DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    LITERATURE REVIEW PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PERINEAL HYGIENE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PERINEAL HYGIENE PADA REMAJA PUTRI

    Get PDF
    Banyaknya remaja putri yang mengalami keputihan salah satunya karena pengetahuan kurang tentang perineal hygiene, seperti perilaku buruk Buang Air Besar (BAB) atau Buang Air Kecil (BAK), membersihkannya dengan air tidak bersih dan salah arah, memakai sabun, memakai celana dalam ketat dan tidak menyerap keringat, jarang mengganti celana dalam dan pembalut, tidak mencukur rambut kemaluan secara teratur. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri mengenai perineal hygiene. Manfaat dari penelitian ini mampu menjadi referensi peningkatan pengetahuan dibidang kebidanan, dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk merencanakan program kesehatan terkait perineal hygieneMetode penelitian literature review. Pencarian jurnal di portal jurnal online. Kriteria inklusi penelitian jurnal diterbitkan tahun 2010- 2020 menggunakan bahasa Indonesia dan fulltext. Hasil penelusuran jurnal didapatkan 10 jurnal. Hasil review sepuluh jurnal sebelum pendidikan kesehatan memiliki dominan pengetahuan baik (2 jurnal), cukup (5 jurnal) dan kurang (4 jurnal). Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan remaja menjadi dominan kategori baik (8 jurnal), cukup (2 jurnal) dan kurang 91 jurnal). Jurnal yang memiliki efektivitas tinggi yaitu jurnal 1, jurnal 2, jurnal 3, jurna 4 dan jurnal 7 dengan metode ceramah, diskusi dan peer group. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan adalah umur, sosial dan sumber informasi. Kesimpulan penelitian yaitu ada pengaruh pendidikan kesehatan perineal hygiene terhadap tingkat pengetahuan perineall hygiene pada remaja putri. Pihak institusi pendidikan dan petugas perencana program pelayanan kesehatan disarankan bekerjasama membuat program pendidikan kesehatan perineall hygiene pada remaja putri

    LITERATURE REVIEW GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI UMUR 6-12 BULAN

    Get PDF
    Makanan Pendamping ASI merupakan proses transisi dari asupan yang semata berbasis susu menuju ke makanan yang seni padat. Menurut World Health Organiation hanya 40% bayi di dunia yang mendapatkan ASI eksklusif sedangkan 60% bayi lainnya ternyata telah mendapatkan MP-ASI saat usianya kurang dari 6 bulan. Makanan padat seharusnya diberikan sesudah anak berumur 6 bulan, dan pemberian ASI dilanjutkan sampai anak berumur dua tahun. Sebagian ibu menganggap bahwa dengan memberikan makanan tambahan akan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan bayi tidak akan lapar lagi. Dalam penelitian ini bertujuan diketahui gambaran pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI pada bayi umur 6- 12 bulan. Jenis penelitian ini penelitian literature review yang merupakan uraian tentang teori, temuan, dan bahan penelitian lainnya yang diperoleh dari bahan acuan yang akan dijadikan landasan kegiatan penelitian. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variabel tunggal. Hasil literature review 10 (sepuluh) jurnal bahwa gambaran pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI pada bayi umur 6-12 bulan yaitu semakin tinggi pengetahuan seseorang tentang makanan bergizi, maka akan semakin baik dalam pemberian makanan pendamping ASI. Hal ini dikarenakan pengetahuan tentang makanan bergizi yang benar akan membentuk kepercayaan dan akan memberikan dasar bagi pengembangan prilaku dan tindakan yang benar dan tepat dalam pemberian makanan pendamping ASI, sedangkan ibu yang kurangnya pengetahuan sangat berpengaruh terhadap pemberian MP-ASI. Kesimpulan: bahwa terdapat faktor yang mempengaruhi pengetahuan tentang pemberian MP-ASI yaitu pendidikan, pengalaman, usia, pekerjaan, media informasi, sosial ekonomi dan dukungan keluarga. Saran untuk peneliti yang akan melakukan penelitian yang sama agar menggunakan sampel yang lebih banyak dan menambah variable penelitian agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal dan bisa melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian eksperimen atau quasi eksperimen dengan menggunakan intervensi tertentu

    LITERATURE REVIEW GAMBARAN PENERAPAN BEDSIDE TEACHING OLEH PEMBIMBING KLINIK

    Get PDF
    Bedside teaching adalah metode pembelajaran aktif yang dilaksanakan menggunakan pasien sebagai media pembelajaran langsung di ruangan pasien di rumah sakit. Pelaksanaan bedside teaching sendiri seharusnya tidak merugikan atau membahayakan bagi pasien. Preseptor memegang peranan penting dalam mengembangkan keterampilan dan sikap profesional, memberikan pengetahuan dan membentuk keterampilan psikomotor mahasiswa. Salah satu peranan preseptor adalah sebagai role model yang berarti bahwa preseptor mampu menunjukkan kualitas bidan yang ahli dan memiliki sikap profesional yang dapat ditiru oleh mahasiswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran penerapan bedside teaching oleh pembimbing klinik. Metode pada penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan menggunakan metode scoping review yang menggunakan jurnal. Hasil review10 jurnal literature muncul tiga pembahasan sebagai hasil dari scooping review yaitu penerapan bedside teaching oleh pembimbing klinik, pengaruh bedside teaching dalam meningkatkan psikomor mahasiswa, dan pengaruh bedside teaching dalam meningkatkan motivasi belajar. Simpulannya penerapan metode pembelajaran bedside teaching sangat membantu mahasiswa dalam melakukan praktik klinik. Pelaksanaan yang sesuai dimulai dari pre-conference, conference, dan post-conference akan menjadikan motivasi belajar, meningkatkan keterampilan mahasiswa serta meningkatkan kenyamanan pasien sebagai subyek pelaksanaan bedside teaching. Selain itu pembimbing sangat berperan penting dalam proses bedside teaching dimana pembimbing harus menjadi role model, observer, partisipan, nara sumber, fasilitator, dan mentor/penasehat

    HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM

    Get PDF
    Kelancaran Pengeluaran ASI merupakan saat asi keluar yang ditandai dengan keluarnya colostrum dari sejak masa kehamilan maupun pasca persalinan. Permasalahan pengeluaran asi yang tidak lancar akan memberikan dampak buruk untuk kehidupan bayi. Kelancaran pengeluaran ASI sangat dipengaruhi oleh faktor psikologi yang perlu diperhatikan seperti kecemasan, dimana proses adaptasi yang kurang baik pada periode post natal dapat menyebabkan stress atau kecemasan sehingga menghambat hormone oksitosin yang dapat mempengaruhi pengeluaran ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu post partum. Metode penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan menggunakan teknik rapid review. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum. Literature review dengan menggunakan jurnal yang berkaitan pada 10 tahun terakhir dengan menggunakan keyword kecemasan, kelancaran pengeluaran ASI dan produksi ASI. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah pengeluaran ASI pada ibu postpartum masih menjadi masalah yang cukup serius di Indonesia maupun luar negeri. Maka dari itu pentingnya KIE oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu dan keluarga. Diharapkan ibu postpartum dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepercayaan diri ibu tentang pentingnya menyusui agar ibu dapat mengatasi rasa cemas dengan sumber informasi yang benar dan terpercaya sehingga tercapainya keberhasilan pemberian ASI Esklusi

    Hubungan Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasn Pasien Puskesmas Gandrungmangu I Cilacap

    Get PDF
    Salah satu indikator keberhasilan kualitas pelayanan adalah kepuasan pasien. Dalam hal ini, ukuran keberhasilan penyelenggaraan pelayanan puskesmas ditentukan oleh tingkat kepuasan pasien sebagai penerima pelayanan. Kepuasan pasien dapat dicapai jika pasien memperoleh pelayanan sesuai dengan yang dibutuhkan dan diharapkan pada semua aspek layanan yang dibutuhkan oleh pasien/masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Gandrungmangu I Cilacap. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional, variabel bebasnya yaitu kualitas pelayanan dan variabel terikatnya kepuasan pasien. Pengambilan data menggunakan data primer dalam bentuk isian kuesioner. Sampel penelitian sejumlah 100 pasien yang telah memenuhi kriteria. Teknis analisis yang digunakan yaitu analisis chi square. Hasil penelitian diketahui persepsi pasien terkait kualitas pelayanan dalam kategori baik, sedangkan untuk kepuasan secara umum mempersepsikan puas terkait layanan yang diterimanya. Berdasarkan hasil uji chi square menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien Puskesmas Gandrungmangu I Kabupaten Cilacap. Karenanya responden ataupun pasien dapat memanfaatkan pelayanan yang disediakan oleh Puskesmas sesuai dengan kebutuhan, sehingga diharapkan membantu proses penyembuhan yang dialaminya

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL

    Get PDF
    Preeklampsia merupakan penyebab utama mortalitas dan morbiditas ibu dan janin diseluruh dunia. Di Indonesia tercatat 32,4% kematian ibu hamil disebabkan oleh preeklampsia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Metode penelitian ini adalah penelitan literature review. Pencarian jurnal dilakukan dengan portal jurnal online seperti google scholar, Jurnal Ilmiah Bidan (JIB), dan pubmed. Mencari 10 jurnal sesuai kriteria denagn judul dan dianalisis, kata kunci yaitu sesuai dnegan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia seperti usia, paritas, obesitas, jarak kehamilan, dan hipertensi.. Hasil : Ada hubungan faktor obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Ada hubungan faktor hipertensi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Ada hubungan faktor umur dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Ada hubungan faktor jarak kehamilan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Ada hubungan faktor jarak kehamilan sebelumnya dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa hipertensi, umur, jarak kehamilan dan paritas marupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Hendaknya bagi ibu hamil dan bersalin agar dapat secara teratur melakukan kunjungan antenatal care untuk menghindari komplikasi-komplikasi kehamilan dan persalinan seperti preeklampsia, menjaga asupan nutrisi dan pola hidup sehat yang diterapkan dalam kehidupan seharihari

    PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORRHEA: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Dysmenorrhea adalah rasa sakit atau nyeri hebat pada bagian bawah perut yang terjadi saat wanita mengalami siklus menstruasi. Nyeri biasanya berlangsung sesaat sebelum haid, selama haid, hingga berakhirnya siklus menstruasi. Nyeri yang terusmenerus membuat penderitanya tidak bisa beraktivitas. Prevalensi dysmenorrhea tertinggi sering ditemui pada remaja putri, diperkirakan antara 20-90%. DiIndonesia prevalensi berkisar antara 43% hingga 93%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea. Metode penelitian ini adalah penelitian literature review. Pencarian jurnal didapatkan dari 4 database yaitu Researchgate, Cambridge Core, Sciencedirect, dan juga Google Scholar. Kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu artikel diterbitkan 5- 10 tahun terakhir. Artikel diterbitkan dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia, artikel yang membahas Pengaruh kompres hangat terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea, artikel yang membahas tetang dysmenorrhea. Hasil penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 12 artikel yang dilakukan review dalam penelitian ini. Hasil literature review didapatkan bahwa Tingkat nyeri dysmenorrhea sebelum diberikan kompres hangat dari ke-12 artikel mayoritas (8 artikel) berada pada tingkat nyeri sedang, 2 artikel berada pada tingkat nyeri ringan dan 2 artikel lainnya berada pada tingkat nyeri tak tertahankan, sedangkan Tingkat nyeri dysmenorrhea sesudah diberikan kompres hangat dari semua artikel tersebut mayoritas (8 artikel) berada pada tingkat nyeri ringan, 1 artikel berdapat pada tingkat nyeri sedang dan 3 artikel lainnya tidak nyeri lagi. Rata-rata skala nyeri berkurang sebanyak 3 skala nyeri, ratarata skala nyeri berkurang sebanyak 3 skala nyeri. Rata-rata remaja mengalami penurunan nyeri dysminorrhea sesudah diberikan kompres hangat selama 15-20 menit, menggunakan buli-buli, dengan suhu air 46-52oC, diberikan sebanyak 1 kali pengompresan Ada pengaruh kompres hangat terhadap penurunan nyeri dysmenorrhea dari 8 jurnal tingkat nyeri sedang menjadi nyeri ringan dengan pvalue< 0,05

    Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Putri Tentang Kehamilan Usia Remaja

    Get PDF
    WHO (World Health Organization) remaja merupakan anak yang telah mencapai usia 10-18 tahun. Sekitar 20% anak perempuan di seluruh dunia mengalami kehamilan pada saat anakanak dan remaja dan setiap tahun, sekitar 15 juta anak perempuan hamil sebelum usia 18 tahun, dan 90% kelahiran anak perempuan berusia 15 hingga 19 tahun. Angka kehamilan remaja di Indonesia masih sangat tinggi.Hal ini disebabkan karena sikap pergaulan remaja yang semakin bebas. Jumlah remaja putri yang melahirkan 2015 hanya 35 per 1.000 remaja putri.Namun, pada tahun 2016, jumlahnya semakin meningkat menjadi 48 per 1.000 remaja putri. Profil Kesehatan DIY pada tahun 2018 didapatkan sebanyak 207 kasus kehamilan usia remaja antara 15-17 tahun dan sebanyak 393 kasus kehamilan diusia 18 tahun dengan adanya kasus sebanyak itu remaja semakin memprihatinkan dan perlu dukungan preventif dan promotif agar dapat ditekan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang kehamilan usia remaja.Penelitian ini menggunakan metode Literature Review. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja dengan rentan usia 15-18 tahun. Literature review dengan menggunakan jurnal yang berkaitan dengan hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang kehamilan usia remaja pada 10 tahun terakhir. Hasil penelitian literature review ini menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang kehamilan usia remaja. Upaya pencegahan terhadap kehamilan usia remaja yaitu dibutuhkan metode komunikasi, informasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, memperbaiki sikap dan perilaku remaja tentang kehamilan remaja

    EVALUASI HASIL PEMERIKSAAN KONTROL KLORIDA URIN SPIKE PLACEBO SIMULATION METODE FANTUS MENGGUNAKAN SIGMA-METRIK

    Get PDF
    Latar Belakang: Pengendalian mutu laboratorium merupakan faktor penting dalam mempengaruhi kualitas hasil pemeriksaan laboratorium. Solusi terbaik dalam pelaksanaan pengendalian mutu yaitu dengan penerapan metode sigma- metrik. Sigma-metrik digunakan untuk menilai mutu dari pemeriksaan laboratorium dengan menghitung kesalahan per satu juta peluang. Hal tersebut dinilai efektif apabila diterapkan dalam mengevaluasi hasil pemeriksaan kontrol klorida urin spike placebo simulation metode Fantus yang merupakan metode klasik.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi hasil pemeriksaan kontrol klorida urin spike placebo simulation metode Fantus menggunakan sigma-metrik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra- eksperimental-one shot case study. Sampel berupa banyaknya satuan percobaan yang dilakukan. Sampel didapat melalui rumus resource equation dengan dilakukan pada dua level kontrol sehingga didapatkan 60 satuan percobaan. Prosedur pemeriksaan dilakukan berdasarkan pada metode Fantus dengan prinsip titrasi argentometri, kemudian dianalisis hasil akurasi, bias, presisi dan sigma menggunakan microsoft excel. Hasil: Nilai akurasi pada kontrol urin normal yaitu 110,07% dengan bias 10,07%. Nilai akurasi kontrol urin patologis tinggi yaitu 104,54% dengan bias 4,54%. Nilai coefisien variation kontrol urin normal 4,55% dan nilai coefisien variation kontrol urin patologis tinggi 3,11%. Nilai sigma kontrol urin normal -1,11 dan nilai sigma kontrol urin patologis tinggi 0,15.Simpulan: Kontrol klorida urin spike placebo simulation metode Fantus menghasilkan nilai sigma yang berada dibawah batas minimal sigma untuk pelayanan kesehatan yaitu minimal 3 sigma. Evaluasi untuk sigma berkisar 1 yaitu perlu dipertimbangkan pemakaian metode untuk aplikasi klinis karena terjadi masalah pada kontrol kualitas

    KETELITIAN DAN EVALUASI GRAFIK KONTROL LEVEY-JENNINGS PEMERIKSAAN KREATININ MENGGUNAKAN POOLED SERA

    Get PDF
    Pengawasan mutu merupakan salah satu bagian dari kegiatan pemantapan mutu internal. Upaya untuk melakukan pengawasaan mutu di laboratorium kimia klinik khususnya, dilakukan dengan menggunakan bahan kontrol pooled sera. Pooled sera merupakan bahan kontrol yang terbuat dari kumpulan sisa serum pasien yang umumnya dibuang atau tidak digunakan lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketelitian dan evaluasi grafik Levey-Jennings pada pooled sera sebagai bahan kontrol alternatif dibandingkan serum kontrol komersial untuk pemeriksaan kreatinin dalam meningkatkan kendali mutu internal. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian true experimental dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Jumlah sampel yang digunakan yaitu minimum 5 sampel serum dengan kadar kreatinin normal di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukan perhitungan kadar kreatinin menggunakan serum kontrol komersial diperoleh ketelitian atau nila i KV (koefisen variasi) sebesar 9,78%, sedangkan pada bahan kontrol pooled sera didapatkan nilai KV (koefisen variasi) sebesar 5,73%. Ketelitian bahan serum kontrol komersial melebihi nilai batas KV (koefiesien variasi) maksimum sedangkan bahan pooled sera tidak melebihi nilai batas KV (koefiesien variasi) maksimum yaitu 6%. Berdasarkan hasil evalusi grafik Levey-Jeninngs pemeriksaan kreatinin serum kontrol komersial dan pooled sera menunjukkan ada nilai kontrol yang masuk dalam aturan 12S. Adanya perbedaan antara tingkat ketelitian atau nilai KV (koefisen variasi) pemeriksaan kreatinin menggunakan bahan kontrol pooled sera dengan bahan kontrol serum komersial. Didapatkan nilai KV (koefisen variasi) dari bahan kontrol pooled sera tidak melebihi batas maksimum sedangkan nilai KV (koefisen variasi) bahan kontrol serum komersial melebihi batas nilai maksimum yaitu 6%. Berdasarkan evaluasi grafik kontrol Levey-Jennings pemeriksaan kreatinin menggunakan pooled sera dan bahan kontrol serum komersial menunjukan ada nilai kontrol yang masuk dalam aturan Westgard

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇