DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    HUBUNGAN PENGGUNAAN PEMBERSIH VAGINA DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA WANITA USIA SUBUR (WUS)

    Get PDF
    Keputihan merupakan sekresi vagina abnormal pada wanita, keputihan disebabkan oleh infeksi yang biasanya disertai dengan rasa gatal dalam vagina dan disekitar bibir vagina bagian luar yang menimbulkan peradangan. Tujuan literature review untuk menganalisis literature yang berhubungan hubungan kejadian keputihan pada wanita usia subur. Metode yang digunakan dalam literature review ini menggunakan strategi secara komprehensif baik nasional maupun internasioal, seperti artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, tinjauan ulang artikel antara lain Proquest, EBSCO, dan juga Google Scholar. Pada tahap awal pencarian artikel menggunakan kata kunci “Pembersih vagina, Keputihan, Wanita usia subur”. Kemudian memilih artikel yang sesuai dengan kebutuhan peneliti. Hasil penelitian literature review ini menunjukkan ada hubungan penggunaan pembersih vagina dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur

    FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA BAYI USIA 6-11 BULAN

    Get PDF
    Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi, diberikan kepada bayi atau anak usia 6- 24 bulan guna memenuhi kebutuhan zat gizi selain dari ASI. Kebiasaan pemberian makanan bayi yang tidak tepat, salah satunya adalah pemberian makan pada bayi usia kurang dari 6 bulan yang dapat menimbulkan gangguan pencernaan dan gangguan pertumbuhan balita. Data pemantauan cakupan gizi di Indonesia pada tahun 2017 menunjukkan cakupan pemberian ASI secara eksklusif selama 6 bulan pertama oleh ibu kepada bayinya masih sangat rendah yakni 35,7%. Artinya ada sekitar 65% bayi yang tidak mendapatkan ASI secara eksklusif selama 6 bulan pertama lahir. Angka ini masih jauh dari target cakupan ASI eksklusif pada tahun 2019 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan yaitu 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI pada bayi usia 6-11 bulan. Metode penelitian menggunakan literatur review yang bersifat analisis deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor pendidikan, faktor pengetahuan, faktor pekerjaan, faktor pendapatan, faktor dukungan keluarga dan faktor sosial budaya. Literatur yang digunakan adalah 10 jurnal dengan tema yang sama dengan tahun terbitan 2011-2020. Hasil analisis jurnal didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, pendapatan, dukungan keluarga dan sosial budaya dalam praktik pemberian MP ASI dini. Petugas kesehatan diharapkan meningkatkan target cakupan pelayanan pemberian edukasi kepada calon pengantin, ibu hamil dan keluarga baik dengan penyuluhan ataupun konseling dengan memberikan informasi sedini mungkin tentang pola pemberian makanan pendamping ASI yang tepat agar ibu memiliki sikap yang positif sehingga berimplementasi pada perilaku yang baik

    LITERATURE REVIEW HUBUNGAN SIKLUS MENSTRUASI YANG TIDAK NORMAL DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

    Get PDF
    Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar Hb kurang dari normal. Kadar Hb normal pada remaja putri adalah ≥12gr/dl. Anemia pada remaja dapat berdampak pada menurunya kesehatan reproduksi, perkembangan motoric, mental, kecerdasan terhambat, menurunya prestasi belajar, tingkat kebugaran menurun, dan tidak tercapainnya tinggi badan maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sikus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode literature review meliputi studi pencarian sistematis data base Komputerisasi antara lain Proquest, EBSCO, Pubmed dan juga Google Scholer menggunakan kata kunci “ Siklus Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri” digunakan 10 Artikel sebagai referensi. Berdasarkan hasil literature review yang telah dianalisis bahwa ada hubungan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Hal tersebut disebabkan karena lebih banyak remaja putri yang memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek sehingga mengalami anemia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri.Diharapkan bagi remaja untuk mengetahui siklus menstruasi yang normal dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi sehingga dapat mencegah terjadinya anemia

    LITERATURE REVIEW KADAR KOLESTEROL DAN KADAR GULA DARAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER

    Get PDF
    Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner merupakan salah satu masalah kesehatan utama karena menjadi penyebab nomor satu kematian setiap tahunnya. Penyakit ini menyerang pembuluh darah dan dapat menyebabkan serangan jantung. Penyempitan dan penyumbatan pembuluh arah menyebabkan terhentinya aliran darah ke otot jantung sehingga pada kondisi lebih parah, jantung tidak dapat lagi memompa darah ke seluruh tubuh. Sehingga sistem kontrol irama jantung akan terganggu dan selanjutnya bisa menyebabkan kematian. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol dan kadar gula darah dengan kejadian penyakit jantung koroner. Metode: Pencarian jurnal menggunakan database search engine Google Schoolar dan Pubmed dengan kata kunci kadar kolesterol, kadar gula darah dan penyakit jantung koroner, sebabnya 5 jurnal yang dipilih untuk di review. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil jurnal yang sudah di analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan antara kadar kolesterol dan kadar gula ddarah dengan kejadian penyakit jantung koroner. Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan antara kadar gula darah dan kadar kolesterol dengan kejadian penyakit jantung koroner. Selanjutnya di harapkan dapat menambahkan lebih banyak jurnal nasional dan internasional

    HUBUNGAN PAPARAN TIMBAL DALAM DARAH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA VARIASI PEKERJA LAPANGAN: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Timbal/Plumbum (Pb) yang biasa dikenal dengan sebutan timah hitam biasanya digunakan sebagai zat additif dalam bensin. Timbal yang masuk ke dalam tubuh dapat mengganggu biosistensis hemoglobin. Pekerja yang berada di wilayah padat lalu lintas beresiko terpapar dengan sumber timbal. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan paparan timbal dalam darah dengan kadar hemoglobin pada variasi pekerja berdasarkan masa kerja. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian literature review yang membahas tentang paparan timbal dalam darah terhadap kadar hemoglobin pada variasi pekerja lapangan. Hasil Penelitian: Penjual buku dan pedagang kaki lima memiliki kadar timbal yang tertinggi diantara pekerja lapangan lainnya yaitu 57, 30 μg/dL dan memiliki kadar hemoglobin terendah yaitu 8,70 g/dL. Pekerja lapangan yang berada di daerah padat lalu lintas beresiko memiliki kadar timbal tinggi dalam darah akibat paparan dari emisi kendaraan bermotor sehingga menyebabkan penurunan kadar hemoglobin. Pekerja yang memiliki masa kerja yang lama memiliki potensi peningkatan kadar timbal dalam darah serta penurunan kadar hemoglobin. Simpulan: Hasil literature review menunjukan bahwa kadar abnormal timbal dalam darah berhubungan dengan penurunan kadar hemoglobin. Saran: Penelitian lanjutan dapat dilakukan secara eksperimental menggunakan sampel darah, rambut dan urin pada pekerja lapangan

    SYSTEMATIC REVIEW: PENGARUH DAUN SIRSAK (Anonna muricata) TERHADAP JARINGANHISTOPATOLOGIS ORGAN TUBUH YANG DIINDUKSI DIMETILBENZ(A)ANTRASENA (DMBA)

    Get PDF
    Latar Belakang: Dampak kontaminasi lingkungan berbahaya dapat menimbulkan terjadinya tumor atau kanker. DMBA merupakan salah satu dari senyawa polycyclic aromatik hydrocarbon (PAH) yang berpotensi sebagai bahan sitotoksik, mutagenik, agen imunosupresif, dan karsinogen bersifat mutagenik. Tujuan: Mengetahui pengaruh daun sirsak (Annona muricata) pada jaringan histopatologis organ tubuh yang diinduksi DMBA. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan systematic review. Hasil: Berdasarkan hasil systematic review dari keseluruhan jurnal terdapat pengaruh yang menimbulkan perubahan jumlah sel yang disebabkan oleh DMBA pada organ payudara, hepar, ginjal, paru-paru melalui penggunaan variasi dosis, terdapat pengaruh penurunan tingkat kerusakan jaringan sel oleh daun sirsak (Annona muricata) pada organ payudara, hepar, ginjal, paru-paru dengan menggunakan dosis bertingkat sehingga memperlihatkan efektivitas daun sirsak terhadap jaringan organ tubuh yang rusak oleh DMBA. Kesimpulan: Terdapat pengaruh perubahan jaringan sel secara bermakna pada masing-masing organ tubuh dengan dosis penginduksian DMBA secara bertingkat, terdapat pengaruh perbaikan jaringan sel yang ditimbulkan oleh daun sirsak (Annona muricata) terhadap masing-masing organ tubuh terutama pada dosis tertinggi 800 mg/kgBB memberikan pengaruh pada kerusakan jaringan sel secara signifikan. Saran: Perlu dilakukan penelitian pada organ lain dengan dosis daun sirsak yang bervariasi untuk mengetahui batas minimal dan maksimal pemberian dan efektivitasnya pada organ yang diinduksi DMBA

    Peer Review : Sikap Ibu Hamil terhadap Pencegahan HIV/AIDS dari Ibu ke Bayi (PMTCT)

    Get PDF

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 1 GAMPING

    Get PDF
    Angka kejadian HIV/AIDS terus meningkat, berdasarkan data HIV/AIDS di Yogyakarta sampai dengan bulan Sepetember 2016 sebanyak 3.146 orang terkena penyakit HIV/AIDS. Sleman merupakan Kab/Kota kedua dengan jumlah kumulatif sebanyak 717 kasus. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka tersebut adalah pengetahuan yang kurang terkait dengan HIV/AIDS. Presentase yang pernah mendengar tentang HIV/AIDS di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu sebesar 94, 3%, tetapi masih banyak penduduk yang memiliki persepsi salah tentang HIV/AIDS yang dibuktikan dengan presentase tingkat pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS hanya sebesar 20,3%. Masa inkubasi dari seseorang terinfeksi HIV sampai menjadi AIDS adalah 5-10 tahun. Diperkiran kebanyakan penderita HIV terinfeksi pada usia 15-19 tahun atau usia remaja. Studi pendahuluan di SMAN 1 Gamping Yogyakarta dilakukan wawancara pada siswa kelas X, dari 11 siswa ada 8 orang yang mengatakan tidak terlalu peduli terhadap penularan HIV/AIDS selama mereka tidak berinteraksi dengan orang yang terinfeksi HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pada remaja tentang HIV/AIDS/ di SMAN 1 Gamping. Penelitian ini menggunakanMetode penelitian ini pre experimental design dengan rancangan The One Group Pre Test- Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa tingkat pertama di SMA N 1 Gamping Yogyakarta sebanyak 129 siswa.Teknik pengambilan sampel yaitu quota sampling dengan jumlah sampel 36 siswa.Teknik analisis menggunkan uji statistic Paired T Test. Hasil dari penelitian ini tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS setelah diberikan penyuluhan mengalami kenaikan rata-rata yaitu 1,94. Rata-rata data pre test tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS sebesar 12,3 rata data post testsebesar 14.27. Kesimpulan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS pada siswa kelas X SMA N 1 Gamping Yogyakarta dengan nilai signifikansi (p) = 0,002 Saran Remaja sebaiknya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian tentang kesehatan, khususnya pengetahuan mengenai HIV/AIDS

    PENGARUH PENYULUHAN TENTANG EARLY MARRIAGE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PADA SISWA PEREMPUAN DI SMA MUHAMMADIYAH KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA

    Get PDF
    Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh remaja di bawah usia 21 tahun pada lakilaki dan 19 tahun pada perempuan. Menurut World Health Organization, angka kelahiran di usia remaja sebanyak 95% terjadi di negara berkembang. Indonesia adalah negara dengan pernikahan usia muda tinggi di dunia (rangking 37) serta tertinggi kedua di ASEAN setelah Kamboja. Kehamilan di usia yang sangat muda berkorelasi dengan angka kematian dan kesakitan ibu. Anak perempuan berusia 10 - 14 tahun berisiko lima kali lipat meninggal saat hamil maupun bersalin dibandingkan kelompok usia 20 - 24 tahun, sementara risiko ini meningkat dua kali lipat pada kelompok usia 15 - 19 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penyuluhan tentang early marriage terhadap tingkat pengetahuan pada siswa perempuan di SMA Muhammadiyah Kasihan Bantul Yogyakarta. Metode penelitian menggunbakan Pre Eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa perempuan kelas X sampai dengan kelas XII terdiri dari 9 kelas yang berjumlah 38 siswa. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 33 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis dengan uji wilcoxon (α= 0,05). Hasil wilcoxon skor pengetahuan responden menunjukkan nilai p 0,004 < α 0,05. Hal tersebut menunjukkan ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMA Muhammadiyah Kasihan Bantul. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyuluhan pada siswa perempuan tentang early marriage berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan. Diharapkan siswa perempuan di SMA Muhammadiyah Kasihan Bantul membekali pengetahuan dengan berbagai sumber informasi lainnya seperti membaca buku yang bermanfaat terkait kesehatan reproduksi, mengikuti penyuluhan dan mencari informasi lainnya melalui internet atau media sosial lainnya

    Hubungan Sikap Dan Ketersediaan Alat Pelindung Diri (Apd) Dengan Kepatuhan Bidan Menggunakan Apd Dalam Pertolongan Persalinan Normal Di Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Sleman

    Get PDF
    Hubungan Sikap Dan Ketersediaan Alat Pelindung Diri (Apd) Dengan Kepatuhan Bidan Menggunakan Apd Dalam Pertolongan Persalinan Normal Di Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Slema

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇