DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Mahasiswa Putri Di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
Latar Belakang: Anemia menjadi masalah pada mahasiswa putri yang kondisi dimana
ketika tubuh mengalami penurunan atau jumlah sel darah merah kurang dari normal
dengan kadar Hb normal pada remaja putri adalah >12 gr/dl. Anemia akan berdampak pada
pertumbuhan terhambat, prestasi belajar menurun, massa pertumbuhan mudah terinfeksi,
dan kebugaran atau kesegaran tubuh berkurang.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian Anemia pada remaja
putri di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif metode korelasi dengan
menggunakan teknik sampel purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah
sebanyak 89 responden pada mahasiswa putri di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Teknik analisa data menggunakan Chi Square.
Hasil : Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan pola makan dengan
kejadian anemia di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. (p=0,000 r=0,745). Untuk pola
makan dari 89 responden mayoritas responden mengalami pola makan kurang sebanyak
50 (56,2%) pola makan cukup sebanyak 22 (24,7%) dan pola makan baik sebanyak 17
(19,1%). Untuk kejadian anemia dari hasil penelitian pada 89 responden didapatkan hasil
remaja yang mengalami anemia sebanyak 58 (65,2%) dan yang tidak mengalami anemia
sebanyak 31 (34,8%). Hasil koefisien korelasi antar variabel sebesar 0,745 dengan tingkat
signifikan 0,000 menunjukkan ada hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada
remaja putri di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dengan kategori sangat kuat, dengan
mengkonsumsi makanan yang beragam dan bergizi.
Simpulan dan Saran : Dalam penelitian ini didapatkan hasil yaitu adanya hubungan
antara pola makan dengan kejadian anemia pada mahasiswa putri di Universitas ‘Aisyiyah
Yogyakarta. Bagi mahasiswa putri sebaiknya selalu membiasakan pola makan yang sehat,
dengan mengkonsumsi makanan beragam dan bergizi
Gambaran subjective well being pada fangirl exo di usia dewasa awal
Fangirl K-Pop berasal dari berbagai usia. Mulai dari anak kecil, remaja, hingga dewasa. Studi terhadap populasi di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa tingkat rata-rata kepuasan hidup pada masa dewasa awal menurun seiring bertambahnya usia. Ketika seseorang menjadi K-popers, banyak hal yang dapat membuat mereka merasa bahagia maupun takut. Kebahagiaan dan ketakutan ini bisa dikaitkan dengan kesejahteraan yang dimiliki oleh K-popers tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan pedoman wawancara, observasi non partisipan dengan pedoman observasi, serta skala kepuasan hidup (satisfaction with life scale) milik Diener. Analisis data kualitatif yang digunakan adalah model dari Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari skala, Subjek P menunjukkan bahwa ia memiliki sedikit kepuasan dalam hidupnya, karena subjek merasa belum mampu meraih dan masih merasa jauh dari semua impian-impiannya. Subjek juga merasa ingin mengubah sesuatu dalam hidup yang dijalaninya seperti ingin lebih nyaman dengan dirinya sendiri. Subjek K menunjukkan bahwa ia memiliki kepuasan hidup yang cukup tinggi karena ia merasa nyaman dengan hidupnya.
Berdasarkan hasil wawancara, Subjek P memiliki kepuasan hidup yang rendah karena subjek mengatakan bahwa ia sering merasa overthinking, insecure, namun dengan adanya EXO emosi negatif subjek dapat teralihkan menjadi emosi positif. Sedangkan subjek K memiliki tingkat kepuasan hidup yang tinggi, karena subjek merupakan orang yang nyaman dengan dirinya, optimis, serta menjadikan EXO sebagai motivator dan selalu membawa keceriaan bagi hidupnya.
Kata Kunci : Subjective Well Being, EXO, dewasa awal
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA DIV KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI DALAM MENGHADAPIUJI KOMPETENSI NASIONAL DI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
Hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan anak usia 2 – 4 tahun di KB Abiyasa Botokan Kulon Progo
Pola asuh orang tua mempunyai peranan penting dalam pembentukan kepribadian
anak. Terdapat tiga kategori pola asuh orang tua terhadap anaknya yaitu otoriter,
permisif dan demokratis. Penerapkan pola asuh yang salah akan membawa akibat
buruk bagi perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
pola asuh orang tua dengan perkembangan anak usia 2-4 tahun di KB Abiyasa Botokan
Kulon Progo. Desain Penelitian ini adalah Cross Sectional dengan dengan populasi
semua anak usia 2-4 tahun di KB Abiyasa Botokan Kulon Progo. Teknik yang
digunakan dalam pengambilan sampel adalah menggunakan teknik total sampling, jadi
sampel dalam penelitian ini berjumlah 53 siswa KB Abiyasa Botokan Kulon Progo.
Teknik pengambilan data dengan kuesioner pola asuh orang tua dan lembar KPSP.
Pengolahan data menggunakan uji “Spearman Rank (Rho)” memperoleh nilai p vallue
(sig) 0,000 yang berarti p value (sig) ≤ 0,05 nilai Correlation Coefficient atau keeratan
hubungan sebesar 0,875 yang berarti Hubungan Pola Asuh Orangtua dengan
Perkembangan Anak usia 2-4 tahun di KB Abiyasa Botokan Kulon Progo adalah
dalam tingkat hubungan sangat kuat. Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada
guru Kelompok Bermain dan orang tua dapat mengaplikasikan pola asuh yang baik
Pengaruh terapi musik korea terhadap kecemasan mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta prodi keperawatan TA 2021/2022 pada era new normal
Latar Belakang : New normal merupakan kondisi beralihnya perilaku pada manusia
yang terjadi pada masa pandemi covid-19 , disaat manusia membatasi segala
sentuhan fisik. Namun banyak masyarakat yang kemudian melupakan protokol
kesehatan tanpa terkecuali remaja. Usia 18 hingga 21 tahun merupakan masa remaja
akhir dengan jenjang pendidikan universitas, dan disebut sebagai mahasiswa. Banyak
mahasiswa yang merasa cemas dikarenakan melakukan pembelajaran offline
kemudian online atau pembelajaran hybrid lalu kembali ke pembelajaran offline.
Salah satu upaya untuk menurunkan kecemasan yaitu terapi musik. Dengan
menggunakan musik korea yang digunakan untuk melakukan terapi.
Tujuan : Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh
musik korea terhadap kecemasan mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta prodi
Keperawatan TA 2021/2022 pada era new normal.
Metode : penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre-Experimental : One
group Pretest-Posttest. Responden pada penelitian ini yaitu Mahasiswa Universitas
‘Aisyiyah Yogyakarta Prodi Keperawatan TA 2021/2022 berjumlah 33 responden
dengan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Menggunakan
kuesioner HRS-A.
Hasil : Hasil penelitian menggunakan Uji Wilcoxon didapatkan terdapat pengaruh
dari musik korea terhadap kecemasan mahasiswa dibuktikan dengan hasil 0,000
dimana p<0,05 yang berarti terdapat pengaruh dari musik korea terhadap kecemasan
mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta prodi keperawatan TA 2021/2022
Simpulan dan Saran : Terdapat pengaruh dari musik korea terhadap kecemasan
yang dialami oleh mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta prodi Keperawatan
TA 2021/2022. Penelitian ini dapat digunakan dan bermanfaat bagi mahasiswa untuk mengurangi kecemasan
Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet dan aktivitas fisik lansia hipertensi di Dusun Ngabean Kidul Kabupaten Gunungkidul
Latar Belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan
tekanan darah di dalam arteri. Usia adalah faktor penyebab hipertensi yang tidak bisa
dikendalikan. Dukungan keluarga merupakan suatu bentuk perilaku melayani yang
dilakukan oleh keluarga baik dalam bentuk dukungan emosional, penghargaan atau
penilaian, informasional dan instrumental. Kepatuhan adalah tingkat perilaku pasien
yang setuju terhadap instruksi atau petunjuk yang diberikan dalam bentuk terapi
apapun yang ditentukan, baik itu diet, latihan, pengobatan atau pertemuan dengan
dokter. Aktivitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh sehingga
menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan fisik.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan
keluarga dengan kepatuhan diet dan aktivitas fisik lansia hipertensi di Dusun Ngabean
Kidul Kabuaten Gunungkidul.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian correlation descrptive menggunakan
desain penelitian cross sectional dan teknik purposive sampling. Sampel pada
penelitian ini sebanyak 38 responden lansia Hipertensi di Dusun Ngabean Kidul
Kabupaten Gunungkidul.
Hasil : Hasil analisis dengan uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikan dengan
hasil 0,012 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan
kepatuhan diet , angka koefisien korelasi sebesar 0,403 artinya tingkat kekuatan
hubungan cukup. Hasil analisis dengan uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikan
dengan hasil 0,001 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara dukungan keluarga
dengan aktivitas fisik , angka koefisien korelasi sebesar 0,518 artinya tingkat kekuatan
hubungan cukup.
Simpulan dan Saran : Dalam penelitian ini didapatkan hasil secara umum memiliki
tingkat dukungan keluarga baik sebanyak 31 responden ( 81,6%) . kepatuhan diet
patuh sebanyak 29 responden ( 76,3%), aktivitas fisik ringan sebanyak 28 responden (73,7%)
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio-Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Jajanan Sehat Pada Siswa di SDN Nogotirto Gamping
Latar Belakang: Kebiasaan makan yang salah pada anak sekolah dapat mengakibatkan
masalah yang sangat serius. Pendidikan kesehatan yang kurang pada anak tentang
jajanan sehat mengakibatkan anak mudah untuk mengkonsumsi jajanan yang ada
disekelilingnya tanpa menyeleksi, sehingga mudah terserang penyakit. Pendidikan
kesehatan sangat penting untuk memberikan pengetahuan pada anak tentang jajanan
sehat.
Tujuan: Mengetahui pengaruh dari pendidikan kesehatan dengan media audio-visual
terhadap tingkat pengetahuan tentang jajanan sehat pada siswa di SDN Nogotirto
Gamping.
Metode Penelitian: Peneliti menggunakan metode (Quasi Experiment). Desain
menggunakan pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel menggunakan
teknik total sampling dengan jumlah responden 48 orang. Analisa data dengan statistik
Non-Parametrik dengan uji Wilcoxon dan Mann Whitney.
Hasil Penelitian: Ada pengaruh pendidikan kesehatan sebelum dan sesudah diberikan
intervensi terhadap kelompok eksperimen (p=0,000), tidak ada pengaruh dari kelompok
kontrol (p=0,459), dan ada pebedaan tingkat pengetahuan antara kelompok eksperimen
dan kelompok kontrol (p=0,000).
Simpulan dan Saran: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audiovisual
terhadap jajanan sehat pada kelompok eksperimen pada siswa di SDN Nogotirto
Gamping. Saran bagi siswa SDN Nogotirto diharapakan dapat digunakan dalam
menambah informasi dan ilmu pengetahuan mengenai jajanan, jenis-jenis jajanan sehat,
dampak jajanan sehat, cara memilih jajanan sehat, dapat membedakan jajanan sehat dan
tidak sehat, dan dampak dari jajanan tidak sehat
Perilaku bully berhubungan dengan stres pada remaja: literature revew
Latar Belakang : Usia remaja merupakan puncak terjadinya perilaku bully. Hasil
riset Programme for International Students Assessment (PISA) 2018 posisi Indonesia
kelima tertinggi dari 78 negara sebagai negara yang paling banyak murid
mengalaminya. Bullying bisa menjadi penyebab munculnya masalah sosial, oleh
karena itu harus dilakukan upaya untuk mengidentifikasi tindakan ini.
Tujuan : Menganalisis dan mengidentifikasi hubungan perilaku bully dengan stres
pada remaja. Metode :Penelitian literature review dengan pendekatan systematic review. Sumber
data artikel yang diambil dari Google Scholar dan Pubmed menggunakan aplikasi
Publish or Perish. Menggunakan sistem PICOST. Kriteria inklusi : remaja yang
berusia 12-19 tahun. Menggunakan naskah fulltext. Menggunakan bahasaIndonesia
dan bahasa Inggris. Menggunakan jurnal terbitan tahun 2016 sampai 2022 dan
sesuai dengan topik penelitian.. Artikel yang didapatkan sesuai dengan uji
kelayakan JBI untuk di review terdapat lima artikel. Empat artikel berbahasa
Indonesia dan satu artikel berbahasa Inggris.
Hasil : Ada tiga jurnal yang menyatakan adanya hubungan perilaku bully dan tingkat
stres pada remaja dan dua jurnal yang menyatakan ada hubungan perilaku bully
dengan stres pada remaja tetapi dengan tingkat stres yang berbeda. Analisa dari
kelima jurnal tersebut menunjukkan bahwa perilaku bully memiliki pengaruh yang
berbeda antara tingkat stres pada remaja karena setiap individu mempunyai
kemampuan koping stres yang berbeda.
Simpulan : Terdapat hubungan antara perilaku bully dan stres pada remaja tetapi
dengan tingkat stres yang berbed