DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    LITERATURE REVIEW : PENGGUNAAN MINYAK ZAITUN SEBAGAI PENGGANTI XYLENE PADA PROSES CLEARING DALAM BIDANG HISTOPATOLOGI

    Get PDF
    Latar Belakang: Clearing merupakan tahapan pemrosesan jaringan yang bertujuan untuk menghilangkan alkohol dan dehidran lain dari dalam jaringan. Reagen yang umum digunakan di laboratorium sebagai agen clearing adalah xylene. Namun, xylene diketahui memiliki toksisitas tinggi. Oleh karena itu, inovasi riset bahan alami untuk mengurangi penggunaan xylene terus dilakukan, salah satunya minyak zaitun. Tujuan Penelitian: Mengetahui penggunaan minyak zaitun dalam proses clearing serta perbandingan minyak zaitun dan xylene terhadap hasil gambaran preparat histologi setelah proses clearing. Metode Penelitian: Ulasan dilakukan dengan cara literature review dari berbagai pustaka berupa database Google Scholar, Research Gate, Sci-Hub, Projects.ng, PubMed dan Science direct serta menggunakan metode PICO (Patient/Population/Problem, Intervention, Control/Comparison, and Outcome). Hasil Penelitian: Minyak zaitun dapat digunakan sebagai bahan alternatif clearing karena memiliki fungsi yang dapat menghilangkan alkohol dari dalam jaringan. Gambaran histologi dengan menggunakan minyak zaitun dan xylene pada proses clearing tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kedua bahan tersebut memiliki gambaran histologi yang baik dilihat dari kejernihan, penyusutan ukuran jaringan, dan pewarnaannya. Simpulan: Minyak zaitun dapat digunakan sebagai bahan alternatif pengganti xylene dalam proses clearing dengan hasil gambaran histologi terlihat cukup baik. Saran: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan minyak zaitun sebagai bahan clearing dengan menggunakan konsentrasi yang berbeda

    LITERATURE REVIEW: ANALISIS RISIKO KONTAMINASI MERKURI PADA ANAK BERDASARKAN VARIASI SAMPEL UJI DAN UMUR ANAK

    Get PDF
    Latar Belakang: Merkuri merupakan logam berat yang banyak ditemukan di alam dan tersebar dalam batu-batuan, biji tambang, air dan udara. Lingkungan yang terkontaminasi merkuri dapat membahayakan kehidupan manusia. Masalah utama yang sering kali muncul akibat paparan merkuri terjadi pada organ otak, paru-paru, sistem saraf otak dan ginjal. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui risiko kontaminasi merkuri pada anak berdasarkan sampel uji dan umur anak. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian literatur review dengan melakukan identifikasi jurnal mengenai risiko kontaminasi merkuri pada anak berdasarkan sampel uji dan umur anak. Hasil Penelitian: Hasil penelusuran analisis literature review menggunakan statistics descriptive menunjukan rata-rata merkuri pada sampel urine 11,66 μg/L, rata-rata merkuri pada sampel darah 8,36 μg/L, dan rata-rata merkuri pada sampel rambut anak 2.840,65 μg/L. Kadar merkuri pada anak pada anak usia 0-5 tahun dengan rata-rata 96,24 μg/L dan kadar terendah pada anak usia 6-8 tahun dengan rata-rata 11,85 μg/L Kesimpulan: Kadar merkuri yang teridentifikasi abnormal terdapat pada sampel urine dan rambut dengan populasi kontaminasi tertinggi terjadi pada anak usia 0-5 tahun. Saran: Penelitian selanjutnya perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang efektivitas perbandingan metode pemeriksaan merkuri menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) dengan metode Mercury Analyzer dengan menggunakan sampel urine anak-anak yang tinggal di daerah sekitar tambang

    Merdeka itu Kita ; Aku Bangga Padamu

    Get PDF

    Laporan Survei Dampak Pelayanan Perpustakaan Unisa Yogyakarta Terhadap Perkembangan Prestasi Akademik

    Get PDF

    HUBUNGAN FUNGSI EKONOMI KELUARGA DENGAN PERILAKU PERAWATAN HIPERTENSI LITERATURE RIVIEW

    Get PDF
    Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit meningkatnya tekanan darah seseorang diatas batas normal. Peningkatan tekanan darah diatas normal yang terlalu lama (persisten) dapat menimbulkan berbagai dampak pada tubuh manusia bila tidak dideteksi secara dini dan mendapatkan pengobatan yang memadai. Fungsi ekonomi merupakan kegiatan ekonomi baik dilingkungan keluarga dalam rangka menopang kelangsungan dan perkembangan kehidupan keluarga. Tujuan:Untuk mengetahui hubungan fungsi ekonomi keluarga dengan perilaku perawatan hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan literatur review dengan melakukan pencarian jurnal yang mendukung. Hasil: Hasil literatur menunjukkan status ekonomi sosial yang buruk, tingkat pendidikan yang rendah, pengangguran, dan kondisi kehidupan yang tidak stabil mempengaruhi terhadap kepatuhan pengobatan. Simpulan: Terdapat hubungan antara fungsi ekonomi keluraga dengan perilaku perawatan hipertensi pada keluarga. Saran: Merekomendasikan keluarga untuk lebih meningkatkan lagi sumber daya ekonomi yang ada, guna menunjang proses penyembuhan dan penatalaksanaan penyakit hipertensi

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PHBS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTEK TENTANG PHBS PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH NANGGULAN KULON PROGO

    Get PDF
    Latar Belakang: Pendidikan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada remaja di Panti Asuhan sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktek tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar tercapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Tujuan: Diketahuinya pengaruh pendidikan kesehatan PHBS terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan praktek tentang PHBS pada remaja di Panti Asuhan Muhammadiyah Nanggulan Kulon Progo. Metode: Populasi sebanyak 50 remaja. Teknik sampel dengan Nonprobability Sampling. Desain penelitian menggunakan pre-experimental design dengan rancangan pretest-posttest design. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan menguji coba instrumen menggunakan uji Validitas dan Reliabilitas. Uji statistik menggunakan analisis non parametrik (wilcoxon). Hasil: Tingkat pengetahuan, sikap dan praktek menjadi sangat baik (>86%) setelah diberi pendidikan kesehatan. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan p value 0,000 artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan praktek tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) (p<0,05). Simpulan dan Saran: Pendidikan kesehatan PHBS berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktek PHBS maka pendidikan kesehatan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki Perilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS) pada remaja di Panti Asuhan

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI DI RW 11 KELURAHAN PAKUNCEN WIROBRAJAN

    Get PDF
    Latar belakang: Setiap calon akseptor program KB pada prinsipnya harus memiliki pengetahuan yang baik tentang kekuatan dan kelemahan, efektivitas dan efisiensi masing-masing metode kontrasepsi sehingga sikap dalam menentukan jenis kontrasepsi yang sesuai untuk dirinya menjadi tepat.Perempuan yang mengatur kehamilan dan kelahiran memiliki risiko kematian yang lebih kecil. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menambah pengetahuan dan sikap adalah melalui Pendidikan Kesehatan. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi Pada Ibu�ibu Usia Subur Di RW 11 Kelurahan Pakuncen Wirobrajan. Metode:pra eksperimen dengan desain One Group Pre-test Post-test. Responden penelitian terdiri dari 25 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Hasil: : Hasil uji statistik non parametric Wilcoxon menunjukkan nilai p�valuesebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan, untuk pengetahuan tentang kontrasepsiadalah 0.013 dan p-value untuk sikap dalam memilih kontrasepsi 0.000 yang mana nilai p-value< 0.05 Simpulan dan Saran: Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang kontrasepsi terhadap pengetahuan dan sikap dalam pemilihan metode kontrasepsi di RW 11 Kelurahan Pakuncen Wirobrajan. Diharapkan responden lebih aktif dalam mencari informasi dengan mengikuti penyuluhan yang ada tentang kontrasepsi atau mencari informasi di media sosial ataupun internet berdasarkan sumber yang terpercaya, sehingga ketika pengetahuannya lebih baik diharapkan sikapnya menjadi lebih baik pula

    PERBANDINGAN NYERI AKUT MIOKARD INFARK BERDASARKAN JENIS KELAMIN DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar Belakang: Akut miokard infark adalah penyakit kardiovaskular yang menyabkan kematian tersering. Salah satu gejala yang ditimbulkan adalah nyeri. Jenis kelamin merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi persepsi nyeri. Tujuan: Mengetahui skala nyeri berdasarkan jenis kelamin pada pasien akut miokard infark di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Sampel pada penelitian ini berjumlah 86 rekam medik, dengan jumlah 52 rekam medik laki-laki dan 34 rekam medik perempuan. Jenis penelitian studi komparatif, dengan pendekatan waktu Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Data skala nyeri didapatkan dari dokumentasi rekam medik pasien. Analisis statistik menggunakan uji mann withney. Hasil: Hasil uji mann withney skala nyeri laki-laki mempunyai nilai mean sebesar 55.45 dan nilai mean perempuan sebesar 25.22 dengan didapatkan nilai p (0,000). dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan skala nyeri laki-laki dengan skala nyeri perempuan, yaitu nyeri akut miokard infark lebih dirasakan oleh jenis kelamin laki-laki dibandingkan dengan jenis kelamin perempuan. Simpulan dan Saran: Terdapat perbedaan yang signifikan skala nyeri berdasarkan jenis kelamin di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Diharapkan responden mendapatkan informasi tentang nyeri akut miokard infark dan penanganan nyeri yang tepat

    PENGARUH SENAM QIGONG TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA LANSIA DI BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WREDHA (BPSTW) UNIT BUDI LUHUR YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar belakang: Gangguan kecemasan merupakan salah satu hal yang sering terjadi pada lansia. Selain itu, gejala kecemasan berhubungan erat dengan penyakit kejiwaan, medis, serta penyakit neurodegeneratif. Di Indonesia prevalensi gangguan mental emosional yang ditunjukkan dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan adalah pada usia 55-64 tahun sebanyak 6,9%, usia 65-74 tahun sebanyak 9,7% dan pada usia lebih dari 75 tahun sebanyak 13,4%. Lansia yang sudah mengalami kecemasan terus-menerus dibiarkan, akan membuat lansia memiliki ingatan atau mimpi buruk tentang peristiwa traumatis yang akan berulang kali muncul, merasakan kesulitan merasakan emosi (afek datar), marah yang meledak-ledak, dan bahkan rasa takut yang nyata dan menetap akan dialami oleh lansia. Tujuan: Mengidentifikasi tingkat kecemasan lansia sebelum dan sesudah melakukan senam qigong di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Unit Budi Luhur Yogyakarta. Diketahui perbedaan kecemasan lansia sebelum dan sesudah melakukan senam qigong pada di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Unit Budi Luhur Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan pre experiment (one group pretest-posttest). Sampel yang digunakan sebanyak 15 orang. Kuesioner yang digunakan ialah Geriatric Anxiety Inventory (GAI). Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil: Dilihat tingkat kecemasan pada lansia sebelum dilakukan senam qigong sebagian besar mengalami kecemasan sedang. Dan setelah dilakukan senam qigong sebagian besar lansia mengalami kecemasan ringan. Menurut hasil analisis menunjukkan bahwa senam qigong memiliki pengaruh terhadap penurunan kecemasan dengan p=0,014. Simpulan dan Saran: Terdapat pengaruh senam qigong terhadap penurunan kecemasan pada lansia di balai Pelayanan Sosial Tresna Wredha (BPSTW) Unit Budi Luhur Yogyakarta. Saran agar senam qigong dapat menjadi alternaltif untuk menurunkan kecemasan pada lansia

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇