DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING

    Get PDF
    ermasalahan gizi yang belum terselesaikan salah satunya yaitu stunting. Stunting dapat mengakibatkan kerusakan pada anak yang tidak dapat diubah (irreversible). Rendahnya tingkat pengetahuan dan tidak terdistribusinya pengetahuan dengan baik akan berdampak pada terbatasnya pengetahuan ibu tentang kesehatan, gizi, termasuk stunting. Tingkat pengetahuan gizi ibu akan mempengaruhi sikap dan perilaku dalam memilih bahan makanan yang lebih lanjut akan mempengaruhi keadaan gizi keluarganya. Pemerintah berusaha untuk menurunkan prevalensi stunting dengan program 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Pemerintah telah melakukan kampanye nasional berfokus pada peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku, akan tetapi belum diketahui efektivitasnya. Sehingga diperlukan identifikasi untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang stunting. Jenis penelitian ini deskriptif dengan metode literature review. Literature yang dianalisis sebanyak 10 jurnal nasional dan internasional. Hasil analisis literature menunjukkan Stunting dianggap bukan permasalahan serius yang perlu ditangani dengan baik. Istilah stunting dianggap sebagai suatu istilah yang asing yang kurang dipahami. Tingkat pengetahuan ibu tentang stunting mencakup definisi, penyebab, dampak, pencegahan dan tatalaksana stunting cenderung rendah. diakibatkan oleh strategi komunikasi dan persebaran informasi yang kurang tepat

    LITERATURE REVIEW HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN PEMERIKSAAN IVA

    Get PDF
    Di Indonesia, cakupan deteksi dini kurang dari 5 persen (2,45%) yang idealnya 80%, sehingga banyak dari kasus kanker serviks 70% ditemukan sudah stadium lanjut dan seringkali menyebabkan kematian pada wanita. Hal ini menandakan masih rendahnya minat wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks khususnya pemeriksaan IVA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kanker Serviks Dengan Pemeriksaan IVA. Metode yang digunakan dalam Literature Review ini menggunakan strategi analitik dengan pendekatan cross sectional secara Nasional dan Internasional, seperti artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, tinjauan ulang artikel antara lain Google Scholar, Sciendired. Pada tahap awal pencarian artikel menggunakan kata kunci “Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kanker Serviks Dengan Pemeriksaan IVA”, dengan jumlah artikel 10 dalam rentan waktu mulai tahun 2010-2020. Berdasarkan beberapa literature yang digunakan penulis yaitu 10 jurnal terkait hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kanker serviks dengan pemeriksaan iva. Diketahui bahwasannya ada hubungan antara pengetahuan dengan pemeriksaan iva. Hal ini dibuktikan dari nilai Pvalue setiap hubungan pengetahuan ibu tentang kanker serviks dengan pemeriksaan iva adalah kurang dari 0,05.Kesimpulan Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kanker Serviks Dengan Pemeriksaan IVA. Saran: diharapkan dapat memberikan informasi pengetahuan tentang pemeriksaan IVA dan menghimbau masyarakat agar memotivasi diri untuk melakukan pemeriksaan IVA

    Pengaruh Pemberian Edukasi pada Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Stunting

    Get PDF
    Stunting atau sering disebut kerdil atau pendek adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksiberulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin terbentuk hingga anak berusia 23 bulan. Angka kejadian Stunting di ASIA mencapai 36,4 persen. Namun, Angkanya turun terus hingga 23,6 persen.(Riskesdas, 2018). Tujuan untuk menyimpulkan dan memeriksa literature yang berhubungan dengan pemberian edukasi pada ibu hamil terhadap tingkat pengetahuan pencegahan stunting. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian literature review dengan menggunakan metode scoping review. Hasil telaah 10 jurnal literature review yaitu pemberian edukasi dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu terutama pada pencegahan stunting. Simpulan literature review dengan adanya pemberian edukasi yang baik tingkat pengetahuan ibu dalam mencegah terjadinya stunting ada anak pun akan benar. Pemberian edukasi yang paling baik yaitu dengan memberikan penyuluhan didukung dengan materi yang singkat namun jelas, sehingga ibu dengan mudah mencerna materi yang ada. Diharapkan penelitian ini berguna, peneliti selanjutnya diharapkan mecari tahu tentang literature review lagi serta lebih banyak menggali informasi terkait materi yang diambil

    PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN TELUR CACING SOIL TRANSMITTED HELMINT (STH) MENGGUNAKAN METODE KATO-KATZ DAN METODE APUNG

    Get PDF
    Latar Belakang: Penyakit kecacingan merupakan penyakit endemik dan kronik yang dapat mengakibatkan masuknya parasit cacing kedalam tubuh manusia. Infeksi kecacingan yang sering terjadi disebabkan oleh cacing Soil Transmitted Helminth (STH) adalah Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan cacing tambang (Ancylostoma duodenale dan Necator americanus). Pemeriksaan infeksi kecacingan dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, seperti metode Apung (FLOTAC), Direct slide, dan metode Kato-Katz. Tujuan: Menganalisis adanya perbedaan hasil pemeriksaan telur cacing STH menggunakan metode Kato-Katz dan metode apung. Metode: metode yang digunakan yaitu systematic review dengan menentukan PICO sebagai literatur ilmiah. Hasil: Penggunaan metode Apung sentrifugasi sampel positif yang mengandung telur sebanyak 6 sampel (13,6%) dengan derajat infeksi STH ringan. Pemeriksaan dengan metode Kato-Katz ditemukan sampel yang positif sebanyak 27 sampel (61,4%), dengan derajat infeksi STH ringan sebanyak 12 sampel (27,3%) dan derajat infeksi STH sedang sebanyak 15 sampel (34,1%). Sensitivitas meningkat secara signifikan ketika melakukan metode Kato-Katz pada beberapa sampel berturut-turut dengan hasil pemeriksaan cacing yang berbeda. Semua spesies STH yang diselidiki, sensitivitas tertinggi untuk metode Apung (FLOTAC). Simpulan: metode Apung memiliki sensitivitas tertinggi baik secara keseluruhan maupun dalam pengaturan intensitas rendah, Namun teknik ini membutuhkan centrifuge dan memiliki throughput yang relatif rendah. Sensitivitas teknik Kato-Katz dan metode Apung sebanding dan dalam pengaturan intensitas tinggi kedua teknik menyediakan metode diagnostik yang praktis dan dapat diandalkan

    Pengalaman Ibu Hamil dalam Melakukan Stimulasi pada Janin Di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Sleman Yogyakarta

    Get PDF
    Investasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) telah dikenal luas sebagai prioritas utama pembangunan, namun hal tersebut tidaklah cukup, diperlukan pula perhatian pada 7000 HPK berikutnya. Program 1000 HPK telah diubah menjadi 8000 HPK, dimulai dari janin dalam kandungan hingga usia 21 tahun. Pemerintah mempunyai program generasi emas Indonesia 2045, menyiapkan bangkitnya generasi emas indonesia tahun 2045 dalam perspektif masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman ibu hamil dalam melakukan stimulasi pada janin. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi di PMB Kabupaten Sleman. Wawancara mendalam digunakan untuk mewawancarai 15 ibu hamil yang di rekam melalui audio record. Rekrutmen informan menggunakan strategi purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan NVivo 12 plus. Hasil dari penelitian ini terdapat 4 tema yaitu persepsi ibu mengenai stimulasi pada janin, faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam melakukan stimulasi pada janin, hambatan dalam melakukan stimulasi pada janin dan harapan dalam melakukan stimulasi pada janin. Persepsi ibu hamil mengenai stimulasi pada janin yaitu dengan mengelus, berkomunikasi, membacakan al-qur’an, memperdengarkan murottal dan musik. Faktor yang mempengaruhi ibu melakukan stimulasi yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang mempengaruhi ibu melakukan stimulasi adalah kemauan ibu, kesehatan ibu dan kebiasaan ibu sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi ibu melakukan stimulasi pada janin adalah peran suami dan keluarga serta peran bidan. Hambatan ibu hamil melakukan stimulasi adalah waktu dan pengetahuan ibu. Harapan ibu hamil dalam melakukan stimulasi pada janin adalah agar terbentuknya ikatan kasih sayang antara ibu dan janin serta bidan mengajarkan ibu melakukan stimulasi pada janin dengan tepat

    STUDI LITERATUR: GAMBARAN BAKTERI YANG MENJADI PENYEBAB PENYAKIT PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH

    Get PDF
    Latar Belakang: Indonesia merupakan negara diperingkat keempat yang memiliki penduduk terbanyak di dunia, sehingga dapat menghasilkan banyak sampah. Hal itu dapat dilihat dari jumlah penduduk Indonesia yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Petugas pengangkut sampah merupakan orang yang bergerak dalam pengambilan dan pengangkutan sampah yang setiap harinya kontak langsung dengan sampah. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bakteri yang menyebabkan penyakit pada petugas pengangkut sampah serta genus bakterinya. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian yaitu kepustakaan atau studi literatur. Penelitian ini dimulai dari topik permasalahan yaitu tentang bakteri yang menjadi penyebab penyakit pada petugas pengangkut sampah kemudian mencari literatur menggunakan metode Problem, Intervention, Comparison and Outcome (PICO). Pencaria literatur d Database Google Scholar dan pencarian manual. Hasil Penelitian: Hasil yang didapatkan berdasarkan literatur menyatakan bahwa terdapat bakteri yang menjadi penyebab penyakit pada petugas sampah, yaitu bakteri Escherichia, Salmonella, Klebsiella dan Staphylococcus. Resiko penyakit yang diderita oleh petugas pengangkut sampah yaitu diare, penyakit kulit dan gangguan saluran pernafasan. Simpulan: bakteri Escherichia, Salmonella, Klebsiella dan Staphylococcus menyebabkan penyakit pada petugas pengangkut sampah. Saran: Penelitian studi literatur ini diharapkan pemerintah dapatlebih memperhatikan terkait keselamatan kerja petugas pengangkut sampah. Petugas pengangkut sampah harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan memperhatikan kebersihan diri guna untuk mencegah terpaparnya bakteri yang dapat menyebabkan penyakit

    SYSTEMATIC REVIEW: KADAR TOTAL IRON BINDING CAPACITY (TIBC) PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS

    Get PDF
    Latar Belakang: Total Iron Binding Capacity (TIBC) yaitu total kapasitas pengikatan zat besi. Pemeriksaan TIBC digunakan untuk mengukur jumlah total besi yang dapat terikat oleh protein transferin yang bertanggungjawab terhadap transportasi zat besi ke sumsum tulang untuk sintesis hemoglobin. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui kadar Total Iron Binding Capacity (TIBC) pada pasien gagal ginjal kronis. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah systematic literature review (SLR) yang membahas tentang gambaran kadar Total Iron Binding Capacity (TIBC), jenis kelamin yang lebih berisiko, rentang usia dan komplikasi pada pasien gagal ginjal kronis. Hasil Penelitian: Didapatkan ratarata kadar TIBC pada kelompok pasien yaitu 293.70 µg/dL dan 336.15 µg/dL pada kelompok kontrol. Terdapat 399 (40.2%) perempuan dan 594 (59.8%) lakilaki yang mengalami gagal ginjal kronis. Jumlah pasien gagal ginjal kronis pada rentang usia 11-20 tahun yaitu 35 pasien, usia 41-50 yaitu 348 pasien dan usia 51- 60 tahun yaitu 560 pasien. Pasien gagal ginjal kronis memiliki rata-rata kadar hemoglobin 9.52 g/dL. 120 pasien gagal ginjal kronis mengalami glomerulonefritis kronik, 80 pasien mengalami hipertensi, 22 pasien mengalami pyelonefritis kronis, 76 pasien mengalami diabetes mellitus, 12 pasien mengalami rheumatik artheritis, 7 pasien mengalami penyakit ginjal polikistik, 12 pasien mengalami obstruktif uropati, 25 pasien mengalami penyakit anomali kongenital dari ginjal dan saluran kemih, 6 pasien memiliki riwayat penyakit ginjal keturunan. Kesimpulan: Jenis kelamin laki-laki dengan usia > 40 tahun lebih beresiko terkena gagal ginjal kronis. Sebagian besar pasien gagal ginjal kronis mengalami anemia dan memiliki komplikasi seperti glumerulonefritis kronis, diabetes mellitus dan hipertensi. Pasien gagal ginjal kronis juga mengalami penurunan kadar TIBC

    PENGARUH STRAIN COUNTERSTRAIN DAN NECK STABI LI ZATI ON EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA MYOFASCIAL TRIGGER POINT SYNDROME OTOT UPPER TRAPEZIUS : NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : Myofascial Trigger Point Syndrome (MTPS) adalah gangguan musculoskeletal ditandai dengan adanya trigger point di area sensitif di dalam taut band, nyeri leher akan timbul jika diberi tekanan pada area tersebut,Nyeri yang di rasakan akan menurunkan kemampuan fungsional pekerja dalam bekerja sehingga untuk menanggulangi hal tersebut adanya intervensi Strain Counterstrain dan Neck Stabilization Exercise. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada pengaruh strain counterstrain dan Neck Stabilization Exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada myofascial trigger point syndrome otot Upper Trapezius. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian narrative riview, Pencarian jurnal di lakukan di portal jurnal online seperti Science Direct, Google Scholar, dan PubMed kriteria inklusi dalam penelitian ini full text tentang intervensi strain counterstrain dan Neck Stabilization Exercise, di terbitkan minimal dalam kurun waktu 2010-2020, dan metode yang di gunakan adalah Experimental Studi, , Rondomize control trial, dan Kuantitaf Studi. Hasil : Hasil Riview 5 jurnal Strain Counterstrain bahwa ada peningkatan skor kemampuan fungsional dari masing- masing alat yang digunakan. Hasil Riview 5 jurnal Neck Stabilization Exercise bahwa ada peningkatan skor kemampuan fungsional dari masing-masing alat yang digunakan Kesimpulan : Strain Counterstrain dan Neck Stabilization Exercise sama-sama mempunyai pengaruh dalam meningkatkan Kemampuan Fungsional pada Myofascial Trigger Point Syndrome (MTPS) otot Upper Trapezius . Saran : Strain Counterstrain dan Neck Stabilization Exercise dapat di berikan sebagai alternative intervensi untuk pasien yang mengalami Myofascial Trigger Point Syndrom pada otot Upper Trapezius

    HUBUNGAN PERILAKU AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS REMAJA SMA PADA MASA CORONA VIRUS

    Get PDF
    Latar Belakang : Pandemi virus corona memiliki efek tambahan yang melampaui infeksi virus langsung yaitu resiko rendahnya perilaku aktivitas fisik dan menyebabkan obesitas pada remaja. Belum adanya data tentang perilaku aktivitas fisik pada remaja selama masa covid-19. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan perilaku aktivitas fisik remaja SMA dengan kejadian obesitas pada masa corona virus. Desain Penelitian : Metode survey analitik menggunakan online survey melalui media sosial. Responden pada penelitian ini siswa SMA usia 15-19 tahun dari 22 provinsi. Total populasi 286 siswa Teknik pengambilan sampel penelitian ini dengan accidental sampling sesuai kriteria insklusi dan ekslusi dengan 279 siswa. Pengukuran antropometri dan kriteria obesitas menggunakan z-score. Data perilaku aktivitas fisik didapatkan menggunakan questioner PAQ C validitas item yang baik dengan skor 0,332 – 0,577 dan reabilitas 0,746. Teknik analisis data yang menggunakan uji kolerasi chi-square taraf signifikan p-value <0,05. Hasil : Angka kejadian obesitas didapatkan 9,3% (26 siswa) dan overweight 15,1% (42 siswa ) dimana perempuan lebih tinggi angka obesitas di bandingkan laki-laki yaitu yaitu 80,8% (21 siswa) perempuan dan 19,2% (5 siswa). Siswa paling banyak berusia 17-18 tahun dengan obesitas 50% (13 siswa) dan overweight 59,5% (25 siswa). Untuk perilaku aktivitas fisik, perempuan lebih aktif dibandingkan dengan laki- laki yaitu 74,2% (115 siswa) untuk perempuan dan 25,8% (40 siswa) untuk laki-laki. Terdapat hubungan yang siginfikan antara perilaku aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas remaja SMA (P-value 0,000) dan (contingency coefficient -0,533**). Kesimpulan :Dalam penelitian ini perempuan lebih banyak obesitas dan memiliki perilaku aktivitas fisik cukup aktif dibandingkan laki-laki.Saran : Agar instansi pendidikan melakukan kerja sama dengan orang tua di rumah dalam menerapkan regulasi untuk meningkatkan aktivitas fisik dirumah selama school ftom home pada masa corona virus

    PENAMBAHAN FOAM ROLLING EXERCISE PADA CONTRACT RELAX STRETCHING TERHADAP PENINGKATAN FLEXIBILITAS HAMSTRING PADA LANSIA A NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : Flexibilitas adalah kemampuan untuk melakukan gerakan dengan mudah, tanpa keterbaatasan serta bebas dari rasa nyeri dalam range of motion. Lanjut usia 60 tahun keatas sering dikaitkan dengan usia yang sudah tidak produktif lagi. Hal ini terjadi karena pada lansia secara fisiologis mengalami kemunduran fungsi- fungsi dalam tubuh yang menyebabkan lansia rentan terkena gangguan kesehatan. Pravelensi lansia di Indonesia (9,03%) diprediksi jumlah penduduk lansia tahun 2020 (27,08) juta. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh contract relax stretching terhadap peningkatan flexibilitas hamstring lansia dan untuk mengetahui pengaruh foam rolling exercise terhadap peningkatan flexibilitas hamstring pada lansia. Metode : penelitian ini adalah penelitian narrative review. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti google scholar, pubmed, science Direct, menggunakan jurnal yang terbit pada tahun 2010 - 2020 yang diakses fulltext. Hasil penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 10 jurnal dilakukan review dalam penelitian ini. Hasil : review jurnal-jurnal diatas membuktikan bahwa dengan menggunakan foam rolling untuk meningkatkan flexibilitas hamstring dari 5 jurnal yang di review ada 2 jurnal yang menyatakan bahwa dengan foam rolling dapat meningkatkan flexibilitas hamstring. Sedangkan pada jurnal contract relax stretching dari 5 jurnal yang di review ada 3 jurnal yang penelitiannya membuktikan bahwa contract relax streching efektif dalam meningkatkan flexibilitas hamstring. Kesimpulan : Berdasarkan hasil review jurnal dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan terhadap peningkatan flexibilitas hamstring pada lansia dengan penambahan foam rolling exercise pada contract relax stretching. Saran: diharapkan untuk posyandu-posyang lansia untuk memberi penyuluhan rutin minilal sebulan sekali

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇