DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI (LITERATURE REVIEW)

    Get PDF
    Latar belakang: Aktivitas fisik yang dilakukan secara aktif, serta frekuensi dan lamanya waktu secara baik dan benar dapat membantu menurunkan tekanan darah. Semakin ringan kerja jantung, maka semakin sedikit tekanan pada pembuluh darah arteri sehingga mengakibatkan tekanan darah menjadi turun. Lansia yang aktif melakukan aktivitas fisik akan berisiko lebih rendah mengalami jatuh, dibandingkan lansia yang tidak aktif. Hal tersebut dikarenakan lansia yang tidak aktif melakukan aktivitas fisik tidak terjaga kebugarannya sehingga lebih rentan mengalami jatuh. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik dengan risiko jatuh pada lansia penderita hipertensi. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review. Pencarian artikel melalui 2 databases yakni Google Scholar dan PubMed. Hasil: Berdasarkan artikel yang telah penulis analisa didapatkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan risiko jatuh pada lansia yamg memiliki penyakit hipertensi. Simpulan dan Saran : Berdasarkan hasil dari artikel yang diulas, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan risiko jatuh pada lansia yang menderita hipertensi. Lansia hendaknya terus meningkatkan gaya hidup sehat dengan melakukan aktivitas fisik sesuai porsinya secara rutin dan melakukan pemeriksaaan tekanan darah secara berkala

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE TERHADAP PELAKSANAAN PSN DBD PADA REMAJA USIA 12-17 TAHUN DI PANTI ASUHAN:LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar belakang : Di Indonesia jumlah penderita Demam Berdarah Dengue mencapai 13. 683 kasus pada tahun 2019, di DIY penderita jumlah Demam Berdarah Dengue mencapai 450 kasus pada tahun 2019, dan di Sleman penderita jumlah Demam Berdarah Dengue mencapai 122 kasus pada tahun 2019 sehingga perlu dilakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). PSN merupakan salah satu contoh perilaku hidup sehat karena berkaitan dengan upaya pencegahan penyakit dengan memutus rantai penularan Demam Berdarah Dengue (DBD). PSN memberikan penjelasan tentang perilaku menghilangkan sarang nyamuk vektor DBD dan langkah untuk mengurangi kontak atau gigitan nyamuk Aedes. Mengingat bahwa sarang nyamuk Aedes banyak terdapat di dalam rumah sehingga tindakan ini dinilai perlu dilakukan oleh masyarakat untuk menekan angka kejadian DBD. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi salah satu dari empat tipe virus dengue dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot dan nyeri sendi yang disertai leukopenia, ruam, limfadenopati, trombositopenia, dan diathesis hemoragik. Tujuan : Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue terhadap pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah pada remaja usia 12-17 Tahun di Panti Asuhan. Metode: Literature review ini menganalisis isi jurnal. Terdapat 3 jurnal subyek remaja dengan kata kunci: model edukasi, praktek pemberantasan jentik. Hasil Penelitian : Hasil literature review berdasarkan hasil analisis ketiga jurnal, didapatkan bahwa Pendidikan kesehatan tentang Demam Berdarah Dengue dapat mempengaruhi Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue Simpulan dan saran : Berdasarkan hasil skripsi literature review menunjukkan adanya pengaruh antara Pendidikan kesehatan tentang Demam Berdarah Dengue dan Pemberantasan Sarang Nyamuk Bagi peneliti selanjutnya perlu meneliti mengenai pelaksanaan PSN sebagai upaya deteksi dini jentik nyamuk di Panti Asuhan atau sebagai upaya meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) di Panti Asuhan

    LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN CITRA TUBUH DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA

    Get PDF
    Latar Belakang : Masalah citra tubuh dan dukungan keluarga sering menjadi penyebab rendahnya kualitas hidup pasien kanker payudara. Untuk meningkatkan kualitas hidup, kesehatan mental, dan semangat hidup pasien kanker payudara, sangatlah penting dibutuhkan motivasi untuk citra tubuh serta dukungan keluarga menjadi dasar tindakan dalam pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian : Untuk mengidentifikasi hasil penelitian yang membahas tentang hubungan citra tubuh dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Metode Penelitian : metode penelitian ini adalah penelitian literature review. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti PubMed, Google Scholar, dan Wiley Online. Penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 2 jurnal citra tubuh dan 3 jurnal dukungan keluarga dengan dilakukan review dalam penelitian ini. Kesimpulan : ada hubungan antara citra tubuh dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Semakin tinggi citra tubuh dan dukungan keluarga, maka semakin tinggi kualitas hidup seseorang. Apabila citra tubuh seseorang semakin positif dan dukungan keluarga semakin baik, maka kualitas hidup seseorangg pun menjadi baik

    LITERATURE REVIEW HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PERAWATAN DIABETES MELLITUS TIPE 2

    Get PDF
    Latar belakang : Indonesia menjadi penyumbang penderita DM terbesar keenam keenam di dunia setelah Tiongkok, India, Amerika Serikat, Brazil dan Mexico terunatam pada kelompok usia 20-79 tahun dengan jumlah sekitar 10,3 juta orang. Diabetes mellitus tipe II merupakan penyakit mempengaruhi seluruh aspek kehidupan penderitanya dan pasien DM tipe II memiliki peningkatan resiko terjadinya komplikasi dan dapat mengancam jiwa apabila tidak segera ditangani dan dilakukan pengontrolan yang tepat. Pengontrolan tersebut dapat diatasi dengan kemampuan self care/ perawatan diri diantaranya dalam mengelola diet, menentukan aktifitas fisik yang sesuai, monitoring kadar gula darah mandiri dan patuh menjalankan terapi diabetes mellitus. Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat pendidikan terhadap perilaku perawatan diabetes mellitus tipe 2 Metodologi : Metode penelitian ini adalah literature review dan pencarian literature ini menggunakan google scolar Hasil penelitian : Hasil jurnal yang dianalisis terdapat hubungan antara tingkat pendidikan terhadap perilaku perawatan diabetes mellitus tipe 2, karena pada dasarnya jika seseorang memiliki tingkat pendidikan tinggi maka orang tersebut memiliki keinginan untuk sembuh melakukan perawatan mengenai diabetes mellitus tipe 2, sedangkan yang memiliki tingkat pendidikan rendah responden tersebut cenderung pasrah mengenai penyakit yang diderita sehinggan memiliki tingkat self care rendah. Simpulan dan saran : Ada hubungan tingkat pendidikan terhadap perilaku perawatan diabetes mellitus tipe 2. Diharapkan responden dapat mengoptimalkan 5 perilaku perawatan diabetes mellitus tipe 2

    HUBUNGAN USIA TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA LANJUT USIA DI BPSTW BUDHI LUHUR

    No full text
    Latar Belakang : Bertambahnya usia, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses degeneratif (penuaan). Penurunan kemampuan berbagai organ, fungsi dan sistem tubuh itu bersifat alamiah. Pada usia 60 tahun, lansia mengalami penurunan massa otot yang menyebabkan penurunan kekuatan otot, terutama kekuatan otot ekstremitas bawah dan terjadi penurunan flastisitas pada otot yang akan mempengaruhi keseimbangan dinamis pada lansia. Pada usia lebih dari 70 tahun lansia banyak yang mengalami jatuh yang mengganggu aktivitas fisik. Keseimbangan dinamis merupakan hal yang penting untuk lansia karena dengan baiknya keseimbangan dinamis maka lansia dapat bergerak untuk menjalani kehidupan sehari-hari dan sebaiknya jika keseimbangan dinamis lansia terganggu maka lansia akan sulit bergerak dan akan sulit menjalani kehidupan atau kegiatannya sehari-hari. Keseimbangan dinamis ini dapat dipengaruhi oleh usia dimana semakin usianya bertambah makan semakin menurunnya beberapa fungsi fisiologi tubuh. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan usia terhadap keseimbangan dinamis pada lanjut usia. Metode Penelitian : Jenis penelitian korelasi dengan analitik observational dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan usia terhadap keseimbangan dinamis pada lanjut usia, dengan besar sampel 45 orang. Teknis analisis dengan menggunakan uji univariat dengan tabel distribusi frekuensi dengan uji bivariat menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil Penelitian: Hubungan usia terhadap keseimbangan dinamis pada lanjut usia didapat hasil (p = 0,005) sehingga ada hubungan usia terhadap keseimbangan dinamis pada lanjut usia. Kesimpulan : Ada hubungan usia terhadap keseimbangan dinamis pada lanjut usia. Saran : Diharapkan penelitian selanjutnya melakukan screening atau pemeriksaan keseimbangan dinamis lainnya pada lansia agar dapat dilakukan latihan bila terdapat penurunan keseimbangan dinamis yang berisiko terhadap aktivitas sehari-hari pada lansia. Dan memilih faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keseimbangan dinamis pada lansia

    PENGARUH PLYOMETRIC TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN PADA PEMAIN BULUTANGKIS : METODE NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar belakang : Olahraga adalah suatu bentuk aktifitas yang sering dilakukan manusia dan merupakan aktifitas fisik yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah berbagai penyakit. Salah satu contoh cabang olahraga yang sedang berkembang pesat saat ini adalah bulutangkis. Cabang olahraga bulutangkis menggunkan raket sebagai alat untuk memukul shuttlecock. Setiap pemain bulutangkis harus memiliki komponen kebugaran fisik yang baik, karena selain dari meningkatkan kualitas fisik, olahraga bulutangkis juga dapat mengakibatkan cedera. Untuk mencegah terjadinya cedera dalam olahraga bulutangkis dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kelincahan. Sebab itu, fisioterapi memiliki peran untuk memberikan program latihan untuk meningkatkan kelincahan dengan pemberian plyometric training. Tujuan : Untuk mengetahui adanya pengaruh plyometric training terhadap peningkatan kelincahan pemain bulutangkis. Metode Penelitian : metode penelitian ini adalah penelitian narrative review. Pencarian jurnal dilakukan dengan format P (population), I (intervention), C (comparison), O (outcome), T (type) kemudian proses perncarian dilanjutkan melalui portal jurnal online seperti google scholar, PubMedCentral, researchgate. Hasil penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 10 jurnal yang akan dilakukan review dalam penelitian ini. Hasil Penelitian : hasil review 8 jurnal didapatkan hasil bahwa ada peningkatan yang terhadap kelincahan pada pemain bulutangkis dan review 2 jurnal pada atlet secara umum setelah dilakukan latihan. Terdapat rerata selisih skor pre test dan post test sebesar 1,182. Kesimpulan : Terdapat adanya pengaruh plyometric training terhadap peningkatan kelincahan pemain bulutangkis. Saran : plyometric training dapat dijadikan refrensi dalam merancang sebuah laihan dan dapat dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kelincahan sehingga menurunkan resiko cedera

    PENGARUH PEMBERIAN SENAM LANSIA DAN STRECHING KNEE TERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA OSTEOARTHRITIS KNEE METODE NARATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : OA (Osteoarthritis) adalah suatu penyakit sendi degenerativ, penyakit sendi lutut ini akan cenderung meningkat karena penuaan. Osteoarthritis mempengaruhi 3 sendi lutut (medial,lateral, dan patellofemoral joint) dan biasanya Osteoarthritis akan berkembang dengan perlahan yaitu sekitar lebih dari 10-15 tahun dan nyeri dari Osteoathritis akan menganggu kehidupan sehari-hari. Ada beberapa modalitas fisioterapi, beberapa contohnya berupa senam lansia dan streching knee yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan fungsional lansia. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui program latihan yang baik guna meningkatkan aktifitas fungsional lansia. Metode Penelitian : Metode pada penelitian ini adalah penelitian narrative review . Pencarian jurnal dilakukan di portal online seperti Google Scholar, PubMed dan Scient Direct. Hasil penelusuran jurnal didapatkan hasil 10 jurnal yang terdiri dari 5 jurnal tentang senam lansia dan 5 jurnal tentang streching knee. Hasil : Hasil review pada 10 jurnal yang masing-masing terdiri dari 5 jurnal tentang senam lansia dan 5 jurnal tentang streching knee ini didapatkan hasil bahwa terdapat peningkatan perkembangan kemampuan fungsional lansia setelah dilakukan latihan. Kesimpulan : Ada pengaruh senam lansia dan streching knee terhadap peningkatan kemampuan fungsional lansia sebagai intervensi yang efektif

    LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MANAJEMEN DIRI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

    Get PDF
    Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) adalah suatu kelompok penyakit metabolik yang memiliki karakteristik hiperglikemiaayang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Diabetes melitus telah menjadi masalah kesehatan dunia, insiden dan prevalensi meningkat setiap tahunnya. Prevalensi DM yang terus meningkat, secara tidak langsung akan meningkatkan angka kesakitan dan kematian akibat komplikasi DM. Komplikasi tersebut dapat diminimalkan dengan menerapkan kepatuhan manajemen diri DM pada pasien. Manajemen diri pasien DM difokuskan pada pengendalian glukosa darah. Pengendalian glukosa dalam darah dapat dilakukan melalui edukasi, diet, aktivitas fisik, manajemen obat, pengontrolan kadar glukosa darah, dan perawatan kaki. Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan manajemen diri pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metodologi : Metode penelitian ini adalah literature review dan pencarian literature ini menggunakan google scholar. Jurnal yang terbit tahun 2015-2020 dan full text yang memiliki standar kelengkapan struktur. Hasil Penelitian : Berdasarkan dari hasil literature review terdapat hubungan mengenai tingkat pengetahuan dengan kepatuhan manajemen diri pada pasien diabetes melitus tipe 2. Keterbukaan pasien DM terhadap informasi kesehatan akan menuntun pasien untuk aktif menjalankan aktivitas manajemen diri, sehingga kadar glukosa darah dapat terkendali. Simpulan dan saran : Terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan manajemen diri pada pasien diabetes melitus tipe 2. Disarankan pada pasien dapat mempertahankan manajemen dirinya untuk mencegah terjadinya komplikasi

    Perancangan Pusat Wisata Batik Dengan Pendekatan Green Architecture Di Desa Pilang Kabupaten Sragen

    Get PDF
    Sragen merupakan sebuah kota ramai yang berada di wilayah provinsi Jawa Tengah. Sebagai kota yang berada di sebelah selatan sungai Bengawan Solo, Sragen mempunyai keanekaragaman budaya yang sangat menarik seperti membatik. Batik sragen yang berada di pinggir sungai Bengawan Solo, yang sering disebut juga dengan Batik Girli (Pinggir Kali). Batik Sragen yang berkembang dari perpaduan antara batik Yogyakarta dengan batik Surakarta yang banyak menggunakan ornament flora dan fauna, ada kalanya dikombinasikan dengan motif baku. Namun demikian dengan peningkatan industri batik mengakibatkan dampak negatif yaitu masalah lingkungan, seperti pembuangan limbah bekas perendaman batik dan pewarna batik yang bahannya terbuat dari lilin dan bahan pewarna sintetis. Jadi bisa menyebabkan polusi tanah dan juga bisa menyebabkan tercemarnya air dalam tanah pada kawasan tersebut. Adapun tujuan perancangan pusat wisata batik untuk menampung aktifitas – aktifitas industri batik rumahan yang tersebar dikawasan tersebut, memberikan tempat workshop dan edukasi kepada masyarakat tentang pembuatan batik, dan pembuatan tempat pengolahan limbah cair batik yang ramah lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan metode Green architecture yang juga merupakan arsitektur ramah lingkungan, mencakup keselarasan antara manusia dan lingkungan alamnya. Green architecture adalah pembangunan yang memperhatikan masalah ekonomi, hema energi, utilitas, daya tahan, dan kenyamanan, ramah lingkungan, dan dapat dikembangkan menjadi pembangunan berkesinambungan. ‘Green’ dapat diinterpretasikan sebagai sustainable (berkelanjutan), earthfriendly (ramah lingkungan), dan high performance building (bangunan dengan performa sangat baik). Bangunan hijau dirancang untuk mengurangi dampak keseluruhan dari lingkungan yang dibangun pada kesehatan manusia dan lingkungan alam dengan Efisien menggunakan energi, air (memilih keran yang memakai tap yang hanya mengeluarkan air dalam volume tertentu) dan sumber daya lain sepertimaterial bagunan, kesehatan penghuni, melindungi dan meningkatkan produktivitas manusia dalam bekerja, mengurangi limbah, polusi dan degradasi lingkungan

    ARRATIVE REVIEW : HUBUNGAN WAKTU PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP FORWARD HEAD POSTURE PADA REMAJA

    Get PDF
    Latar belakang :.Dewasa ini angka pengguna gadget terutama smartphone di dunia setiap tahunnya terus mangalami peningkatan. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan terbesar di bawah china dan India.. Rata- rata remaja di indonesia menggunakan smartphone selama 3 jam perhari. Di beberapa kota besar di indonesia 79,5 % remaja merupakan pengguna internet dan sebanyak 21% di akses melalui smartphone. Seiring tingginya angka penggunaan smartphone pada remaja ini berbagai keluhan pun mulai muncul seperti terjadinya gejala nyeri pada leher, nyeri pada bahu, bahkan perubahan postur pada kepala yang cenderung mengarah kedepan atau yang sebut dengan forward head posture. Tujuan Penelitian : Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waktu penggunaan smartphone terhadap forward head posture pada remaja. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan narrative reviewdengan framework PEOs (Population, Exposure, Outcome, Study Design). Pencarian artikel menggunakan database yang relevan seperti PubMed, Scient Direct dan Google Scholardi terbitkan dalam kurun waktu 2010–2020 yang memenuhi kriteria inkusi dan eksklusi yang telah di tetapkan oleh penulis. Hasil Penelitian : Dari 38 artikel yang teridentifikasi, terdapat 10 artikel yang memenuhi kriteria inkusi. 9 hasil penelitian dari artikel hasil penelitian dari artikel tersebut menyatakan bahwa waktu penggunakan smartphone memiliki hubungan dengan forward head posture pada remaja. Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis 10 jurnal penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, 8 jurnal menyebutkan bahwa waktu penggunaan smartphone berhubungan dengan kejadian forward head posture pada remaja. Penggunaan smartphone dengan cara atau postur tubuh yang tidak ergonomis maupun waktu penggunaan yang lama dapat mengakibatkan berbagai masalah postural, salah satunya forward head postur

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇