DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
LITERATUR REVIEW: PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI HAID PADA PEREMPUAN
Nyeri haid adalah rasa tidak enak di perut bagian bawah sebelum
dan selama haid. Nyeri haid terjadi karena pelepasan prostaglandin yang berlebihan
mengakibatkan kenaikan kontraksi uterus sehingga terjadi rasa nyeri saat menstruasi.
Ketika nyeri tersebut timbul, timbul beberapa efek yang akan muncul seperti sakit
kepala, mual, sembelit atau diare, dan sering berkemih. Untuk mengurangi rasa nyeri
saat haid kompres hangat adalah salah satu alternative pengobatan yang memiliki
efek samping minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres
hangat terhadap nyeri haid pada perempuan yang mengalami nyeri haid. Penelitian
ini menggunakan jenis penelitian dengan metode literature review atau tinjauan
pustaka. Studi literature review adalah penelitian yang berkaitan dengan metode
pengumpulan data pustaka, atau pengumpulan sumber kepustakaan yang
berhubungan pada sebuah topik tertentu yang bisa didapat dari berbagai sumber,
sumber yang dipakai dalam penelitian ini adalah jurnal ilmiah. Hasil pembahasan
jurnal yang direview menunjukkan bahwa sebelum pemberian kompres hangat
intensitas nyeri haid yang dialami responden yaitu nyeri sedang namun setelah
diberikan intervensi kompres hangat nyeri haid yang dialami berubah menjadi nyeri
ringan bahkan tidak nyeri. Hal ini ditunjukkan dari uji Wilcoxon menunjukkan hasil
p-value=0,000<0,05 dari semua jurnal yang direview. Ada pengaruh kompres hangat
dalam menurunkan intensitas nyeri haid yang dialami perempuan
PERBEDAAN PENGARUH CORE STRENGTHENING EXERCISE DAN WILLIAM FLEXION EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DENGAN METODE NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Dismenore merupakan kejang otot yang menyakitkan dari uterus yang
terjadi selama menstruasi dan merupakan salah satu penyebab paling umum nyeri panggul
dan gangguan menstruasi. Jika Dismenorea terjadi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Menstruasi biasanya dimulai antara usia 10-16 tahun. Fisioterapi berperan untuk
memberikan intervensi Core Strengthening Exercise dan William‟s Flexion Exercise untuk
penurunan Dismenorea. Tujuan: untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh Core
Strengthening Exercise dan William‟s Flexion Exercise terhadap penurunan nyeri haid pada
remaja putri. Metode: penelitian ini menggunakan penelitian narrative review dengan
framework PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Pencarian literature
menggunakan database yang relevan seperti Google Scholar dan Sciendirect diterbitkan
dalam kurun waktu 2010-2020 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang telah
ditetapkan. Hasil: dari penelitian ini penyaringan terhadap 44 jurnal dari google scholar dan
sciendirect, sebanyak 10 jurnal masuk kedalam kategori dalam penelitian ini bahwa Core
Strengthening dan William‟s Flexion Exercise berpengaruh terhadap penurunan Dismenorea.
Kesimpulan: Core Strengthening dan William‟s Flexion Exercise dapat dijadikan sebagai
salah satu intervensi fisioterapi pada kasus Dismenorea dengan tujuan untuk penurunan
Dismenorea
PERBEDAAN PENGARUH SQUARE STEPPING EXERCISE DENGAN JALAN TANDEM TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN DINAMIS LANSIA DENGAN METODE NARRATIVE REVIEW
Latar belakang : Jumlah penduduk lansia yang terus meningkat seiring
bertambahnya waktu menjadi perhatian dalam bidang kesehatan karena lansia
mengalami penurunan fungsi yang mengakibatkan timbulnya masalah kesehatan
salah satunya penurunan keseimbangan dinamis yang dapat mengakibatkan risiko
jatuh pada lansia. Jatuh pada lansia menyebabkan kecacatan fisik, penurunan
fungsional, stres emosional, dan kematian. Untuk menanggulangi risiko jatuh
tersebut adanya intervensi square stepping exercise dengan jalan tandem. Tujuan :
mengetahui perbedaan pengaruh square stepping exercise dengan jalan tandem
terhadap peningkatan keseimbangan dinamis lansia. Metode Penelitian : metode
penelitian ini adalah penelitian narrative review. Pencarian jurnal dilakukan di portal
jurnal online seperti google scholar, PubMed, science direct, dan researchgate. Hasil
penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 5 jurnal square stepping exercise dan 5
jurnal jalan tandem dilakukan review dalam penelitian ini. Hasil Penelitian : hasil
review 5 jurnal square stepping exercise dan 5 jurnal jalan tandem didapatkan bahwa
ada peningkatan keseimbangan pada responden setelah dilakukan latihan. Terdapat
beda skor rerata selisih keseimbangan antara jurnal square stepping exercise dengan
hasil 3,06 dan jurnal jalan tandem dengan hasil 4,4572. Kesimpulan : ada perbedaan
pengaruh square stepping exercise dan jalan tandem terhadap peningkatkan
keseimbangan dinamis lansia namun tidak ada perbedaan hasil yang signifikan pada
kedua latihan. Saran : square stepping exercise dan jalan tandem dapat dilakukan
pada lansia secara rutin untuk meningkatkan keseimbangan dinamis sehingga
mengurangi risiko jatuh
HUBUNGAN USIA DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN VO2 MAX PADA PEMAIN BASKET DI MATARAM BASKETBALL SCHOOL DAN BIMA PERKASA ACADEMY
Latar Belakang: VO2 Max adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam
permainan bola basket. VO2 Max yang tinggi menghasilkan lebih banyak energi dan
aktivitas atlet menjadi lebih baik. Faktor yang mempengaruhi VO2 Max diantaranya
yaitu usia dan Indeks Massa Tubuh. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui adanya
hubungan usia dan Indeks Massa Tubuh dengan VO2 Max pada pemain basket di
Mataram Basketball School dan Bima Perkasa Academy. Metode Penelitian:
Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan pengambilan sampel
menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah pemain pemain
basket di Mataram Basketball School dan Bima Perkasa Academy usia 13-18 tahun
dengan total sampel 31 pemain. Pengukuran VO2 Max dilakukan dengana cara
melakukan cooper test. Hasil Penelitian: Hasil uji korelasi pearson antara usia dan
VO2 Max yaitu p=0,017 maka p <0,05, sedangkan antara Indeks Massa Tubuh dan
VO2 Max yaitu p = 0,025 maka p <0,05. Kesimpulan: Ada hubungan usia dan
Indeks Massa Tubuh dengan VO2 Max pada pemain basket di Mataram Basketball
School dan Bima Perkasa Academy. Saran: Disarankan untuk responden agar
menjaga pola makan, serta memperhatikan Indeks Massa Tubuh, perlu diadakan
pengukuran Indeks Massa Tubuh dan VO2 Max secara berkala serta diharapkan bagi
peneliti selanjutnya agar dapat melakukan studi pada faktor-faktor lain yang
mempengaruhi VO2 Max
Pengaruh Senam Aerobik Terhadap Tingkat Stres pada Remaja Oligomenorea Denganmetode Narrative Review
Latar Belakang: Tanda bahwa seseorang memasuki fase remaja adalah kematangan sistem reproduksi pada tubuh dan perubahan pada psikolgi yang dapat menyebabkan stres. Stres merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan siklus menstruasi yaitu oligomenorea. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh senam aerobik terhadap tingkat stres pada remaja oligomenoreadengan metode narrative review. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah narrative review dengan mengumpulkan 12 jurnal pada variabel terikat dan bebas yang kemudian dilakukan skrinningsesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Dari 12 jurnal dengan metode narrativereviewmenunjukkan bahwa 2 jurnal menyebutkan bahwa stres memiliki faktor internal dan eksternal, 10 bahwa senam aerobik dapat menurunkan tingkat stres pada remaja. Kesimpulan : Ada pengaruh senam aerobik terhadap tingkat stres pada remaja oligomenoreadengan narrative review. Saran: Peneliti selanjutnya dapatmenambah variabel terikat pada penelitian seperti pada remaja yang baru mengalami menstruasi kurang dari 2 tahun dan pada wanita pre menopausesehingga dapat diketahui keefektifitasan dari latihan senm aerobik low impact
GAMBARAN TENTANG PENGETAHUAN ASI EKSLUSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER III : STUDI LITERATUR REVIEW
ASI Ekslusif adalah pemberian ASI saja pada bayi sampai usia 6 bulan tanpa
tambahan cairan ataupun makanan lain. ASI dapat diberikan sampai bayi berusia 2
tahun. Pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui berkaitan dengan proses
pembelajaran. Proses belajar ini dipengaruhi berbagai faktor dari dalam, seperti
motivasi dan faktor luar berupa sarana informasi yang tersedia, serta keadaan sosial
budaya. Untuk Mengetahui Gambaran Pengetahuan ASI eksklusif Pada Ibu Hamil
Trimester III. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
literatur review meliputi studi pencarian sistematis data base komputerisasi melalui
Google Scholer menggunakan kata kunci pengetahuan ASI eksklusif pada ibu hamil.
Dipilih 10 artikel sebagai referensi. Dalam 10 jurnal literature yang dicapai sebagai
hasil dari scoping review yaitu:. subjek yang mempengaruhi pengetahuan ibu hamil
trimester III adalah usia dan Pendidikan. Hal ini terlihat pada nilai P 0,001.
Pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI eksklusif berkategori baik.
Pendidikan mempengaruhi pengetahuan, semakin tinggi pendidikan semakin banyak
informasi yang didapatkan. Penyuluhan tentang pentingnya inisiasi menyusui dini
hendaknya lebih optimal dan perlu diperluas yang ditujukan kepada petugas
kesehatan, ibu hamil baik primipara maupun multipara serta keluarga dalam rangka
memfasilitasi pemberian ASI eksklusif
GAMBARAN STATUS GIZI PADA BALITA TAHUN 2020
Masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia adalah masalah gizi.
Dampak kekurangan gizi bukan hanya menimbulkan masalah kesehatan namun dapat
menurunkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat diperlukan di masa
yang akan datang. Resiko kematian anak gizi buruk 17 kali lipat dibandingkan
dengan anak normal. Oleh karena itu setiap anak gizi buruk harus dirawat sesuai
standar (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2013). Menurut WHO (2012)
jumlah penderita gizi kurang di dunia mencapai 104 juta anak dan keadaan gizi
kurang masih menjadi penyebab sepertiga dari seluruh penyebab kematian anak di
seluruh dunia. UNICEF melaporkan sebanyak 167 juta anak usia pra-sekolah di
dunia yang menderita gizi kurang (underweight) sebagian besar berada di Asia
Selatan. Tujuan literaturereview ini untuk mengetahui gambaran status gizi pada
balita. Literature review menggunkan metode penelitian literature review. Hasil
literature review ini didapatkan bahwa gambaran status gizi pada balita terdapat
beberapa faktor yang mempengaruhi seperti jenis kelamin, perkerjaan orangtua,
status imunisasi, dan ASI ekslusif. Kesimpulan dari hasil studi literatur yang telah
dikemukakan dapat disimpulkan status gizi baik sebanyak (76,5%), cukup (20,3%)
dan kurang (3,2%). Simpulan status gizi dipengaruhi oleh pekerjaan orangtua,
pendidikan orangtua, status imunisasi, status ASI eksklusif dan jenis kelamin
merupakan penyebab terjadinya status gizi buruk, kurang, dan baik pada balita yang
memiliki resiko terjadinya stunting serta kematian pada balita
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA REMAJA KELAS XI DI SMA MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA
Latar Belakang : Pada masa remaja ini akan mengalami perubahan-perubahan
psikologis. Kecerdasan tidak selalu tentang kecerdasan intelektual, adapun kecerdasan
emosional yang sangat penting untuk kehidupan remaja. Prevalensi merokok pada
remaja (10-18 tahun) terus meningkat, yaitu 7,2%, kasus tawuran di Indonesia
meningkat 1,1% sepanjang 2018. Faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional
pada anak salah satunya yaitu faktor pengasuhan/pola asuh orang tua.
Tujuan : Untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan kecerdasan
emosional pada remaja kelas XI di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode
deskriptif korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan
adalah purposive sampling, jumlah responden sebanyak 39 responden. Instrumen yang
digunakan kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kecerdasan emosional. Teknik
analisis data menggunakan Kendall Tau.
Hasil : Pola asuh orang tua pada remaja kelas XI di SMA Muhammadiyah 2
Yogyakarta didapatkan bahwa responden yang menerapkan pola asuh orang tua
otoriter sebanyak 25 orang (64,1%). Kecerdasan emosional pada remaja kelas XI di
SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta didapatkan bahwa responden yang memiliki
kecerdasan emosional sedang sebanyak 34 orang (87,2%).
Simpulan dan Saran : Tidak ada hubungan pola asuh orang tua dengan kecerdasan
emosional pada remaja kelas XI di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Siswa
diharapkan dapat mengelola dan mengekspresikan emosinya dengan baik agar
terhindar dari perilaku-perilaku menyimpang
Article Review: karakteristik Ibu Bersalin dengan Perdarahan Postpartum tahun 2020
Article Review: karakteristik Ibu Bersalin dengan Perdarahan Postpartum tahun 202
PENENTUAN TARIF JASA RAWAT INAP MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING PADA RUMAH SAKIT UMUM ‘AISYIYAH PURWOREJO
Perhitungan harga pokok pada awalnya diterapkan dalam perusahaan manufaktur, akan tetapi dalam perkembangannya perhitungan harga pokok telah diadaptasi oleh perusahaan jasa, perusahaan dagang dan sektor nirlaba. Rumah sakit merupakan salah satu perusahaan jasa yang menghasilkan keanekaragaman produk, yaitu output yang dijual lebih dari satu. Keanekaragaman produk pada rumah sakit mengakibatkan banyaknya jenis biaya dan aktivitas yang terjadi pada rumah sakit, sehingga menuntut ketepatan pembebanan biaya overhead dalam penentuan harga pokok produk. Rumah sakit dalam menentukan harga pokok produk terkadang masih menggunakan akuntansi biaya tradisional, sistem ini tidak sesuai dengan lingkungan pemanufakturan yang maju pada diversifikasi (keanekaragaman) produk yang tinggi. Sistem akuntansi biaya tradisional sering kali menghasilkan informasi biaya yang terdistorsi sehingga mengakibatkan pembuatan keputusan yang justru menimbulkan konflik dengan keunggulan perusahaan (Rudianto 2013a). Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan metode dalam penentuan tarif jasa rawat inap yang digunakan oleh RSU ‘Aisyiyah Purworejo dan untuk mengetahui cara penentuan tarif jasa rawat inap pada RSU ‘Aisyiyah Purworejo jika menggunakan metode Activity Based Costing (ABC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa perhitungan tarif rawat inap RSU ‘Aisyiyah Purworejo dengan mengunakan metode ABC mengalami overcosting untuk kelas VIP, selebihnya untuk kelas lainnya mengalami undercosting. Artinya, selama ini kelas VIP mensubsidi kelas-kelas yang di bawahnya. RSU ‘Aisyiyah Purworejo sebaiknya mulai mempertimbangkan tarif jasa rawat inap dengan menggunakan metode ABC, karena perhitungan dengan metode ABC akan menghasilkan tarif jasa rawat inap yang akurat dan juga tetap mempertimbangkan faktor-faktor eksternal lain yang mempengaruhi dalam penetapan harga pelayanan rawat inap