DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    SKRINING GEN Glukosiltransferase (gtf) PADA PROBIOTIK POTENSIAL ASAL AIR SUSU IBU (ASI)

    No full text
    Gen gtf merupakan gen penyandi enzim glukosiltransferase yang berperan dalam biosintesis eksopolisakarida (EPS) pada bakteri probiotik. EPS yang diproduksi berhubungan dengan kemampuan adhesi bakteri pada mukosa usus. Kemampuan ini merupakan salah satu karakteristik yang harus dimiliki probiotik potensial. Oleh karena itu, keberadaan gen gtf ini dapat dijadikan sebagai salah satu parameter dalam seleksi kandidat probiotik potensial melalui pendekatan molekuler. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya gen gtf pada kandidat probiotik asal ASI. Metode pada penelitian ini meliputi: (1) reculture isolat probiotik, (2) isolasi DNA, (3) amplifikasi gen 16S rRNA menggunakan primer universal (pA dan pB), (4) amplifikasi primer spesifik BAL (LABfw dan LABrv), (5) desain primer spesifik untuk gen gtf dan (6) amplifikasi gen gtf. Isolat probiotik asal ASI diperoleh dari penelitian terdahulu dan dipilih 16 isolat berdasarkan kriteria probiotik terbaik melalui pengujian in vitro. Enam belas isolat probiotik asal ASI mampu tumbuh dengan baik pada media MRSB yang telah disuplementasi dengan bile salt 0,15%. DNA genom yang diisolasi dari 16 isolat probiotik diisolasi menggunakan FavorPrepTM Tissue Genomic DNA Extraction Mini Kit. Proses amplifikasi dilakukan dengan teknik PCR melalui beberapa tahap amplifikasi. Hasil amplifikasi gen 16S rRNA menggunakan primer universal (pA dan pB) diperoleh amplikon berukuran antara 500-1.000 bp. Adapun amplifikasi gen 16S rRNA menggunakan primer spesifik BAL (LABfw dan LABrv) diperoleh amplikon berukuran sekitar 700 bp pada seluruh isolat. Hasil amplifikasi gen gtf menggunakan primer spesifik melalui desain primer menghasilkan amplikon berukuran sekitar 325 bp pada seluruh isolat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 isolat probiotik asal ASI terbukti memiliki gen gt

    Metodologi Proses Diferensiasi Neuronal Pluripotent Stem Cell secara In Vitro sebagai Sumber Alternatif Terapi Penyakit Neurodegeneratif

    No full text
    Parkinson disease, Huntington`s disease, Alzheimer`s disease, amyothropic lateral disease, Friedreich's ataxia, dan spinar muscular athropy merupakan beberapa penyakit neurodegeneratif yang muncul seiring dengan bertambahnya usia. Meskipun beberapa mekanisme terkait penyakit ini telah diketahui, belum ada pendekatan metode terapi yang cukup efisien untuk menghambat progresi neurodegeneratif yang diakibatkan oleh penuaan sel itu sendiri. Salah satu metode yang dikembangkan untuk mengatasi beberapa penyakit tersebut yaitu penggunaan neuronal stem cell di bidang terapi regeneratif. Namun pengambilan NSC dari jaringan otak sangat berisiko, sehingga salah satu alternatif untuk mengurangi resiko tersebut yaitu dengan mengembangkan NSC dari Pluripotent Stem Cell (PSC). PSC merupakan stem cell yang memiliki potensi dapat berdiferensiasi menjadi berbagai jenis tipe sel yang ada di dalam tubuh. Salah satu kendala umum yang ditemui dalam proses diferensiasi neuronal PSCs yaitu teknik diferensiasinya yang dianggap kurang optimal. Beberapa upaya dilakukan untuk mengatasi kendala pada teknik diferensiasi yang ada, salah satu metode dalam melakukan diferensiasi NSC yaitu penggunaan komponen esensial seperti faktor pertumbuhan dan modifikasi sistem kultur. Penggunaan faktor pertumbuhan seperti FGF2, PDGF, IGF1, T3, FGF, EGF dan CNTF dapat menginduksi pembentukan sel target seperti neuron, astrosit dan oligodendrosit. Neuron, astrosit dan oligodendrosit merupakan beberapa sel target yang sering digunakan dalam studi regeneratif sel neuron. Teknik diferensiasi juga merupakan salah satu faktor penting dalam proses diferensiasi NSC. Terdapat 2 teknik diferensiasi yang umum digunakan, yaitu teknik 2 dimensi dan 3 dimensi. Teknik 3D diketahui merupakan teknik kultur diferensiasi yang baik mengingat teknik ini mampu menyediakan lingkungan mikro artifisial yang baik serta dapat menyerupai kondisi in vivo

    PENGARUH CORE STABILITY EXERCISE DAN WILLIAMS FLEXION EXERCISE TERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA NYERI PUNGGUNG BAWAH: NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Nyeri punggung bawah menyebabkan otot mengalami penurunan fungsi dalam waktu yang lama dan dapat mengakibatkan penurunan kekuatan otot sehingga terjadi penurunan kemampuan fungsional. Perlu dilakukan penelitian narrative review mengenai pengaruh Core Stability Exercise dan Williams Flexion Exercise terhadap kemampuan fungsional pada nyeri punggung bawah karena belum terdapat artikel review yang membahas pengaruh dua intervensi tersebut terhadap kemampuan fungsional pada nyeri punggung bawah. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh Core Stability Exercise dan pengaruh Williams Flexion Exercise terhadap kemampuan fungsional pada nyeri punggung bawah. Metode: Metode penelitian yang digunakan berupa narrative review dengan framework PICO. Mengidentifikasi artikel melalui pubmed dan google scholar menggunakan kata kunci yang telah disesuaikan. Seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart. Dilakukan penilaian artikel menggunakan critical appraisal, kemudian dilakukan penyusunan hasil ulasan narasi. Hasil: Hasil dari keseluruhan pencarian pada 2 database didapat 18040 artikel. Setelah dilakukan seleksi judul didapat 100 artikel yang selanjutnya dilakukan penghilangan duplikasi dan screening relevansi artikel dan didapatkan 10 artikel. Dari 10 artikel yang dijadikan sebagai sumber didapat 5 artikel yang membuktikan bahwa ada pengaruh Core Stability Exercise terhadap kemampuan fungsional pada nyeri punggung bawah, 5 artikel membuktikan bahwa terdapat pengaruh Williams Flexion Exercise terhadap kemampuan fungsional pada nyeri punggung bawah. Kesimpulan: Core Stability Exercise dan Williams Flexion Exercise sama-sama efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional pada nyeri punggung bawah

    Strategi Komunikasi Kampanye “Adopt don’t Buy” Komunitas Adopsi di Kota Yogyakarta

    Get PDF
    Hewan-hewan peliharaan saat ini, dapat ditemukan di sekitar kita dalam keadaan terlantar dan liar. Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan jumlah pembuangan dan penelantaran hewan peliharaan yang tinggi. Animal Friend Jogja (AFJ) menyatakan bahwa sebanyak 393 laporan kasus pembuangan dan penelantaran hewan peliharaan, termasuk 96 laporan terkait kelebihan populasi sejak bulan Januari sampai Oktober tahun 2019. Kampanye “Adopt don’t Buy” merupakan gerakan yang dilakukan oleh komunitas adopsi organisasi non profit pecinta hewan yang ada di Kota Yogyakarta. Gerakan ini mengusung pesan “Adopsi Bukan Beli” yang bertujuan untuk membantu menyelamatkan hewan terlantar tanpa harus mengeluarkan biaya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dalam kampanye “Adopt don’t Buy” melalui media sosial. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi strategi komunikasi dalam kampanye “Adopt don’t Buy”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan ialah dengan mengutamakan pemilihan komunikator yang baik dalam hal ini para selebritis influencer, Musisi lokal Yogyakarta baik secara langsung lewat kampanye pertunjukkan dan lewat media sosial. Kesimpulan yang didapatkan adalah bahwa Kampanye Adopt don’t buy mampu menarik perhatian masyarakat lewat strategi komunikasi yang telah diterapkan hal ini ditandai dengan antusias masyarakat saat kampanye pertunjukkan berlangsung, bertambahnya anggota dan jumlah followers yang meningkat di Instagra

    GAMBARAN KARAKTERISTIK KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL : STUDI LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Angka Kematian ibu di Indonesia tahun 2015 masih didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan sebesar 30,13%, hipertensi dalam kehamilan sebesar 27,1%, dan infeksi sebesar 7,3%. Di Indonesia preeklamsi dan eklamsia merupakan penyebab kematian ibu selain perdarahan dan sepsis. Preeklamsi merupakan penyebab kematian ibu berkisar 15%-25%, kematian bayi antara 40%-45%. Tujuan: Penelitian ini adalah mengidentifikasi gambaran karakteristik kejadian preeklamsi pada Ibu hamil. Metode: Menggunakan penelitian literature review, pencarian artikel melalui DOAJ, PUBMED dan Google Scholar dengan kata kunci: Karakteristik, Kehamilan, Hipertensi, Preeklamsia, Obesitas, umur, Paritas. Kriteria dalam penelitian : artikel yang terbit dalam 10 tahun terakhir yaitu rentang waktu 2010 sampai 2020, berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris, artikel yang di akses secara fulltext dalam format pdf. Hasil: Hasil dari mereview 10 artikel yang berkaitan dengan tema gambaran karakteristik kejadian preeklamsia pada ibu hamil, terdapat faktor penyebab preeklamsia yang sesuai dengan kriteria seperti, Umur, Paritas, Riwayat Hipertensi serta Obesitas. Tetapi terdapat faktor lain yang menjadi penyebab kejadian preeklamsia seperti usia kehamilan, pekerjaan serta kunjungan ANC. Simpulan dan saran : Umur, paritas, obesitas, riwayat hipetensi, merupakan karakteristik dari penyebab kejadian preeklamsia namun ada faktor lain penyebab preeklamsia yaitu kunjungan kehamilan/ANC, status sosial ekonomi, merupakan faktor risiko dari kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Bagi ibu hamil yang memiliki faktor resiko preeklamsia di harapkan lebih memperhatikan kehamilanya, dapat melakukan diet makanan yaitu makanan tinggi protein, tinggi karbohidrat, cukup vitamin, dan rendah lemak, istirahat cukup, serta rutin melakukan kunjungan ANC selama kehamilan

    GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PROGRAM 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

    Get PDF
    Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan mulai sejak konsepsi hingga anak berumur 2 tahun atau terdiri dari 270 hari selama kehamilan dan 730 hari kehidupan pertama sejak bayi dilahirkan. Periode 1000 HPK disebut periode emas (golden periode) merupakan waktu yang kritis, jika tidak dimanfaatkan dengan baik akan terjadi kerusakan yang bersifat permanen (window of opportunity) . Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0-24 bulan merupakan kelompok sasaran untuk meningkatkan kualitas kehidupan 1000 HPK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang program 1000 HPK. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode literature review yang bersifat analisis deskriptif, dengan Variabel tunggal yaitu gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang program 1000 HPK. Literatur yang digunakan 12 jurnal yang terkait topik penelitian ini, dengan tahun terbit mulai 2016-2020. Hasil menunjukkan 11 jurnal mengenai pengetahuan tentang 1000 HPK bahwa 10 jurnal menyatakan tingkat pengetahuan baik dan 1 jurnal cukup. 7 jurnal mengenai sikap tentang program 1000 HPK menyatakan bahwa sikap responden adalah baik. Pengetahuan dan sikap baik dikarenakan aktifnya pengadaan penyuluhan dan keikutsertaan para ibu hamil, sedangkan cukup disebabkan karena minimnya sosialisasi mengenai program 1000 HPK. Diharapkan instansi terkait dan petugas kesehatan dapat meningkatkan frekuensi penyuluhan khususnya mengenai program 1000 HPK sehingga dapat peningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil serta lebih siap dalam melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas

    LITERATURE REVIEW: GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA

    Get PDF
    Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia terutama negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia. Anemia banyak terjadi pada masyarakat terutama pada remaja (WHO, 2015). Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Oleh karena itu, sasaran program penanggulangan anemia gizi telah dikembangkan yaitu mencapai remaja putri SMP, SMA dan sederajat, serta wanita diluar sekolah sebagai upaya strategis dalam upaya memutus simpul siklus masalah gizi berkelanjutan. Anemia remaja dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan fisik, gangguan perilaku serta emosional. Akibat jangka panjang anemia apabila remaja puteri nantinya hamil, maka tubuhnya tidak akan mampu memenuhi zat-zat gizi bagi dirinya dan juga janin dalam kandungannya. Sehingga remaja perlu memiliki pengetahuan tentang anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang anemia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menggunakan jurnal 10 tahun terakhir tentang tingkat pengetahuan tentang anemia pada remaja putri. Hasil literature review menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan kurang tentang anemia. Pengetahuan remaja putri tentang anemia sebagian besar dalam kategori kurang sehingga perlu adanya upaya preventif berupa penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan

    GAMBARAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM

    Get PDF
    Jaundice atau ikterus neonatorum atau biasa dikenal dengan bayi kuning adalah suatu kondisi dimana terjadinya warna kuning kulit dan sklera pada bayi baru lahir, akibat peningkatan kadar bilirubin dalam darah (hyperbilirubinemia) yang selanjutnya menyebabkan peningkatan bilirubin dalam cairan luar sel (exracellular fluid) Penelitian ini bertjuan untuk mereview evidence terkait gambaran kejadian ikterus neonatorum. Metode penelitian ini adalah penelitian literature review.Pencarianjurnal dilakukan di portal jurnal online seperti google cendikia, DatabaseScience Dierect relevan dan pubmed. Kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu jurnal yang diterbitkan pada tahun 2015- 2020 menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan fulltext. Hasil penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 10 jurnal dilakukan review dalam penelitian ini.Berdasarkan Charting Data sesuai dengan 10 jurnal yang jadi bahan tinjauan, maka hasil dari penelitian ini adalah kejadian ikterus neonatorum terus terjadi di berbagai negara, terutama paling terbesarnya di Indonesia dengan jumlah Kejadian Ikterus Neonatorum paling banyak sebesar 30%.Hasil penelitian mengenai gambaran ikterus dapat disimpulkan yaitu banyaknya yang tidak tahu tentang ikterus diakibatkan karna kurangnya informasi yang didapatkan oleh masyarakat baik secara langsung dalam bentuk penyuluhan maupun dari orang lain yang memiliki profesi sebagai tenaga kesehatan.Perlu diberlakukan adanya kebijakan dalam mengurangi angka kejadian ikterus neonatorum serta memberikan program-program mengurangi angka kejadian ikterus neonatorum

    Literatur Review : Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Kanker Payudara Terhadap Sikap Melakukan Sadari pada Remaja Putri

    Get PDF
    Kanker merupakan penyebab kematian utama diseluruh dunia. Jika kanker payudara tidak dideteksi secara dini maka tingkat kesembuhannya akan semakin rendah dan menyebabkan terlambatnya penanganan yang menyebabkan penyebaran ke bagian-bagian anggota tubuh yang lainnya seperti paru-paru, hati, otak bahkan sampai berjuang pada kematian. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang kanker payudara terhadap sikap melakukan SADARI pada remaja putri. Metode penelitian ini adalah penelitian literature review. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti google scholar. Hasil penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 10 jurnal dilakukan review dalam penelitian ini. Hasil review sepuluh jurnal didapatkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebanyak 4 bahwa skor pretest lebih rendah dibandingkan skor posttest. 6 jurnal lainnya melaporkan bahwa 50%-80% remaja putri memiliki sikap cukup dalam melakukan sukap SADARI. Setelah diberikan pendidikan kesehatan 9 jurnal melaporkan bahwa terdapat peningkatan skor pada saat melakukan posttest. Sedangkan 1 jurnal tidak mengalami peningkatan ataupun penurunan saat dilakukan posttest. Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kanker payudara terhadap sikap melakukan SADARI pada remaja putri. Pihak institusi pendidikan dan petugas perencana program di pelayanan kesehatan disarankan saling meningkatkan kerjasama untuk membuat program pendidikan kesehatan tentang kanker payudara terhadap sikap melakukan SADARI pada remaja putri

    LITERATUR REVIEW GAMBARAN ANGKA KEJADIAAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN

    Get PDF
    Menurut WHO (World Health Organization) hipertensi kehamilan adalah salah satu penyebab kesakitan dan kematian di seluruh dunia baik bagi ibu maupun janin. secara global 80% kematian ibu hamil yang tergolong dalam penyebab kematian ibu secara langsung yaitu disebabkan karena perdarahan (25%), hipertensi pada ibu hamil (12%), partus macet (8%), aborsi (13%) dan karena sebab lainnya (7%). Jenis penelitian ini penelitian literature review dimana dapat dijelaskan bahwa literature review adalah uraian tentang teori, temuan, dan bahan penelitian lainnya yang diperoleh dari bahan acuan yang akan dijadikan landasan kegiatan penelitian. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variabel tunggal. Penelitian ini merupakan penelitian literature review. Penelitian ini mengidentifikasi gambaran angka kejadian hipertensi dalam kehamilan. Adapun faktor yang akan diteliti yaitu berdasarkan paritas, umur, IMT, riwayat keseshatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil. Pendekatan yang digunakan dalam literature review ini menggunakan strategi secara komprehensif baik nasional maupun internasional, seperti artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, tinjauan ulang artikel antara lain Proquest, EBSCO, dan juga Google Scholar. Hasil literature review 10 (sepuluh) jurnal menunjukkan bahwa: 1) Gambaran Paritas pada Hipertensi Dalam Kehamilan sebagian besar paritas yang berisiko multipara yaitu wanita yang telah melahirkan lebih dari satu kali (2-4 anak). 2) Gambaran Umur pada Hipertensi Dalam Kehamilan sebagian besar umur ibu yang termasuk dalam kelompok berisiko bila ibu berumur 35 tahun sedangkan risiko rendah bila umur ibu 20 – 35 tahun. 3) Gambaran IMT pada Hipertensi Dalam Kehamilan sebagian besar IMT ibu yang termasuk dalam kelompok berisiko yaitu IMT diatas 30 = obesitas. 4) Gambaran Riwayat Kesehatan Keluarga pada Hipertensi Dalam Kehamilan sebagian besar ibu yang termasuk dalam kelompok berisiko yaitu riwayat dengan hipertensi dan diabetes melitus

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇