DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS PEMBERIAN KEGEL EXERCISE TERHADAP STRESS URINARY INCONTINENCE PADA IBU POST PARTUM PERVAGINAM: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Saat proses persalinan normal berlangsung, ibu akan mengejan
kuat untuk membuka jalan lahir agar bayi dapat dilahirkan. Pada proses persalinan
dan tahap mengejan ibu akan dibantu oleh kekuatan dari otot dasar panggul.
Diperkirakan> 300% terjadinya strain pada otot dasar panggul yang telah melebihi
batas fisiologis yang dapat dipertahankan oleh otot lurik, menyebabkan cedera pada
otot dasar panggul, sehingga hal tersebut akan memicu penurunan serta kelemahan
dari elastisitas otot dasar panggul yang berdampak pada penyebab kegagalan
pengendalian volume kandung kemih atau stress urinary incontinence pada ibu
postpartum. Tujuan :Mengetahui Bagaimana Efektivitas Pemberian Kegel Exercise
terhadap Strees Urinary Incontinence pada Ibu Post Partum Pervaginam . Metode :
Metode penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO
(Population/Patients/Problem, Intervention, Comparison, Outcome). Pencarian
artikel yang relevan menggunakan database (Google Scholar, PubMed, Science
Direct) sesuai keywords dan mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi. Proses
seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart yang kemudian dilakukan penilaian
kritis artikel dan penyusunan hasil ulasan narasi. Hasil: Hasil dari keseluruhan
pencarian artikel dari 3 database dengan keywords yang telah ditentukan yaitu
terdapat 404 artikel. Setelah dilakukan screening judul dan relevansi abstrak serta
screening full text diperoleh 10 Jurnal yang membuktikan mengenai Kegel Exercise
Efektif dalam Penurunan Stress Urinary Incontinance pada Ibu Post Partum
Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Pemberian Kegel Exercise terhadap Stress Urinary
Incontinance pada Ibu post partum. Saran: Bagi Fisioterapi diharapkan dapat
mengaplikasikan latihan kegel pada ibu post partum yang mengalami gangguan
perkemihan akibat stress urinary incontinenc
STUDY NARRATIVE REVIEW PENGARUH SLOW DEEP BREATHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DERAJAT I
Latar Belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi dimana
tekanan darah seseorang berada diangka diatas 120/80 mmHg, pada seseorang
dikatakan hipertensi dengan pemeriksaan menggunakan sphygmomanometer ataupun
alat digital lainnya. Slow deep breathing exercise atau Latihan pernafasan dalam
yang lambat juga berperan dalam sistem kardiovaskular,terbukti teknik relaksasi
napas dalam dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, teknik ini
sangat baik untuk di lakukan setiap hari oleh penderita tekanan darah tinggi, agar
membantu relaksasi otot tubuh terutama otot pembuluh darah sehingga
mempertahankan elastisitas pembuluh darah arteri. Tujuan : Untuk mengatahui
pengaruh dari pemberian slow deep breathing exercise terhadap penurunan tekanan
darah pada penderita hipertensi derajat I. Metode : Metode penelitian ini yang
digunakan yaitu narratitive review dengan framework PICO (Population, Intervensi,
Comparison, Outcame). Mengidentifikasi artikel menggunakan database yang
relevan (Sciencedirect, Google Scholar) dengan kata kunci yang telah disesuaikan.
Seleksi artikel dengan menggunakan PRISA flowchart. Hasil : Hasil keseluruhan
pencarian dari 2 database terdapat 16.750 artikel. Setelah dilakukan screening judul
dan relevansi abstrak diperoleh 14 jurnal yang membuktikan efektivitas slow deep
breathing exercise dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi I.
Kesimpulan : Pemberian slow deep breathing exercise terhadap penurunan tekanan
darah penderita hipertensi derajat I efektif dalam menurunkan tekanan darah
penderita hipertensi derajat I
STUDY NARRATIVE REVIEW EFEKTIVITAS PEMBERIAN OTAGO EXERCISE PROGRAMME UNTUK MENGURANGI RESIKO JATUH PADA LANSIA
Latar Belakang: jatuh adalah masalah kesehatan yang umum pada lansia secara
global jatuh didefinisikan dengan secara tidak sengaja berakhir di tanah, lantai, dan
tempat yang lebih rendah. jatuh dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang
negatif untuk orang dewasa paruh baya atau lansia dan telah diidentifikasi sebagai
penyebab utama ketiga dari kematian akibat cidera. Dengan bertambahnya usia maka
propioception masukan saraf mechanoreceptors didistribusikan keseluruh tubuh
manusia memburuk dan mempengaruhuhi keseimbangan sehingga meningkatkan
resiko jatuh. Jatuh menyebabkan isolasi sosial, penurunan kepercayaan diri,
keterbatasan aktivitas, dan keterbatasan fungsional. Sebagai upaya untuk pencegahan
jatuh dibutuhkan latihan yang mampu mengurangi resiko jatuh salah satu latihannya
yaitu Otago Exercise Programme beberapa penelitian termasuk tinjauan sistematik
dengan meta analisis menggunakan Otago Exercise Programme sebagai salah satu
strategi olahraga yang efektif dengan manfaat dan fungsi untuk mengurangi resiko
jatuh. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui efektivitas pemberian Otago Exercise
Programme terhadap resiko jatuh pada lanjut usia. Metode Penelitian: Narrative
review dengan metode PICO yang merupakan akronim dari empat komponen : P
(Population, Patient, Problem), I (Intervention), C (Comparison), O (Outcome) dan
memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal
online seperti Science direct, Pedro, dan Pubmed. Hasil penelitian: Otago Exercise
Programme dapat mengurangi resiko jatuh pada lansia dari sepuluh jurnal yang sudah
di review. Kesimpulan:mengenai efektivitas Otago Exercise Programme untuk
mengurangi resiko jatuh pada lansia dapat disimpulkan bahwa Otago Exercise
Programme memiliki hasil yang efektif dan berpengaruh untuk mengurangi resiko
jatuh pada lansia. Saran : bagi lansia dengan kondisi memiliki resiko jatuh disarankan
untuk melakukan latihan Otago Exercise Programme dalam mengurangi resiko jatuh.
Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan quality asessment dan
menggunakan penelitian sistematic review dan meta analisis
Hubungan Pemberian Stimulasi Dengan Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Prasekolah: Literature Review
Latar belakang: Prasekolah merupakan fase keemasan (golden age) yaitu masa
tumbuh kembang anak usia 3 sampai 6 tahun. Pemberian stimulasi merupakan salah
satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan motorik halus anak.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian stimulasi
dengan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Literature Review. Penelusuran
literature ini dilakukan menggunakan database Google Scholar dan ProQuest dengan
kata kunci Bahasa Indonesia “Stimulasi OR Rangsangan” and “Perkembangan
motorik halus” and “Anak usia prasekolah OR Anak usia 3-6 tahun” dan Bahasa
Inggris yaitu “Stimulation” and “Fine motor development OR Fine motor skill” and
“Preschool age children OR Preschoolers”. Analisis data menggunakan seleksi
literature (PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah full text yang dapat diakses dalam
rentang tahun terbit 1 Januari 2015 sampai 30 September 2020, desain penelitian
artikel menggunakan quasi experimental. Selanjutnya dilakukan penilaian uji
kelayakan menggunakan JBI Critical appraisal.
Hasil: Hasil penelusuran didapatkan 982 artikel. Setelah dilakukan ceking duplikasi,
seleksi kriteria inklusi, dan uji kelayakan dengan JBI Critical appraisal didapatkan 10
artikel yang layak untuk direview. Hasil analisa didapatkan 9 jurnal nasional yang
menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian stimulasi
dengan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah.
Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian stimulasi
dengan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah. Saran: Perawat dan
orang tua dapat mempertimbangkan pemberian stimulasi berupa clay therapy atau
plastisin untuk dijadikan sebagai metode dalam meningkatkan perkembangan motorik
halus pada anak usia prasekolah
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara: Literatur Review
Kanker payudara adalah proliferasi maligna sel epitel yang melapisi duktus atau lobulus
payudara. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dukungan keluarga dengan kualitas
hidup kanker payudara berdasarkan literature. Penelitian ini menggunakan database
google scholar dan pubmed. Kriteria inklusi terdiri penelitian cross sectional dengan
subjek pasien kanker payudara, naskah full text, terbit 2015-2020. Didapatkan 4 jurnal
yang memenuhi kriteria. Semua studi menyebutkan terdapat hubungan yang signifikan
antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien kanker payudara. Dukungan
keluarga diperlukan bagi pasien yang menghadapi penyakit yang kronis atau kondisi
terminal. Dukungan keluarga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara
Faktor Risiko dan Pencegahan Kanker Payudara: Literature Review
Latar belakang: Kanker payudara atau carcinoma mammae merupakan suatu
kondisi dimana pertumbuhan sel terjadi lebih cepat dari mekanisme normalnya. Di
Indonesia kanker payudara menjadi penyebab utama kematian tertinggi dengan
jumlah kasus mencapai 4,2 per 100.00 yang diderita oleh perempuan.
Tujuan: Mengetahui faktor risiko dan pencegahan kanker payudara.
Metode: Penelitian metode literature review ini menggunakan kata kunci berupa
faktor risiko, pencegahan, kanker payudara dan menggunakan dua database yaitu
Google Scholar dan Pubmed. Analisis data menggunakan seleksi literature
(PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah yang dapat diakses secara full text dalam
rentang tahun 2015 – tahun 2020 dan wilayah yang diambil di Indonesia. Setelah itu
dilakukan penilaian kualitas kelayakan menggunakan JBI Critical appraisal.
Hasil: Hasil analisis didapatkan tiga jurnal nasional yang menjelaskan bahwa faktor
risiko kanker payudara yang paling sering muncul yaitu usia, usia menarche,
kontrasepsi hormonal, lama menyusui, dan riwayat keluarga. Pencegahan kanker
payudara upaya yang dilakukan yaitu deteksi dini menggunakan metode SADARI.
Simpulan dan Saran: Faktor risiko pada kanker payudara yaitu usia menarche, lama
menyusui, riwayat penggunaan kb hormonal, riwayat pada keluarga, dan aktivitas
<4jam/minggu, dan upaya pencegahan kanker payudara melalui deteksi dini
menggunakan metode SADARI. Saran dari literature review ini diharapkan dari
berbagai pihak baik dari tenaga kesehatan, masyarakat, dan peneliti selanjutnya
mengetahui terkait faktor risiko yang berhubungan dengan usia menarche, lama
menyusui, riwayat penggunaan kb hormonal, riwayat pada keluarga, aktivitas
<4jam/minggu serta pencegahan kanker payudara berhubungan dengan deteksi dini
menggunakan metode SADARI
Hubungan Dukungan Orang Tua dan Kualitas Hidup pada Anak Usia 2-18 Tahun Dengan Leukemia: Literature Review
Latar belakang: Salah satu jenis kanker yang sering ditemukan pada anak-anak
adalah kanker darah atau sering disebut leukemia. Leukemia merupakan jenis kanker
yang menjadi penyebab kematian terbanyak pada anak-anak. Pengobatan jangka
panjang kanker tidak hanya mempengaruhi kondisi biologis, psikologis, sosial, dan
spiritual anak, namun pengobatan kanker juga akan mempengaruhi kualitas hidup
anak. Dukungan keluarga terhadap pasien kanker sangat dibutuhkan guna
mengangkat mental dan semangat hidup pasien.
Tujuan: Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendapat gambaran hubungan
dukungan orang tua dan kualitas hidup anak pada usia 2-18 tahun berdasarkan
penelusuran literature, untuk mengetahui tingkat dukungan orang tua, dan untuk
mengetahui tingkat kualitas hidup anak dengan leukemia.
Metode: Penelusuran literature dilakukan menggunakan 2 database yaitu google
scholar dan pubmed. Keyword yang digunakan dalam bahasa indonesia adalah
“dukungan orang tua”, “kualitas hidup”, “anak”, “leukemia” sedangkan dalam
bahasa inggris adalah “parental support” OR “quality of life” AND “child” AND
“leukemia”.
Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan orang tua dan kualitas
hidup yang digambarkan oleh 3 artikel. Dukungan orang tua termasuk dalam
kategori baik digambarkan oleh 2 artikel. Tingkat kualitas hidup anak termasuk
dalam kategori baik digambarkan oleh 3 artikel.
Simpulan: Terdapat hubungan dukungan orang tua dengan kualitas hidup pada anak
usia 2-18 tahun dengan leukemia berdasarkan penelusuran literature.
Saran: Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambahkan jurnal studi
literature yang telah ditelaah, semoga penelitian selanjutnya dapat menambah
banyak studi literature di luar Indonesia
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare pada Balita: Literatur Review
Latar Belakang: Jumlah penderita diare pada balita pada tahun 2018 di seluruh
Indonesia yang dilayani di sarana kesehatan yaitu sebesar 1.637.708 balita, hal ini
adalah suatu peningkatan angka kejadian diare dari tahun 2017. Kejadian diare pada
balita disebabkan banyak faktor antara lain, faktor lingkungan, faktor balita, faktor
infeksi, dan faktor sosial ekonomi. Faktor balita seperti status gizi dan pemberian ASI
eksklusif merupakan faktor risiko terjadinya diare pada balita.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan
kejadian diare pada anak balita berdasarkan literature review/penelitian yang sudah
dilakukan sebelumnya.
Metode: Kajian literature review yang menggunakan artikel yang berasal dari database
Google Schoolar dengan kata kunci “Status Gizi DAN Kejadian Diare DAN Balita” dan
pubMed dengan kata kunci “Nutrition statue AND Diarrhea Incidence AND Toodler”
dalam kurun waktu dari tahun 2016 hingga 2021. Penelusuran menggunakan artikel
nasional dan internasional dan dianalisis menggunakan Critical Apraissal JBI dengan
study cross sectional.
Hasil: Status gizi yang kurang atau buruk dapat menyebabkan daya tahan tubuh balita
menurun dan memudahkan penyakit masuk ke dalam tubuh balita. Didapatkan 5 artikel
yang memenuhi kriteria. Tiga (3) dari lima (5) artikel mengatakan terdapat hubungan
antara status gizi dengan kejadian diare pada anak usia balita.
Simpulan dan Saran: Status gizi yang buruk dapat meningkatkan kejadian diare pada
anak sehingga perlu adanya pengawasan orang tua serta peran penting layanan kesehatan
atau petugas kesehatan dalam memberikan motivasi kepada masyarakat dalam menjaga
status gizi anak tetap baik agar terhidar dari berbagai penyakit termasuk diare
NARRATIVE REVIEW : PENGARUH SISTEM DARING TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Latar Belakang: Covid-19 adalah virus yang disebabkan oleh virus sars-cov-2 di
wuhan china dan dinyatakan sebagai pandemic dan dialami hampir di semua negara
sehinga menyebabkan adanya work from home (WFH) di semua instansi pemerintah
seperti kantor,sekolah,dan perguruan tinggi sehingga dapat berdampak pada psikis
berupa stres terutama pada mahasiswa yang menjalani perkuliahan menggunakan
sistem daring. Sehingga perlu dilakukan pengkajian tentang pengaruh sistem daring
terhadap tingkat stres mahasiswa pada masa pandemic covid-19. Tujuan : Untuk
mengetahui dampak sistem daring ,penyebab,usia, dan jenis kelamin terhadap tingkat
stres mahasiswa pada masa pandemic covid-19. Metode : Metode penelitian yang
digunakan yaitu narrative review dengan framework PEOs (Population,Exposure, dan
Outcomes). Mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan yaitu
Googlescolar dan Perpusnas dengan kata kunci yang telah disesuaikan. Seleksi artikel
menggunakan prisa flowchart. Hasil : Hasil keseluruhan pencarian dari 2 terdapat
2.425 artikel. Setelah dilakukan screening judul dan relevansi abstrak diproleh 10
jurnal yang membuktikan bahda terdapat pengaruh sistem daring terhadap tingkat stres
mahasiswa pada masa pandemic covid-19. Kesimpulan : Terbukti adanya pengaruh
sistem daring terhadap tingkat stres mahasiswa pada masa pandemic covid-19
PERBEDAAN PENGARUH SENAM YOGA DAN TERAPI MUSIK TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA : NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas disebut lanjut
usia (lansia), dilihat dari segi biologis lansia adalah orang yang mengalami proses
penuaan secara terus menerus, dan ditandai dengan menurunnya daya tahan fisik
yakni semakin rentannya terhadap serangan penyakit yang dapat menyebabkan
kematian. Proses penuaan sering dikaitkan dengan perubahan fisiologis pada lansia
sehingga dapat mempengaruhi kualitas tidur. Lebih dari 80% lansia mengalami
beberapa gangguan tidur dan 50% lansia melaporkan sering terjadi gangguan tidur.
Penurunan kualitas tidur dapat mengganggu aktivitas sehari- hari sehingga
membutuhkan penanganan. Untuk mengatasi gangguan kualitas tidur, maka
dibutuhkan intervensi berupa Senam Yoga dan Terapi Musik. Tujuan : Untuk
mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh Senam Yoga dan Terapi Musik
Terhadap Kualitas Tidur pada Lansia. Metode : Penelitian ini menggunakan
penelitian Narrative Review, Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online
seperti Google Scholar,PubMed, dan pencarian manual kriteria inklusi dalam
penelitian ini full text tentang intervensi Senam Yoga dan Terapi Musik, di terbitkan
minimal dalam kurun waktu 2010-2020, dan metode yang digunakan adalah
Eksperimental Study, dan analisis korelasi. Hasil Penelitian : Hasil review 5 jurnal
Senam Yoga bahwa ada peningkatan kualitas tidur pada lansia. Hasil review 5 jurnal
Terapi Musik bahwa ada peningkatan kualitas tidur pada lansia. Kesimpulan :
Senam Yoga dan Terapi Musik sama-sama mempunyai pengaruh dalam
meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Saran : Senam Yoga dan Terapi Musik
dapat diberikan sebagai alternative intervensi untuk lansia yang mengalami
penurunan kualitas tidur