DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Pengaruh manajemen waktu terhadap tingkat stress pada mahasiswa bekerja di Yogyakarta

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara manajemen waktu terhadap tingkat stress pada mahasiswa bekerja di Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa di Yogyakarta berjumlah 100 responden. Karakteristik subjek adalah: 1) berdomisili di Yogyakarta; 2) laki-laki dan perempuan; 3) mahasiswa S1 angkatan 2018-2022; 4) sedang kuliah sambil kerja part time/full time. Teknik pengambilan sampel adalah sebaran kuesioner secara online melalui Google Form. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala manajemen waktu dan stress. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasi atau hubungan yang bersifat sebab akibat untuk mengetahui ada dan tidaknya hubungan atau pengaruh anatara dua variabel atau lebih. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil asnalisis menunjukkan nilai tingkat signifikansi sebesar 0,000<0,05, yang artinya terdapat pengaruh antara manajemen waktu terhadap tingkat stress pada mahasiswa bekerja di Yogyakart

    Gambaran pengetahuan perawatan payudara pada ibu hamil trimester 3 di PMB Anisa Mauliddina

    Full text link
    Perawatan payudara adalah usaha untuk melancarkan ASI dan mencegah masalah – masalah yang muncul pada saat menyusui seperti susu nyeri atau lecet, payudara bengkak dan saluran susu tersumbat. Perawatan payudara selama hamil adalah salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya. Payudara perlu dipersiapkan sejak masa kehamilan sehingga bila bayi lahir dapat segera berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawatan payudara pada ibu hamil trimester 3. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC di PMB Anisa Mauliddina selama bulan Februari 2023 kunjungan 54 ibu hamil. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Hasil penelitian mayoritas responden berusia 20 – 35 tahun sebanyak 47 responden (87%), tingkat pendidikan responden mayoritas berasal dari perguruan tinggi sebanyak 20 responden (37%) dan pekerjaan responden mayoritas tidak bekerja (IRT) sebanyak 26 responden (48,1%). Tingkat pengetahuan responden yaitu baik sebanyak 48 responden (88,9%) dan 6 responden (11,1%) memiliki pengetahuan cukup. Tingkat pengetahuan berdasarkan usia yang memiliki pengetahuan baik terbanyak yaitu berusia 20 – 35 tahun sebanyak 42 responden (87,5%), berdasarkan pendidikan peguruan tinggi memiliki 19 responden dengan pengetahuan baik dan berdasarkan pekerjaan responden yang tidak bekerja (IRT) memiliki pengetahuan baik 22 responden (45,8%

    Hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran ekonomi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Ekonomi. Subjek penelitian ini adalah siswa MAN Purworejo yang berjumlah 60 siswa terdiri dari 24 laki-laki dan 36 perempuan. Karakteristik subjek adalah: 1) siswa- siswi kelas X MAN Purworejo 2) laki-laki dan perempuan 3) berusia 15-17 tahun 4) siswa yang bersedia menjadi responden. Teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling yaitu pengambilan sempel secara acak berumpun. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dan metode analisis data yang digunakan adalah teknik deskripsif analisis. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan skala minat belajar dan data nilai siswa. Hasil menunjukkan bahwa subjek memiliki tingkat minat belajar yang tinggi dengan presentase 48,3% (29 siswa) dan prestasi belajar yang sangat tinggi dengan presentase 78,3% (47 siswa). Hasil analisis menunjukkan bahwa didapatkan nilai signifikan p=0,761>0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa, dimana nilai p = >0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis pada penelitian ini ditolak. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa tidak ada hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran ekonomi

    Perbedaan pengaruh bosu ball exercise dan tandem gait exercise terhadap keseimbangan tubuh lansia

    Full text link
    Latar Belakang : Lansia merupakan proses dimana seseorang mengalami banyak penurunan dan perubahan fisik, psikologi, sosial yang saling berhubungan satu sama lain sehingga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan fisik maupun jiwa pada lansia. Orang lanjut usia akan mengalami beberapa penurunan kesehatan yang mengarah ke gangguan keseimbangan seperti penurunan ketajaman visual, sensitivitas terhadap kontras, persepsi, getaran, hingga kekuatan dorsofleksi pergelangan kaki dan anterior femur. Ketika lansia mengalami permasalahan-permasalahan yang mengarah ke gangguan keseimbangan dan tidak dipantau, maka akan berpengaruh pada kemampuan motorik lansia untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari, sehingga akan terjadi kurangnya kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan : Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui perbedaan pengaruh BOSU ball exercise dan tandem gait exercise terhadap keseimbangan tubuh lansia. Metode penelitian : Design penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre test and post test two grup design, dimana sampel berjumlah 20 orang dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok perlakuan I diberikan intervensi BOSU ball exercise dan kelompok perlakuan II diberikan intervensi tandem gait exercise. Alat ukur keseimbangan menggunakan Functional Reach Test. Hasil : Hasil uji menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test pada kelompok I p=0,005 (p<0,05) dan kelompok II p=0,006 (p<0,05), hal ini menunjukkan bahwa kedua perlakuan yang diberikan pada kelompok I dan II memiliki pengaruh terhadap keseimbangan tubuh lansia. Sedangkan Mann Whitney U-Test pada kelompok perlakuan p=0,007 (p<0,05), hal ini menunjukkan perlakuan yang dilakukan pada kelompok I dan II memiliki perbedaan pengaruh terhadap keseimbangan tubuh lansia. Kesimpulan : Ada perbedaan pengaruh BOSU ball exercise dan tandem gait exercise terhadap keseimbangan tubuh lansia. Saran : Penelitian selanjutnya diharapkan melakukan penelitian yang berhubungan dengan latihan untuk keseimbangan lansia dengan lebih bervariasi, jumlah sampel yang lebih banyak dan menambah waktu penelitian

    Studi kasus prosedur urethrography pada klinis stricture urethra pars prostatica di RSU PKU Muhammadiyah Jatinom

    Full text link
    Prosedur urethrography pada klinis stricture urethra pars prostatica di RSU PKU Muhammadiyah Jatinom menggunakan proyeksi AP post kontras. Menurut Bontrager (2018), proyeksi yang digunakan pada pemeriksaan urethrography yakni proyeksi RPO. Sedangkan menurut Ningrum & Kartikasari (2018), proyeksi yang digunakan adalah AP dan RPO. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosedur urethrography dan alasan hanya digunakan proyeksi AP post kontras. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2022 hingga Mei 2023 di Instalasi Radiologi RSU PKU Muhammadiyah Jatinom. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara langsung dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara langsung dan dokumentasi.Subjek penelitian ini adalah tiga Radiografer dan satu Dokter Spesialis Radiologi di Instalasi Radiologi RSU PKU Muhammadiyah Jatinom. Analisis data dilakukan dengan hasil wawancara yang dibuat dalam bentuk transkirp wawancara, reduksi data, tabel kategorisasi, koding terbuka dan dibuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan prosedur urethrography pada klinis stricture urethra pars prostatica dimulai dengan pasien membuang air kecil sebelum pemeriksaan, lalu pasien ditidurkan di atas meja pemriksaan dan diberi media kontras 20 cc sebanyak dua kali pemasukan dan dilanjutkan dengan pengambilan foto menggunakan proyeksi AP post kontras mampu menampakkan kontras yang mengisi urethra pars bulbosa, pars cavernosa, pars membranacea dan kontras tumpah keluar tidak bisa mengisi uretra pars prostatica. Alasan hanya menggunakan AP post kontras dikarenakan urethra dari pasien telah diposisikan miring sehingga tidak superposisi dengan femur dan dokter spesialis radiologi sudah dapat melihat kelainan pada urethra pasien

    Studi kasus prosedur pemeriksaan lopografi pada kasus ca rectum di Instalasi Radiologi RSPAU Dr. S. Hardjolukito

    Full text link
    Prosedur pemeriksaan lopografi menurut Bontrager, dkk., (2014), Ballinger (2012), serta Mulyati dan Walidaeni (2019) pada kasus ca rectum dapat menggunakan proyeksi Antero Posterior (AP), Lateral, Right Posterior Oblique (RPO), dan Left Posterior Oblique (LPO). Media kontras yang digunakan menurut Bontrager, dkk., (2014) dan Kundagluwar, dkk., (2016) yaitu barium sulfat, sedangkan di RSPAU dr. S. Hardjolukito menggunakan proyeksi AP dan lateral serta media kontras water soluble. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan lopografi pada kasus ca rectum, alasan penggunaan media kontras water soluble serta alasan penggunaan proyeksi AP serta lateral saja. Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Tempat penelitian di Instalasi Radiologi RSPAU dr. S. Hardjolukito. Waktu pengumpulan data dimulai pada Desember 2022 hingga Juli 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, wawancara dan kepustakaan. Subjek penelitian ini adalah tiga radiografer dan satu dokter spesialis radiologi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan prosedur pemeriksaan lopografi dengan kasus ca rectum dimulai dari persiapan khusus yaitu sehari sebelum pemeriksaan dianjurkan diet rendah serat, urus-urus dan puasa. Persiapan alat dan bahan non steril dan steril, media kontras yaitu water soluble. Pemasukan media kontras melalui anus dan stoma. Teknik pemeriksaan yaitu foto polos BNO, AP post kontras dan Lateral post kontras. Alasan penggunaan media kontras water soluble mudah diserap tubuh, mudah dikeluarkan, dan aman digunakan. Alasan penggunaan proyeksi AP sudah dapat melihat kondisi colon menyeluruh sehingga dapat mengukur jarak ujung rectum menuju stoma. Proyeksi lateral untuk melihat jarak antara ujung colon superior dengan inferior yang akan dihubungkan. Sebaiknya pemeriksaan lopografi menggunakan persiapan diet rendah serat dua hari, menggunakan fluoroscopy, dan perlengkapan alat kolostomi, serta menambah proyeksi RPO dan LPO untuk melihat daerah flexura agar menambah nilai diagnosa

    Perbedaan pengaruh wobble board exersice dan theraband exersice dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada atlet sepak bola dengan chronic sprain ankle

    Full text link
    Latar Belakang: Dunia olahraga saat ini berkembang pesat. Contoh olahraga yang berkembang pesat saat ini adalah sepak bola. Resiko cedera olahraga juga banyak terjadi pada pemain sepak bola seperti sprain ankle, dan keseimbangan diperlukan untuk menurunkan resiko cedera tersebut. Pemain sepakbola bila sudah mengalami cedera akan kesulitan dalam melakukan latihan dengan maksimal bahkan latihan dengan intensitas yang tinggi. Sehingga dapat membuat performa atlet menurun. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh wobble board exercise dan theraband exercise dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada atlet sepakbola dengan chronic sprain ankle. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental dan rancangan penelitian yang digunakan adalah two group pretest-posttest design. Responden adalah atlet SSB Indonesia Muda Jogja yang mengalami cedera chronic sprain ankle yang berjumlah 22 orang responden, dipilih secara purposive sampling. Kelompok 1 diberikan wobble board exercise dan kelompok 2 diberikan theraband exercise dengan perlakuan dalam waktu 6 minggu dengan frekuensi 2 kali setiap minggu. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan BESS, pengukuran dilakukan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Hasil: Kelompok I dan II di uji dengan paired sample t-test menunjukkan hasil nilai p=0,000 (p<0,05), pada uji beda dengan independent sample t-test menunjukkan hasil p=0,806 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh wobble exercisedengan theraband exercise terhadap keseimbangan dinamis pada atlet sepakbola dengan chronic sprain ankle. Saran: Pada peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian dengan alat ukur yang berbeda, dan diharapkan obyek penelitian dapat diperluas

    Tingkat pengetahuan penanganan sinkop di kalangan pendidikan dengan metode pendidikan kesehatan : literature review

    Full text link
    Latar belakang: Pingsan (Sinkop) adalah suatu kehilangan kesadaran sesaat akibat hipoperfusi serebral global yang ditandai dengan onset (kejadian) yang cepat, jangka waktu pendek, dan recovery penuh secara spontan (Setyohadi, 2015). Pertolongan petama pada korban sinkop sebenarnya hanya dengan tindakan sederhana, yaitu buka jalan nafas, periksa pernafasan, lalu naikkan tungkai korban 15-30 cm, kemudian longgarkan pakaian yang ketat, jika korban terjatuh maka periksa ada atau tidaknya cedera (Thygerson, 2011). Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas metode pendidikan kesehatan penanganan kejadian syincope di kalangan pendidikan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional dengan menggunakan artikel penelitian yang telah terpublikasi. Bahan analisa terdiri dari enam jurnal dalam bahasa indonesia yang dapat diakses full-text. Hasil: terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan penanganan sinkop di kalangan pendidikan khususnya siswa di sekolah. Simpulan dan Saran: Pemberian pelatihan atau pengetahuan lanjutan mampu meningkatkan tingkat pengetahuan tentang penanganan sinko

    Analisis biomekanik postur penggunaan smartphone terhadap keluhan muskuloskeletal pada mahasiswa Fisioterapi Unisa

    Full text link
    Latar Belakang: Biomekanika mempelajari karakteristik gerak manusia yang diciptakan melalui penerapan setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Postur aktivitas penggunaan smartphone yang paling sering diterapkan yaitu duduk di kursi maupun dilantai dengan menggunakan dua atau satu tangan dalam memegang smartphone. Postur duduk menerapkan fleksi leher yang dapat meningkatkan beban tekan pada tulang belakang leher dan tuntutan otot leher yang terkait untuk menstabilkan kepala yang berhubungan dengan perkembangan nyeri leher. Postur dan aktivitas otot di bahu dan lengan bawah selama penggunaan smartphone menunjukan nilai sudut yang tinggi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menyelidiki postur duduk penggunaan smartphone oleh mahasiswa Fisioterapi di Unisa, dan terkait gejala muskuloskeletal mereka. Metode: Analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian dengan jumlah 84 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner Nordic Body Map dan pengukuran RULA. Analisis data dengan uji Chi Square. Hasil: Bagian tubuh yang paling sering dikeluhkan setelah penggunaan smartphone adalah leher, bahu, lengan. Didapatkan hasil uji korelasi Chi Square (p = 0,004) pada postur duduk dengan keluhan muskuloskeletal. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara postur duduk penggunaan smartphone dengan leher cenderung fleksi dan lengan atas maupun bawah yang ditekuk pada keluhan muskuloskeletal leher dan lengan. Saran: Memperhatikan postur fleksi leher maupun lengan saat menggunakan smartphone dan durasi setiap menggunakan perangkat untuk mengurangi timbulnya keluhan

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇