DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBERIAN KINESIO TAPING TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PLANTAR FASCIITIS : METODE NARRATIVE REVIEW
Latar belakang: Plantar fasciitis merupakan rasa sakit yang disebabkan oleh iritasi degeneratif
penyisipan plantar fasciitis pada proses medial tuberositas calcaneus, rasa sakit disubstansial
mengakibatkan timbul rasa nyeri pada saat menapak pada pagi hari. Kinesiotaping merupakan
salah satu modalitas fisioterapi yang bertujuan untuk mengoreksi dan memperbaiki gangguan
muskuloskeletal yang didasarkan dengan proses penyembuhan alami. Belum terdapat penelitian
yang melakukan review terkait artikel yang membahas tentang pengaruh kinesio taping terhadap
penurunan nyeri pada plantar fasciitis, sehingga perlu dilakukan pengkajian tentang pengaruh
kinesio taping terhadap penurunan nyeri pada plantar fasciitis. Tujuan: Untuk mengetahui
pengaruh pemberian Kinesio taping terhadap penurunan nyeri pada plantar fasciitis dengan
metode narrative review. Metode penelitian : Narrative review. Dengan framework PICO
(Population, Intervention, Comparison, Otcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan
database yang relevan (Googlescholar, PubMed) dengan kata kunci yang telah disesuaikan.
Seleksi artikel dengan menggunakan PRISA flowchart, selanjutnya dilakukan tahap penilaian
artikel menggunakan critical appraisal dan menyusun hasil ulasan narasi. Hasil penelitian: Dari
hasil keseluruhan pencarian dari 2 database terdapat 88 artikel. Setelah dilakukan screening
judul dan relevansi abstrak diperoleh 10 jurnal yang menyebutkan bahwa kinesiotaping terbukti
mampu menurunkan nyeri pada plantar fasciitis. Kesimpulan: Pemberian kinnesio tapping pada
penderita plantar fasciitis efektif dalam menurunkan nyeri
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN ACTIVITY DAILY LIVING TERHADAP KETEBALAN LEMAK PERUT PADA REMAJA PUTRI
Latar belakang : Kadar lemak menjadi faktor yang sangat penting bagi tubuh,
khususnya lemak perut. Kadar lemak yang normal berfungsi untuk menjaga
keseimbangan nutrisi dan kesehatan tubuh. Indeks massa tubuh merupakan salah satu
faktor yang mempengaruhi lemak dalam tubuh, baik dan buruknya nilai Indeks
massa tubuh seseorang dapat mempengaruhi ketebalan lemak perut nya. Begitu juga
dengan activity daily living, semakin bagus ADL seseorang maka nilai ketebalan
lemak perut nya dalam kategori normal, dan semakin buruk ADL nya nilai ketebalan
lemak perutnya dalam kategori tinggi, kondisi tersebut dapat mempengaruhi status
kesehatan seseorang khusunya pada remaja. Tujuan : Mengetahui hubungan indeks
massa tubuh dan activity daily living terhadap ketebal lemak perut pada remaja putri.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskrisptif korelasional teknik total
sampling dalam penelitian ini adalah siswi yang berusia 15 sampai 17 tahun di SMP
Negeri 6 Yogyakarta yang berjumlah 30 siswi. Hasil uji : Ranks Spearman diperoleh
indeks massa tubuh p=0,016 yang memiliki nilai lebih kecil dari (p=0,05) maka
dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara IMT dengan lemak perut. Sedangkan uji
ranks spearman diperoleh ADL p=0,003 yang memiliki nilai lebih kecil dari (p=0,05)
maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara ADL dengan lemak perut.
Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara indeks massa
tubuh dan activity daily living terhadap ketebalan lemak perut pada remaja putri di
SMP Negeri 6 Yogyakarta Saran : Disarankan untuk melakukan studi terhadap
faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil tersebut penambahan sampel yang lebih
banyak guna mendapatkan hasil yang lebih bai
HUBUNGAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROME NARRATIVE RIVIEW
Latar Belakang: Penggunaan smartphone dalam jangka waktu lama dengan
berbagai posisi ibu jari seperti, ulnar deviasi dan pinch grip, dapat menyebabkan
perubahan mekanik pada ibu jari yang merupakan jalur nerve median. Maka
narrative review ini diperlukan untuk mengetahu dan menilai hubungan pengunaan
smartphone dengan kejadian carpal tunnel syndrome. Tujuan: untuk mengetahui
adakah hubugan penggunaan smartphone dengan kejadian carpal tunnel syndrome.
Metode Penelitian: Menggunakan narrative riview, yaitu dengan mengumpulkan
artikel penelitian, dengan melakukan identifikasi kata kunci menggunakan format
PEOs serta menentukan kriteria inklusi dan ekslusi untuk menentukan artikel yang
akan dipilih. Pencarian artikel dilakukan pada tiga database (google scholar, pubmed,
dan proquest). Hasil Penelitian: 10 artikel mengenai penggunaan smartphone
terbukti signifikan meningkatkan kejadian carpal tunnel syndrome. Kesimpulan:
Penggunaan dengan berbagai posisi ibu jari dapat menyebabkan penebalan pada otot
dan ligamen didalam terowongan karpal sehingga mengurangi ruang gerak dan
menekan saraf median. Saran: Mengurangi durasi melakukan aktivitas online
menggunakan smartphone
NARRATIVE REVIEW PENGARUH HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING TERHADAP PENINGKATAN
Latar Belakang : Didalam kehidupan sehari-har
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN KAS PADA RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi
akuntansi penerimaan kas di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
Penerapan yang diharapkan mampu menjadi masukan dan saran yang berguna bagi
rumah sakit agar semakin memperkuat pengendalian internal yang ada di Rumah
Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode pengumpulan data menggunakan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan teknik
analisis deskriptif kualitatif yaitu sistem informasi akuntansi penerimaan kas dengan
teori Committee of Sponsoring Organization (COSO) yang terdiri dari lima
komponen pengendalian internal yang saling berhubungan yaitu : Lingkungan
pengendalian, Aktivitas pengendalian, Penilaian resiko, Informasi dan komunikasi,
dan Pemantauan. Hasil menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi
penerimaan kas Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta sudah memenuhi
unsur-unsur pokok sistem informasi akuntansi penerimaan kas
FUNGSI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ATAS PENGENDALIAN INTERN PENERIMAAN KAS PADA RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING
The hospital is a unique organization. This uniquenessis because the hospital is an organization with service products related to human health. there must be a serious moral responsibility on the part of the organization to provide full service associated with the internal control system. Internal control is an essential thing in an organization that manages all activities to preventfraud in operational activities. This research aims to discover the function of the accounting information system on internal control of cash receiving in RS PKU Muhammadiyah Gamping. This research was conducted in a descriptive qualitative method. According to the analysis of the result, the elements of the internal control system for cash receipts at RS PKU Muhammadiyah Gamping are quite reasonable. This is because there are still elements of internal control that have not been implemeneted, for example, the absence of a review section on employee performance. we recommend that RS PKU Muhammadiyah Gamping improve the internal control system to be implemented in a better way
PENGARUH PENAMBAHAN RESISTANCE EXERCISE PADA HIDROTERAPI TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA ANAK DENGAN HEMOFILIA: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Hemofilia adalah penyakit kronis herediter ditandai dengan
defisiensi pada salah satu faktor pembekuan darah. Hemofilia A (kekurangan faktor
VIII-FVIII) dan hemofilia B (defisiensi faktor IX-FIX). Anak dengan hemofilia berat
memiliki resiko mengalami berbagai macam tipe perdarahan baik spontan maupun
karena trauma. Hemofilia dapat menyebabkan penurunan Range of Motion (ROM),
nyeri, perdarahan atau bengkak, memar, atrofi otot, kelemahan oton dan penurunan
kualitas hidup. Cara untuk meningkatkan kekuatan otot pada anak dengan hemofilia
salah satunya dengan resistance exercise dan hidroterapi ataupun penambahan
resistance exercise pada hidroterapi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh
penambahan Resistance Exercise pada hidroterapi terhadap peningkatan kekuatan otot
pada anak dengan hemofilia. Metode Penelitian: Narrative review dengan metode
PICO yang merupakan akronim dari empat komponen : P ( Population, Patient,
Problem), I (Intervention), C (Comparison), O (Outcome) dan memenuhi kriteria
inklusi dan ekslusi. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti Google
Scholar, PubMed, dan Pedro. Hasil Penelitian: Penambahan resistance exercise pada
hidroterapi dapat peningkatan kekuatan otot pada individu dengan hemofilia oleh pada
beberapa jurnal yang telah di review. Ada delapan jurnal yang mendapatkan hasil
signifikan dalam meningkatkan kekuatan otot pada individu dengan hemofilia, dan ada
dua jurnal yang mendapatkan hasil yang tidak signifikan dalam meningkatkan
kekuatan otot pada individu dengan hemofilia. Kesimpulan: Ada pengaruh
penambahan resistance exercise pada hidroterapi terhadap peningkatan kekuatan otot
pada anak dengan hemofilia. Selain itu juga berpengaruh terhadap pemulihan sendi,
meningkatkan ROM, dan kualitas hidup. Sekaligus sebagai alat untuk mencegah siklus
perdarahan, obesitas dan penyakit kardiovaskuler. Efek hypoalgesic dari suhu air di
kolam dapat mengurangi odema. Sesi akut aquatic exercise moderat dengan durasi
pendek dapat meningkatkan beberapa faktor koagulasi seperti protrombin. Saran:
Bagi seseorang dengan kondisi hemofilia disarankan untuk melakukan resistance
exercise pada hidroterapi minimal satu minggu sekali. Bagi peneliti selanjutnya,
disarankan dapat menambahkan reverensi yang lebih banyak
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Asfiksia Neonatorum
Indonesia merupakan Negara dengan AKB akibat Asfiksia tertinggi kelima untuk
Negara ASEAN yaitu 35 per 1.000 kelahiran hidup. Kematian neonatal menyumbang
lebih dari setengahnya kematian bayi (59,4%), jika dibandingkan dengan AKABa,
kematian neonatal menyumbangkan 47,5%. Penyebab terbanyak kematian neonatal
tersebut adalah Asfiksia bayi baru lahir, prematuritas, bayi berat lahir rendah, dan
infeksi. Penyebab umum kematian bayi dan neonatal di DIY adalah berat lahir rendah
(BBLR) dan sepsis. Selain itu, penyebab kematian bayi yang sering dijumpai di DIY
antara lain Asfiksia pada saat lahir karena lama di jalan kelahiran, letak lintang, serta
panggul sempit. Faktor-faktor penyebab terjadinya Berat Badan Lahir Rendah dan
Asfiksia Neonatourm yaitu Faktor ibu, Faktor bayi, Faktor tali pusat, dan Faktor
persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan Berat badan lahir
rendah (BBLR) dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum. Jenis penelitian ini adalah
literature review (penelitian kepustakaan atau kajian literatur), yaitu penelitian yang
mengkaji atau meninjau secara kritis pengetahuan, gagasan, atau temuan yang
terdapat di dalam tubuh literatur berorientasi akademik (academic-oriented literature),
serta merumuskan kontribusi teoritis dan metodologisnya untuk topik tertentu. Hasil
dalam Literature Review Berat badan lahir rendah (BBLR) dan Asfiksia Neonatorum
dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor ibu, faktor bayi, faktor tali pusat, dan
faktor persalinan. Terdapat hubungan antara Berat badan lahir rendah (BBLR) dengan
Asfiksia Neonatorum. Hasil literature review ini menunjukkan bahwa adanya
hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Asfiksia Neonatorum. Bagi
Tenaga Kesehatan lebih Meningkatkan pelayanan dalam memberikan asuhan
kebidanan selama masa kehamilan, bersalin, nifas dan pada BBL yang sesuai dengan
standar pelayanan kebidanan, kewenangan dan kompetensi bidan
KOMODIFIKASI KONTEN DAN KHALAYAK AKUN FOODGRAM @JOGJAFOODHUNTER SEBAGAI MEDIA INFORMASI KULINER POPULER DI YOGYAKARTA
Pesatnya pertumbuhan pengguna media sosial menyebabkan munculnya
akun buzzer. Instagram membawa dampak yang baru, yaitu dengan
hadirnya penggiat akun Instagram. khusus tentang kuliner. Adanya
informasi kuliner yang tercampur dan dipengaruhi oleh praktik bisnis
pada konten iklan di akun Instagram @Jogjafoodhunter seolah
menjadikan komoditas baru yang layak untuk dijual. Hal ini
menimbulkan konsekuensi baru dengan adanya pergeseran esensi
informasi kuliner beralih peran sebagai wadah bisnis bagi pemilik akun.
Penelitian berrtujuan untuk mengetahui komodifikasi konten dan
khalayak pada akun @Jogjafoodhunter sebagai media informasi kuliner
populer. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan analisis
konten. Peneliti terlebih dahulu melakukan pengelompokan judul
postingan instagram yang akan dijadikan unit amatan penelitian.
Analisis dilakukan berupa postingan bahkan pengikut dari akun
tersebut. Hasil penelitian menemukan bahwa unggahan dalam akun
@Jogjafoodhunter dimodifikasi sedemikian rupa sehingga merupakan
bagian dari konten untuk menarik minat pengikutnya supaya membeli
produk tersebut dan sekaligus menjadi orang yang konsumtif. Hal itu
mengakibatkan adanya proses komodifikasi konten yang terjadi.
Komodifikasi khalayak pada akun ini yaitu, sebagai penambah rating
akun tersebut kepada pengiklan menjadi hal yang dapat
diperjualbelikan
HUBUNGAN RIWAYAT ABORTUS PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ABORTUS
Upaya Peningkatkan status kesehatan ibu dan anak di Indonesia merupakan salah
satu program prioritas dan merupakan indicator keberhasilan pembangunan
kesehatan yaitu pencapaian target pelayanan maternal yang dinilai melalui angka
kematian ibu. Salah satu kejadian yang paling sering terjadi dalam bidang kebidanan
dan kandungan dengan keluhan adanya perdarahan pervaginam yakni terjadinya
abortus. Riwayat abortus juga merupakan faktor risiko yang dapat meningkatkan
risiko terjadinya abortus pada ibu hamil. Pemerintah Indonesia telah membentuk
program Perencanaan Pengiriman dan Pencegahan Komplikasi (P4K) yang berfokus
pada pemberdayaan masyarakat termasuk kader kesehatan. Kader kesehatan
memiliki peran penting dalam mencegah kematian ibu di masa-masa keibuan
(kehamilan, persalinan, dan postpartum), termasuk deteksi dini tanda-tanda bahaya
kehamilan. Tujuan penelitiian ini adalah Untuk melakukan review hungan riwayat
abortus pada Ibu hamil dengan kejadia Abortus. Metode penelitian ini menggunakan
literatur review dimana metode ini adalah serangkaian penelitian yang berkenaan
dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya
digali melalui beragam informasi kepustakaan. Sumber untuk melakukan tinjauan
literature ini meliputi studi pencarian sistematus database terkomputerisasi (google
scholar) dalam bentuk jurnal yang berjunlah 10 jurnal. Hasil menujukkan bahwa
risiko besaran risiko yang terjadi disebabkan faktor riwayat abortus memiliki rentang
risiko dari 1.3 kali lipat hingga 8,4 usia menjadi faktor resiko terhadap kejadian
Abortus. Riwayat abortus menjadi faktor yang berisiko mengalami kejadian abortus
sebab penanganan kuretase sampai histerktomi dapat mengakibatkan perubahan
permebilitas otot rahim yang berpengaruh pada kemampuan menerima embrio di
kehamilan selanjutnya. Ibu yang telah hamil lebih dari 3 kali juga beresiko
menurunnya fungsi vaskularaisai endometrium di korpus uteri pada ibu gravida
sehingga tidak siap menerima konsepsi