DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Narrative Review Hubungan Masa Kerja Dengan Risiko Terkena De Quervain`s Syndrome pada Pekerja Industri
Latar Belakang: Sektor Perindustrian memiliki standarisasi dalam operasional tugas pekerjanya sehingga tugas pekerja menjadi lebih mirip dan monoton, Seperti di sektor Perindustrian Gerabah memiliki pola kerja cenderung menggunakan ibu jari dan tangan terus menerus dalam jangka waktu masa lama. Semakin lama masa kerja seseorang maka terkena paparan di tempat kerja sehingga resiko tinggi terjadinya penyakit akibat kerja.Gerakan ibu jari berulang oleh para pekerja Industri Gerabah menyebabkan overuse pada jari sehingga memicu terjadinya gesekan antara tendon Abductor Policis Longus (APL) dan Ekstensor Policis Brevis (EPB) menimbulkan nyeri dan keterbatasan gerak pada ibu jari. Nyeri ditimbulkan pada daerah ibu jari di sebut dengan De Quervain`s Syndrome. Mengakibatkan menurunnya produktivitas dan kenyamanan saat bekerja. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan masa kerja dengan risiko terkena De Quervain`s Syndrome pada pekerja industry. Metode: Metode Narrative Review dengan Framework PEOS (Population, Exsposure, Outcomes, Study Design) mengidentifikasi artikel database yang relevan (PubMed, Google Schoolar, Science Direct) dengan kata kunci, setelah itu dimasukkan kedalam prisma Flawchart, menyusun, meringkas dan melaporkan hasil. Hasil: Pencarian database 172 artikel setelah dilakukan penyaringan judul dan relevasi abstrak, didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan tema. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara masa kerja dengan risiko terkena De Quervain`s Syndrome pada pekerja Industri. Saran: Bagi institusi pendidikan khususnya di bidang fisioterapi dan untuk penelitian selanjutnya dapat menjadi refrensi terkait dengan hubungan masa kerja dengan risiko De Quervain`s Syndrome
Narrative Review : Pengaruh Pemberian Sit-Up Exercise dan Bicycle Crunch Exerciseuntuk Penurunan Lingkar Perut
Latar Belakang : Lingkar perut merupakan metode yang digunakan untuk menentukan obesitas sentral. Wanita dinyatakan mengalamai obesitas sentral apabila lingkar perut menunjukkan >80 cmdan laki-laki >90 cmberdasarkan kriteria WHO untuk orang dewasa Asia. Obesitas sentral merupakan keadaan kelebihan lemak yang terakumulasi di daerah abdomen. Obesitas sentral dapat berdampak buruk pada kesehatan dan meningkatnya resiko kematian. Tujuan :Untuk mengetahui pengaruh Sit Up exercise dan Bicycle Crunch exercise untuk penurunan lingkar perut dengan metode narrative review. Metode :Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah narrative reviewdengan mengumpulkan 10 jurnal yang sesuai kriteria inklusi dan eklusi. Hasil :Dari 10 jurnal dengan metode narrative reviewada 7jurnal menyatakan bahwa sit upefektif dan 3jurnal menyatakan bahwa bicycle crunchExercise efektif dalam menurunkan lingkar perut. Kesimpulan: Ada pengaruh sit up exercise dan bicycle crunch exercise dalam menurunkan lingkar perut
HUBUNGAN DERAJAT MEROKOK TERHADAP FUNGSI PARU PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) : METODE NARRATIVE REVIEW
Latar belakang : Salah satu faktor risiko gangguan fungsi paru di sebabkan oleh
kebiasaan merokok, merokok adalah suatu kebiasaan yang memiliki daya rusak yang
cukup besar terhadap kesehatan. Kebiasaan merokok akan mempercepat penurunan
faal paru normal.Pada orang yang merokok (perokok) akan mengalami penurunan
FEV1 lebih dari 50 ml pertahun nya. Dan pada orang yang tidak merokok mengalami
penurunan FEV1 20 ml pertahun. Kebiasaan merokok juga akan menjadi faktor
potensial dari beberapa penyakit paru. Oleh karna itu, kebiasaan merokok dapat
memperberat kejadian gangguan fungsi paru dan dapat menimbulkan komplikasi lain
seperti PPOK Tujuan : Mengatahui Hubungan derajat merokok terhadap fungsi paru
pada pasien penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) dengan : metode narrative
review. Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah penelitian narrative
review. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti Google Scholar,
Pubmed. Kriteria inklusi pada apenelitian ini yaitu jurnal penelitian full text tentang
Fungsi paru pada pasien PPOK, jurnal dalam bahasa Inggris maupun bahasa
Indonesia ,jurnal yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Hasil penelusuran jurnal
didapatkan sebanyak 10 jurnal yang akan dilakukan review dalam penelitian ini.
Hasil Penelitiaan : hasil review hubungan derajat merokok terhadap fungsi paru
pada pasien. Kesimpulan : terdapat hubungan derajat merokok terhadap fungsi paru
pada pasien PPOK. Saran : Bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian
dengan hubungan yang berbeda serta lebih memperhatikan kriteria inklusi dan
ekslusi dari kriteria jurnal yang akan digunakan
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI MUSCULOSKELETAL PADA LANSIA: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Pada usia lanjut tubuh akan mengalami kemunduran dalam
segala aspek, lansia akan sering mengalami nyeri moskuloskeletal. Salah satu
penanganan yang dapat diberikan pada lansia yang mengalami nyeri
moskuloskeletal adalah senam lansia, yaitu serangkaian gerak nada yang teratur,
terarah, dan terencana yang diikuti oleh lansia untuk meningkatkan kemampuan
fungsional tubuh. Senam lansia merupakan gabungan gerakan otot dan teknik
pernapasan, dilakukan secara sadar dan memungkinkan dada terangkat penuh.
Tujuannya untuk mengurangi ketegangan otot yang menyebabkan nyeri
moskuloskeletal. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap
penurunan tingkat nyeri muskuloskeletal pada lansia. Metode: Metode
penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO
(Population, Intervention, Comparison, Otcome). Mengidentifikasi artikel
menggunakan database yang relevan (pubMed, dan google scholar), seleksi
artikel menggunakan Critical Appraisal, berdasarkan pencarian jurnal tersebut
didapatkan 10 jurnal yang sesuai dengan kriteria penelitian Hasil: Review dari
10 jurnal tentang pengaruh senam lansia di dapatkan adanya penurunan tingkat
nyeri moskuloskeletal pada lansia. Kesimpulan: Ada pengaruh senam lansia
terhadap penurunan nyeri moskuloskeletal pada lansia. Saran: peneliti
selanjutnya diharapkan mengkaji artikel yang menjelaskan tentang dosis secara
detail dan mekanisme penurunan nyeri dengan senam lansia. Juga dilakukan
pengambilan data secara langsung agar diperoleh hasil yang relevan
KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI LITERATURE REVIEW
Latar Belakang: Kanker merupakan perubahan sel yang secara liar terjadi pada lakilaki dan perempuan serta penyebarannya secara metastasis dan invasi. Kemoterapi
merupakan salah satu cara pengobatan pasien kanker yang berbentuk cair dengan tujuan
untuk membunuh sel kanker. Kebutuhan Spiritual merupakan kebutuhan yang
mempertahankan keyakinan, berekspresi dalam kehidupan untuk lebih mendekatkan diri
kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tujuan: Mengetahui adanya kebutuhan spiritual pada pasien kanker yang mengalami
kemoterapi.
Metode: Penelitian ini menggunakan Literature Review dengan kriteria inklusi artikel
berbentuk full text, rentang waktu dalam 10 tahun terakhir, artikel dalam bahasa
Indonesia dan Inggris, pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Penelusuran artikel
menggunakan Google Scholar dengan kata kunci kebutuhan spiritual, tingkat
kecemasan, kanker, kemoterapi dan spiritual needs, cancer, chemotherapy, anxiety.
Hasil: Didapatkan hasil penelusuran sebanyak 2,041 artikel dan yang sesuai dengan
kriteria inklusi sebanyak 4 artikel. Hasil pada artikel tersebut rata-rata memiliki
kebutuhan spiritual yang terpenuhi dan tingkat kecemasan yang rendah.
Simpulan dan Saran: Kebutuhan spiritual dapat berupa berbuat baik kepada sesama
manusia dan mengedepankan hubungan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Peneliti
menyarankan agar perawat dapat lebih meningkatkan kebutuhan spiritual pada pasien
kanker yang menjalani kemoterapi
HUBUNGAN AKTIVITAS SEHARI-HARI DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI PSTW LITERATURE REVIEW
Latar belakang: Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas.
Menurut data yang telah di kumpulkan terdapat 28-35% lansia yang berusia 65 tahun
mengalami jatuh dan terus meningkat pada lansia yang berusia 70 tahun (35-42%).
Faktor risiko yang menyebabkan jatuh pada lansia yaitu budaya, jenis kelamin,
layanan kesehatan , social, perilaku, karekteristik personal, lingkungan fisik dan
lingkungan sosial.
Tujuan: Diketahuinya hubungan aktivitas sehari-hari dengan risiko jatuh pada lansia
di PSTW.
Metode: Menggunakan metode studi kepustakaan atau Literature Review. Peneliti
menemukan 1.913 Jurnal yang sesuai dengan kata kunci. Sebanyak 1.210 Jurnal di
dapat setelah dilakukan skrining sesuai dengan tahun terbitan yaitu 5 tahun terkhir,
kemudian dilakukan penyaringan judul dan relafansi abstrak sehingga di dapatkan 4
jurnal full text yang di lakukan rivew.
Hasil: Penelitian ini menggunakan 4 jurnal yang menunjukkan tingkan risiko jatuh
pada lansia sangat tinggi, faktor yang mempengaruhi risiko jatuh yaitu kualitas hidup
lansia.
Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan yang signifikan antara risiko jatuh
dengan kualitas hidup, tingkat kemandirian, jenis kelamin serta hubungan antara
kemampuan sehari-hari denga risiko jatuh. Lansia di harapkan untuk melakukan
latihan-latihan ringan untuk menjaga kebugaran serta mengurangi penurunan fungsi
gerak tubuh sehingga dapat mengurangi risiko jatuh
Sirkulasi Online Perpustakaan pada SIMPTT Mahasiswa Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta sebagai Inovasi Layanan Perpustakaan di saat Pandemi Covid-19
Literature Review: Gambaran Kelengkapan Kunjungan ANC K4
World Health Organization (WHO) menyebutkan pada tahun 2015 di seluruh dunia
diperkirakan kematian ibu sebesar 303.000 jiwa atau sekitar 216/100.000 kelahiran hidup (KH).
Indonesia merupakan salah satu negara yang termasuk dalam negara bekembang. Indonesia kini
bahkan termasuk sebagai satu dari 10 negara penyumbang AKI terbesar di dunia, dimana 10
negara ini menyumbang sekitar 59% dari seluruh kematian ibu di dunia (WHO, 2015 Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Kelengkapan Kunjungan ANC K4. Metode
penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan menggunakan scoping review yaitu
menggunakan jurnal. Hasil: Dari 10 literature review terdapat 2 literature review untuk
mengetahui karakteristik ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC K4 yaitu pendidikan yang
rendah,pengetahuan dan dukungan keluarga yang kurang, dan untuk mengetahui pelaksanaa
pelayanan kelengkapan kunjungan ANC K4 yaitu bidan dengan motivasi kerja yang kurang baik.
Simpulan: Berdasarkan hasil literatur review dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab kematian ibu telah kita ketahui bersama dari dulu hingga sekarang cenderung tidak mengalami
pergeseran. Setiap saat kehamilan dapat berkembang menjadi masalah atau mengalami
penyulit/komplikasi. Akan tetapi,.komplikasi kehamilan dan persalinan dapat dicegah dengan
pemeriksaan kehamilan (antenatal care) secara teratur