DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Efektivitas Metode Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi: Literature Review
Latar Belakang: Indonesia merupakan daerah yang rawan dan berisiko tinggi
terhadap bencana. Bencana adalah rangkaian peristiwa yang mengancam dan
menggangu kehidupan yang disebabkan baik oleh faktor alam, faktor non alam
maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia,
kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Peran
simulasi didalam manajemen bencana dapat mengukur kesiapan seseorang dalam
menghadapi bencana.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor, jenis, dan
efektivitas metode pelatihan kesiapsiagaan bencana gempa bumi.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan kata kunci
berupa metode, simulasi, kesiapsiagaan, bencana dan Gempa Bumi. Pencarian
jurnal menggunakan dua database yaitu Google Scholar dan PubMed. Analisis
data menggunakan seleksi literature (PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah full
text yang dapat diakses secara dalam rentang tahun terbit sejak 1 Januari 2015 –
30 Agustus 2020 dan wilayah yang diambil di Indonesia. Setelah itu dilakukan
penilaian kualitas kelayakan menggunakan JBI Critical appraisal.
Hasil: Hasil analisis didapatkan 3 jurnal dengan jenis metode pelatihan
kesiapsiagaan yang berbeda serta memiliki nilai efektivitasnya sesuai dengan
masing-masing metode yang digunakan.
Simpulan dan Saran: Setiap metode pemberian latihan kesiapsiagaan memiliki
efektivitas yang berbeda sesuai dengan factor yang mempengaruhi dari metode
yang digunakan. Saran dari literature review ini diharapkan dari berbagai pihak
baik dari siswa, masyarakat, dan tenaga kesehatan terutama dalam peningkatan
perilaku kesiapsiagaan bencana Gempa Bumi
Kemampuan dan Sikap Keluarga dalam Mencegah Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia: Literature Review
Latar Belakang: Peran keluarga dalam merawat pasien Skizofrenia meliputi
dukungan, pengetahuan, kemampuan, serta sikap perilaku. Perlakuan tidak baik yang
dijumpai terhadap pasien seperti pengekangan, memarahi, memukul, dan penghinaan,
termasuk stigma.
Tujuan: Untuk mengetahui kemampuan dan sikap keluarga dalam mencegah
kekambuhan pada pasien Skizofrenia.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode literature review. Bahan analisa terdiri
dari sembilan jurnal berbahasa Indonesia dan dapat diakses full text.
Hasil: Kemampuan dan sikap keluarga didapati dalam kategori kurang. Kurangnya
kemampuan keluarga yaitu ketika kurangnya tingkat pengetahuan, kurangnya
dukungan serta rendahnya faktor dukungan ekonomi. Sedangkan rendahnya sikap
negatif yaitu persepsi terhadap penyakit yang masih keliru, kurangnya berkomunikasi
dengan pasien, membatasi aktivitas pasien, dan memberhentikan pengobatan tanpa
persetujuan dokter. Kekambuhan tertinggi pada pasien terjadi 4 kali dalam kurun
waktu 1-2 tahun.
Simpulan: Kemampuan dan sikap keluarga dalam merawat pasien Skizofrenia relatif
masih kurang. Kurang pekanya terhadap proses perawatan dapat menimbulkan
kekambuhan berulang.
Saran: Pemberian edukasi untuk meningkatkan pengetahuan kepada keluarga pasien
Skizofrenia. Pentingnya pendampingan dengan meningkatkan motivasi untuk
mencapai kesembuhan serta meminimalisir kekambuhan berulang
Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Demensia pada Lansia Di Indonesia: Literature Review
Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya dukungan keluarga dalam mengurangi
kejadian demensia pada lansia di Indonesia. Penelusuran literature dilakukan melalui
google scholar dan proquest (1 April 2016-31 Desember 2020). Kata kunci dalam
bahasa Indonesia adalah “dukungan keluarga”, “demensia”, “lansia” sedangkan
bahasa Inggris “family support”, “dementia”, “elderly”, “Indonesia”. Hasil
penelusuran didapatkan 872 artikel. Setelah diseleksi sesuai kriteria inklusi dan uji
kelayakan dengan JBI Critical Appraisal ditemukan 5 artikel yang akan di review.
Hasil analisa didapatkan adanya dukungan keluarga yang baik akan menurunkan
kejadian demensia pada lansia. Dukungan keluarga meliputi dukungan
informasional, instrumental, penilaian dan emosional. Selain itu dibutuhkan
dukungan spiritual
Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Skizofrenia: Literature Review
Pasienskizofreniayangpatuhminumobatakandapatmeningkatkankualitashidup.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan kepatuhan minumobat
dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien
skizofrenia. Penelusuran literature melalui Google Scholar dan PubMed. Keyword
yang digunakan dalam bahasa Inggris dan Indonesia yaitu keperawatan jiwa,
kepatuhan minum obat, skizofrenia, mental nursing, mental illness, medication
adherence, medication compliance, dan schizophrenia. Penelusuran dilakukan dari
01 Januari 2016 sampai 31 Desember 2020. Penelusuran diperoleh dari Google
Scholar ada 1.664 jurnal dan PubMed ada 80 jurnal, jurnal yang diceking duplikasi
ada 1.379 dan yang dieliminasi ada 1.349, selanjutnya jurnal yang sudah diskrining
ada30jurnaldanyangdieliminasiada17jurnal,yangditerimadandianalisisada
10 jurnal. Penelitian didapatkan bahwa faktor yang mempengaruhi kepatuhan
minum obat pasien skizofrenia ada dua yaitu, faktor internal dan eksternal. Faktor
internal meliputi karakteristik umum pasien, kondisi kesehatan pasien, dan persepsi
pasien terhadap tenaga kesehatan. Faktor eksternal meliputi dukungan keluargadan
dukungan tenaga kesehatan. Terdapat hubungan antara dukungan keluarga, akses
pelayanan rumah sakit, penghasilan, dan persepsi peran dokter dengan kepatuhan
minum obat pasien skizofrenia. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti
lebih lanjut tentang intervensi untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pasien
skizofrenia
Efektivitas Telehealth pada Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus: Literature Review
Diabetus Melitus merupakan penyakit menahun yang berdampak pada kualits hidup
pasien. Kemajuan teknologi memberikan kuntungan pada pelayanan kesehatan,
termasuk pada pasien Diabetus Melitus. Telehealth merupakan hal yang saat ini
berkembang secara pesat. Namun belum banyak review terkait telehealth pada
kualitas hidup pasien Diabetus Melitus. Untuk mengetahui efektivitas telehealth pada
kualitas hidup pasien Diabetus Melitus berdasarkan literature terkini. Literature
review menggunakan database Google Scholar, ProQuest dan Pubmed. Kriteria
inklusi terdiri penelitian Randomized Controlled Trials dengan subjek Pasien
Diabetus Melitus, penelitian yang mengaplikasikan telehealth/telenursing, naskah
full text, terbit 2015- 2020. Hasil: Didapatkan 4 artikel yang memenuhi kriteria.
Pengukuran Kualitas Hidup pada masing-masing studi menggunakan instrument
yang berbeda. Tetapi secara umum, tiga studi melaporkan bahwa telehealth memiliki
pengaruh positive pada kualitas hidup pasien Diabetus Melitus, dan satu studi tidak
secara signifikan berdampak positive pada kualitas hidup pasien Diabetus Melitus.
Simpulan dan Saran: Telehealth memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan
pada pelayanan pasien Diabetus Melitus. Pengembangan dan implementasi telehealth
pada populasi ini direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya
PENGARUH PEMBERIAN CORE STABILITY EXERCISE DAN PILATES EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA LOW BACK PAIN: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Low back pain adalah spasme pada otot yang dapat mengakibatkan
penderita merasakan adanya nyeri sehingga stabilitas otot perut dan punggung bawah
mengalami penurunan, mobilitas lumbal terbatas dan perubahan postur. Spasme otot
yang berkepanjangan mengakibatkan vasokontriksi pembuluh darah yang
menimbulkan iskemia, sehingga penderita membatasi pada pekerjaan dan aktifitas
fungsional penderitanya. Intervensi fisioterapi yang dapat diterapkan yaitu core
stability exercise dan pilates exercise yang dapat mengurangi nyeri pada penderita
low back pain. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian core stability
exercise dan pilates exercise dalam mengurangi nyeri pada low back pain. Metode:
Narrative review dengan metode PICO yang merupakan akronim dari 4 komponen:
P (patient, population, problem), I (intervention, prognostic factor, exposure), C
(comparison, control), dan O (outcome) dan diterbitkan dalam kurun waktu 2011-
2021 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pencarian artikel dilakukan di
beberapa portal seperti pubmed, google scholar, dan sciencedirect. Hasil :
Berdasarkan 18 artikel yang telah di review 8 jurnal core stability exercise lebih
efektif dan, 1 jurnal kurang efektif, dan 9 jurnal pilates exercise efektif.
Kesimpulan: Ada pengaruh dari pemberian core stability exercise dan pilates
exercise dalam mengurangi nyeri pada low back pain dan dapat disimpulkan bahwa
core stability exercise dan pilates exercise memiliki hasil yang efektif terhadap
penurunan nyeri pada penderita dengan low back pain. Saran: Bagi seseorang
dengan kondisi low back pain disarankan untuk melakukan core stability exercise
atau pilates exercise dalam mengurangi nyeri pada low back pain
PENGARUH PILLATES EXERCISE DAN DYNAMIC ENDURANCE EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA PASIEN LOW BACK PAIN: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Penyebab utama penurunan kemampuan fungsional pada Low Back
Pain menyebabkan penurunan kemampuan dalam konteks pekerjaan., sehingga
Pengeluaran tahunan menjadi besar. Di Amerika terjadi kenaikan biaya dari 20 miliyar
dolar menjadi 80 miliyar dolar sehingga Low Back Pain juga menimbulkan masalah
pada bidang sosio-ekonomi. Tingginya pervalensi terjadinya Low Back Pain
disebabkan oleh pemberian intervensi kepada pasien masih dengan metode yang
konvensional (Tomanova et al., 2015) Ada berbagai macam modalitas fisioterapi,
beberapa contohnya berupa terapi Pillates Exercise dan Dynamic Endurance Exercise
untuk meningkatkan kemampuan fungsional. Tujuan : mengetahui pengaruh Pillates
Exercise dan Dynamic Endurance Exercise dalam meningkatkan kemampuan
fungsional pada pasien Low Back Pain . Metode penelitian : Metode Penelitian :
metode penelitian ini adalah penelitian narrative review. Pencarian jurnal dilakukan di
portal jurnal online seperti google scholar, Aptsa Journal, dan Jounal EsaUnggul.
Kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu jurnal penelitian full text berupa terapi
Pillates Exercise dan Dynamic Endurance Exercise yang digunakan untuk
menurunkan nyeri akibat Low Back Pain. jurnal dalam bahasa Inggris maupun bahasa
Indonesia, memiliki responden baik laki-laki maupun perempuan, diterbitkan tahun
2010-2020. Hasil penelusuran jurnal didapatkan sebanyak 5 jurnal Pillates Exercise
dan 5 jurnal Dynamic Endurance Exercise dilakukan review dalam penelitian ini.
Hasil penelitian : hasil review didapatkan bahwa ada penurunan nyeri Low Back Pain
pada responden setelah dilakukan treatment menggunakan modalitas Pillates Exercise
dan Dynamic Endurance Exercise Kesimpulan : ada pengaruh pemberian Pillates
Exercise dan Dynamic Endurance Exercise terhadap penurunan nyeri dan
peningkatan kemampuan fungsional pada pasien Low Back Pain
Faktor Intrinsik Yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Pasien Dengan Kanker: Literature Review
Kanker adalah penyebab kematian kedua secara global, terhitung sekitar 9,6 juta kematian,
atau satu dari enam kematian, pada tahun 2018. Penderita kanker akan mengalami berbagai
respon seperti ketakutan, perasaan sedih, marah, dan cemas. Kecemasan pada penderita kanker
akan meningkat ketika individu membayangkan adanya perubahan dalam hidupnya. Tingkat
kecemasan yang dialami pasien kanker dapat mempengaruhi tingkat kesakitan dari pasien itu
sendiri. Pada beberapa penelitian disebutkan bahwa kecemasan dapat memperburuk kondisi
fisik dari pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor intrinsik yang mempengaruhi
tingkat kecemasan pasien dengan kanker berdasarkan penelusuran literature. Penelusuran
literature dilakukan melalui google scholar dan pubmed. Jurnal yang diambil dari 1 januari
2012 sampai 30 desember 2020. Penilaian kualitas literature menggunakan JBI Critical
Appraisal dengan jenis study Cross Sectional. Penelusuran literature review didapatkan 5
jurnal yang diterima dengan hasil bahwa tingkat kecemasan pada pasien kanker dipengaruhi
oleh beberapa faktor intrinsik yaitu usia/umur, pengalaman pengobatan, pendidikan, tingkat
sosial ekonomi, mekanisme koping, dan dukungan sosial. Selain itu, terdapat jurnal yang
mengatakan bahwa terdapat faktor yang tidak berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien
dengan kanker yaitu usia dan jenis kelamin
HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) TERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL PENDERITA OSTEOARTHRITIS KNEE PADA LANSIA
Latar Belakang: Dari data hasil statistik di berbagai negara menunjukkan yang
berjenis kelamin perempuan cenderung lebih memiliki faktor resiko yang tinggi
terkena osteoarthritis. Perempuan juga cenderung memiliki berat badan atau indeks
massa tubuh (IMT) yang berlebih, ini dapat mempengaruhi derajat nyeri pada
penderita osteoarthritis knee sehingga sangat mengganggu mobilitas penderita yang
akan menyebabkan penurunan kualitas hidup atau kemampuan fungsional. Tujuan:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dan indeks
massa tubuh (IMT) terhadap kemampuan fungsional penderita osteoarthritis knee
pada lansia. Metode Penelitian: Deskriptif korelatif ini menggunakan pendekatan
cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita osteoarthrits knee di
Puskesmas Gamping 1. Pengambilan data dengan total sampling dengan jumlah
sampel 32 responden. Hasil: Hasil analisis dengan uji kendall’s tau didapatkan hasil
nilai ρ-value sebesar 0,001 ≤ 0,05. Dengan kekuatan hubungan sangat kuat yang
ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar 0,820 yang berarti hipotesis diterima
yaitu adanya hubungan indeks massa tubuh (IMT) terhadap kemampuan fungsional
penderita osteoarthritis knee pada lansia. Sedangkan untuk hubungan jenis kelamin
dengan kemampuan fungsional penderita osteoarthritis knee pada lansia nilai
korelasinya 0,019 dan nilai ρ 0,910 ≥ 0,05. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin
terhadap kemampuan fungsional penderita osteoarthritis knee pada lansia.
Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan kemampuan fungsional
penderita osteoarthritis knee pada lansia, dan juga terdapat hubungan yang signifikan
antara indeks massa tubuh (IMT) dan kemampuan fungsional penderita osteoarthritis
knee pada lansia. Penderita osteoarthritis knee dapat menyeimbangkan indeks massa
tubuh (IMT) dengan kemampuan fungsional. Saran: Bagi peneliti selanjutnya,
diharapkan untuk menjelaskan terkait kebiasaan dan pola hidup yang mengakibatkan
gangguan kemampuan fungsional secara mendetail agar lebih jelas, dan juga
diharapkan agar melakukan wawancara secara langsung kepada responden
NARRATIVE REVIEW : ABDOMINAL EXCERCISE MEMBERIKAN PENGARUH TERHADAP PEMULIHAN KONDISI DIASTASIS RECTI ABDOMINIS (DRA) PADA IBU PASCA MELAHIRKAN NORMAL
Latar Belakang : Diastasis Recti Abdominis (DRA) merupakan gangguan berupa
adanya pemisahan garis tengah dari dua otot rectus abdominis di sepanjang linea
alba, kondisi ini jika tidak segera ditangani maka akan muncul gangguan seperti nyeri
punggung bawah, instabilitas panggul, inkontinensia urine, inkontinensia feces,
sindrom vestibulitis vulva, interstitial sistitis atau herniasi diskus, kelemahan otot,
penurunan kapasitas rotasi trunk dan kesulitan gerakan seperti sit-up. Tujuan : Untuk
mengetahui pengaruh Abdominal Excercise terhadap pemulihan kondisi Diastasis
Recti Abdominis (DRA) pada ibu pasca melahirkan normal. Metode : Penelitian ini
menggunakan metode narrative review dengan framework PICO
(Population/Patient/Problem, Intervention, Comparison, Outcome). Pencarian artikel
menggunakan database Pubmed, IJHSR, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi
yaitu artikel free full text tentang intervensi Abdominal Excercise terhadap kondisi
Diastasis Recti Abdominis (DRA) yang dipublish dari tahun 2011-2021, dimana
artikel tersebut merupakan artikel penelitian atau eksperimen dan bukan artikel
review. Hasil : Dari 11 artikel, didapatkan 9 artikel dengan adanya pemulihan
Diastasis Recti Abdominis (DRA) setelah pemberian intervensi Abdominal Excercise
dan 2 artikel dengan hasil tidak ada perbedaan signifikan dari kedua kelompok studi
setelah pemberian Abdominal Excercise. Kesimpulan : Pemberian Abdominal
Excercise efektif dalam pemulihan kondisi Diastasis Recti Abdominis (DRA) pada ibu
pasca melahirkan normal. Saran : Diharapkan agar dapat melakukan penelitian
eksperimen terkait pengaruh Abdominal Excercise terhadap kondisi Diastasis Recti
Abdominis (DRA)