DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    PERAN ERGONOMI KERJA PADA RADIOGRAFER UNTUK MENGURANGI MUSCULOSKELETAL DISORDERS DENGAN STUDI LITERATUR

    Get PDF
    Aktivitas yang memberikan pengaruh signifikan terhadap keluhan MSDs menurut Sulistiyo (2018) yaitu mengangkat pasien dan masa kerja. Berdasarkan karakteristik radiografer, masa kerja merupakan faktor dominan yang berpengaruh terhadap risiko ergonomi. Dengan meredesain pegangan tabung sinar-X yang ergonomis menururt Susanta (2017) dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal 10,42%, mengurangi keluhan umum sebesar 22,38%, meningkatkan kecepatan pemeriksaan sebesar 12,50% pada radiografer di Instalasi Radiologi RSUP Sanglah Denpasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang penyebab terjadinya MSDs dan mengetahui ergonomi kerja yang tepat di bidang radiologi untuk mengurangi MSDs. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review pada 2 jurnal utama dan 8 (delapan) jurnal pendukung. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2020-Juni 2021. Analisa data dilakukan dengan mengumpulkan berbagai referensi kemudian membandingkan referensi tersebut untuk menjawab rumusan masalah. Faktor yang mempengaruhi terjadinya MSDs pada radiografer antara lain umur/usia, masa kerja dan sikap kerja. Ergonomi kerja yang tepat di bidang radiologi untuk mengurangi keluhan MSDs pada radiografer antara lain melakukan aktivitas saat di radiologi dengan alat bantu atau meredesain/memodifikasi alat guna mengurangi keluhan otot dan melakukan peregangan otot seperti senam minimal seminggu sekali guna memperlancar aliran darah sehingga otot tidak kaku dan keluhan MSDs dapat dikurangi. Ergonomi kerja pada radiografer perlu diperhatikan agar keluhan MSDs dapat dikurangi. Istirahat selama 2-10 menit ketika dirasa sudah lelah. Melakukan streching ringan setiap hari sebelum bekerja, guna memperlancar aliran darah dan agar otot tidak kaku

    ANALISIS PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOGRAFI HISTEROSALPINGOGRAFI (HSG) DENGAN VARIASI PEMASUKKAN MEDIA KONTRAS

    Get PDF
    Histerosalpingografi merupakan pemeriksaan pada organ genitalia wanita dan memasukkan bahan kontras dengan Foley Kateter atau HSG Set. Terdapat beberapa jurnal yang membahas mengenai penggunaan HSG Set dan Foley Kateter untuk pemeriksaan HSG namun belum terdapat pembahasan yang menggabungkan keduanya dalam mengulas kelebihan dan kekurangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu penggunaan yang tepat serta keunggulan dan kelemahan dari kedua alat tersebut. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur review. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Waktu penelitian dilakukan pada bulan September 2020 – Juni 2021. Sumber pendukung yang digunakan diambil melalui platform Google Scholar, Jurnal Radiologi Indonesia, NCBI dan PubMed. Analisis data menggunakan anotasi bibliografi dengan cara mengumpulkan data berdasarkan konsep, kemudian dikupas berdasarkan topik dan dibandingkan dengan semua sumber, setelah itu ditarik sebuah kesimpulan dan saran. Foley kateter dapat digunakan pada saat pasien memiliki peradangan pada area vagina atau leher rahim, keunggulan dari penggunaan Foley kateter yaitu mengurangi rasa sakit ataupun rasa tidak nyaman pada saat memasukkan media kontras karena memiliki bahan yang lebih lunak dari HSG Set dan kelemahannya yaitu adanya kemungkinan dilakukan percobaan pemasukan Foley Kateter lebih dari satu kali. HSG Set dapat digunakan pada pasien yang kooperatif dan dalam rentang usia yang masih muda atau usia produktif, keunggulan dari HSG Set yaitu dapat membantu dalam mengurangi limbah B3 dan kelemahannya adanya artefak pada hasil citra karena ujung conus yang menutupi sebagian dari organ genitalia wanita. Sebelum melakukan pemeriksaan sebaiknya memperhatikan kondisi dan indikasi pada setiap pasien. Keywords yang digunakan yaitu Histerosalpingografi (HSG), Foley Kateter, HSG Set

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PASIEN KANKER SERVIKS DENGAN KEMOTERAPI: LITERATUR REVIEW

    Get PDF
    Kanker serviks merupakan penyakit yang menyerang sistem reproduksi pada wanita yang berada pada bagian serviks uterus atau leher rahim. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, pravalensi kanker di Indonesia naik mencapai 1,79 per 1000 penduduk bila dibandingkan data Riskesdas tahun 2013 sebesar 1,4 per 1000 penduduk. Salah satu pengobatan yang dilakukan untuk penyakit kanker serviks adalah kemoterapi yang dapat menimbulkan rasa cemas dan menyebabkan pasien merasa tertekan karena kondisi fisiknya sehingga perlu adanya dukungan dari keluarga dalam mengurangi kecemasan yang dialami saat kemoterapi. Penelitian ini adalah penelitian literature review yang bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien kanker serviks dengan kemoterapi. Penelitian metode literature review menggunakan dua database yaitu Google Scholar dan Wiley Online Library. Referensi jurnal penelitian dukungan keluarga dngan kecemasan pasien kanker serviks dengan kemoterapi. Menggunakan studi kelayakan Cross Sectional. Analisis data menggunakan seleksi literature (PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah yang dapat diakses secara full text dalam rentang tahun terbit 2015 -2020 dan wilayah yang diambil di Indonesia. Hasil analisis didapatkan empat artikel nasional yang mempengaruhi dukungan keluarga terhadap kecemasan pasien saat kemoterapi menunjukkan bahwa dukungan dari keluarga merupakan hal yang sangat penting bagi penderita kanker saat menjalani kemoterapi sehingga dapat mengurangi kecemasan yang dialami. Dukungan keluarga merupakan hal yang penting untuk anggota keluarganya yang sedang menderita kanker serviks dan sedang menjalankan kemoterapi, memberikan semangat dan motivasi untuk menjalankan hidupnya dengan baik. Saran dari literature review ini diharapkan dari berbagai pihak baik dari tenaga kesehatan, keperawatan, komunitas ikut andil dalam memberikan dukungan terhadap pasien kanker serviks yang sedang menjalankan kemoterapi

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING DENGAN METODE RGEC

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah initial public offering di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan metode RGEC (NPF, FDR, GCG, ROA, ROE, NIM, BOPO dan CAR). Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling terhadap perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012 hingga 2018. Perusahaan sampel yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan sebanyak 10 perusahaan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif terhadap data keuangan perusahaan sampel yaitu rasio keuangan periode dua tahun sebelum dan dua tahun sesudah Initial Public Offering, serta analisis statistik inferensial yaitu uji hipotesis. Uji hipotesis yang digunakan pada penelitian ini adalah paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah IPO yang diukur dengan menggunakan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Return on Equity (ROE). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah IPO yang diukur menggunakan rasio Non Performing Finance (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Good Corporate Governance (GCG), Return on Asset (ROA), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), dan Net Interest Margin (NIM)

    KANDUNGAN PROTEIN PADA ABON IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) KOMBINASI SEBAGAI PRODUK PANGAN DARURAT SAAT BENCANA

    Get PDF
    Bencana merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik faktor alam atau faktor non alam maupun faktor manusia.Dampak bencana yaitu kerusakan sarana prasarana dan dampak kesehatan, dampak kesehatan yang paling mendasar yaitu kecemasan yang berlebihan, hal ini akan menurunkan kekebalan tubuh dan mengakibatkan kekurangan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapakah kandungan protein pada abon ikan lele dumbo kombinasi sebagai alternatif pangan darurat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain metode penelitian RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 3 taraf perlakuan dan setiap perlakuan dilakukan 3 kali ulangan, sehingga didapatkan 9 satuan percobaan. Proses pembuatan Abon ikan lele dumbo kombinasi dilakukan dengan 3 formulasi dari kombinasi ikan lele dengan ikan gabus atau belut, dengan hasil formulasi 3 yaitu 38,1 % formulasi 1 yaitu 26,6 % protein dan terendah formulasi 2 yaitu 21,5 % protein per 100 gram dan telah memenuhi SNI abon 15 %. Penyajian 150 gram/orang/ hari formulasi 3 abon ikan lele dumbo kombinasi yang dibagi dalam 3 kali makan dapat memenuhi kriteria kebutuhan protein pada pangan darurat, dengan total protein yaitu 57,2 gram/orang/hari. Kandungan protein pada Formulasi 1,2 dan 3 dipengaruhi oleh tahapan pembuatan yaitu pada tahapan pengukusan atau perebusan, penumisan, penggorengan dan pemisahan minyak. Perlunya dilakukan penetapan suhu dan waktu dalam setiap tahapan pembuatan agar mendapatkan kandungan protein yang tinggi pada formulasi

    PENGARUH SENAM DYSMENORRHEA TERHADAP TINGKAT NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI : NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar belakang : Senam dysmenorrhea merupakan aktivitas fisik yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri. Saat melakukan senam, tubuh akan menghasilkan endorphin. Hormon endorphin yang semakin tinggi akan menurunkan atau meringankan nyeri yang dirasakan seseorang sehingga seseorang menjadi lebih nyaman, gembira, dan melancarkan pengiriman oksigen ke otot. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh senam dysmenorrhea terhadap tingkat nyeri haid pada remaja putri. Methods : Metode penelitian yang digunakan adalah metode narrative review dengan kerangka PICO (Population, intervention, Compration, Outome) mengidentifikasi artikel mengguakan database yang relevan (pubmed, google schooler) dengan kata kunci yang disesuaikan. Pemilihan artikel menggunkan diagram flowchart. Hasil : hasil pencarian keseluruhan dari 2 data base terdapat 10 artikel bahwa senam dysmenorrhea ada perubahan yang amat sangat bermakna pada tingkat dysmenorrhea sebelum dan sesudah senam dysmenorrhea pada remaja yang mendapat terapi senam dysmenorrhea. Kesimpulan : Ada pengaruh bahwa pemberian senam desminore dapat menurunkan tingkat nyeri haid pada remaja putri. Saran : Diharapkan dapat menambah pengetahuan dan informasi mengenai latihan pada senam dysmenorrhea untuk mengurangi tingkat nyeri haid pada remaja dengan melakukan senam dysmenorrhea. yang dilakukan 3 kali seminggu sebelum menstruasi/haid selama 20- 30 menit

    ANALISIS PENERIMAAN DOSIS RADIASI PERMUKAAN KULIT PADA PEMERIKSAAN THORAX (Studi Literatur)

    No full text
    Pemeriksaan yang sering dilakukan di radiologi adalah pemeriksaan thorax. Pada saat melakukan pemeriksaan, pasien merupakan obyek dari perlakuan tindakan medis menggunakan sumber radiasi pengion, berarti manfaat yang diterima pasien lebih besar, sehingga pasien tidak membutuhkan pembatasan dosis. Meskipun begitu, dosis yang diterima oleh pasien harus dilakukan justifikasi dan optimisasi untuk mencegah terjadinya penerimaan radiasi yang tidak diperlukan. DRL sangat direkomendasikan untuk digunakan sebagai panduan para praktisi medik dalam melakukan optimisasi proteksi pada setiap jenis pemeriksaan radiologi diagnostik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pengukuran dosis pada pemeriksaan thorax, mengetahui dosis radiasi yang diterima permukaan kulit pasien pada pemeriksaan thorax, dan mengetahui efek radiasi pada kulit. Metode penelitian ini adalah studi literature, penulis mengambil data dari jurnal yang pernah diteliti yang kemudian diberikan kesimpulan terkait apa yang tertulis di dalamnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa metode pengukuran dosis menggunakan TLD (Thermoluminescence Dosimeter) dan CALDose_X5. Hasil dosis yang didapatkan bervariasi, (Darmini dkk 2015) mendapatkan hasil dosis menggunakan tegangan tabung standar yaitu .062 mGy, 0.030 mGy, 0.070 mGy, dan 0.074 mGy dan tegangan tabung lebih tinggi adalah adalah 0.029 mGy, 0.023 mGy, 0.006 mGy, dan 0.023 mGy. (Darmini dkk, 2014) mendapatkan hasil dosis 0.262 mGy, 0.383 mGy, dan 0.41 mGy. (Nsikan dkk, 2015) mendapatkan hasil dosis 0.407 mGy, 0.634 mGy, 0.690 dengan rata-rata 0.577 mGy. Efek radiasi pada kulit ada deterministik dan efek stokastik

    TINGKAT STRES DENGAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar belakang : Tingkat stres yang tinggi pada pasien diabetes melitus seringkali diikuti dengan kadar gula darah yang tinggi pula. Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana literature memandang keterkaitan antara tingkat stres dengan kadar gula darah pasien diabetes melitus. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah pasien diabetes melitus. Metode: Literature review menggunakan database Google Scholar dan PubMed dengan kriteria inklusi naskah free fulltext, bahasa yang digunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris, dan tahun terbit 2015 sampai 2020. Hasil : Didapatkan tiga jurnal nasional yang menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah pasien diabetes melitus. Tingkat stres begitu berpengaruh dalam pengontrolan gula darah pasien diabetes melitus. Semakin tinggi tingkat stres pasien akan semakin tinggi pula kadar gula darah pasien diabetes melitus. Simpulan : Terdapat hubungan antara tingkat stress dengan kadar gula darah pasien diabetes melitus

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI INDONESIA

    Get PDF
    Latar belakang: Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di sel-sel payudara. Kepatuhan pasien didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengikuti aturan penggunaan obat sesuai dengan ketentuan (instruksi) dokter. Tujuan: Tujuan dilakukannya review ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kemoterapi pada pasien kanker payudara. Metode: Metode penelitian yang digunakan ialah cross sesctional, quantitative. Keyword yang digunakan adalah “Paien kanker payudara AND dukungan keluarga AND kemoterapi AND cross sesctional”. Penelusuran literature menggunakan database google scholar dan pubmed dari rentang 2015. Hasil: Hasil analisis didapatkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan kemoterapi pasien kanker payudara. Dari hasil uji kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisal didapatkan sebanyak 4 artikel yang lebih dari 50%. Kesimpulan: Hasil dari 4 artikel yang sudah dianalisis oleh peneliti terdapat hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan kemoterapi pada pasien kanker payudara

    TEKNIK PEMERIKSAAN PELVIS FALSE PROFILE VIEW DENGAN KASUS FEMOROACETABULAR IMPINGEMENT(FAI)

    Get PDF
    Femoroacetabular Impingement (FAI) adalah kondisi patologis pinggul yang ditandai dengan kontak abnormal antara acetabulum dan persimpangan kepala leher femoralis. FAI disebabkan oleh mikrotrauma kronis pada tulang rawan dan labrum. Berdasarkan diagnosis klinis, FAI sering terjadi pada populasi dewasa muda. Pada kasus FAI proyeksi false profile dapat meperjelas informasi yang terkait dengan FAI. Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui teknik pemeriksaan false profile view dengan kasus FAI dan untuk mengetahui alasan penambahan proyeksi false profile dengan kasus FAI. Penelitian ini adalah studi literature. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah menggunakan berbagai sumber data sekunder seperti artikel ilmiah, journal paper dan textbook yang relevan dengan judul karya tulis. Penelitian ini menggunakan metode analisis anotasi bibliografi, dengan menyusun kesimpulan sederhana terkait apa yang tertulis dalam setiap sumber referensi. Waktu penelitian ini dilakukan mulai September 2020 sampai juni 2021. Hasil penelitian ini menunjukan proyeksi anteroposterior dan proyeksi lateral belum bisa mencangkup pengukuran celah sendi pada acetabulum dengan caput femoralis. Sedangkan pada proyeksi false profile dapat mencangkup pengukuran celah sendi pada acetabulum dengan caput femoralis. Dengan demikian proyeksi false profile view lebih akurat digunakan dalam pengukuran celah sendi pada pemeriksaan pelvis dengan kasus FAI

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇