DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Hubungan Usia dan Lama Kerja dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Pengrajin Batik Tulis di Bantul
Latar Belakang : Kasus nyeri punggung bawah (Low Back Pain) di seluruh dunia
cukup tinggi, Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh Institute for Metrics and
Evaluation (IHME) pada tahun 2017, Nyeri punggung bawah menempati urutan ke-6
dalam daftar penyakit paling umum dialami. Keluhan yang sering dialami oleh para
pengrajin batik tulis yaitu nyeri punggung bawah, selain itu posisi pembatik yang tidak
ergonomis cara kerja mereka yang semua masih menggunakan cara manual. Usia dan
lama kerja adalah salah satu faktor terjadinya keluhan nyeri punggung bawah. Tujuan :
Untuk mengetahui hubungan usia dan lama kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah
pada pengrajin batik tulis di bantul. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian
observasional dengan metode total sampling. Populasi dalam penelitian ini pekerja batik
tulis di batik lanthing, total responden sebanyak 20 orang. Penelitian ini menggunakan
kuesioner The Pain and Distress Scale. Hasil : Hasil uji Chi-Square usia dengan keluhan
nyeri menunjukkan bahwa nilai p-value 0,000 menunjukkan ada hubungan antara usia
dengan keluhan nyeri punggung bawah (p-0,000) dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho
ditolak. Hasil uji Chi-Square lama kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah
menunjukkan bahwa nilai p-value (0,004) menunjukkan ada hubungan antara lama kerja
dengan keluhan nyeri punggung bawah (p-0,004). Hal ini dapat dinyatakan bahwa ada
hubungan yang signifikan antara lama kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah.
Kesimpulan : Ada hubungan antara usia dan lama kerja dengan keluhan nyeri
punggung bawah pada pekerja batik tulis di bantul. Saran : Agar bisa menyediakan
media yang baik dan sesuai kepada seluruh pekerja bagian produksi untuk meningkatkan
para pekerja untuk mengurangi resiko keluhan Low Back Pain dalam bekerja terutama
pada bagian produksi. Dan diharapkan bagi para pekerja agara bisa memanfaatkan jam
istirahat dengan sebaik mungkin
Perbedaan Pengaruh Senam Yoga dan Senam Jantung Terhadap Penurunan Hipertensi pada Lansia
Latar Belakang: Lansia mengalami suatu proses yang disebut proses penuaan.
Dengan bertambahnya usia, organ tubuh akan mengalami penurunan akibat faktor
alami atau penyakit yang disebut penyakit degeneratif, salah satunya yaitu hipertensi.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh
senam yoga dan senam jantung terhadap penurunan hipertensi pada lansia. Metode
Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan
rancangan Quasi Eksperimental atau eksperimen semu dimana menggunakan desain
penelitian two group pretest-postest design. Membandingkan 2 kelompok yaitu
kelompok eksperimen 1 dan 2, dimana kelompok 1 akan diberikan perlakuan senam
yoga dan kelompok 2 yang akan diberikan perlakuan senam jantung dengan total
sampel berjumlah 14 orang dengan masing masing kelompok beranggotkan 7 orang.
Data berupa tekanan darah sebelum dan sesudah perlakuan. Data yang diperoleh
diuji dengan SPSS. Hasil: Hasil uji Independent sample t-test nilai sistolnya
p=0,930 dan diastoliknya p=0,691 yang berarti (p>0,05). Hal ini menunjukkan
bahwa perlakuan kelompok I dan II tidak memiliki perbedaan pengaruh terhadap
penurunan hipertensi pada lansia. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh
pemberian senam yoga dan senam jantung terhadap penurunan hipertensi pada
lansia. Saran: Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambah waktu menjadi
>3 minggu, mengontrol aktivitas atau pola hidup responden serta mengembangkan
lebih jauh manfaat yang dapat diambil dari senam yoga dan senam jantung
Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress pada pasien diabetes mellitus tipe II: Literatur Review
Latar Belakang : Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolisme dengan suatu
kumpulan gejala yang timbul pada seseorang karena adanya peningkatan kadar
glukosa darah diatas nilai normal. Salah satu penyebab diabetes mellitus adalah
stress. Stress bagi penderita diabetes mellitus adalah sesuatu yang sangat merugikan
karena akan meningkatkan kadar gula darah. Stress dapat mempengaharuhi
psikologis seseorang, adapun salah satu manajemen perawatan pasien diabetes
mellitus adalah dengan adanya dukungan keluarga yang dapat membantu individu
untuk beradaptasi dengan segala situasi dan peristiwa yang tidak diinginkan.
Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Stress
pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II.
Metode : Metode penelitian ini adalah literature review. Rentang waktu penerbitan
jurnal dari tahun 2016-2023. Penyusunan menggunakan kerangka kerja alat pencari
menggunakan PICOST.
Hasil : Hasil uji penilaian artikel menggunakan critical appraisal JBI Analythical.
Hasil tersebut mendapatkan 5 jurnal dengan adanya hubungan dukungan keluarga
dengan tingkat stress pada pasien diabetes mellitus tipe II .
Simpulan dan Saran : Adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress
pada pasien diabetes mellitus tipe II. Disarankan bagi penderita diabetes mellitus tipe
II dapat mencari tentang tanda dan gejala stress sehingga dapat segera mencari
bantuan atau dukungan dari keluarga
Studi kasus standar pelayanan radiologi diagnostik tentang sumber daya manusia di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Klaten
Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan adalah komponen kunci untuk
menggerakkan pembangunan kesehatan. S umber Daya Manusia Rumah Sakit
kelas B minimal mempunyai 2 Radiografer dengan menggunakan 1 alat Radiologi
dan 9 Pesawat Radiologi yaitu CT Scan 64 slide , ultrasonografi, panoramic, dental
X Ray, analog X Ray, mamography , c arm, fluroskopi, moblie X Ray (Permenkes
2008 ). Pada Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Klaten terdapat 11
Radiografer , dengan 5 buah Pesawat Radiologi yaitu CT Scan Tipe 8 sli c e,
panoramic, dental X Ray, analog X Ray, dan ultrasonography Tujuan penelitian
untuk mengetahui standar pelayanan radiologi diagnostik tentang sumber daya
manusia di Instalasi Radiologi RSI Klaten.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus. Metode
pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit
Islam Klaten pada bulan Febuari 2022 hingga Juli 2022. Subjek penelitian ini
adalah 2 Radiografer. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,
wawancara. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian standar pelayanan radiologi diagnostik tentang sumber daya
manusia di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Klaten, kemampuan dan
kompetensi yaitu dokter spesialis radiologi, radiografer, elektromedis, tenaga
adamistrasi, tenaga radiasi, B erdasarkam jenis sarana pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan pelayanan radiologi diagnostik, kelengkapan jumlah pesawat
untuk setiap jenis sarana pelayanan kesehatan yaitu CT Sc an, U sg, D ental,
Panorami c . Sebaiknya SDM di Instalasi Radiologi Rumah Sak it Islam Klaten
menambah tenaga administrasi dan tenaga elektromedis serta peralatan yang harus
ditambahkan dan diperbaharui seperti pesawat CT S ca
Analisis biomekanika pada aktivitas mengetik terhadap resiko terjadinya carpal tunnel syndrome pada mahasiswa semester akhir Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
Latar belakang: Penggunaan komputer berisiko tinggi mengalami gangguan trauma
pergelangan tangan yaitu terjadinya carpal tunnel syndrome, yang disebabkan karena
adanya kompresi pada nervus medianus pada pergelangan tangan dan menyebabkan
nyeri pada sendi, Hal ini di pengaruhi oleh postur pergelangan tangan yang janggal
dan gerakan berulang pergelangan tangan dalam penggunaan keyboard saat mengetik
pada komputer. Tujuan penelitian: penelitian ini untuk mengetahui hubungan
kajian biomekanika aktivitas mengetik terhadap resiko terjadinya Carpal Tunnel
Syndrome pada mahasiswa semester akhir Universitas „Aisyiyah Yogyakarta.
Metode penelitian: Jenis penelitian ini yaitu Observasional Analitik dengan
menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini yaitu cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester akhir Universitas „Aisyiyah
Yogyakarta. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Dengan melihat
responden yang sudah masuk kriteria inklusi dan kriteria eksklusi yaitu 92
responden, memiliki gejala pada tangan atau pergelangan tangan. Pengukuran
keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) menggunakan Boston Carpal Tunnel
Syndrome Quesionnaire (BTCQ). Data diolah dengan uji statistik Rank Spearman.
Hasil: gerakan berulang pergelangan tangan kanan dan tidak ada hubungan pada
gerakan berulang pergelangan tangan kiri dengan resiko terjadinya Carpal Tunnel
Syndrome dimana didapatkan nilai p-value postur pergelangan tangan kanan
(p=0,005), postur pergelangan tangan kiri (p=0,000), gerakan berulang pergelangan
tangan kanan (p=0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan dalam kajian
biomekanika aktivitas mengetik terhadap resiko terjadinya Carpal Tunnel Syndrome
pada mahasiswa semester akhir Universitas „Aisyiyah Yogyakarta
Pengaruh teknik mulligan terhadap nyeri otot upper trapezius petani pada lansia Di Desa Nganggring Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman
Latar Belakang: Indonesia merupakan negara agraris penduduk bekerja sebagai
petani. Desa Nganggring Kecamatan Turi Sleman merupakan daerah dengan sebagian
besar penduduk bertani. Posisi kerja petani yang biasa dilakukan yaitu membungkuk,
Posisi kerja ini sangat tidak ergonomis karena dapat mengakibatkan keluhan atau nyeri
pada bagian tubuh. Insiden nyeri leher ini terus-menerus mengalami peningkatan
seiring bertambahnya usia, hal ini menyebabkan lansia yang mengeluh mengalami
kesulitan dalam beraktivitas, bertani dilakukan secara terus-menerus sebagai rutinitas.
Tujuan: Mengidentifikasi nyeri otot upper trapezius petani pada lansia di desa
Ngangring Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman sebelum dan sesudah diberikan teknik
mulligan. Menganalisis perbedaan nyeri otot upper trapezius sebelum dan sesudah
diberikan teknik mulligan pada petani lansia di desa Ngangring Kecamatan Turi,
Kabupaten Sleman. Metode: penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan
metode desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental one group pre test-
post test design. Dengan teknik purposive sampling, skala pengukuran menggunakan
numeric rating scale (nrs). Hasil: Hasil paired t-test nilai signifikansi 0,000 (<0,05),
maka H1 diterima. Sehingga hasil yang diperoleh peneliti adalah ada pengaruh
pemberian teknik mulligan terhadap nyeri otot upper trapezius pada petani lansia di
desa nganggring kecamatan Turi kabupaten Sleman. Simpulan dan saran: hasil dari
penelitian ini terdapat pengaruh nyeri otot upper trapezius setelah diberikan teknik
mulliga
Studi Komparasi Dampak Sebelum dan Sesudah Pembelajaran Daring Pada Kesehatan Mental Siswa di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta
Latar belakang: Dunia pada akhir tahun 2019 lalu telah terjadi wabah Corona Virus
Disease (COVID-19), wabah ini pertama kali ditemukan di Wuhan Cina. Seluruh
Negara di dunia terdampak dengan wabah ini, hingga akhirnya secara resmi WHO
telah menetapkan keadaan ini sebagai pandemic. COVID-19 tidak hanya
memberikan dampak besar dalam bidang kesehatan tetapi juga berdampak pada
bidang pendidikan. Dengan demikian pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan
pembelajaran secara daring atau pembelajaran online. Mayoritas siswa SMA tidak
menyukai pembelajaran secara daring karena perubahan metode pembelajaran secara
tiba-tiba, karena proses pembelajaran daring yang membosankan, dan terkendala
pada jaringan dan kuota internet yang terbatas, serta tidak dapat mengaplikasikan
pembelajaran praktikum dilaboratorium karena tidak tersedianya alat dan dapat
mengakibatkan siswa stres hingga depresi. Hal ini tentu dapat mempengaruhi
kesehatan mental bagi siswa SMA.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mencari titik permasalahan dan perbedaan
dampak sebelum dan sesudah pembelajaran daring pada kesehatan mental siswa di
SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta.
Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif
komparatif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah siswa SMA
kelas XI MIPA-IPS yang berjumlah 64 orang dengan pengambilan sampel
menggunakan teknik total sampling.
Hasil: Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon diperoleh ada perbedaan yang
signifikan antara tingkat kesehatan mental sebelum dan sesudah pembelajaran daring
pada siswa 0,00 (p < 0,05).
Simpulan dan Saran: Ada perbedaan antara tingkat kesehatan mental sebelum dan
sesudah pembelajaran daring pada siswa di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta.
Penelitian ini dapat menjadi referensi dan rujukan dalam meningkatkan kualitas
pembelajaran untuk menjaga kesehatan mental
Hubungan beban kerja dengan kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Tanjung Palas Utara
Keberadaan guru yang profesional merupakan syarat mutlak hadirnya sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas. Peran guru sangat menentukan dalam usaha peningkatan mutu pembelajaran. Untuk itu guru sebagai agen pembelajaran dituntut untuk mampu mengelola proses pembelajaran secara optimal. Guru mempunyai fungsi dan peran yang sangat strategis dalam pengembangan bidang pendidikan. Untuk kepentingan peningkatan pembelajaran, kompetensi guru perlu ditegaskan sehingga pembelajaran yang dibangun memberikan kepastian untuk dapat mengembangkan kompetensi guru yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Tanjung Palas Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan uji korelasi pearson. Sumber data penelitian adalah data primer. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner dengan sampel sebanyak 117 responden menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Tanjung Palas Utara dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,282 dan hasil kontribusi efektif sebesar 16,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Tanjung Palas Utara.
Kata Kunci : Beban kerja, kinerj
Hubungan antara fanatisme dengan perilaku konsumtif pada penggemar manga one piece
Fanatisme yang berlebihan membuat penggemar manga One Piece ingin membeli merchandise One Piece berapapun harganya hanya untuk mencari kesenangan. Fenomena tersebut biasanya disebut dengan perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fanatisme dengan perilaku konsumtif pada penggemar manga One Piece. Subjek penelitian ini adalah penggemar manga One Piece dengan jumlah subjek 100 orang. Penelitian ini menggunakan metode teknik purposive sampling, dengan instrumen skala fanatisme dan skala perilaku konsumtif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Hasil analisis data menunjukkan r = 0,590 dengan nilai p = 0,000 (p<0,01) menunjukkan bahwa adanya hubungan yang sangat signifikan antara fanatisme dengan perilaku konsumtif pada penggemar manga One Piece. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi fanatisme penggemar manga One Piece maka semakin tinggi juga perilaku konsumtif pada penggemar manga One Piece
Studi kasus prosedur pemeriksaan uretrografi dengan klinis striktur uretra di Instalasi Radiologi RSI Siti Aisyah Madiun
Prosedur pemeriksaan Uretrografi dengan klinis striktur uretra di Instalasi Radiologi RSI Siti Aisyah Madiun diawali dengan foto polos pelvis proyeksi AP (antero posterior) dan pemasukan media kontras dilakukan secara bertahap proyeksi RPO (right posterior oblique). Menurut Bontrager (2014) pemeriksaan Uretrografi dilakukan dengan dua proyeksi yaitu foto polos pelvis proyeksi AP (antero posterior) dan foto post kontras proyeksi RPO (right posterior oblique). Menurut Ravikumar, dkk (2015) pemeriksaan Uretrografi dilakukan dengan memasukan media kontras sebanyak 20 cc dan dilakukan sekali pengambilan foto menggunakan pesawat sinar-x. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan Uretrografi dengan klinis striktur uretra dan mengetahui alasan teknik pemasukan media kontras dilakukan secara bertahap.
Jenis penelitian adalah observasional dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga Mei 2023 di Instalasi Radiologi RSI Siti Aisyah Madiun. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah 2 Radiografer dan 1 Radiolog.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan Uretrografi dengan klinis striktur uretra tidak memiliki persiapan khusus. Pemeriksaan diawali dengan foto polos pelvis proyeksi AP (antero posterior) tampak penis tujuannya untuk melihat kondisi awal uretra apabila terdapat kelainan. Pemasukan media kontras dilakukan secara bertahap yaitu media kontras pertama dan kedua sebanyak 10 cc dengan foto post kontras menggunakan proyeksi RPO (right posterior oblique), tujuannya agar media kontras bisa mencapai vesica urinaria serta penyempitan pada uretra pars membranacea dan uretra pars prostatika dapat terlihat. Sebaiknya pemasukan media kontras dilakukan secara sekaligus sebanyak dan dilakukan satu kali pengambilan foto post kontras menggunakan proyeksi RPO (right posterior oblique)