampel 79 dengan consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan cheklist dokumen partograf. Analisis uji statistik yang digunakan adalah chi square dan analisis multivariat regresi logistik. Hasil: Bidan yang pengetahuannya kurang berisiko 1,821 kali (CI 95% 0,518-6,395) berpeluang untuk tidak memakai partograf dibanding dengan bidan yang pengetahuannya baik. Bidan yang memiliki sikap negatif akan berisiko 1.009 kali (CI 95% 0,941-1,083) untuk tidak memakai partograf dibandingkan bidan yang memiliki sikap positif. Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap bidan tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan penggunaan partograf. Karakteristik bidan seperti usia, pendidikan, pelatihan, masa kerja dan Askes BPJS tidak ada hubungan dengan penggunaan partograf

    Pengaruh Penyuluhan Periksa Payudara Sendiri Dengan Metode Demonstrasi Terhadap Kemampuan Melakukan Praktik Sadari Pada Siswi Kelas Xi Sman 1 Kasihan Bantul

    Get PDF
    Menurut World Health Organization (WHO) dan United International Curbing Cancer (UICC) memprediksikan akan terjadi peningkatan lonjakan penderita kanker sebesar 30% di seluruh dunia pada tahun 2030. Begitu pula di Indonesia, kanker payudara menyumbang 30,5% dari semua kanker yang di diagnosis dan 21,5% kematian terkait kanker di antara wanita. Hal yang sama terjadi di Yogyakarta dimana kejadian kanker payudara terus meningkat tiap tahunnya. Pada Kabupaten Bantul sebanyak 323 kasus. SADARI merupakan cara yang efektif untuk deteksi dini kanker payudara. Tujuan penelitian ini diketahuinya pengaruh penyuluhan periksa payudara sendiri dengan metode demonstrasi terhadap kemampuan melakukan praktik SADARI pada siswi kelas XI SMAN I Kasihan Bantul. Metode penelitian ini Quasi-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest postest with control group. Sampel penelitian adalah siswi kelas XI SMA N 1 Kasihan Bantul yang terdiri dari 54 anak kelompok eksperimen dan 54 anak kelompok kontrol. Instrument penelitian menggunakan cheklist SADARI. Analisis data menggunakan uji statistik Independent sample t-test. Hasil menunjukkan p value 0,000 (<0,05) secara statistik menunjukan ada pengaruh yang signifikan. Simpulan dan Saran penelitian ini ada pengaruh penyuluhan periksa payudara sendiri dengan metode demonstrasi terhadap kemampuan melakukan praktik SADARI pada siswi kelas XI SMAN I Kasihan Bantul. Pihak SMA sebaiknya memberiksn kegiatan dalam PMR dengan menambahkan penyuluhan SADARI yang dijadikan rutinitas sekolah terkait kesehatan reproduksi remaj

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇