DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
LITERATURE REVIEW HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI
Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah salah satu cara penilaian status gizi seseorang,
ditentukan oleh berat badan dan tinggi badan. Tinggi rendahnya IMT dapat
mempengaruhi kerja organ-organ tubuh secara maksimal termasuk organ seksual
perempuan baik berupa peningkatan progesterone, esterogen, FSH, dan LH
sendiri akan berdampak pada gangguan siklus haid yang terlalu cepat maupun
siklus haid yang pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menyimpulkan dan
memeriksa literature (examine literature) yang berkaitan dengan hubungan Indeks
Massa Tubuh dengan siklus menstruasi remaja putri. Jenis penelitian ini
menggunakan penelitian studi literature yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu:
melakukan focus review dengan menggunakan PEOS (Population, Exposure,
Outcome dan Study Design), mengidentifikasi studi yang relevan menggunakan
databases yang relevan. Memetakan data menggunakan PRISMA Flowchart
(Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses) digunakan
untuk menggambarkan alur pencarian literature dan data Extraction dengan
menyusun, meringkas dan melaporkan hasil pembahasannya. Hasil penelitian dari
9 literature terseleksi disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara
Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Siklus Menstruasi pada remaja Putri
LITERATURE REVIEW PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PERSONAL HYGIENE PADA LANSIA DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA
Latar Belakang: Jumlah lansia saat ini semakin meningkat, hal ini diiringi dengan
peningkatan masalah kesehatan pada lansia. Menurut Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia Nomor 43 Tahun 2004, lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai
usia 60 (enam puluh) tahun ke atas. Peningkatan jumlah lansia akan berpengaruh pada
berbagai aspek kehidupan lansia terutama segi kesehatan dan kesejahteraan lansia
(fisik, mental, dan ekonomi). Personal Hygiene merupakan salah satu upaya mengatasi
masalah kesehatan. Personal hygiene dalam kehidupan sehari-hari merupakan hal
yang sangat penting dan harus diperhatikan karena personal hygiene mempengaruhi
kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan kesejahteraan.
Tujuan: Mengetahui bagaimana pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat
personal hygiene pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha.
Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan literature review dengan metode
pencarian menggunakan electronic data base. Metode Pencarian jurnal melalui,
Google Scholar. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal yaitu pendidikan
kesehatan dengan tingkat personal hygiene pada lansia
Hasil: Berdasarkan hasil literature review dari kelima jurnal dapat ditemukan
beberapa hal terkait penelitian tentang pengaruh pendidikan kesehatan dengan
tingkat personal hygiene pada lansia. Tempat penelitian dari artikel dilakukan di
tempat yang berbeda.
Simpulan dan Saran: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan tingkat
personal hygiene pada lansia, ditunjukkan dengan hasil-hasil uji statistic dari literatur-
literatur yang direview yang masing-masing menunjukkan nilai p < 0,05. Diharapkan
peneliti selanjutnya perlu mencari lebih banyak lagi jurnal-jurnal yang berkaitan
dengan tema tersebut
LITERATUR REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF KEPADA BALITA UMUR 6-24 BULAN
Latar belakang: ASI Eksklusif memiliki konstribusi yang besar terhadap daya
tahan tubuh anak sehingga anak yang diberi ASI Eksklusif tidak mudah sakit. Hal
tersebut sesuai dengan kajian dan fakta global (The Lancet Breastfeeding Series
2016).Telah membuktikan bahwa menyusui eksklusif menurunkan angka
kematian karena infeksi sebanyak 88% pada bayi berusia kurang dari 3 bulan,
sebanyak 31,36% dari 37,94% anak sakit karena tidak menerima ASI Eksklusif.
Beberapa faktor yang menyebabkan bayi tidak diberikan ASI dengan baik. Faktor
tersebut adalah faktor karakteristik ibu, factor bayi, lingkungan, dukungan
keluarga, pendidikan kesehatan, sosial ekonomi dan budaya, pekerjaan dan
promosi susu formula (Budiharjo, 2013)
Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keperhasilan ASI
Eksklusif melalui studi Literatur review
Metode penelitian : Metode penelitian ini adalah Literatur review. Pencarian
jurnal dilakukan dengan portal jurnal online yaitu Google scholar, PubMed,
Kriteria insklusi Artikel yang berisi full text, artikel dalam bahasa Inggris
maupun Indonesia, diterbitkan 10 tahun terakhir.
Hasil penelitian : Terdapat empat jurnal yang mendukung ada hubungan faktor
yang mempengaruhi pekerjaan, tiga jurnal menunjukan ada hubungan promosi
susu formula, dan tiga jurnal yang menunjukan ada hubungan dukungan keluarga
terhadap pemberian ASI esklusif. Jadi faktor pekerjaan ibu, promosi susu formula
dan dukungan keluarga dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif.
Simpulan dan Saran : Faktor pekerjaan, promosi susu formula dan dukungan
keluarga dapat mempengaruhi perilaku pemberian ASI eksklusif. Bagi peneliti
selanjutnya adanya hasil penelitian ini maka peneliti selanjutnya dapat meneliti
lebih mengembangkan variabel tentang sumber informasi terkait pentingnya
pemberian ASI eksklusif
LITERATURE REVIEW KONSEP DIRI DAN RELIGIUSITAS DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA PASIEN STROKE
Latar Belakang: Stroke menjadi masalah kesehatan serius, karena membutuhkan pertolongan kegawatdaruratan dan juga mengakibatkan penderitaan bagi penyandangnya. Dampak yang ditimbulkan oleh stroke dapat mempengaruhi aspek-aspek dalam kehidupan pasien, diantaranya personal, sosial, pekerjaan dan fisik,serta stroke menyebabkan ketergantungan pada orang lain, keluarga atau hubungan sosial lainnya. Keadaan ini membuat pasien merasa rendah diri dan merasa tidak berguna dan dapat mempengaruhi konsep diri akibat keterbatasan fisik yang dialami karena stroke. Kondisi religious juga berpengaruh terhadap penerimaan diri pada pasien stroke. Religiusitas atau pengetahuan agama yang tinggi maka penderita stroke tersebut akan bisa menerima dengan ikhlas segala kekurangan dan kelemahannya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan konsep diri dan religiusitas dengan penerimaan diri pada pasien stroke. Metode: Pencarian jurnal menggunakan database search engine Google Schoolar dan Pubmed dengan kata kunci konsep diri,religiusitas dan penerimaan diri stroke, sebanya 4 jurnal yang dipilih untuk di review. Hasil: Berdasarkan hasil dari studi literatur jurnal yang sudah dianalisis,menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dan religiusitas dengan penerimaan diri pasien stroke. Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan antara konsep diri dan religiusitas dengan penerimaan diri pada pasien stroke.Selanjutnya, diharapkan pada penelitian literature review selanjutnya dapat menambahkan lebih banyak jurnal dan dapat membuat kata kunci yang lebih spesifik
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN INSOMNIA PADA WANITA PREMENOPAUSE STUDY LITERATURE
Latar belakang: Premenopause merupakan suatu kondisi fisiologis pada wanita yang telah memasuki proses penuaan, dan terjadi 4-5 tahun sebelum menopause. Premenopause pada umumnya memiliki berbagai gejala yaitu psikologis maupun biologis. Gejala biologis meliputi hot flushes, berkeringat di malam hari, kekeringan vaginal, penurunan daya ingat, rasa sakit ketika berhubungan seksual dan incontinence urinary. Gejala psikologis meliputi insomnia, kecemasan, mudah lelah dan kurang bersemangat. Insomnia pada premenopause dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dipagi hari seperti mengganggu aktivitas, menurunkan energy dan mood, menurunkan kesehatan atau kualitas hidup, kelelahan, selit berkonsentrasi dan mengantuk.
Tujuan: Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan insomnia pada wanita premeopause.
Metode literature riview: literature riview ini menganalisis isi jurnal. Terdapat 5 jurnal subyek dewasa premenopause dengan kata kunci kecemasan dan insomnia pada premenopause.
Hasil penelitian: berdasarkan hasil analisis terkait kelima jurnal, dapat ditemukan hal terkait hubungan kecemasan dengan insomnia pada premenopause. Semakin cemas wanita pada tahap premenopause akan semakin mempengaruhi insomnia yang dapat menyebabkan gangguan tidur seperti sulit memulai tidur, terbangun dimalam hari, sulit memulai tidur kembali atau membutuhkan waktu lama untuk memulai tidur.
Simpulan dan saran: berdasarkan hasil literature riview menunjukkan adanya hubungan tingkat kecemasan dengan insomnia pada wanita premenopause, oleh karena itu disarankan wanita premenopasue dapat mengeidentifikasi tingkat kecemasan sehingga tidak memperburuk insomnia yang terjadi
HUBUNGAN TINGKAT KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN TINGKAT PERILAKU IBADAH SHALAT PADA REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH 2 SLEMAN
Latar Belakang: Bermain game online secara berlebihan pada seseorang akan menimbulkan adiksi atau kecanduan yang kuat. Jumlah pemain game Indonesia terbanyak di Asia Tenggara, yang bermain game di telepon pintar, personal computer dan laptop. Penggunaan media sosial serta game online melalui gadget apabila tidak dikontrol akan menyebabkan penggunanya menjadi lupa waktu, termasuk lupa waktu untuk melaksanakan ibadah.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat kecanduan game online dengan tingkat perilaku ibadah shalat pada remaja di SMK Muhammadiyah 2 Sleman.
Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan rancangan studi korelasi. Pendekatan waktu dengan menggunakan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 128 dengan teknik simple random sampling. Intrumen yang digunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji Kendall Tau.
Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat kecanduan game online dalam kategori rendah sebanyak 57 (95%), tingkat kecanduan game online sedang sebanyak 3 (5%). Tingkat perilaku ibadah shalat tinggi sebanyak 3 (5%), kategori sedang sebanyak 55 (91,7%), kategori rendah sebanyak 2 (3,3%). Hasil perhitungan statistik menggunakan uji korelasi Kendall’s Tau didapatkan p-value sebesar 0,915 > 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada hubungan antara tingkat kecanduan game online dengan tingkat perilaku ibadah shalat.
Simpulan dan Saran: Tidak ada hubungan tingkat kecanduan game online dengan tingkat perilaku ibadah shalat pada remaja di SMK Muhammadiyah 2 Sleman, karena didapatkan nilai P-Value 0,915> 0,005. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, banyak remaja yang belum disiplin dalam menjalankan ibadah shalat, baik dari ketepatan waktu shalat maupun kelengkapan shalat lima waktu, diharapkan remaja dapat meningkatakan perilaku ibadah shalat meliputi kelengkapan shalat wajib dan tepat waktu dalam pelaksanaan shalat, mengingat shalat adalah kewajiban setiap muslim yang telah baligh dan salah satu perintah agama yang wajib dilakuka
LITERATUR REVIEW: HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI,ANSIETAS DAN STRES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA
Latar Belakang : Lansia merupakan proses yang terjadi secara alami yang tidak bisa dihindari oleh setiap manusia. Lansia pada umumnya mengalami berbagai masalah kesehatan akibat terjadinya perubahan fungsi biologis,psikologis,sosial dan ekonomi. Perubahan fungsi biologis pada lansia yang salah satunya adalah perubahan pola tidur. Kualitas tidur terganggu dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau menganggu gaya hidup yang diinginkan. Pola tidur lanjut usia sangat berbeda dengan orang dewasa maka perlu mendapatkan perhatian dan penanganan dengan cepat dan tepat.
Tujuan : Literature review ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat depresi,ansietas dan stres dengan kualitas tidur pada lansia.
Metode literature review: Literature review ini menganalisis isi jurnal. Terdapat 5 jurnal subyek dewasa lansia dengan kata kunci: tingkat depresi,ansietas dan stres dan kualitas tidur pada lansia.
Hasil penelitian: Berdasarkan hasil analisis kelima jurnal, dapat ditemukan hal penting terkait hubungan tingkat depresi,ansietas dan stres dengan kualitas tidur pada lansia. Semakin berat tingkat depresi yang dialami lansia maka lansia tersebut akan menurun kualitas tidurnya yang kemudian menjadikan tidur lansia tidak nyenyak.
Simpulan dan Saran : Berdasarkan hasil literature review menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat depresi,ansietas dan stres dengan kualitas tidur pada lansia, oleh karena itu disarankan lansia dapat mengidentifikasi tingkat depresi,ansietas dan stres sehingga tidak memperburuk kualitas tidur pada lansia
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA HIV/AIDS YANG DIDAMPINGI OLEH YAYASAN VICTORY PLUS YOGYAKARTA
Latar Belakang : Penyakit HIV-AIDS yang bersifat kronis dan progresif dapat
berdampak pada segala aspek kehidupan baik secara fisik, psikologis, sosial, atau
spiritual. Permasalahan yang timbul akibat penyakit, adanya stigma, diskriminasi,
akan menyebabkan penurunan kualitas hidup ODHA. Salah satu faktor yang dapat
mengatasi permasalahan hidup penderita adalah dengan memberikan dukungan
sosial. Dukungan sosial dapat membantu mengatasi masalah ODHA baik secara fisik
atau psikologis. Adanya dukungan dari lingkungan sosial menjadikan ODHA
memiliki pertolongan terhadap masalah yang dihadapi meningkatkan kualitas
hidupnya.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kualitas hidup
penderita HIV-AIDS yang didampingi oleh Yayasan Victory Plus Yogyakarta.
Metode : Jenis penelitian Deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.
Subjek penelitian adalah ODHA di Yayasan Victory Plus Yogyakarta yang berusia
20-45 tahun berjumlah 31 responden yang diambil dengan menggunakan teknik Non
probability sampling dengan metode accidental sampling. Alat ukur pada penelitian
ini menggunakan kuesioner, sedangkan analisa hipotesis menggunakan uji korelasi
Sperman Rank.
Hasil : Hasil analisis data dengan sperman rank menunjukkan nilai (p value 0,00,
p,0,05) dengan koefisiensi korelasi (r) sebesar 0,692 menunjukkan keeratan
hubungan kuat.
Simpulan dan Saran : Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial
dengan kualitas hidup penderita HIV-AIDS di Yayasan Victory Plus Yogyakarta.
Oleh karena itu disarankan agar keluarga memberikan dukungan sosial pada ODHA
untuk meningkatkan kualitas hidup penderita HIV-AIDS
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN ISPA PADA BALITA DI POSYANDU KAGONGAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIBAWANG KULON PROGO
Latar Belakang : Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) disebabkan oleh virus atau bakteri. Penyakit ini diawali dengan panas disertai salah satu atau lebih gejala tenggorokan sakit atau nyeri telan, pilek, batuk kering atau berdahak. Dalam upaya pencegahan penyakit ISPA pada balita lebih efektif dilakukan keluarga baik yang dilakukan oleh ibu atau keluarga yang tinggal dalam satu rumah. Salah satu
kebijakan operasional dalam pencegahan ISPA antara lain pendidikan kesehatan.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap upaya pencegahan ISPA pada balita di Posyandu Kagongan Wilayah Kerja Puskesmas Kalibawang Kulon Progo.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakanrancangan desain one group pre test and post test pengambilan sampel dalam penelitian ini secara total sampling didapatkan 30 responden, data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil :Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan tentang upaya pencegahan ISPA pada balita yang paling banyak kategori cukup sebanyak 18 responden (60,0%) dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang upaya pencegahan ISPA pada balita meningkat di kategori baik sebanyak 25 responden (83,3%).
Simpulandan Saran : Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap upaya pencegahan ISPA pada balita di Posyandu Kagongan Wilayah Kerja Puskesmas Kalibawang Kulon Progo dengan signifikansi ,000. Keluarga Diharapkan dapat
menambah pengetahuan keluarga tentang upaya pencegahan ISPA khususnya orangtua yang mempunyai balita,sehingga dapat merubah perilaku orangtua dalam mencegah ISPA
HUBUNGAN TINGKAT KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN TINGKAT PERILAKU IBADAH SHALAT PADA REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH 2 SLEMAN
Latar Belakang: Bermain game online secara berlebihan pada seseorang akan
menimbulkan adiksi atau kecanduan yang kuat. Jumlah pemain game Indonesia
terbanyak di Asia Tenggara, yang bermain game di telepon pintar, personal computer
dan laptop. Penggunaan media sosial serta game online melalui gadget apabila tidak
dikontrol akan menyebabkan penggunanya menjadi lupa waktu, termasuk lupa waktu
untuk melaksanakan ibadah.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat kecanduan game online dengan tingkat
perilaku ibadah shalat pada remaja di SMK Muhammadiyah 2 Sleman.
Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan rancangan studi
korelasi. Pendekatan waktu dengan menggunakan cross sectional. Jumlah responden
sebanyak 128 dengan teknik simple random sampling. Intrumen yang digunakan
kuesioner dan analisa data menggunakan uji Kendall Tau.
Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat kecanduan game online dalam kategori rendah
sebanyak 57 (95%), tingkat kecanduan game online sedang sebanyak 3 (5%). Tingkat
perilaku ibadah shalat tinggi sebanyak 3 (5%), kategori sedang sebanyak 55 (91,7%),
kategori rendah sebanyak 2 (3,3%). Hasil perhitungan statistik menggunakan uji
korelasi Kendall’s Tau didapatkan p-value sebesar 0,915 > 0,05. Hasil tersebut
menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada hubungan antara tingkat kecanduan
game online dengan tingkat perilaku ibadah shalat.
Simpulan dan Saran: Tidak ada hubungan tingkat kecanduan game online dengan
tingkat perilaku ibadah shalat pada remaja di SMK Muhammadiyah 2 Sleman, karena
didapatkan nilai P-Value 0,915> 0,005. Berdasarkan hasil penelitian yang telah
dilakukan, banyak remaja yang belum disiplin dalam menjalankan ibadah shalat, baik
dari ketepatan waktu shalat maupun kelengkapan shalat lima waktu, diharapkan
remaja dapat meningkatakan perilaku ibadah shalat meliputi kelengkapan shalat wajib
dan tepat waktu dalam pelaksanaan shalat, mengingat shalat adalah kewajiban setiap
muslim yang telah baligh dan salah satu perintah agama yang wajib dilakuka