DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Pengaruh Mobilization With Movement dan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Lansia Padakondisi Osteoarthritis Lutut Unilateral: Narrative Review
Latar Belakang: Lansia adalah kumpulan orang yang masalah kesehatannya kemungkinan akan berkembang lebih buruk karena adanya faktor-faktor risiko yang mempengaruhi. Lanjut usia juga merupakan suatu tahap yang dilalui dalam proses kehidupan, yang ditandai dengan penurunan kempampuan dan aktivitas fungsional tubuhnya baik secara fisik maupun psikologis. Salah satu gangguan kesehatan yang dialami oleh lansia yaitu gangguan musculoskeletal, terutama osteoarthritis. Osteoarthritis adalah penyakit sendi, dimana penyakit yang paling sering terjadi dan ditemukan diseluruh dunia, terutama di Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh mobilization with movement dan proprioceptive neuromuscular facilitation terhadap peningkatan aktivitas fungsional lansia pada kondisi osteoarthritis lutut unilateral. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode narrative Review. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti google scholar dan science direct menggunakan kata kunci yang dipilih yakni mobilization with movement, proprioceptive neuromuscular facilitation dan aktivitas fungsional. Literature yang digunakan terbitan 2010-2020 yang dapat diakses full text dalam dalam format pdf. Hasil: Review dari 10 jurnal menyatakan bahwa ada pengaruh mobilization with movement dan proprioceptive neuromuscular facilitation terhadap peningkatan aktivitas fungsional lansia pada kondisi osteoarthritis lutut unilateral. Jurnal mengenai mobilization with movement, 85% menyatakan mobilization with movement lebih efektif meningkatkan aktivitas fungsional penderita lansia pada kondisi osteoarthritis lutut unilateral. Jurnal mengenai proprioceptive neuromuscular facilitation, 100% menyatakan proprioceptive neuromuscular facilitation lebih efektif jika dikombinasikan dengan intervensi lain. Kesimpulan: Ada pengaruh mobilization with movement dan proprioceptive neuromuscular facilitation terhadap peningkatan aktivitas fungsional lansia pada kondisi osteoarthritis lutut unilateral. Saran: untuk profesi fisioterapi mobilization with movement dan proprioceptive neuromuscular facilitation dapat menjadi pilihan dalam pemberian intervensi fisioterapi terkait dengan meningkatkan aktivitas fungsional lansia pada kondisi osteoarthritis lutut unilateral
HUBUNGAN PERUBAHAN POSTUR KIFOSIS TERHADAP GANGGUAN KESEIMBANGAN STATIS LANSIA DI POSYANDU WILAYAH SEMAKA
Latar Belakang: Lansia adalah seseorang yang mengalami penurunan fungsi tubuh
baik secara fisik maupun psikologi. Salah satu penurunan fungsi fisik adalah
penurunan kondisi musculoskeletal berpengaruh pada keseimbangan otot postural
yang berakibat pada perubahan postur kifosis, sehingga berpengaruh pada perubahan
center of gravity (COG) tubuh terhadap bidang tumpu yang menyebabkan gangguan
keseimbanagn statis. Buruknya keseimbangan statis ini menimbulkan resiko jatuh
yang menyebabkan banyak masalah bahkan kematian pada lansia. Tujuan
Penelitian: Mengetahui hubungan perubahan postur kifosis terhadap gangguan
keseimbangan statis lansia di posyandu wilayah Semaka. Metode Penelitian:
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan deskriptif korelasi
dengan pendekatan cross sectional dan jumlah responden sebanyak 60 lansia .
Hasil Penelitian: Hasil uji kendall tau diperoleh nilai hitung 0,000 dengan nilai
signifikan 0,389. Hal ini menunjukkan bahwa nilai p < 0,05, maka Ha diterima dan
Ho ditolak, berarti adanya hubungan perubahan postur terhadap gangguan
keseimbangan statis pada lansia. Kesimpulan: Adanya hubungan antara perubahan
postur terhadap keseimbangan statis lansia di posyandu wilayah Semaka. Saran:
Diharapkan agar peneliti selanjutnya selama masih dalam keadaan wabah pandemi
covid19 tidak melakukan penelitian dengan bertemu responden secara langsung
LITERATURE REVIEW GAMBARAN KELENGKAPAN KUNJUNGAN ANC K4
World Health Organization (WHO) menyebutkan pada tahun 2015 di
seluruh dunia diperkirakan kematian ibu sebesar 303.000 jiwa atau sekitar
216/100.000 kelahiran hidup (KH). Indonesia merupakan salah satu negara yang
termasuk dalam negara bekembang. Indonesia kini bahkan termasuk sebagai satu
dari 10 negara penyumbang AKI terbesar di dunia, dimana 10 negara ini
menyumbang sekitar 59% dari seluruh kematian ibu di dunia (WHO, 2015 Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Kelengkapan Kunjungan ANC K4.
Metode penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan menggunakan
scoping review yaitu menggunakan jurnal. Hasil: Dari 10 literature review terdapat
2 literature review untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang melakukan
kunjungan ANC K4 yaitu pendidikan yang rendah,pengetahuan dan dukungan
keluarga yang kurang, dan untuk mengetahui pelaksanaa pelayanan kelengkapan
kunjungan ANC K4 yaitu bidan dengan motivasi kerja yang kurang baik.
Simpulan: Berdasarkan hasil literatur review dapat disimpulkan bahwa faktor
penyebab kematian ibu telah kita ketahui bersama dari dulu hingga sekarang
cenderung tidak mengalami pergeseran. Setiap saat kehamilan dapat berkembang
menjadi masalah atau mengalami penyulit/komplikasi. Akan tetapi,.komplikasi
kehamilan dan persalinan dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan (antenatal
care) secara teratur
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP PERKEMBANGAN BALITA (STUDI LITERATUR)
Latar Belakang : Masa balita merupakan masa kehidupan yang sangat penting dan
perlu perhatian yang serius. Pada masa ini berlangsung proses tumbuh kembang yang
sangat pesat yaitu pertumbuhan fisik dan perkembangan psikomotorik, mental dan
sosial. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi tumbuh kembang anak adalah
faktor gizi. Status gizi anak di berbagai daerah di Indonesia masih menjadi
permasalahan. Jumlah penderita kurang gizi di dunia mencapai 104 juta anak, dan
keadaan kurang gizi menjadi penyebab sepertiga dari seluruh penyebab kematian
anak di seluruh dunia. Indonesia termasuk diantara rombongan 36 negara di dunia
yang memberi 90 % kontribusi masalah gizi. Tujuan : Penelitian literatur review ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap perkembangan balita.
Metode Penelitian : Desain penelitian ini termasuk dalam penelitian literatur review,
dimana penelitian tersebut berfungsi untuk menganalisis jurnal dan menemukan teori
baru dari jurnal analisis yang didapatkan. Hasil penelitian literatur review ini yaitu
ada hubungan status gizi terhadap perkembangan balita. Penelitian ini didukung
dengan 10 jurnal nasional. 7 jurnal menyatakan ada hubungan status gizi terhadap
perkembangan balita, dan 3 jurnal menyatakan tidak ada hubungan status gizi
terhadap perkembangan balita. Simpulan dan Saran : Hubungan status gizi
terhadap perkembangan pada balita berperan penting dalam upaya meningkatkan
potensi perkembangan pada anak itu sendiri, dimana status gizi yang diberikan akan
mempengaruhi pekembangan anak. Selain itu faktor dari status gizi juga pentingnya
memberikan stimulasi perkembangan kepada anak tersebut
PENGARUH KINESIO TAPING DAN HOLD RELAX EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI MYOFASCIAL SYNDROME OTOT UPPER TRAPEZIUS: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Myofascial Syndrome merupakan kondisi nyeri yang sering
dikeluhkan oleh banyak masyarakat terutama para pekerja tentu akan menuntut untuk
tetap bekerja selama berjam-jam dan masih kurang memperhatikan prinsip - prinsip
ergonomis didalamnya sehingga menyebabkan para pekerja tidak dapat bekerja
secara optimal. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya nyeri myofascial syndrome
diakibatkan penggunan otot secara terus menerus. Ada berbagai macam modalitas
fisioterapi dalam penurunankan nyeri myofascial syndrome otot upper trapazius,
beberapa contohnya berupa kinesio tapping dan hold relax exercise. Tujuan :
mengetahui pengaruh Kinesio Tapping dengan Hold Relax Exercise terhadap
Penurunan nyeri Myofascial Syndrome otot Upper Trapezius. Metode : metode ini
adalah narrative review. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti
google scholar, pubmed, dan pedro. Kriteria inklusi dalam narrative review ini yaitu
jurnal full text berupa Kinesio Tapping dan Hold Relax Exercise yang digunakan
pada penurunan nyeri Myofascial Syndrome otot Upper Trapezius, jurnal dalam
bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia, memiliki responden baik laki-laki maupun
perempuan, diterbitkan tahun 2010-2020. Hasil penelusuran jurnal didapatkan
sebanyak 5 jurnal Kinesio Tapping dan 5 jurnal Hold Relax Exercise dilakukan
review dalam penelitian ini. Hasil : hasil review didapatkan bahwa ada perubahan
penurunan nyeri myofascial syndrome otot upper trapezius pada responden setelah
dilakukan treatment menggunakan modalitas Kinesio Tapping dan Hold Relax Relax
Exercise. Kesimpulan : ada pengaruh Kinesio Tapping dan Hold relax Exercise
terhadap penurunan nyeri Myofascial Syndrome otot Upper Trapezius
LITERATUR REVIEW HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA
Stunting adalah tinggi badan yang kurang menurut umur (-2 SD). Keadaan ini
diakibatkan karena kekurangan gizi kronis di masa lalu.Stunting menyebabkan
tingkat kecerdasan yang kurang, rentan terhadap penyakit, dimasa depan
menurunkan tingkat produktivitas, secara luas dapat menghambat pertumbuhan
ekonomi dan meningkatkan kemiskinan.Data WHO 2014 menempatkan Indonesia
kedalam 5 besar negara dengan jumlah anak di bawah 5 tahun yang mengalami
stunting tinggi. Prevalensi stunting di Indonesia pada balita berdasarkan hasil
Riskesdas 2013 sebesar 37,2%. Selain itu, pengetahuan ibu tentang stunting dapat
menjadi faktor risikostunting.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
pemberian ASI Eksklus dengan kejadian stunting pada anak balita. Metode penelitian
ini adalah literatur review. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti
google scholar,jurnal ilmiah dan pubmed. Kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu
jurnal yang diterbitkan pada tahun 2010-2020 menggunakan bahasa indonesia dan
full text. Hasil pencarian jurnal terdapat 10 jurnal didapatkan bahwa ada hubungan
pemberian ASIEksklusif dengan kejadian stunting dalam setiap jurnal menunjukan
angka yang berbeda-beda. Sehingga dapat disimpulakn bahwa ada hubungan
pemberian ASIEksklusif dengan kejadian stunting pada anak balita. Diharapka
kepada masyarakat khususnya kepada ibu yang mempunyai anak balita untuk
mengikuti penyuluhan terkait pentingnya pemberian ASIEkslusif. Rendahnya
pemberian ASI Eksklusif menjadi salah satu pemicu terjadinya stunting pada anak
balita, yang disebabkan oleh kejadian masa lalu dan akan berdampak terhadap masa
depan balita, sebaliknya pemberian ASI yang baik akan membantu menjaga
keseimbangan gizi anak sehingga tercapai pertumbuhan anak yang normal dan
optimal
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III
Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik dan alami bagi bayi, dimana
komposisinya memenuhi seluruh kebutuhan bayi selama enam bulan. Pemberian
air susu ibu (ASI) sangat penting untuk bayi baru lahir, karena salah satu cara
untuk terbaik peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini
sebagai penerus bangsa dan upaya untuk mencegah kematian akibat masalah
kekurangan gizi pada bayi dan balita. Salah satu faktor yang dapat
mempengaruhi pemberian ASI eksklusif adalah sikap ibu. Sikap adalah kesiapan
untuk merespon yang sifatnya positif atau negative terhadap obyek, sikap inilah
yang sangat mempengaruhi untuk keberhasilan pemberian ASI eksklusif karena
seorang ibu menyusui yang memiliki sikap acuh tak acuh bahkan tidak peduli
dalam pemberian ASI eksklusif kepada bayinya, akan cenderung memberikan
susu formula pada bayinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor
yang mempengaruhi sikap pemberian ASI eksklusif pada ibu hamil. Metode
yang digunakan dalam literature review ini dengan cara mencari artikel baik
nasional maupun internasional, seperti artikel dalam database jurnal penelitian,
pencarian melalui internet, tinjauan ulang artikel antara lain Google Scholer,
google cendekia dan BMC. Pada tahap awal pencarian artikel menggunakan kata
kunci “Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif” dalam
rentan waktu mulai tahun 2010-2020. Berdasarkan10 artikelliterature review yang
digunakan didapatkan hasil faktor-faktor yang mempengaruhi sikap pemberian
ASI eksklusif pada ibu primigravida diantaranya pendidikan, pengetahuan,
pekerjaan, umur, dukungan suami dan peran tenaga Kesehatan. Kesimpulan:
terdapat hubungan antara Pendidikan dan peran tenaga Kesehatan terhadap sikap
pemberian ASI eksklusif
LITERATUR REVIEW PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER I TENTANG MUAL MUNTAH
Mual muntah terjadi dalam kehamilan, dengan sekitar 50 % wanita hamil
mengalami mual ringan saat bangun tidur sampai mual di sepanjang hari
dengan sedikit muntah, selama pertengahan pertama kehamilan. Mual muntah
akan berlanjut menjadi lebih berat atau yang disebut Hiperemesis Gravidarum yang mengakibatkan resiko anemi, perdarahan, dan terserang penyakit. Oleh karena itu kejadian mual muntah ini harus ditangani dengan
benar.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil trimester
I tentang mual muntah.Jenis penelitianmenggunakanliterature riview dengan
menggunakan scoping review.Hasil dari telaah 10 jurnal yaitu sebagian besar
pengetahuan dan penanganan mual muntah pada hamil trimester I sudah dilakukan dengan baik benar.Simpulan pengetahuan menjadi salah satu faktor
utama dalam menangani mual muntah, karena dengan tingat pengetahuan
yang baik ibu bisa memeiliki wawasan yang luas sehingga ibu bisa
menangani mual muntah dengan baik Saran ibu hamil juga diharapkan dapat
membaca artikel terkait mual muntah dan memanfaatkan media promosi
untuk mencari informasi terkait mual muntah pada trimester I
LITERATURE REVIEW HUBUNGAN KENYAMANAN LINGKUNGAN DENGAN INSOMNIA PADA LANSIA
Latar Belakang: Insomnia merupakan gangguan tidur yang mempengaruhi kualitas
hidup dan berhubungan dengan angka mortalitas yang lebih tinggi. Keluhan
insomnia meliputi sulit memasuki tidur, sering terbangun dimalam hari, dan tidur
tidak nyenyak. Salah satu faktor penyebab insomnia pada lansia adalah kenyamanan
lingkungan.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kenyamanan lingkungan dengan insomnia
pada lansia.
Metode: Pencarian jurnal menggunakan database searchengine GoogleSchoolar
untuk menemukan jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian
dilakukan review.Metode yang digunakan yaitu PICO, Populasi pada penelitian ini
menggunakan empat jurnal dengan populasi lansia yang berusia 60-74 tahun
Hasil: Berdasarkan hasil dari keempat jurnal yang sudah dianalisis, maka dapat
disimpulkan 75% kenyamanan lingkungan berhubungan dengan kejadian insomnia
pada lansia.
Simpulan: Terdapat hubungan antara kenyamanan lingkungan dengan insomnia.
Mengetahui kejadian insomnia serta mengetahui kenyamanan lingkungan yang
berhubungan dengan insomnia
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA PERNIKAHAN DINI DI YOGYAKARTA LITERATURE REVIEW
Latar belakang: Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh remaja
dengan rentan usia kurang dari 21 tahun. Faktor penyebab terjadinya pernikahan
dini yang sering dijumpai di masyarakat yaitu rendahnya informasi mengenai
penikahan dini dan terutama dampak dari penikahan dini di media massa, tingkat
pendidikan, ekonomi, budaya dan tingkat pengetahuan.
Tujuan: mengetahui faktor-faktor penyebab pernikahan dini di Yogyakarta
berdasarkan penelusuran literature review.
Metode Penelitian: Menggunakan metode Literatur Review. Pada data base
google scholar.
Hasil Penelitian: Di dapatkan 8 artikel yang sudah diseleksi sesuai dengan
kriteria inklusi dan ekslusi. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian
pernikahan dini pada 8 artikel adalah faktor tingkat pendidikan.
Simpulan dan Saran: Berdasarkan dari semua artikel yang ditemukan faktor
paling mendominasi penyebab pernikahan dini yaitu faktor tingkat pendidikan.
Diharapkan remaja yang akan melakukan pernikahan dini mendapatkan informasi
mengenai penikahan dini