DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG KEHAMILAN DENGAN KUNJUNGAN K4 DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN I
Secara nasional, indikator kinerja cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil K4 pada
tahun 2018 belum mencapai target Rencana Strategis (Renstra) Kementerian
Kesehatan di tahun yang sama, yakni sebesar 87,48% dari target sebesar 100%.
(Kemenkes, 2018). Cakupan K4 di DIY dari tahun ke tahun cendrung stabil, akan
tetapi masih belum bisa mencapi target yaitu untuk K1 sebesar 100% sedangkan
cakupan K4 belum mencapai target yaitu sebesar 92,81%. Kelengkapan pemeriksaan
K4 pada ibu hamil sangatlah penting untuk mendeteksi dini jika terjadi komplikasi
kehamilan. Kunjungan K4 pada ibu hamil cenderung masih rendah dibandingkan
dengan K1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga
dan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang kehamilan dengan kunjungan
K4 di Puskesmas Banguntapan I. Metode Penelitian yang digunakan penelitian ini
menggunakan desain Analitik Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional.
Sampel yang digunakan adalag 30 responden dengan tehnik pengambilan Purposive
Sampling kemudian dilakukan uji Chi Square. hasil penelitian menunjukan bahwa
terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kunjungan K4 dengan nilai p
value=0,047 < 0,05, dan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan
kunjungan K4 dengan nilai p value=0,002 < 0,05. Dapat sisimpulkan bahwa ada
hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat pendidikan ibu hamil trimester III
tentang kehamilan dengan kunjungan K4 di Puskesmas Banguntapan I. Disarankan
untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan tentang tanda bahaya kehamilan dan
pentingnya pemeriksaan kehamilan kepada masyarakat oleh bidan, tenaga Promkes
dan gizi sehingga pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil menjadi meningkat,
serta melakukan adovokasi kepada pemerintahan desa untuk melibatkan suami atau
keluarga agar mendukung bilamana ada anggota keluarganya yang sedang hamil
LITERATUR REVIEW HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia terutama
negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita
anemia.Anemia banyak terjadi pada masyarakat terutama pada remaja putri.Anemia
defisiensi besi rentan terjadi pada remaja putri karena meningkatnya kebutuhan zat
besi selama masa pertumbuhan.Tubuh membutuhkan sejumlah besar nutrisi,
termasuk zat besi, yang terutama digunakan oleh darah untuk mengangkut oksigen.
Zat besi yang tidak mencukupi akan memicu anemia. Ditambah lagi, kehilangan
darah pada masa menstruasi juga meningkatkan risiko anemia.Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kejadian
Anemia Pada Remaja.Metode peelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah
penelitian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian penelitian yang
berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau yang obyek
penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan (buku, ensiklopedi,
jurnal ilmiah, koran, majalah, dan dokumen). Hasil penelitian didapatkan
pengetahuan anemia rendah akan mempengaruhi kebiasaan yang kurang baik dalam
memilih makanan dan mencegah masalah kesehatan terutama anemia, sehingga
masalah anemia pada remaja akan meningkat.Kesimpulan penelitian ini
adalahBerdasarkan hasil literatur review didapatkan hubungan yang signifikan
antara tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja.Diharapkan
Pemerintah dapat memprioritaskan penanganan masalah kesehatan pada remaja,
salah satunya adalah anemia defisiensi besi pada remaja dengan pemberian
komunikasi, informasi dan edukasi kesehatan dan gizi khususnya tentang pola
makan gizi seimbang dan pentingnya sarapan serta suplementasi tablet tambah
darah
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KUALITAS TIDUR PADA SISWA-SISWI KELAS VII DI PONDOK PESANTREN NURUL UMMAH KOTAGEDE YOGYAKARTA
Latar Belakang : Gangguan tidur remaja semakin meningkat dikarenakan gaya
hidup serta kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh remaja masa kini, terlebih lagi
remaja yang tinggal di pondok pesantren. Kehidupan santriwan-santriwati selama di
pondok pesantren dihadapkan dengan tuntutan akademik, tuntutan sosial, serta beban
kerja pada santriwan-santriwati. Hal tersebut menyebabkan perubahan kualitas tidur
pada remaja.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kualitas tidur pada
santriwan-santriwati di pondok pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta.
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang dipilih adalah kuantitatif dengan desain
penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Jumlah
responden sebanyak 64 dengan teknik purposive sampling. Analisa data
menggunakan Kendall tau dan instrument yang digunakan yaitu kuesioner.
Hasil Penelitian : menunjukan bahwa gaya hidup buruk sebanyak 8 (12,5%), gaya
hidup baik sebanyak 56 (87,5%). Hasil kualitas tidur buruk sebanyak 45 (70,3%) dan
kualitas baik sebanyak 19 (29,7%). Hasil analisis Kendall tau menunjukan bahwa
tidak ada hubungan gaya hidup dengan kualitas tidur p-value=0,259 dan nilai
r=0,142.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara gaya hidup dengan kualitas tidur pada
santriwan-santriwati kelas vii di pondok Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta.
Saran : Bagi responden diharapkan memperhatikan kualitas tidur karena akan
berdampak buruk apabila tidak terpenuhi dan bagi pondok pesantren diharapkan
memberikan lingkungan yang nyaman dan sedikit meringankan beban agar kualitas
tidur terpenuhi
LITERATUR RIVIEW PENGARUH PENYULUHAN TENTANG GIZI IBU HAMIL TERHADAP PENGETAHUAN GIZI IBU HAMIL
Rendahnya status gizi ibu hamil dapat disebabkan beberapa faktor, antara
lain yaitu rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi, pendapatan keluarga
di bawah rata-rata, dan tidak teraturnya pola makan. Pengetahuan yang dimiliki
oleh seorang ibu dapat mempengaruhi dalam pengambilan keputusan dan juga
berpengaruh pada perilakunya. Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan
tentang gizi Ibu Hamil terhadap pengetahuan gizi Ibu Hamil.
Metode: Desain penelitian ini adalah Penelitian kepustakaan atau kajian
literatur (literature review, literature research). Variabel bebas penelitian ini
adalah penyuluhan tentang gizi ibu hamil dan variabel terikat adalah pengetahuan
tentang gizi ibu hamil. Hasil penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 10 jurnal
dilakukan review dalam penelitian ini.
Hasil: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh penulis mengenai
penyuluhan kesehatan tentang gizi pada ibu hamil maka penulis menarik
simpulan bahwa ada pengaruh penyuluhan tentang gizi ibu hamil terhadap
pengetahuan gizi ibu hamil. Dimana Promosi kesehatan merupakan suatu kegiatan
yang mempunyai masukan (input), proses dan keluaran (output). Dengan adanya
promosi tersebut maka diharapkan masyarakat, kelompok, atau individu dapat
memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik dan khususnya
tentang gizi ibu hamil.
Simpulan: Ada pengaruh penyuluhan tentang gizi ibu hamil terhadap
pengetahuan gizi ibu hamil.
Saran: Saran yang dapat diberikan untuk pelaksanaan literature review bagi
penelitian selanjutnya adalah dengan menggunakan data base yang lebih banyak
sehingga bisa mendapatkan artikel dan jurnal mengenai penyuluhan kesehatan
tentang gizi pada ibu hamil yang lebih banyak lagi dan batasan tahun pencarian
artikel dengan kata kunci ditetapkan adalah sepuluh tahun terakhir supaya
literature lebih update
LITERATURE REVIEW PENGARUH PEMBERIAN PUTIH TELUR TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS
Latar Belakang: Luka perineum merupakan luka perineum karena adanya robekan
jalan lahir baik karena rupture maupun karena episiotomy pada waktu melahirkan
janin. Penyembuhan luka merupakan proses pergantian dan perbaikan fungsi
jaringan yang rusak. Salah satu faktor resiko terjadinya infeksi adalah penyembuhan
luka perineum yang lama. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian putih
telur terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Metode: Metode
penelitian ini menggunakan jenis penelitian literature review. Pencarian jurnal
dilakukan di portal jurnal online seperti google scholar, Jurnal Ilmiah Bidan (JIB)
dan pubmed. Hasil: penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 10 jurnal dilakukan
review dalam penelitian ini. Hasil literature review sepuluh jurnal didapatkan bahwa
terdapat pengaruh pemberian putih telur terhadap penyembuhan luka perineum pada
ibu nifas. Simpulan: Berdasarkan hasil literatur review dapat disimpulkan bahwa
terdapat pengaruh pemberian putih telur terhadap penyembuhan luka perineum yaitu
sembuh kurang dari 6 hari. Dan terdapat keterlambatan penyembuhan luka perineum
yang tidak diberikan putih telur yaitu sembuh lebih dari 6 hari. SARAN: Disarankan
supaya ibu nifas dengan luka perineum untuk dapat mengonsumsi putih telur 2 butir
perhari dalam upaya penyembuhan luka perineum serta menghindari infeksi masa
nifas
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADAMAHASISWI D3 KEBIDANAN SEMESTER VI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
Masa remaja adalah masa peralihan dimana remaja banyak mengalami perubahan,
yaitu perubahan fisik, psikologis dan sosial. Masa peralihan pada remaja berhubungan
erat dengan kesehatan reproduksi remaja. Kesehatan reproduksi remaja adalah
kesehatan pada remaja yang meliputi kesehatan fisik, mental dan kesejahteraan sosial
secara utuh yang berhubungan dengan semua hal pada sistem, fungsi serta proses
reproduksi remaja, bukan hanya kondisi yang terbebas dari kecacatan dan penyakit.
Gangguan yang diakibatkan karena kecemasan akan menyebabkan terjadinya
gangguan pada siklus menstruasi. WHO di tahun 2012 menyebutkan prevalensi
gangguan siklus menstruasi pada wanita sekitar 45%. Departemen Kesehatan RI
dalam Riset Kesehatan Dasar tahun 2015 mengungkapkan bahwa, sebanyak 11,7 %
remaja di Indonesia mengalami haid tidak teratur, sebanyak 14,9% wanita yang
tinggal di daerah perkotaan mengalami menstruasi yang tidak teratur. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan
gangguan siklus menstruasi pada remaja khususnya mahasiswi D3 Kebidanan
semester VI Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif
dengan metode pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total
sampling dengan kriteria bersedia menjadi responden, tidak sedang hamil, sehat
jasmani dan rohani, tidak merokok dan tidak memiliki riwayat penyakit kronis, dengan
jumlah 96 responden yang masuk dalam kriteria. Alat pengumpulan data adalah
kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS-A) dan lembar observasi siklus
menstruasi. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil uji statistic didapatkan
nilai P value = 0,000 (P<0,05). Tingkat kecemasan pada mahasiswi D3 Kebidanan
semester VI Universitas Yogyakarta sebagian besar termasuk kategori ringan
sejumlah 45,8% dan sebagian besar mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur
sejumlah 54,2%. Didapatkan kesimpulan bahwa Ha terima dan Ho ditolak yang berarti
terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dan gangguan siklus menstruasi pada
masiswi Prodi D3 Kebidanan semester VI universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
LITERATURE REVIEW PENGARUH PENYULUHAN TENTANG KANKER SERVIKS TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR
Kanker serviks merupakan kanker kedua di dunia yang paling banyak diderita
wanita setelah kanker payudara. GLOBOCAN pada tahun 2018 menyebutkan
prevalensi kejadian leher rahim / serviks di Indonesia sebesar 84.201 kasus dari semua
umur dengan angka kematian 18.279 kasus. Di Yogyakarta sendiri tercatat 2.703 kasus
kanker serviks (Depkes 2015).Penyebab kanker serviks diketahui adalah virus HPV (
human papilloma virus) sub tipe onkogenik, terutama sub tipe 16 dan 18. Oleh sebab
itu peningkatan upaya penanganan kanker serviks, terutama dalam bidang pencegahan
dan deteksi dini sangat di perlukan (Kemenkes, 2017). Penelitian ini bertujuan
mengetahui perilaku pencegahan kanker serviks wanita usia subur sebelum dan setelah
diberikan penyuluhan tentang kanker serviks. Metode pada penelitian ini
menggunakan metode penelitian literature review. kriteria artikel pada penelitian ini
yaitu jurnal yang diterbitkan pada tahun 2011-2020 menggunakan bahasa indonesia
dan full text. Hasil penelusuran didapatkan sebanyak 10 jurnal dan dilakukan review
dalam penelitian ini. Dari literature review 10 jurnal didapatkan hasil bahwa 2 jurnal
diantaranya mengatakan bahwa tidak ada pengaruh sebelum diberikan penyuluhan dan
setelah diberikan penyuluhan, sedangkan 8 jurnal diantaranya mengatakan bahwa
terdapat perbedaan sebelum diberikan penyuluhan dan setelah diberikan penyuluhan.
Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh atau perbedaan sebelum diberikan
penyuluhan kanker serviks dengan setelah diberikan penyuluhan tentang kanker
serviks terhadap perilaku pencegahan kanker serviks. Saran bagi Wanita usia subur
diharapkan dapat tetap mempertahankan perilaku pencegahan kanker serviks, dan
melakukan deteksi dini kanker serviks
Penggunaan Aromaterapi Lemon dalam Mengurangi Mual Muntah pada Ibu Hamil
Mual (nausea) dan muntah atau dalam istilah medis dikenal dengan emesis
gravidarum adalah gejala yang wajar dan sering didapatkan pada kehamilan trimester
pertama. Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pula timbul setiap saat
pada malam hari. Mual dan muntah pada kehamilan dapat berdampak serius bagi ibu
dan bayi. Mual dan muntah yang parah dan peristen dapat berkembang menjadi
hyperemesis gravidarum, terutama jika ibu tidak dapat mempertahankan hidrasi yang
adekuat, keseimbangan cairan, elektrolit dan nutrisi. Aromaterapi merupakan
alternative terapi nonfarmakologi pada penurunan mual muntah pada ibu hamil, salah
satunya aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
aromaterapi inhalasi lemon terhadap penurunan intensitas mual muntah pada ibu
hamil. Penelitian ini jenis study literature dengan pendekatan PICO yang
menggunakan tinjauan journal untuk menjelaskan manfaat aromaterapi lemon
terhadap penurunan intensitas mual muntah pada ibu hamil. Pemberian aromaterapi
lemon dosis 3-5 tetes atau 0,1 ml dan air 1ml yang diteteskan dikapas dan dihirup
(inhalasi) selama 30 menit mengalami penurunan intensitas mual muntah pada ibu
hamil yang disebabkan oleh komponen kimia lemon yaitu limone dihirup, molekul
masuk ke rongga hidung dan merangsang sistem limbik di otak. Sistem limbik adalah
daerah yang memengaruhi emosi dan memori serta secara langsung terkait dengan
adrenal, kelenjar hipofisis, hipotalamus, bagian-bagian tubuh yang mengatur denyut
jantung, tekanan darah, stess, memori, keseimbangan hormon, dan pernafasan.
Simpulan berdasarkan analisis yang telah dilakukan bahwa adanya pengaruh
aromaterapi lemon terhadap penurunan intensitas mual muntah. Aromaterapi ini
diharapkan dapat digunakan sebagai alternative pengobatan bagi ibu hamil untuk
menurunkan intensitas mual muntah
KEBIASAAN MINUM TABLET FE SAAT MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
Prevalensi anemia di Indonesia secara nasional mencapai 21,7% dengan penderita
anemia pada usia 5-14 tahun sebesar 26,4% dan 18,4% penderita pada usia 15-24
tahun. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin didapatkan bahwa proporsi anemia pada
perempuan lebih tinggi (22,7%) dibandingkan pada laki-laki (12,4%). Upaya
pencegahan anemia salah satunya adalah menambah pemasukan zat besi kedalam
tubuh dengan minum tablet Fe saat sedang menstruasi. Tujuan Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui Kebiasaan Minum Tablet Fe saat mmenstruasi dengan
kejadian anemia pada remaja putri. Metode yang digunakan dalam literature review
ini menggunakan strategi secara komprehensif ,seperti artikel dalam database jurnal
penelitian, pencarian melalui internet, tinjauan ulang artikel antara lain Google
Scholar, dan Garuda. Hasil penelitian berdasarkan beberapa literature yang
digunkan penulis yaitu 10 jurnal terkait Kebiasaan Minum Tablet Fe saat
mmenstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri, didapatkan hasil bahwa
kebiasaan minum tablet Fe saat menstruasi ada hubungan dengan kejadian anemia,
yang apabila kebiasaan minum tablet Fe baik dapat menurunkan angka anemia,
sedangkan jika kebiasaan minum tablet Fe saat menstruasi tidak baik dapat
meningkatkan angka anemia paeda remaja putri. Simpulan dari literature review
terdapat hubungan antara Kebiasaan minum tablet Fe saat menstruasi dengan
Kejadian Anemia,. Saran diharapkan bagi Tenaga kesehatan terutama bidan
hendaknya memberikan pendidikan kesehatan tentang upaya pencegahan anemia dan
mensosialisasikan tentang pentingnya konsumsi tablet Fe bagi remaja putri saat
menstruasi
LITERATURE REVIEW GAMBARAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL
Angka Kematian Ibu sangat tinggi, menurut WHO (Word Health
Organization). Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari kematian
ibu salah satunya adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre eklampsia
dan eklampsia). Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi yaitu 305/100.000 KH,
angka tersebut masih jauh dari target SDG‟s (Sustainable Development Goals)
tahun 2030 yaitu AKI 70/100.000 KH. Preeklamsia adalah hipertensi yang
terjadi pada ibu hamil dengan usia kehamilan 20 minggu atau setelah persalinan
di tandai dengan meningkatnya tekanan darah menjadi 140/90 mmHg. Factor
resiko terjadinya preeclampsia pada kehamilan adalah usia, paritas, Kehamilan
Ganda, Penyakit Penyerta, Riwayat Hipertensi. Penyebab umum kematian di
Indonesia yaitu perdarahan postpartum 26,9%, eklampsia 24%, infeksi 11%,
komplikasi puerpurium 8%, trauma obstetric 5% emboli obstetrik 3% dan lainlain.
Data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2015, AKI di
Indonesia sebesar 305/100.000 kelahiran hidup. Angka menurunan di banding
dengan AKI tahun 2012, yaitu sebesar 359/100.000 kelahiran hidup, tetapi
meningkatan tahun 2007 yaitu 228/100.000 kelahiran hidup. AKI pada tahun
2015 mengalami penurunan, tetapi angka ini masih jauh dari target Sustainable
Development Goals (SDGs) dimana tujuan pebangunan pada tahun 2030, yaitu
mengurangi AKI hingga di bawah 70/100.000 kelahiran hidup. Tujuan
penelitian untuk mengetahui gambaran kejadian preeclampsia pada ibu hamil.
Penelitian ini merupakan penelitian dengan literature review dilakukan dengan
pencarian data base google scholar, portal garuda, dengan rentang waktu 10
tahun terakhir. Hasil penelitian menyatakan bahwa kejadian preeclampsia pada
ibu hamil di pengaruhi oleh usia, penyakit penyerta ibu,kehamilan ganda,
riwayat hipertensi keluarga, namun riwayat paritas tidak mempengaruhi
kejadian preeclampsia pada ibu hamil