DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
PERBEDAAN PENGARUH LADDER DRILL EXERCISE DAN THREE CONE DRILL EXERCISE PADA CEDERA ANKLE TERHADAP KELINCAHAN PEMAIN SEPAKBOLA DISSBAMSSEYEGAN
Latar Belakang: Pada pemain sepakbola cedera ankle akan
mempengaruhipada penurunan kelincahan,penurunan kelincahan akan
berimbaskepadapenurunanperformadanprestasipemain.Dalam rangka
untuk meningkatkan kelincahan,fisioterapidapatmemberikan latihan
untuk meningkatkan kelincahan,salah satunya latihan ladderdrilldan
threeconedrillyangakanmeningkatkankesigapankakidalam melewati
setiaprintanganyangakanmeningkatkankelincahan.Tujuan:Penelitian
inibertujuan untukmengetahuiperbedaan pengaruh latihan ladderdrill
dan three cone drillpada cedera ankle terhadap kelincahan pemain
sepakbola di ssb ams seyegan. Metode Penelitian: Penelitian ini
menggunakan metode quasieksperimentalpre testdan posttesttwo
group design.Sebanyak 20 sampelyang ditentukan dengan rumus
Arikunto.Sampeldibagimenjadi2 kelompokyaitu kelompok1 dengan
pemberian latihan ladderdrilldan kelompok2 dengan pemberian three
cone drill.Penelitian inidilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi
latihan selama 3 kalidalam seminggu baik untuk latihan ladderdrill
maupunlatihanthreeconedrill.Alatukuryangdigunakandalam penelitian
iniadalahshuttleruntest.Hasil:HasilujihipotesisImenggunakanpaired
samplettestdiperolehnilaip=0,000(p=<0,05)danhasilujihipotesisII
menggunakanpairedsamplettestdiperlehnilaip=0,000(p=<0,05)yang
berartikedua perlakuan berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan
pemain sepakbola yang pernah mengalami cedera ankle. Hasil uji
hipotesisIIImenggunakan Independentsamplettestdidapatkan hasil
nilaip=0,343(p>0,05)sehinggadaripernyataanitumenunjukkanbahwa
tidakadaperbedaanpengaruhantaralatihanladderdrilldanthreecone
drillterhadap pemain sepakbola yang pernah mengalamicedera ankle.
Kesimpulan:tidakadaperbedaanpengaruhantaralatihanladderdrilldan
latihanthreeconedrillterhadapkelincahanpemainsepakboladiSSBAMS
Seyeganyangpernahmengalamicedera.Saran:Bagipenelitiselanjutnya
diharapkandapatmengembangkanmanfaatdarilatihanladderdrilldan
threeconedrilluntukkecepatan,keseimbanganmaupunkekuata
LITERATUR REVIEW GAMBARAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan layanan
kesehatan disuatu Negara. Menurut WHO (World Health Organization), 20% dari
515.000 kematian maternal diseluruh dunia disebabkan oleh anemia. Separuh dari
kematian ibu disebabkan oleh perdarahan.Dua pertiga dari semua kasus perdarahan
pasca persalinan terjadi pada ibu tanpa faktor resiko yang diketahui sebelumnya, dua
pertiga kematian akibat perdarahan tersebut adalah dari jenis retensio plasenta dan
atonia uteri.Anemia menganggu kesehatan dan kesejahteran pada ibu hamil dan
meningkatkan resiko ibu dan bayi. Anemia mempengaruhi setengahnya satu miliar
wanita usia reproduksi diseluruh dunia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil.Penelitian
ini merupakan penelitian literature riview yang dimana bahwa dijelaskan literature
riview adalah uraian tentang teori, temuan, dan bahan penelitian lainnya yang
diperoleh dari bahan acuan yang akan dijadikan landasan kegiatan penelitian untuk
menyusun kerangka pemikiran yang jelas dari perumusan masalah yang ingin diteliti
oleh peneliti. Study ini menggunakan artikel maupun jurnal dalam kurun waktu 10
tahun terakhir antara tahun 2010-2020. Saat pencarian jurnal ditemukan sekitar
56.400 hasil di google biasa sekitar 70,900 hasil di google di scoller kemudian di
perkecil kembali dengan kata kata kunci anemia didapatkan hasil sekitar 7.850 hasil
(0,04 dtk), kejadian anemia pada ibu hamil didapatkan hasil sekitar 9.080 hasil (0,08
detik)Hasil literature review menunjukkan bahwa gambaran kejadian yang
berhubungan dengan anemia pada ibu hamil yaitu umur ibu, umur
kehamilan,paritas,dan jarak kehamilan.terdapat hubungan umur ibu,umur
kehamilan,paritas dan jarak kehamilan. Dengan diterapkan skripsi ini dapat
meningkatkan penanganan masalah kejadian anemia pada ibu hamil dan terus
mengikuti ilmu terbaru untuk meningkatkan pelayanan kebidanan sesuai dengan
standarnya.Hasil skripsi ini dapat dijadikan bahan bacaan serta sumber informasi
bagi mahasiswa m
KONSEP PELAYANAN PRIMA KEBIDANAN
Konseptual model kebidanan biasanya berkembang teori wawasan intuitif
keilmuan yang sering kali disimpulkan dalam kerangka acuan disiplin ilmu yang
bersangkutan (Fawcett, 1992) sehingga konseptual model memberikan gambaran
abstrak atau ide yang mendasari disiplin ilmu serta memberi kerangka untuk memahami
dan mengembangkan praktik untuk membimbing tindakan dalam melakukan asuhan
kebidanan. Teori yang mendasari model asuhan kebidanan diantaranya teori dari Reva
Rubin yang menekankan pada pencapaian peran ibu, Ramona Mercer tentang stress
adaptasi, Ela Joy Lehrman tentang aspek praktik bidan pada ibu hamil dan bersalin, Ela
melihat tentang perubahan setelah melahirkan mempengarui personality serta Erneitein
Wiedenbach menekankan pada masalah keperawatan maternitas yang meliputi the
agent, the recipient, te goal and te means
LITERATURE REVIEW FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar Hemoglobin dalam darah kurang
dari normal (11gr%). Anemia pada kehamilan disebut “potensial danger to mother
and child” (potensial membahayakan ibu dan anak), oleh karena itu anemia
memerlukan perhatian yang serius dari semua pihak terkait dengan pelayanan
kesehatan pada lini terdepan, Jika ibu hamil mengalami anemia maka dapat
mengakibatkan keguguran, bayi lahir sebelum waktunya, perdarahan sebelum dan
selama persalinan bahkan dapat mengakibatkan kematian pada ibu dan janin. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor kejadian anemia pada ibu hamil.
Metode penelitian ini merupakan desain penelitian literature review dengan
mengumpulkan berbagai sumber sesuai dengan topik seperti jurnal, buku, internet
dan pustaka lain Hasil penelitian 10 jurnal literature review muncul berbagai faktorfaktor
yang menyebabkan kejadian anemia pada ibu hamil yaitu umur ibu, paritas,
status gizi, pendidikan, jarak kehamilan, pekerjaan. Simpulan dari telaah jurnal
tersebut faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil yaitu usia
35 tahun, jarak kehamilan < 2 tahun, ibu dengan pekerjaan ganda,
status gizi dengan lila <23,5, pendidikan yang berpengaruh terhadap kejadian
anemia. Umur merupakan faktor paling kuat, sedangkan pekerjaan merupakan faktor
kurang kuat, sehingga dapat menghindari terjadinya anemia yang dapat
mempengaruhi ibu dan bayi. Sarannya diharapkan kepada ibu hamil dapat
mengkonsumsi tablet Fe secara teratur agar terhindar terjadinya anemia pada
kehamilan. Bagi institusi pendidikan diharapkan literature review dapat dijadikan
sebagai bahan referensi terkait penyebab anemia pada ibu hamil
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PERSALINAN DENGAN KECEMASAN SUAMI MENGHADAPI PERSALINAN
Kecemasan suami dalam menghadapi persalinan akan menyebabkan kurangnya pendampingan bagi ibu bersalin yang dapat mengganggu kelancaran proses persalinan. Kurangnya pengetahuan suami akan apa yang dihadapi mengakibatkan rasa cemas dan takut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan pengetahuan tentang persalinan dengan kecemasan suami menghadapi persalinan. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan situs pencarian jurnal seperti google scholar dan menggunakan analisa PEOS. Hasil analisa 10 jurnal literature review didapatkan bahwa kurangnya pengetahuan tentang persalinan menjadi salah satu faktor terjadinya kecemasan dalam menghadapi persalinan dan pengetahuan tentang persalinan paling banyak didapatkan dari keluarga. Suami dengan pengetahuan yang baik memiliki kecemasan ringan, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan tentang persalinan dengan kecemasan suami menghadapi persalinan. Diharapkan bidan di institusi terkait dapat meningkatkan pelayanan kebidanan terhadap ibu hamil dan suami melalui penyuluhan mengenai persalinan, sehingga tingkat kecemasan suami dalam menghadapi persalinan istri akan menurun
PENGARUH PEMBIAYAAN MIKRO SYARIAH DAN PENGETAHUAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN TERHADAP PERKEMBANGAN UMKM (STUDI KASUSANGGOTA BWM USAHA MANDIRI SAKINAH YOGYAKARTA)
Latar Belakang: Perkembangan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan
Menengah (UMKM) menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian
yang ada di negara ini, Pemerintah telah meningkatkan berbagai akses keuangan
salah satunya dengan membentuk Bank Wakaf Mikro Syariah untuk mempermudah
UMKM dalam memperoleh pembiayaan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pembiayaan mikro syariah dan
pengetahuan penyusunan laporan keuangan terhadap perkembangan pelaku UMKM
anggota BWM Usaha Mandiri Sakinah Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian
ini menggunakan metode Kuantitatif Deskriptif serta data bersumber dari Data
Primer dan data Sekunder. Data dikumpulkan dengan teknik penyebaran kuesioner
serta studi kepustakaan. Sampel yang digunakan adalah Nasabah atau anggota Bank
Wakaf Mikro Usaha Mandiri Sakinah Yogyakarta sebanyak 78 responden. Sampel
diperoleh dengan metode Simpel Random Sampling. Analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Linier Berganda, Uji
Signifikasi (T), Uji Simultan (F), serta uji Determinasi (R²). Hasil Analisis: Hasil
diperoleh menunjukan bahwa X1 secara parsial berpengaruh terhadap Y hal ini
sesuai dengan yang dihipotesiskan, X2 berpengaruh secara parsial terhadap variabel
Y hal ini sesuai dengan yang dihipotesiskan. Secara simultan, X1 dan X2
berpengaruh terhadap Y, hasil ini sesuai dengan yang dihipotesiskan
LITERATURE REVIEW FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI
Bayi yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap karena alasan informasi berupa
kurangnya pengetahuan ibu. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar cakupan status
imunisasi dasar lengkap (IDL) anak yang diimunisasi tapi tidak lengkap meningkat
dari 32,1% menjadi 32,9%. Sedangkan cakupan imunisasi dasar di DIY telah
mencapai target UCI (Universal Child Immunization) minimal 95%. Tujuan
penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan
imunisasi dasar pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode literature review.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi 9-12 bulan.
Literature review menggunakan jurnal yang berkaitan dengan faktor-faktor yang
mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar pada bayi dengan kriteria jurnal mencari
10 jurnal sesuai kata kunci, jurnal berbahasa indonesia atau inggris dengan subyek
ibu yang memiliki bayi usia 9-12 bulan dan referensi 10 tahun terakhir. Hasil
penelitian literature review ini menunjukkan pengetahuan ibu dapat mempengaruhi
status kelengkapan imunisasi dasar pada bayi yang dipengaruhi oleh usia ibu,
pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, dan informasi. Bidan diharapkan dapat
memberikan penyuluhan kepada ibu yang memiliki bayi 9-12 bulan terkait dengan
kelengkapan imunisasi dasar sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan dari
penyakit yang bisa disebabkan karena imunisasi dasar
METODE YANG PALING EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MELAKUKAN SADARI PADA REMAJA PUTRI BERDASARKAN LITERATURE REVIEW
Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia dengan hampir 1,7 juta kasus baru. Kanker payudara sendiri meningkat sesuai bertambahnya usia. Namun usia muda juga bukan menjadi jaminan untuk aman dari kanker payudara. Upaya yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pemeriksaan SADARI dapat dilakukan dengan meningkatkan pemahaman serta keterampilan sejak usia remaja. Tujuan literature review ini adalah untuk mengetahui metode yang paling efektif untuk meningkatkan keterampilan melakukan SADARI pada remaja putri berdasarkan Evidence Based Practice. Penelitian ini menggunakan metode literature review meliputi studi pencarian sistematis data base Komputerisasi yaitu PUBMED dan google scholer dengan kriteria jurnal yang sudah terindeks atau terakreditasi baik nasional maupun internasional (ISBN/ISSN). Dengan menggunakan kata kunci “Keterampilan melakukan SADARI Pada Remaja Putri” digunakan 10 jurnal artikel sebagai bahan literature. Berdasarkan hasil literature review yang telah dianalisis bahwa ada pengaruh demonstrasi SADARI terhadap keterampilan melakukan SADARI pada remaja putri. Hal tersebut dikarenakan metode demonstrasi mempunyai keunggulan mudah dipahami, lebih menarik, merangsang peserta didik untuk mengamati, serta melakukan sendiri (redemonstrasi). Disarankan bagi bidan agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SADARI pada remaja putri sehingga dapat mendeteksi sedini mungkin adanya kelainan-kelainan pada payudara dan memperpanjang harapan hidup penderita serta menurunkan risiko kematian akibat kanker payudara. Pada peneliti selanjutnya dapat mencari artikel lebih banyak dan terkait keterampilan SADARI sehingga literature review yang dibuat lebih sempurna
GAMBARAN PERSEPSI AKTIVITAS HUBUNGAN SEKSUAL PADA IBU HAMIL DI RSUD SLEMAN
Kehamilan memberikan perubahan secara fisiologis maupun psikologis bagi ibu
hamil, sehingga setiap wanita hamil beresiko komplikasi yang bisa mengancam
jiwanya. Persepsi tentang kehamilan yang dimiliki oleh ibu hamil dan pasangannya
sangat menentukan perilaku pasangan melakukan hubungan seksual. Persepsi tentang
kehamilan ini terbentuk berdasarkan kepercayaan yang dimiliki oleh masyarakat.
Hubungan seksual pasangan suami istri pada masa kehamilan sampai saat ini masih
ada yang menganggap sebagai suatu hal yang tabu meskipun kehidupan seksual
merupakan sebuah kebutuhan. Pengetahuan tentang hubungan seksual sangat
diperlukan pada waktu kehamilan untuk mengurangi ketidaktahuan ibu hamil dalam
kehamilanya. Tujuan dalam penelitiann ini adalah mengetahui gambaran persepsi
aktivitas hubungan seksual pada ibu hamil di RSUD Sleman. jenis penelitian
deskriptif. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil uji statistik
menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki persepsi cukup sebanyak 68
(70,83%), persepsi baik sebanyak 14 (14,58%), dan persepsi kurang sebanyak 14
(14,58%). Hasil uji deskriptif Ibu Hamil didominasi Usia 21 sampai dengan 25 tahun
dengan persepsi cukup. Ibu hamil dengan Pendidikan terakhir SLTA memiliki
persepsi cukup. Ibu hamil didominasi Ibu rumah tangga dengan persepsi cukup.
Paritas didominasi hamil ke satu dengan persepsi cukup. Lama Menikah didominasi
Ibu hamil dengan lama menikah lebih dari 1 tahun dengan persepsi cukup. Sarannya
yaitu hasil penelitian dapat dijadikan acuan dan bahan pembelajaran serta
pengembangan ilmu pengerahuan kebidanan