DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN CHRONIC ANKLE INSTABILITY TERHADAP KESEIMBANGAN STATIS PADA PENARI
Latar Belakang: Ankle merupakan bagian penting yang menjadi tumpuan setiap penari
melakukan gerakan, jika terjadi cedera ankle dan menyebabkan gangguan keseimbangan
maka akan mempengaruhi performa penari saat melakukan gerakan, terutama
permasalahan chronic ankle instability. Chronic ankle instability dapat menjadi
penyebab penurunan keseimbangan, ini tentu sangat merugikan penari. Keseimbangan
yang optimal sangat mendukung aktivitas dan gerakan saat menari. Tujuan: Untuk
mengetahui hubungan chronic ankle instability terhadap keseimbangan statis pada
penari. Desain Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan
observational analitik dengan pendekatan kolerasi, rancangan penelitian menggunakan
pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling
berjumlah 22 penari. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dan alat ukur
menggunakan y-balance test. Metode analisis menggunakan uji statistik univariat dan
bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk test dan uji korelasi menggunakan
uji Rank Spearman. Hasil: Pengukuran cedera ankle pada penari yang berpotensi CAI
sebanyak 15 Penari (68,2%), dengan gangguan keseimbangan buruk sebanyak 13
Penari (59,1%). Terdapat hubungan yang signifikan antara chronic ankle instability
terhadap keseimbangan statis pada penari dengan signifikansi p-value 0.049.
Kesimpulan: Adanya hubungan chronic ankle instability terhadap keseimbangan statis
pada penari. Saran: Peneliti selanjutnya dapat menambah jumlah sample dan
menjelaskan intervensi yang dapat dilakukan
LITERATUR REVIEW GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI
Masalah seksual masih dianggap tabu dikalangan masyarakat dan dibicarakan
didepan anak-anak apalagi untuk diajarkan kepada anak-anak.Komisi
Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melaporkan kasus kekerasan seksual pada
anak tercatat sebanyak 116 kasus ForumP erlindungan korban kekerasan DIY
menyatakan jumlah kasus kekerasan di Sleman sebanyak139 kasus, Kabupaten
Sleman angka kekerasan di Kecamatan Gamping yaitu 89 kasus. Tujuan Penelitian
untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu tentang pendidikan seksual pada
anak usia dini.Jenis Penelitian ini adalah literature review dimana dapat dijelaskan
bahwa literature review adalah uraian tentang teori, temuan, dan bahan Penelitian
lainnya yang diperoleh dari bahan acuan yang akan dijadikan landasan kegiatan
penelitian.Hasil literature review 10 (sepuluh) jurnal bahwa pengetahuan orang tua
terhadap pendidikan seksual pada anak usia dini masi sangat rendah, sedangkan
pelaksanaan pendidikan seksoleh guru sudah dilakukan adapun pelaksanaan
pendidikan seksoleh orang tua tergantung tingkat pendidikan orang tua. Orang tua yang
mempunyai pendidikan tinggi lebih paham tentang pendidikan seksual.Orang tua
memiliki anggapan bahwa anak akan mengetahui dengan sendirinya ketika mereka
tumbuh dewasa
ARTICLE RIVIEW PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN PERSERTA DIDIK TENTANG BAHAYA MEROKOK
Peningkatan konsumsi rokok berdampak pada makin tingginya beban
penyakit akibat rokok dan bertambahnya angka kematian akibat rokok.
Penyuluhan ini penting pada remaja karena remaja lebih mudah dalam menerima
informasi. Penyuluhan merupakan cara untuk memberikan informasi dan
pengetahuan serta pemahaman yang benar kepada remaja tentang bahaya
merokok. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh
penyuluhan terhadap persepsi remaja tentang merokok. Metode yang digunakan
dalam penulis ini adalah article riview. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
dari total 75 responden mengalami perubahan pengetahuan. Dan hasil penelitian
menunjukkan terdapat pengaruh perubahan pada pengetahuan dan bahaya
merokok dengan nilai p=0,039 pengaruh pemberian promosi kesehatan tentang
pengetahuan bahaya merokok pada peserta didik dapat dilihat juga dari
pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan efektif digunakan
untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik tentang bahaya merokok.
Kesimpulan Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan responden
sebelum dan sesudah dilaksanakannya penyuluhan
PENGARUH PEMBERIAN TOWEL CURL EXERCISE DAN SHORT FOOT EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA ANAK FLAT FOOT: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Flat foot adalah kondisi dimana tidak adanya arkus longitudinal
medial kaki, yang menyebabkan bagian telapak kaki menempel tanah. Pada
perkembangan normal, usia 2-6 tahun merupakan masa emas pembentukan arkus.
Anak dengan usia 6 tahun merupakan masa kritis untuk pembentukan. Bentuk telapak
kaki yang tidak normal menyebabkan ketidakstabilan pada kaki sebagai penumpu
tubuh dan memungkinkan akan terjadinya penurunan keseimbangan yang dapat
mengakibatkan risiko cedera pada anak, sehingga dapat menurunkan produktivitas
anak. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada pengaruh peningkatan keseimbangan
dinamis pada anak flat foot dengan pemberian towel curl exercise dan short foot
exercise. Metode Penelitian : Menggunakan metode Narrative Review, yaitu dengan
mengumpulkan sepuluh artikel penelitian lalu dilakukan review. Hasil Penelitian :
Ada pengaruh pemberian towel curl exercise dan short foot exercise terhadap
peningkatan keseimbangan dinamis pada anak flat foot. Kesimpulan : Beberapa
artikel penelitian membuktikan bahwa towel curl exercise dan short foot exercise dapat
memberikan hasil yang positif
HUBUNGAN LAMA KERJA DAN USIA TERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL LEHER PADA PEMBATIK
Latar Belakang: Fungsional leher merupakan kemampuan leher untuk
melakukan aktivitas geraknya, faktor seperti lama kerja dan usia ialah faktor
yang dapat mempengaruhi kemampuan fungsional leher menjadi menurun.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lama kerja dan usia terhadap
kemampuan fungsional leher pada pembatik. Metode Penelitian: Penelitian
ini merupakan penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan
pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total
sampling berjumlah 20 pembatik. Instrumen penelitian menggunakan
kuisioner. Metode analisis menggunakan uji statistik univariat dan bivariat.
Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk test dan uji korelasi menggunakan
uji Kendall’s Tau test. Hasil: Ada hubungan lama kerja (p=0,009), usia
(p=0,032) yang dimana (p<00,5) menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha
diterima, berarti “adanya hubungan lama kerja dan usia terhadap kemampuan
fungsional leher pada pembatik”. Simpulan: Adanya hubungan lama kerja
dan usia terhadap kemampuan fungsional leher pada pembatik. Saran:
Peneliti selanjutnya dapat menambah jumlah sample dan menjelaskan
intervensi yang dapat dilakukan
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KEPUTIHAN
Keputihan adalah keluarnya cairan vagina selain darah. Kurangnya pengetahuan
remaja putri tentang informasi yang tepat tentang kesehatan organ reproduksi
dapat menimbulkan kurangnya perhatian terhadap kesehatan organ reproduksi,
seperti keputihan. Dampak dari keputihan yang terlambat atau tidak dipbat dapat
berakibat buruk bagi kehidupan seorang wanita, seperti terjadinya infertil,
endometritis, radang panggul dan salpingitis. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang keputihan. Penelitian
ini menggunakan metode literature review. Populasi dalam penelitian ini adalah
remaja putri. Hasil penelitian literatur review ini menunjukkan bahwa penelitian
rata-rata pengetahuan remaja tentang keputihan sangat kurang, terdapat faktorfaktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan remaja yaitu faktor pendidikan
formal, usia, ekonomi, informasi. Bidan diharapkan dapat memberikan
sosialisasi seperti penyuluhan kepada remaja ke sekolah terkait dengan tingkat
pengetahuan mereka tentang menjaga kesehatan reproduksi sepertikeputihan
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGANPERKEMBANGAN MOTORIK PADA ANAK USIA 24-60 BULAN LITERATUR REVIEW
Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan Posyandu terlihat dari persentase
masyarakat yang datang di Posyandu dibandingkan dengan semua masyarakat
sasaran (D/S). Hasil survey Dinas Kesehatan DIY pada tahun 2016 menunjukkan
bahwa D/S tahun 2014 (84%) meningkat dibandingkan dengan tahun 2013 (70-79%).
Kemudian turun kembali menjadi 79,49 pada tahun 2016. Meskipun mengalami
peningkatan, angka ini tetap menunjukkan bahwa belum semua sasaran datang ke
Posyandu. Untuk Mengetahui Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik
Anak Usia 24-60 Bulan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
desain penelitian survey analitik dimana Pendekatan yang digunakan adalah cross
sectional (potong lintang) dengan melakukan observasi variabel bebas dan terikat
diukur pada suatu periode tertentu. Dari hasil yang sudah didapatkan di 10 jurnal
yang terdapat pada penelitian dilakukan dengan menggunakan literatur review
dengan tema Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik Pada Anak Usia
24-60 bulan peneliti bisa menarik kesimpulan bahwa hubungan status gizi yang
paling berpengaruh dalam perkembangan motorik pada anak usia 24-60. Dengan
menggunakan pendataan, dengan menggunakan Ddst untuk mempermudah
memantau perkembangan motoric pada anak usia 24-60bulan
Literatur Review Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kepuasan Ibu Hamil pada Pelayanan ANC
Pembangunan kesehatan dapat dikatakan berhasil dilihat dari rendahnya
Angka Kematian Ibu (AKI). Menurut data WHO setiap hari di dunia 810 ibu
meninggal akibat penyakit/komplikasi kehamilan dan persalinan. AKI di
Indonesia masih cukup tinggi 305/100.000 KH. Faktor penyebab tidak
langsung tingginya angka kematian ibu dan bayi
antara lain rendahnya tingkat pengetahuan ibu dan frekuensi pemeriksaan
Antenatal care yang tidak teratur. Persepsi ibu hamil terhadap pelayanan
mempengaruhi intervensi layanan karena kualitas layanan berpengaruh positif
terhadap kepuasan pelanggan yang ditandai dengan frekuensi kunjungan ibu
hamil. Review ini dilakukan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan
dengan kepuasan pelayanan ibu hamil pada pelayanan ANC.
Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan jurnal. Pencarian
jurnal dilakukan secara online melalui google scholar, jurnal ilmiah
bidan,garuda, Pubmed dan ebsco. Kriteria inklusi dalam pencarian jurnal ini
yaitu tahun terbit 2010-2020 berbahasa Indonesia dan inggris serta full text.
Hasil review jurnal didapatkan 10 jurnal yang berkaitan dengan faktor yang
berhubungan dengan tingkat kepuasan pelayanan adalah sikap,fasilitas serta
biaya yang menjadi faktor yang banyak menentukan dengan tingkat kepuasan
namun ada faktor lain yang juga besar dalam menentukkan kepuasan
pelayanan adalah waktu tunggu dilakukan pemeriksaan. Kesimpulan dalam
literatur review ini yaitu peningkatan kualitas pelayanan dapat difokuskan
pada sikap tenaga Kesehatan khususnya bidan dalam memberikan pelayanan
kehamilan yang prima serta fasilitas yang disediakan dalam pelayanan
ditingkatan dengan biaya yang sesuai dengan pelayanan yang diberikan
sehingga meningkatkan kepuasan pelayanan ibu hamil dan meningkatkan
kesadaran yang penuh terhadap pemerikasaan AN
Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Perilaku Kekerasan Verbal pada Anak
Kekerasan verbal adalah perilaku secara lisan yang dianggap kasar seperti mengancam anak
untuk keluar rumah, memaki anak, memanggil anak dengan sebutan bodoh, tidak berguna,
jelek. Kekerasan verbal akan menyebabkan anak menjadi generasi yang lemah, agresif, apatis,
gangguan perkembangan dan pertumbuhan , pemarah, menarik diri, kecemasan berat,
gangguan tidur, kecemasan yang berlebihan, kehilangan harga diri, dan depresi. Komisi
Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan kekerasan pada anak selalu meningkat
setiap tahun. Hasil pemantauan KPAI tahun 2017 terdapat sejumlah 4.579 kasus dan tahun
2018 mengalami peningkatan sebanyak 4.885 kasuss 62% kekerasan anak terjadi
dilingkungan yang dekat dengan anak, yaitu keluarga dan sekolah. Dari 5 kabupaten DIY,
kasus tertinggi verbal abuse terjadi di Kota Yogyakarta yaitu dengan menyumbang 57%
verbal abuse. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua dengan perilaku kekerasan
verbal pada anak. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Populasi dalam
penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki anak usia pra-sekolah. Literature review
ini menggunakan jurnal yang berkaitan dengan hubungan hubungan pengetahuan orang tua
dengan perilaku kekerasan verbal pada anak dengan maksimal 10 tahun terakhir. Berdasarkan
literature review dari 10 jurnal pengetahuan orang tua tentang kekerasan verbal pada anak
sebagian besar baik, sedangkan anak yang mendapatkan kekerasan verbal orang tua
pengetahuan rendah. Literature review ini menunjukkan ada hubungan pengetahuan orang tua
dengan perilaku kekerasan verbal pada anak Saran: Bidan diharapkan dapat memberikan
penyuluhan kepada orang tua mengenai pengetahuan orang tua terhadap perilaku kekerasan
verbal pada anak dan upaya pencegahan kekerasan verbal pada ana