DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
LITERATUR REVIEW: TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP KEPALA RUANG DENGANQUALITY OF NURSING WORK LIFE(QNWL) DI RUMAH SAKIT
Latar Belakang : Quality of Nursing Work Life (QNWL) merupakan tingkat
kepuasan personal seorang perawat di rumah sakit dalam melakukan pelayanan
keperawatan. Masih kurangnya tingkat kepuasan perawat dalam melakukan
pelayanan keperawatan dalam sebuah instansi dapat melalui beberapa faktor, salah
satunya Kepemimpinan Tranformasional Leadership. Seorang pemimpin rumah sakit
dalam mempengaruhi dan mengarahkan perawat dapat menjadi salah satu faktor
perawat merasakan kepuasan dan kenyamanan di dalam lingkungan pekerjaan.
Tujuan : Mengetahui hubungan Transformational Leadership Kepala Ruang dengan
Quality Of Nursing Work Life (QNWL) di Rumah Sakit.
Metode : Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah Literatur
Review. Pencarian artikel melalui Google Scholar, Research Gate
Hasil : Berdasarkan hasil artikel yang penulis analisa didapatkan bahwa
Tranformasional Leadership berhubungan dengan Quality of Nursing Work Life
(QNWL)
Simpulan dan Saran : Kepemimpinan Transformasional mampu meningkatkan
Quality of Nursing Work Life (QNWL) yang akan meningkatkan kinerja dan
pelayanan keperwatan di rumah sakit. Untuk penulis selanjutya perlu dilakukan
review jurnal lebih banyak
HUBUNGAN POSISI KERJA DAN BEBAN KERJA FISIK TERHADAP KELUHAN NYERI LEHER PADA PEKERJA BANGUNAN “NARRATIVE REVIEW”
Latar Belakang : Tenaga kerja konstruksi yang paling beresiko terpapar bahaya
kesehatan dan keselamatan kerja di proyek konstruksi adalah pekerja bangunan, karena
tenaga yang kontak langsung dengan bahaya di tempat kerja.Nyeri leher pada pekerja
bangunan erat kaitannya dengan posisi kerja dan beban kerja, dari sikap kerja atau
posisi kerja yang tidak ergonomis dan beban kerja fisik yang tinggi pada akhirnya dapat
menimbulkan keluhan gangguan pada sistem musculoskeletal seperti nyeri leher (Neck
Pain). Tujuan : Untuk mengetahui hubungan posisi kerja dan beban kerja fisik terhadap
keluhan nyeri leher pada pekerja bangunan. Metode : Penelitian ini menggunakan
metode Narrative Review.Databased yang digunakan dalam pencarian
adalahScientDirect, Pubmed dan Google Schoolardengan metode pencarian PECO
(Population or Patient, Exposure, Comparator or Control, Outcome).Hasil : Dari review
dan analisis11 jurnal didapatkan hasil bahwa rata-rata nilai REBA pada posisi kerja
pekerja bangunan masuk dalam kategori level resiko tinggi (8-10) sehingga sangat
berpengaruh terhadap keluhan nyeri leher pekerja bangunan. Sedangkan pada beban
kerja fisik didapatkan hasil rata-rata nilai %CVL masuk dalam kategori sedang antara
30% hingga 59% CVL yang berarti memiliki pengaruh kecil terhadap keluhan nyeri
leher pada pekerja bangunan. Kesimpulan : Ada hubungan posisi kerja dan beban kerja
fisik terhadap keluhan nyeri leher pada pekerja bangunan, tetapi dengan prosentase
pengaruh yang berbeda
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN TINGKAT KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI BALAI REHABILITASISOSIAL BINA KARYA DAN LARAS DIY
Latar Belakang:Gangguan jiwa merupakan perubahan fungsi jiwa yang menyebabkan gangguan fungsi jiwa, yang akan menimbulkan penderitaan pada seseorang dan atau hambatan dalam melaksanakan peranan sosialnya. Cakupan pengobatan penderita gangguan jiwa skizofrenia atau psikosis Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu sebanyak 15,1% tidak melakukan pengobatan dan 84,9% melakukan pengobatan. Pengobatan ini berfokus pada pengurangan simtom-simtom dengan cepat pada fase akut, pencegahan pengulangan gejala yang lebih buruk, dan perpanjangan periode relaps guna meningkatkan kualitas hidup pasien skizofrenia.
Tujuan:Mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat dengan tingkat kekambuhan pada pasien skizofrenia di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras DIY.
Metode:Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelatif non eksperimen menggunakan metode pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel berjumlah 71 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kepatuhan minum obat dan yaitu dokumentasi keperawatan di Balai Rehabilitasi Bina Karya dan Laras DIY. Analisis data menggunakan Kendall Tau.
Hasil:Hasil penelitiantidak terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan tingkat kekambuhan pada pasien skizofrenia di Balai Rehabilitasi Bina Karya dan Laras DIY dengan menggunakan analisis Kendall Tau diperoleh nilai koefisiensi p – value sebesar 0,154. Nilai koefisiensi p – value sebesar 0,154 > 0,05 artinya hubungan bersifat negatif.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan tingkat kekambuhan pada pasien skizofrenia di Balai Rehabilitasi Bina Karya dan Laras DIY. Diharapkan penelii selanjutnya dapat meneliti beberapa faktor yang mempengaruhi kekambuhan pada pasien skizofrenia
PENGARUH PEMBERIAN MICROWAVE DIATHERMY DAN RESISTANCE EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI TENDITIS PATELLAR DENGAN METODE LITERATURE REVIEW
Latar Belakang : Tendinitis Patella adalah peradangan pada tendon patella yang
disebabkan penggunaan tendon yang berlebih selama beraktivitas. Kontraksi otot
yang berulang dapat menyebabkan ketegangan tendon sehingga tendon mengalami
peradangan dan berujung rasa nyeri pada lutut bagian depan. Rasa nyeri akibat
cedera merupakan hal yang menghambat kesuksesan para atlet maupun olahragawan
pada umumnya. Salah satu penyebab nyeri tersebut adalah tendinitis patellar. Lutut
merupakan bagian tubuh yang paling pokok pada olahraga yang banyak berlarin
melompat dan menendang dan bisa menjadi masalah besar jika lutut mengalami
nyeri. Banyak modalitas Fisioterapi yang digunakan diantaranya penggunaan
microwave diathermy dan resistance exercise. Tujuan : Mengetahui pengaruh
microwave diathermy dan resistance exercise terhadap nyeri tendinitis patellar.
Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah penelitian narrative review.
Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti google scholar, pubmed,
dan pedro. Kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu jurnal penelitian full text berupa
microwave diathermy dan resistance exercise digunakan pada nyeri tendinitis
patella, jurnal dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia, memiliki responden
baik laki-laki maupun perempuan dengan usia dibawah 25 tahun, diterbitkan tahun
2010-2020. Hasil penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 4 jurnal menggunakan
modalitas gelombang diathermy maupun gelombang elektro dan 6 jurnal program
loading execise dilakukan review dalam penelitian ini. Hasil Penelitian : Hasil
review didapatkan bahwa ada penurunan nyeri pada responden setelah dilakukan
treatment menggunakan modalitas microwave diathermy dan resistance exercise.
Kesimpulan : Ada pengaruh Microwave diathermy dan resistance exercise terhadap
upaya penurunan nyeri pada kasus Tendinitis Patell
PENGARUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA : NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Hipertensi yaitu keadaan dimana terjadinya vasokonstruksi
pembuluh darah di jantung yang kemudian menyebabkan tekanan darah
meningkat. Hipertensi dapat ditangani dengan cara farmakologi maupun non
farmakologi. Penanganan secara non farmakologis yang dapat dilakukan lansia
adalah dengan latihan Relaksasi Otot Progresif dan Slow Deep Breathing. Tujuan
: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh Relaksasi Otot Progresif dan Slow Deep
Breathing terhadap penurunan hipertensi pada lansia. Metode : Penelitian ini
menggunakan penelitian narrative review. Pencarian jurnal di lakukan di portal
jurnal online Google Scholar, PubMed dan pencarian manual. Kriteria inklusi
dalam penelitian ini full text tentang intervensi Relaksasi Otot Progresif dan Slow
Deep Breathing, di terbitkan minimal dalam kurun waktu 2010-2020, dan metode
yang di gunakan adalah Experimental Studi, Rondomize control trial, dan
Kuantitaf Studi. Hasil : Hasil review 5 jurnal Relaksasi Otot Progresif bahwa ada
penurunan tekanan darah dari latihan yang telah diberikan. Hasil Review 5 jurnal
Slow Deep Breathing bahwa ada penurunan tekanan darah dari latihan yang telah
diberikan. Kesimpulan : Relaksasi Otot Progresif dan Slow Deep Breathing samasama
mempunyai pengaruh dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang
mengalami hipertensi. Saran : Relaksasi Otot Progresif dan Slow Deep Breathing
dapat diberikan sebagai alternative intervensi untuk pasien yang mengalami
hipertensi pada lansia
HUBUNGAN STATUS NUTRISI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KEMOTERAPI KANKER PAYUDARA : LITERATURE REVIEW
Latar Belakang : Kanker merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan adanya
pertumbuhan sel abnormal yang dapat menginvasi jaringan sekitar serta dapat
bermetastasis pada organ tubuh lainnya. Kanker payudara merupakan sekelompok
neoplasma yang sangat heterogen dan mempunyai perbedaan fitur biologis, klinis,
prognosis dan respon yang berbeda terhadap pengobatan antara satu orang dengan
yang lainnya. Salah satu metode pengobatan pada penyakit kanker payudara adalah
kemoterapi, yaitu terapi kanker secara sistematik dengan tujuan untuk menghambat
dan membunuh pertumbuhan sel-sel kanker. Kemoterapi kanker payudara dapat
menyebabkan efek merugikan terhadap status nutrisi, penurunan asupan makan
berdampak pada menurunya asupan nutrisi. Malnutrisi perlu dicegah dan diatasi sedini
mungkin karena dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan status nutrisi dengan kualitas hidup pada pasien
kanker payudara yang menjalani kemoterapi.
Metode Penelitian: Menggunakan metode Literature Review, yaitu dengan
menggunakan PEoS dan mengumpulkan tiga artikel penelitian lalu dilakukan review.
Hasil Penelitian : Hasil dari literature review yang kemudian di skrining dan
diperoleh 3 artikel yang sesuai dengan kriteria. Tiga artikel penelitian mengenai
hubungan status nutrisi dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang
menjalani kemoterapi memberikan hasil yang signifikan berhubungan antara status
nutrisi dan kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoerapi.
Kesimpulan: Artikel penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan status nutrisi
dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.
Saran : Literature review ini dapat digunakan sebagai acuan atau mengembangkannya
dengan menggunakan metode penelitian yang lain khususnya mengenai status nutrisi
dan kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi
HUBUNGAN POLA TIDUR DENGAN OBESITAS PADA REMAJA DI MAN 1 SLEMAN
Latar Belakang: Obesitas adalah suatu keadaan seseorang yang memiliki berat badan
yang lebih berat dibandingkan berat badan normalnya. Obesitas disebabkan oleh faktor
genetik, makanan cepat saji dan minuman ringan, aktivitas fisik, pola tidur, faktor
psikologis, dan sosial ekonomi. Dalam penelitian fokus pada pola tidur, karena
semakin baik pola tidur maka semakin rendah resiko terjadinya obesitas.
Tujuan: Mengetahui hubungan pola tidur dengan obesitas pada remaja di MAN 1
Sleman.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif korelasional
menggunakan metode pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan
metode total sampling, sampel berjumlah 40 responden. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner pola tidur dan penilaian IMT. Analisis data menggunakan
sperman rank.
Hasil: Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pola tidur dengan obesitas pada
remaja di MAN 1 Sleman dengan menggunakan analisis spearman rank diperoleh nilai
koefisien p-value 0,401. Nilai koefisien p-value sebesar 0,401 > 0,05 artinya
hubungan bersifat negatif.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pola tidur dengan obesitas pada remaja
di MAN 1 Sleman. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti beberapa faktor
yang mempengaruhi obesitas pada remaja
Rehabilitasi Center bagi Penderita Gangguan Neurologi di Purwokerto dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi
Rehabilitasi center untuk penderita gangguan neurologi merupakan fasilitas
penyembuhan atau pemulihan bagi penderita gangguan neurologi. Penyakit stroke
yang merupakan salah satu dari gangguan neurologi ini sebagian besar disebabkan
oleh gaya hidup masyarakat yang tidak sehat. Gaya hidup yang tidak sehat ini
dipicu mulai dari pola makan yang sembarangan, mudah stress, dan kurang
bergerak. Kebanyakan masyarakat yang memiliki gaya hidup yang tidak sehat ini
berasal dari perkotaan. Purwokerto yang menjadi salah satu kota di Jawa Tengah
ini sebagian besar masyarakatnya adalah masyarakat modern yang dimana
aktivitasnya sudah sangat didukung oleh kecanggihan teknologi yang membuat
pola hidup masyarakat yang kurang sehat. Maka dari itu purwokerto
membutuhkan rehabilitasi center sebagai wadah bagi yang pasien neurologi yang
akan melakukan penyembuhan atau pemulihan. Rehabilitasi ini berupa terapi
seperti terapi medis dan non medis. Dengan menggunakan pendekatan arsitektur
ekologi yang menjadi timbal balik antara manusia dan lingkungan ini dapat
diterapkan pada rehabilitasi center ini akan membuat pasien merasa kembali ke
alam dan akan mengurangi tingkat stress pasien
HUBUNGAN PERAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU BULLY PADA REMAJA DI SMP NEGERI 3 GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA
Latar Belakang: Perilaku bully adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan
dengan cara menyakiti dalam bentuk fisik, verbal atau emosional/psikologis oleh
seseorang atau kelompok yang merasa lebih kuat kepada korban yang lebih lemah fisik
ataupun mental secara berulang-ulang tanpa ada perlawanan dengan tujuan membuat
korban menderita. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku bully adalah teman
sebaya. Dampak dari perilaku bully jika tidak ditangani segera akan menyebabkan cedera
fisik dan kesehatan psikologis.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan peran teman sebaya dengan perilaku bully
pada remaja kelas IX di SMP Negeri 3 Gamping Sleman Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan
cross sectional.Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate Random
Sampling Sampel yaitu 129 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner.
Hasil penelitian dianalisis dengan uji Kendall Tau.
Hasil Penelitian: Peran teman sebaya pada siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Gamping
Sleman Yogyakarta kategori baik (79,1%). Perilaku bully pada siswa kelas IX di SMP
Negeri 3 Gamping Sleman Yogyakarta kategori rendah (88,4%). Hasil uji Kendall Tau
pdiperoleh p=0,000 dengan koefisien korelasi sebesar -0,714.
Simpulan dan saran: Terdapat hubungan antara peran teman sebaya dengan perilaku
bully pada remaja kelas IX di SMP Negeri 3 Gamping Sleman Yogyakarta dengan
keeratan hubungan kategori baik. Remaja disarankan untuk saling peduli dengan sesama
teman dan menasehati teman yang melakukan bully
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS : LITERATURE REVIEW
Latar Belakang : Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu penyakit
metabolik dengan ciri utama hiperglikemia yang disebabkan oleh kerja
insulin yang tidak normal, kelainan sekresi insulin, atau kedua - duanya.
Lama menderita DM akan memiliki kualitas hidup yang baik apabila
penderita melakukan hidup sehat dan memiliki kualitas hidup yang baik,
sehingga akan menunda komplikasi dalam jangka yang panjang. Metode :
Penelitian ini menggunakan narrative review. Penelusuran jurnal dilakukan
melalui Google Schoolar. Hasil dari penelusuran jurnal ditemukan 6 jurnal
yang nantinya akan direview dengan menyesuaikan dengan kriteria inklusi
dan ekslusi. Hasil: Terdapat penurunan kualitas hidup pada pasien diabetes
melitus yang menderita penyakitnya <5 tahun. Kesimpulan: Pasien yang
mengalami diabetes melitus <5 tahun masih memiliki kualits hidup yang
baik hingga sedang jika dibandingkan dengan pasien yang menderita
penyakitnya >5-10 tahun. Saran: Diharapkan petugas kesehatan dapat
melakukan promosi kesehatan agar nantinya dapat meningkatkan kualitas
hidup pasien diabetes melitus