DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
SINERGI MULTIPIHAK CSR AQUA KLATEN DALAM MELINDUNGI SUMBER MATA AIR SUB DAS PUSUR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi multipihak CSR AQUA Klaten
dalam membangun program penyelamatan sumber mata air Sub DAS Pusur. Upaya
penyelamatan sumber mata air memerlukan berbagai pihak yang saling berkolaborasi
untuk menciptakan serangkaian program penyelamatan dari hulu hingga hilir Sungai
Pusur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.
Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan
teknik purposive sampling, data yang terkumpul dilanjutkan dengan analisis triangulasi
sumber untuk memperoleh hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi
multipihak yang diwujudkan dalam bentuk organisasi bernama Pusur Institute dapat
mendorong terbentuknya serangkaian program penyelamatan sumber mata air yang
terpadu. Keberhasilan program sangat bergantung pada tanggung jawab masing-masing
pihak. Terbentuknya sinergi multipihak juga dapat mengurangi konflik antara
perusahaan dengan stakeholder
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN PENGUNGKAPAN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN FARMASI DI BURSA EFEK INDONESIA
Latar Belakang: Dalam kondisi perekonomian global ini banyak sekali persaingan
dan tantangan sangat perlunya sumber daya manusia yang inovasi, yaitu berbasis
ilmu pengetahuan yang menguasai lebih dari keterampilan dan kreatifitas, sangat
penting adanya pengelolaan aset intelektual untuk dapat meningkatkan daya saing
perusahaan. Sehingga perlunya Intellectual Capital dalam suatu perusahaan.
Tujuan: Untuk menguji pengaruh Intellectual Capital dan Pengungkapan
Intellectual Capital terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Farmasi di Bursa Efek
Indonesia (BEI). Metode Penelitian: Menggunakan Regresi Linear Berganda
(Multiple Linear Regression) Variabel independen yang digunakan dalam penelitian
ini adalah Intellectual Capital diukur dengan menggunakan VAIC™, dan
Pengungkapan Intellectual Capital yang diukur dengan menggunakan ICD.
Sedangkan variabel dependennya adalah Profitabilitas yang diukur dengan
menggunakan Gross Profit Margin (GPM). Sampel penelitiannya adalah perusahaan
farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode penelitian
tahun 2016-2018. Data dikumpulkan dengan metode Purposive Sampling. Adapun
sampel yang digunakan adalah 8 perusahaan pada tahun 2016-2018 yang terdiri dari
24 sampel. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa secara parsial terdukungnya H1,
yaitu Intellectual Capital (Xˡ) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y).
Pengungkapan Intellectual Capital (X²) tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas
(Y). Hasil ini menunjukkan tidak terdukungnya H2. Secara simultan, Intellectual
Capital (Xˡ) dan Pengungkapan Intellectual Capital (X²) berpengaruh signifikan
terhadap Profitabilitas (Y). Hal ini mendukung sebagaimana yang dihipotesiskan
dalam H3. Kesimpulan: Intellectual Capital berpengaruh terhadap Profitabilitas,
Pengungkapan Intellectual Capital tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas,
Intellectual Capital dan Pengungkapan Intellectual Capital berpengaruh terhadap
Profitabilitas
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA BANK UMUM KONVENSIONAL DAN BANK UMUM SYARIAH
Latar Belakang: Perbankan merupakan salah satu industri yang sangat
berpengaruh pada kemajuan suatu negara. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir
pertumbuhan aset perbankan syariah lebih baik dibandingkan dengan perbankan
konvensional. Akan tetapi kinerja perbankan tidak hanya dinilai dari hal tersebut,
terdapat banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam menilai kinerja suatu
perusahaan khususnya perbankan. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat
perbedaan kinerja yang signifikan antara bank umum konvensional dan bank umum
syariah. Metode Penelitian: Menggunakan uji beda atau uji Indepentent Sample TTest. Variabel yang digunakan terdiri dari lima rasio keuangan, yaitu Capital Assets
Ratio (CAR), Non-performing Loan (NPL), Return on Assets (ROA), Biaya
Operasional terhadap Beban Operasional (BOPO) dan Loan to Deposit Ratio
(LDR). Sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling, sehingga diperoleh
sampel sebanyak 8 bank konvensional dan 8 bank syariah yang telah terdaftar di
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data penelitian ini diperoleh melalui laporan
tahunan (annual report) yang telah dipublikasikan pada periode tahun 2015 sampai
tahun 2019. Hasil Penelitian: Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat
perbedaan yang signifikan antara kinerja bank umum konvensional dengan bank
umum syariah jika dinilai dari rasio Non-performing Loan (NPL) dan rasio Biaya
Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Selain itu, hasil penelitian
juga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja
bank umum konvensional dengan bank umum syariah jika dinilai dari rasio Capital
Assets Ratio (CAR), Return on Assets (ROA) dan Loan to Deposit Ratio (LDR).
Kesimpulan: Jika dinilai dari rasio NPL dan BOPO, terdapat perbedaan yang
sgnifikan antara kinerja bank umum konvensional dan bank umum syariah.
Sedangkan jika dinilai dari rasio CAR, ROA dan LDR, tidak terdapat perbedaan
yang signifikan antara kinerja bank umum konvensional dan bank umum syariah
LITERATUR REVIEW PENGARUH SENAM RINGAN TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA
Di Indonesia, angka kejadian dismenore sebanyak 55% dikalangan usia produktif, dimana 15% diantaranya mengeluhkan aktivitas menjadi terbatas akibat dismenore (WHO, 2013). Dilaksanakannya senam ringan guna menurunkan nyeri haid tanpa efek samping yang berbahaya. Saat melakukan senam ringan, otak dan susunan saraf tulang belakang akan menghasilkan endorphin, hormon yang berfungsi sebagai obat penenang alami dan menimbulkan rasa nyaman (Harry, 2016). Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh senam ringan terhadap penurunan nyeri haid pada remaja. Metode yang digunakan yakni literature review. literature review merupakan tinjauan sistematis yang dapat digunakan untuk menginterpretasikan hasil dengan berbasis bukti untuk memetakan konsep yang mendasari area penelitian, sumber bukti, dan jenis bukti yang tersedia. Hasil pembahasan jurnal yang direview menunjukkan bahwa ada pengaruh senam ringan yang signifikan dalam menurunkan nyeri haid. Hal ini ditunjukkan dari uji Wilcoxon dan uji Man Whiteney
MINAT IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN VCT DI PUSKESMAS KALORAN
Latar Belakang: Angka kematian akibat HIV/AIDS tahun 2018 adalah sebesar
1,03%. Penularan HIV/AIDS dari ibu ke bayi dapat terjadi selama masa kehamilan,
persalinan dan selama menyusui. Infeksi HIV pada bayi dapat menyebabkan kesakitan,
kecacatan dan kematian sehingga berdampak buruk pada kelangsungan dan kualitas
hidup anak (Profil Kesehatan Indonesia, 2018). Setiap ibu hamil wajib melakukan
pemeriksaan triple elimination yaitu pemeriksaan HIV, sifilis dan juga hepatitis B. Hal
ini perlu dilakukan untuk mencegah tertularnya janin dari penyakit tersebut. Tujuan:
Mendeskripsikan minat ibu hamil dalam pemeriksaan VCT di Puskesmas Kaloran.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross
sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik accidental
sampling. Populasi penelitian sebanyak 32 ibu hamil. Jumlah sampel sebanyak 32 ibu
hamil. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil : Karakteristik responden
sebagian besar usia 20-35 tahun (87.5%), multiparitas (59.4%), berpendidikan
rendah(56.3%) dan tidak bekerja (56.3%). Minat ibu hamil dalam pemeriksaan VCT
yaitu minat rendah (9.4%), minat sedang (31.3%) dan minat tinggi (59.4%). Hasil
penelitian minat ibu hamil berdasarkan karakteristiknya yaitu responden yg memiliki
minat yang tinggi sebagian besar berusia 20-35 tahun (89.4%), paritas yaitu
multiparitas (52.6%), pendidikan rendah (52.6%), tidak bekerja (52.6%). Simpulan :
Minat ibu hamil dengan hasil minat tinggi sebagian besar berdasarkan karakteristiknya
yaitu usia 20-35 tahun, multiparitas, berpendidikan rendah dan tidak bekerja. Saran :
Diharapkan responden penelitian lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya
pemeriksaan VCT, dan diharapkan ibu hamil selalu mengikuti anjuran dan saran dari
bidan atau tenaga medis untuk pemeriksaan-pemeriksaan lainnya. Bidan diharapkan
bisa memberikan edukasi tentang pentingnya pemeriksaan VCT dengan menggunakan
evidence based midwifery agar minat ibu hamil dalam pemeriksaan VCT dapat
meningkat
PERBEDAAN PROMOSI KESEHATAN DENGAN LEAFLET DAN VIDEO TENTANG ASI EKSLUSIF TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TAHUN 2020
ASI adalah gold-standard bagi nutrisi dan pertumbuhan bayi. ASI adalah salah satu
faktor yang mempengaruhi status gizi bayi umur 0-6 bulan. ASI eksklusif adalah
pemberian ASI saja, tanpa memberikan makanan atau minuman lain kepada bayi,
kecuali vitamin, mineral, obat-obatan, dan garam rehidrasi oral. ASI eksklusif sangat
penting bagi kelangsungan hidup bayi. Selain itu, pemberian ASI secara eksklusif
menghindarkan bayi dari kematian yang disebabkan oleh penyakit anak dan
mempercepat penyembuhan selama sakit. Pada negara-negara yang sudah melakukan
survey nasional terkait pemberian ASI eksklusif mendapatkan persentase persentase
pemberian ASI eksklusif masih cukup rendah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan promosi kesehatan dengan leaflet dan video mengenai ASI
Ekslusif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan
menggunakan scoping review. Hasil penelitian ini dari 10 jurnal yang terdapat pada
penelitian ini dengan tema perbedaan promosi kesehatan dengan leaflet dan video
mengenai ASI Ekslusif terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III dapat
disimpulkan bahwa media yang paling berpengaruh dalam peningkatan pengetahuan
ibu adalah media video. Sedangkan untuk tingkat pengetahuan bisa dipengaruhi oleh
beberapa faktor yang paling dominan dalam jurnal yang digunakan dalam penelitian
ini yaitu faktor tingkat pendidikan dan usia. Maka dapat disimpulkan media yang
paling efektif untuk melakukan promois kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan
adalah media video
LITERATURE REVIEW GAMBARAN KARAKTERISTIK KEMATIAN MATERNAL
Latar Belakang Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) di Indonesia
tahun 2018 ,Angka Kematian Ibu (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan
nifas) sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup, Angka Kematian Maternal
merupakan indikator status kesehatan ibu, terutama risiko kematian bagi ibu saat
hamil dan melahirkan. McCarthy dan Maine mengemukakan 3 faktor yang
mempengaruhi kematian maternal yaitu determinan dekat, determinan antara dan
determinan jauh. Tujuan penelitian ini membuat sebuah review literature untuk
mengetahui gambaran kematian maternal yang terdiri dari determinan dekat,
determinan antara, determinan jauh. Metode menggunakan metode Literatur review
terdiri dari 5 tahap, yaitu : identifikasi pertanyaan penelitian, identifikasi literature
yang relevan, pemilihan literature, pemetaan data, proses penyusunan, perangkuman
dan pelaporan hasil. Hasil hasil penelitian yang telah dilakukan dari 10 jurnal yang
terkumpul, dilakukan analisis untuk mengidentifikasi poin-poin utama. Dengan
mengatahui gambaran kematian maternal determinan dekat yang meliputi komplikasi
persalinan, kehamilan, nifas. Mengetahui gambaran determinan antara kematian
maternal yaitu meliputi status kesehatan ibu, sistem reproduksi, akses terhadap
pelayanan kesehatan, perilaku terhadap pelayanan kesehatan, faktor lain yang tidak
diketahui, mengetahui gambaran determinan jauh kematian maternal yaitu meliputi
tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan, wilayah tempat tinggal. Perlu pengenalan
dini tanda – tanda komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan nifas dengan segala
faktor risikonya, meningkatkan kualitas ANC, APN, asuhan masa nifas secara
optimal
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMINORE PADA REMAJA PUTRI
Dysmenorrhea merupakan sakit saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas
sehari-hari remaja putri. Menurut Kemenkes RI tahun 2016 prevalensi remaja putri
di Indonesia yang mengalami kejadian nyeri sekitar 55%. Pemberian air kelapa hijau
merupakan salah satu cara mengobati disminore karena kandungan magnesium dan
kalsium serta vitamin C yang merupakan zat-zat alami anti inflamasi yang membantu
meringankan rasa sakit akibat kram menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri disminore
pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Pada tahap
awal pencarian artikel menggunakan kata kunci “pengaruh pemberian air kelapa
hijau terhadap penurunan tingkat nyeri disminore pada remaja putri” dengan jumlah
artikel 10 dengan rentan waktu 2014-2020. Berdasarkan beberapan literature yang
digunkan penulis yaitu 10 jurnal terkait pemberian intervensi non farmakologi
terhadap penurunan tingkat nyeri disminore pada remaja putri. Diketahui
bahwasannya ada pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri
disminore. Hal ini dibuktikan dari nilai p-value setiap penelitian adalah kurang dari
0.05. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan
tingkat nyeri disminore pada pada remaja putri. Diharapkan bagi remaja agar air
kelapa hijau dapat dimanfaatkan khasiatnya untuk mengatasi disminore secara non
farmakologi
Literature Review Gambaran Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)) oleh Ibu Hamil
Pelayanan ibu dan anak tidak bisa terpisah dari Buku KIA (kesehatan ibu dan anak).
Saat ini Buku KIA belum di manfaatkan secara optimal. Keberhasilan penggunaan buku
KIA hanya terjadi apabila ibu, suami dan keluarga aktif membaca, mempelajari,
memahami secara bertahap isi buku KIA, kemudian menerapakan dalam kehidupan
sehari-hari. Tujuan penelitian Untuk Mengetahui Gambaran Pemanfaatan Buku
Kesehtan Ibu dan Anak pada ibu hamil Metode yang digunakan Penelitian ini
menggunakan jenis Kuantitatif dengan metode penelitian literaturereview Penelitian
literaturereview adalah penelitian yang berisi uraian tentang teori, temuan dan bahan
penelitian lain yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan
penelitian. Hasil Pencarian di database (one search by perpusnas dan Google Scholar)
mendapat 17 jurnal, setelah dilakukan penyaringan judul dan relevansi abstrak,
didapatkan 15 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional Simpulan pemanfaatan buku
KIA yang baik didapat dari faktor maternal meliputi (usia, pendidikan, pekerjaan, dan
paritas ), faktor pendorong meliputi (tenaga kesehatan, dan dinas kesehatan)
Literatur Review Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)
Tahapan pertumbuhan pada masa bayi dibagi menjadi masa neonates dengan usia 028
hari
dan
pasca
neonatus
dengan
usia
29
hari-24
bulan.
Usia
0-24
bulan
merupakan
masa
pertumbuhan dan perkembangan yang pasat, sehingga kerap diistilahkan
sebagai periode emas sekaligus periode kritis. Periode emas dapat diwujudkan
apabila pada masa ini bayi dan anak memperoleh asupan gizi yang sesuai untuk
tumbuh kembang optimal.sebaliknya apabila bayi dan anak tidak memperoleh
makanan sesuai kebutuhan gizinya, maka periode emas akan berubah menjadi
periode kritis yang akan menggangu tumbuh kembang bayi dan anak, baik pada saat
ini maupun masa selanjutnya. Kurang gizi pada bayi bukan semata - mata disebabkan
oleh kekurangan pangan. Beberapa faktor lain yang menjadi penyebab yaitu
pemberian MP-ASI yang tidak adekuat dan penyapihan yang terlalu cepat. Masalah
pemberian MP – ASI pada anak hanya dengan makanan seadanya saja tanpa
menghitungkan variasi yang diberikan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan pendidikan, pengetahuan, paritas, pekerjaan, pendapatan, dukungan
keluarga dan dukungan petugas kesehatan terhadap pemberian MP- ASI.Metode
yang digunakan dalam literature review dengan jumlah artikel 10 dalam rentan
waktu mulai tahun 2014-2020. Berdasarkan beberapa literature yang digunakan
penulis yaitu 10 jurnal terkait faktor yang berhubungan dengan pemberian makanan
pendamping asi MP- ASI. Diketahui bahwasannya ada hubungan antara pendidikan,
pengetahuan, paritas, Pekerjaan, pendapatan, dukungan petugas kesehatan dan
dukungan keluarga terhadap pemberian makanan pendamping Asi MP-ASI. Hal ini
dibuktikan dari nilai Pvalue setiap penelitian terkait pengetahuan, pekerjaan dan
dukungan keluarga adalah kurang dari 0,05. Kesimpulan: ada hubungan faktor
pengetahuan, pekerjaan dan dukungan keluarga terhadap pemberian makanan
pendamping Asi MP- ASI. Diharapkan pada ibu – ibu yang memiliki bayi 0 – 24
bulan diharapkan memperikan Mp- Asi tepat pada waktunya memperhatikan nilai
protein dan gizi sesuai dengan kebutuhan bayi. Untuk mengurangi dampak dan efek
samping dari ketidak tepatan pemberian Mp-As