DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) PADA PUS DI PUSKESMAS KOTAGEDE 2 KOTA YOGYAKARTA
Menurut laporan badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO) tahun
2013 menyatakan, kanker serviks merupakan kasus kanker terbanyak kedua pada
wanita di seluruh dunia. Setiap tahun lebih dari 270.000 wanita meninggal karena
kanker serviks, dan lebih dari 85% terjadi di negara berkembang. Tujuan penelitian
ini mengetahui hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA
Pada PUS di Wilayah Puskesmas Kotagede 2. Penelitian ini merupakan penelitian
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional menggunakan metode
pendekatan Cross Sectional. Populasi 1573 PUS yang tinggal dalam wilayah
Puskesmas Kotagede 2. Pengambilan sampel dengan acidental sampling berjumlah
94 responden. Alat pengumpulan data menggunakan rekam medik. Anlisis data
bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan terdapat
hubungan antra dukungan suami dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA pada PUS
di Puskesmas Kotagede 2, p value 0,031 dengan keeratan hubungan rendah yaitu
0,267. Sebagian besar PUS tidak pernah melakukan pemeriksaan IVA dengan
dukungan suami rendah yaitu sebanyak 36 responden (38,3%). Diharapkan agar PUS
selalu memperhatikan kesehatan reproduksi dan meningkatkan partisipasinya untuk
melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) secara rutin sehingga bisa
mengetahui kanker serviks pada stadium awal, serta menurunkan angka mortalitas
akibat kanker serviks
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA DI PUSKESMAS SEDAYU 1 TAHUN 2017
Preeklamsia menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian ibu di Indonesia
dengan presentase sebesar 26,9% pada tahun 2012 dan meningkat menjadi 27,1%
pada tahun 2013. Data rekam medis di Puskesmas Sedayu 1 pada tahun 2017
menunjukan bahwa kasus preeklamsia sebanyak 66 ( 5,3%) ibu hamil dari 1236 ibu
hamil. Untuk mengetahui hubungan umur dan paritas ibu hamil dengan kejadian
preeklamsia Di Puskesmas Sedayu 1 tahun 2017. Penelitian ini menggunakan survey
analitik, dengan pendekatan case control retrospektif. Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh ibu hamil. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 132
responden dengan total sampling pada kelompok case dan simpel random sampling
pada kelompok control. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Berdasarkan
hasil data uji statistik Chi-Square Ibu hamil yang mengalami preeklamsia di
Puskesmas Sedayu 1 tahun 2017 mayoritas memiliki umur tidak beresiko (20-35 th)
dengan jumlah 54 responden (81,8%), dan ibu hamil yang mengalami preeklamsia
pada usia beresiko (35 tahun) sebanyak 12 responden (28,2%). Dari hasil
tersebut didapatkan nilai p-value <0,05 (p=0,000). Artinya ada hubungan yang
signifikan antara umur dengan kejadian preeklamsia. Ibu hamil yang mengalami
preeklamsia di Puskesmas Sedayu 1 tahun 2017 mayoritas memiliki paritas tidak
beresiko (2-3 kali persalinan) dengan jumlah 44 responden (66,7%), dan pada
paritas beresiko (3 kali persalinan) sebanyak 22 responden (33,3%). Artinya
ada hubungan yang signifikan antara Paritas dengan kejadian preeklamsia.
Diharapkan seluruh ibu hamil dapat secara rutin memeriksakan kehamilannya ke
petugas kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat. Minimal secara kehamilan
sebanyak 4 kali, 1 kali pada trimester pertama, 2 kali pada trimester kedua dan 2 kali
pada trimester ketiga tujuannya untuk mendeteksi secara dini komplikasi pada
kehamilan khususnya preeklmasia
PERBEDAAN EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN SLIDE POWER POINT DAN LEAFLET TERHADAP MOTIVASI PEMERIKSAAN IVA PADA IBU IBU PKK DI BALECATUR GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA
Kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Kanker serviks dapat
dicegah dengan deteksi dini melalui metode pemeriksaan IVA yang cukup efisien dan
efektif. Dengan diketahui kanker serviks dengan pemeriksaan IVA pada stadiun dini
dan diterapi secara tepat maka tingkat kesembuhan sekitar 80%-90%. Gerakan
pencegahan dan deteksi dini kanker serviks dapat dilaksanakan dengan pemberian
informasi melalui pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
perbedaan efektiftas pendidikan kesehatan menggunakan slide power point dan leaflet
terhadap motivasi pemeriksaan IVA pada ibu-ibu PKK di Balecatur Gamping Sleman
Yogyakarta. Desain penelitian ini pre-eksperimen (pre-eksperimen-design). Jenis
penelitian ini menggunakan rancangan the static group comparison. Sampel dalam
penelitian ini berjumlah 44 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah
kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji Mann Whitney. Hasil analisis didapatkan
bahwa penggunaan media pendidikan kesehatan slide power point tentang
pemeriksaan IVA lebih efektif secara signifikan dibanding metode pendidikan
kesehatan menggunakan leaflet, dari hasil uji statistik dengan Mann Whitney diperoleh
p value sebesar 0,02 (P < 0,05) dan nilai mean rank motivasi pemeriksaan IVA
menggunakan media slide power point sebesar 25,5 dan media leaflet sebesar 19,5.
Terdapat perbedaan efektifitas pendidikan kesehatan menggunakan slide power point
dan leaflet terhadap motivasi pemeriksaan IVA pada ibu-ibu PKK di Balecatur
Gamping Sleman Yogyakarta. Diharapkan dapat meningkatkan motivasi ibu dan
penelitian selanjutnya menggunakan desain penelitian dengan melakukan pre test dan
post test.
Kata Kunci : Leaflet, Motivasi, Slide Power Point
Daftar Pustaka : 37 Buku (2007-2016), 12 Jurnal (2012-2017), 3 Skripsi (2013-
2015)
Jumlah Halaman : xi Halaman Depan, 78 Halaman, 14 Tabel, 2 Gambar, 19
Lampira
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Minat Penggunaan Kontrasepsi Mop Pada Suami Pasangan Usia Subur Di Giwangan Umbulharjo Kota Yogyakarta
Pengunaan kontrasepsi pada pria masih sangat rendah terutama MOP. Hal ini disebabkan karena pengetahuan serta persepsi yang salah tentang penggunaan kontrasepsi MOP. Pengetahuan didapat dari informasi, pengalaman masa lalu serta dukungan dari sekitarnya. Pengetahuan yang kurang mengakibatkan pria tidak mau memilih kontrasepsi MOP. Cakupan kontrasepsi MOP di Kota Yogyakarta yang terendah adalah Kelurahan Giwangan Umbulharjo yaitu 0 akseptor. Pengetahuan merupakan faktor yang mempengaruhi minat penggunaan kontrasepsi MOP. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan dengan minat penggunaan kontrasepsi MOP di Giwangan Umbulharjo Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua suami pasangan usia subur di Giwangan Umbulharjo Kota Yogyakarta sebanyak 893orang dan jumlah sampel sebanyak 89 orang dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampel. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan kendal tau. Sebagian besar suami pasangan usia subur memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan memiliki minat yang rendah untuk menjadi akseptor MOP berjumlah 22 orang (24,7%). Berdasarkan hasil uji Chi Square diperoleh nilai 0,002 < 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara antara tingkat pengetahuan dengan minat penggunaan kontrasepsi MOP pada suami pasangan usia subur di Giwangan Umbulharjo Kota Yogyakarta. Bidan Wilayah Puskesmas Umbulharjo 1 hendaknya memberikan penyuluhan kepada suami pasangan usia subur sehingga dapat meningkatkan minat penggunaan kontrasepsi MO
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Individu Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Asi Eksklusif Pada Ibu Primigravida Tm Iii Di Puskesmas Umbulharjo I
Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan atau mengganti makanan atau minuman lain. Dalam laporan WHO disebutkan bahwa hampir 90% kematian balita terjadi di negara berkembang dan lebih dari 40% kematian disebabkan diare dan infeksi saluran pernapasan akut, yang dapat dicegah dengan ASI Eksklusif. Rendahnya pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh pengetahuan ibu dan kurangnya informasi dari petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan individu terhadap tingkat pengetahuan ASI Eksklusif pada ibu primigravida Trimester III di Puskesmas Umbulharjo I tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest desain, variabel yang digunakan adalah pendidikan kesehatan individu terhadap tingkat pengetahuan tentang ASI Eksklusif ibu primigravida trimester III. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling, dengan sampel sebanyak 20 responden. Hasil penelitian rata-rata tingkat pengetahuan responden sebelum mendapatkan pendidikan kesehata individu tentang ASI Eksklusif adalah 70,5 dan setelah mendapatkan pendidikan kesehatan individu tentang ASI Eksklusif mengalami peningkatan yaitu 94,3. Sedangkan setelah dilakukan analisis menggunakan uji wilcoxon didapatkan nilai P value 0,001 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu primigravida sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan kesehatan individu
Perbedaan Pengaruh Latihan Zig-Zag Run Dengan Latihan Lateral Run Terhadap Peningkatan Agility Pada Pemain Futsal
Latar Belakang: Latihan yang benar dan Penempatan pembebanan yang sesuai pada
tubuh sehingga akan menimbulkan efek pada tubuh, dari gerakan latihan tersebut
terjadinya gerakan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainya yang akan
menimbulkan kotraksi dan relaksasi otot yang berkesinambungan, dengan di
berikanya tambahan pelatihan pada otot tungkai tersebut maka akan meningkatkan
kinerja pada otot dan sekaligus mempercepat kontraksi yang terjadi pada otot
sehingga dapat mempengaruhi agility. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada
perbedaan pengaruh latihan zig-zag run dengan latihan lateral run terhadap
peningkatan agility pada pemain futsal. Metode penelitian: Penelitian ini
merupakan eksperimental dengan pre and post two group design sebanyak 24 orang
pemain futsal di program studi keperawatan Futsal Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik pengambilan random sampling.
Sample dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok I mendapatkan intervensi lateral run,
kelompok II mendapatkan intervensi zig-zag run. Kedua kelompok dilakukan 3 kali
seminggu selama 3 minggu. Uji normalitas menggunakan Shapiro wilk test dan uji
homogenitas menggunakan Lavene’s test. Wilcoxon test untuk mengetahui pengaruh
intervensi kedua kelompok pada peningkatan agility serta Mann U Whitney test
untuk melihat beda pengaruh hasil latihan kedua kelompok. Hasil: Hasil uji
Wilcoxon test kelompok I p= 0,002 (<0,05) dan kelompok II p= 0,002 (<0,05)
menunjukkan kedua intervensi memiliki pengaruh pada masing-masing kelompok.
Hasil uji beda pengaruh dengan Mann U Whitney test p=0,000 (p<0,05)
menunjukkan adanya perbedaan pengaruh antara kedua kelompok dalam
meningkatkan agility. Simpulan: ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara
intervensi kedua kelompok. Saran: Penelitian selanjutnya untuk mengkaji sifat kerja
sample penelitian, dan menambah jumlah sample agar terlihat perubahan yang terjadi
sehingga didapatkan hasil yang signifikan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN UMUR DENGAN SIKAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI PUSKESMAS UMBULHARJO I YOGYAKARTA
Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik dan alami bagi bayi, dimana
komposisinya memenuhi seluruh kebutuhan bayi selama enam bulan. Menurut
evaluasi dari Global Breastfeeding Scorecard, bahwa dari 194 negara didunia telah
ditemukan 40% anak-anak dibawah usia 6 bulan yang disusui secara eksklusif dan
hanya 23 negara yang memiliki tingkat menyusui eksklusif diatas 60%. Rendahnya
pemberian ASI Eksklusif kemungkinan dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap ibu,
serta kurangnya informasi dari petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, dan umur dengan
sikap pemberian ASI eksklusif pada ibu primigravida trimester III di Puskesmas
Umbulharjo I Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan survey
cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive
Sampling, dengan sampel sebanyak 32 responden. Tidak ada hubungan tingkat
pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, dan umur dengan sikap pemberian ASI
eksklusif pada ibu primigavida trimester III di Puskesmasmas Umbulharjo I
Yogyakarta. Keeratan hubungan termasuk kategori rendah, dengan nilai C = 0,302
(0,200-0,399). Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, pekerjaan, dan
umur dengan sikap pemberian ASI eksklusif. Terdapat hubungan antara pendidikan
dengan sikap pemberian ASI eksklusif pada ibu primigravida trimester III di
Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Diharapkan kepada petugas Puskesmas dapat
mengadakan penyuluhan, konseling mengenai ASI eksklusif terutama untuk ibu
primigravida agar lebih meningkatkan pengetahuan ibu sehingga dapat mencegah
angka kematian bayi
GAMBARAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD PADA IBU AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS DANUREJAN I KOTA YOGYAKARTA
Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengambilan keputusan
dalam pemilihan kontrasepsi IUD pada akseptor KB di Puskesmas Danurejan I Kota
Yogyakarta. Metode penelitian deskriptif dengan populasi 352 akseptor IUD di
Puskesmas Danurejan 1 Kota Yogyakarta. Teknik sampel menggunakan random
sampling berjumlah 70 akseptor. Alat pengumpulan data menggunakan koesioner
dan analisis data menggunakan descriptive. Hasil prevalensi kontrasepsi IUD adalah
22%. Responden mayoritas mengambil keputusan sendiri 42,9%, berusia 26-30
55,7%, pendidikan SMA 42,9%, IRT 87,1%, penghasilan <UMR 72,9%, tidak ada
dukungan suami 67,1%, presepsi positif 57,1%, pengetahuan kurang 52,9%, sumber
informasi dari tenaga kesehatan 40%, beradasarkan karakteristik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA SISWI DI SMA MUHAMMADIYAH KASIHAN YOGYAKARTA
Latar Belakang : 75% wanita di dunia pasti menderita keputihan paling tidak sekali
seumur hidup dan 45% diantaranya mengalami keputihan sebanyak 2 kali atau lebih dan
sekitar 15% terkena infeksi karena candida. Berdasarkan data statistik BKKBN tahun
2014 sebanyak 45% remaja puteri berusia 15-24 tahun di Yogyakarta pernah mengalami
keputihan. Penyebab utama keputihan ialah infeksi jamur, kuman, dan parasit. Selain itu
penyebab utamanya keputihan juga dapat disebabkan kurangnya personal hygiene
terhadap genetalianya.
Tujuan : untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan personal hygiene dengan
kejadian keputihan pada siswi di SMA Muhammadiyah Kasihan Yogyakarta
PERSEPSI TENTANG METODE PEMBELAJARAN TUTORIAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN PROGRAM SARJANA TERAPAN DI FIKES UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi tentang metode pembelajaran
tutorial pada mahasiswa Prodi Kebidanan Program Sarjana Terapan. Jenis penelitian ini
kuantitatif, menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan waktu cross
sectional. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan tekhnik proportionated stratified
random sampling dengan jumlah sampel 77 responden. Data diambil menggunakan
kuesioner. Analisa data dilakukan dengan penghitungan skor jawaban yang diperoleh.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap metode
pembelajaran tutorial berada dalam kategori tinggi yaitu sebesar 75,3%. Subvariabel isi
diskusi berada dalam kategori tinggi yaitu sebesar 90.9%, subvariabel tutor berada
dalam kategori tinggi yaitu sebesar 81.8%, subvariabel masalah/problem dalam kategori
tinggi yaitu 70,1%, dan subvariabel kelompok diskusi berada dalam kategori tinggi
sebesar 74.0%. Kesimpulan persepsi mahasiswa Prodi Kebidanan Program Sarjana
meliputi isi diskusi, tutor, masalah/problem, dan kelompok diskusi