DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
LITERATURE REVIEW: PENGARUH PEMBERIAN CURCUMIN TERHADAP KADAR TUMOR NECROSIS FACTOR ALPHA (TNF-Alpha) PADA RHEUMATOID ARTHRITIS
Latar Belakang : Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit peradangan kronis
yang mempengaruhi sendi dan menyebabkan rasa sakit, kelelahan serta
gangguan fungsi. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh pemberian Curcumin
terhadap kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa pada Rheumatoid Arthritis. Metode :
Penelitian ini menggunakan literature review yang membahas mengenai kajian
literature tentang pengaruh pemberian Curcumin terhadap penurunan kadar
Tumor Necrosis Factor Alfa (TNF- α) pada Rheumatoid Arthritis. Jenis metode
penelitian yang digunakan berupa pendekatan kualitatif yang menjabarkan data
topik penelitian, dengan dua jenis variabel yaitu variabel bebas dan variabel
terikat. Data penelitian ini diperoleh dari sumber pencarian artikel sebagai
rujukan untuk melakukan kajian literature review, berupa artikel yang telah
dipublikasikan melalui beberapa database. Hasil : Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa kadar TNF-α pada kelompok Rheumatoid arhtiritis dengan
perlakuan curcumin lebih rendah daripada kelompok Rheumatoid Arthritis tanpa
perlakuan. Variasi penambahan dosis menunjukkan kecenderungan penurunan
kadar TNF-α pada RA. Adanya pengaruh berupa penurunan kadar TNF-α pada
penderita Rheumatoid Arthritis yang diberi perlakuan pemberian curcumin
menjadi bukti bahwa curcumin berperan sebagai imunomodulator pada penderita
Rheumatoid Arthritis
FAKTOR RISIKO PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI ORAL TERHADAP KEJADIAN KANKER SERVIKS : LITERATURE REVIEW
Latar belakang: Kanker serviks merupakan penyebab utama kematian pada wanita di
dunia. Kanker serviks disebabkan oleh virus yang disebut Human Papilloma Virus
(HPV). Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kanker serviks, salah
satunya adalah lama penggunaan dari alat kontrasepsi oral.
Tujuan: Untuk menganalisis faktor risiko dari penggunaan alat kontrasepsi oral
terhadap kejadian kanker serviks secara literature review.
Metode: penelitian ini menggunakan database Google Scholar dan PubMed (2016-
2020). Desain penelitian menggunakan case control study.
Hasil : Empat jurnal menjelaskan bahwa penggunaan alat kontrasepsi oral dalam jangka
waktu yang panjang yaitu ≥ 4 tahun dapat berisiko terjadinya kanker serviks dan satu
jurnal menyatakan tidak terdapat hubungan antara penggunaan alat kontrasepsi oral
jangka panjang ≥ 5 tahun dengan kanker serviks.
Simpulan dan saran: Penggunaan alat kontrasepsi oral dalam jangka panjang ≥ 4 tahun
dapat berisiko terjadinya kanker serviks. Kepada ibu yang menggunakan alat
kontrasepsi oral untuk lebih memperhatikan efek samping dan selalu mengontrol
penggunaan alat kontrasepsi tersebut
PENGARUH RETRO WALKING TERHADAP AKTIVITAS FUNGSIONAL PENDERITA OSTEOARTRITIS KNEE: NARATIVE REVIEW
Latar Belakang: Osteoarthritis(OA) merupakan Penyakit degeneratif yang
menyerang persendian. Dimulai dengan kerusakan lokal dari tulang rawan. Kartilago
adalah bagian dari sendi yang melapisi bagian ujung tulang untuk memudahkan
pergerakan sendi. Kelainan pada kartilago dapat mengakibatkan tulang bergesekan
satu sama lain, sehingga timbul gejala kekakuan, nyeri, dan pembatasan gerakan
pada sendi yang dapat mengganggu aktivitas fungsional sehari – hari. Tujuan:
Untuk menganalis pengaruh latihan dan bagaiamana dosis latihan Retro Walking
terhadap peningkatan aktifitas fungsional pasien Osteoarthritis knee. Metode:
narrative review dengan Langkah yaitu melakukan identifikasi kata kunci
menggunakan framework PICO (Population/Patients/Problem, Intervention,
Comparison, Outcome), dan menetapkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi.
Pencarian artikel menggunakan 3 database (Google scholar, PubMed, Sciendirect)
selanjutnya artikel diseleksi menggunakan PRISMA flowchart yang kemudian
direview. Hasil: dari seluruh pencarian artikel dari 3 database dengan keywords yang
telah ditentukan terdapat 323 artikel. Setelah dilakukan screening judul dan relevansi
abstrak serta screening full text diperoleh 10 jurnal yang membuktikan Retro
Walking dapat meningkatkan keseimbangan pada lansia. Kesimpulan: hasil review
10 artikel menyatakan Retro Walking efektif meningkatakan kemampuan fungsional
pasien Osteoarthritis knee
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA MAHASISWA BERORGANISASI DI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
Mahasiswa merupakan peserta didik pada jenjang perguruan tinggi dengan
mengikuti proses perkuliahan agar mampu menjadi pembicara, pendengar, dan
pelaku media yang berkompeten dalam berbagai setting seperti pada kegiatan
pembelajaran maupun kegiatan organisasi. Penelitian ini membahas tentang
kecerdasan emosi dengan komunikasi interpersonal. Tujuan penelitian ini yaitu
untuk menngetahui hubungan kecerdasan emosi dengan komunikasi interpersonal
pada mahasiswa berorganisasi di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian ini
adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode korelasional. Responden
dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif organisasi di Universitas ‘Aisyiyah
Yogyakarta. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cluster random
sampling. Analisis data yang digunakan yaitu product moment. Hasil uji hipotesis
menunjukan bahwa kecerdasan emosi memiliki hubungan yang signifikan
terhadap komunikasi interpersonal dengan nilai P = 0,000<0,05. Hasil uji pearson
corelatioon product moment didapatkan hasil rhitung (0,513) > rtabel (0,231).
Sumbangan efektif kecerdasan emosi dalam mempengaruhi komunikasi
interpersonal pada mahasiswa berorganisasi di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
yaitu sebesar 26,3 % sedangkan 73,7 % lainnya dipengaruhi oleh faktor lain
PERANAN PERSIAPAN USUS TERHADAP KUALITAS INFORMASI ANATOMI PADA PEMERIKSAAN INTRAVENA PYELOGRAFI
Pemeriksaan Intravena Pyelografi (IVP) adalah suatu foto yang dapat
menggambarkan keadaaan sistem urinaria dengan menggunakan media kontras
yang digunakan untuk menghasilkan gambaran radioopaque. Sebelum melakukan
pemeriksaan Intravena Pyelografi pasien diharuskan melakukan persiapan salah
satunya yaitu persiapan usus yang bertujuan untuk membersihkan saluran usus agar
terbebas dari gas dan feces. Menurut penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh
Yueniwati (2017) menyatakan bahwa tidak ada perbedaan kualitas informasi
anatomi sistem urinaria pada pemeriksaan Intravena Pyelography dengan atau
tanpa persiapan usus. Namun, dalam jurnal Sani (2010) menyatakan sebaliknya
bahwa persiapan usus pada pemeriksaan Intravena Pyelografi diperlukan untuk
visualisasi anatomi yang lebih baik pada daerah abdominal. Terdapat perbedaan
pendapat tentang persiapan usus dari kedua jurnal tersebut. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui peranan persiapan usus pada pemeriksaan IVP dan perbedaan
hasil gambaran dengan atau tanpa persiapan usus.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan
pendekatan literature review. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2020-
Juli 2021. Pada penelitian ini penulis menggunakan berbagai sumber tertulis seperti
jurnal dan textbook yang relevan. Analisis data menggunakan anotasi bibliografi
dengan cara mengumpulkan data berdasarkan konsep, kemudian dikupas
berdasarkan topik dan dibandingkan dengan semua sumber, setelah itu ditarik
sebuah kesimpulan dan saran.
Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa peranan persiapan usus pada
pemeriksaan IVP yaitu untuk memastikan tidak ada residu feces yang tertinggal
agar menghasilkan visualisasi anatomi yang lebih baik. Sedangkan untuk perbedaan
hasil gambaran pemeriksaan IVP dengan atau tanpa persiapan usus seharusnya ada
perbedaan walaupun tidak begitu signifikan. Namun, pada hasil gambaran
pemeriksaan IVP akan lebih maksimal jika melakukan persiapan usus karena
visualisasi yang lebih baik dibandingkan dengan pasien yang tidak melakukan
persiapan usus. Sebaiknya dalam tata laksana pemeriksaan Intravena Pyelografi
dilakukan persiapan usus. Karena selain untuk memberikan visualisasi anatomi
yang baik, juga untuk menghindari pengulangan jadwal dan agar tidak
menghasilkan informasi diagnostik yang salah
PENGETAHUAN PHBS PADA ANAK USIA SEKOLAH DI INDONESIA LITERATUR REVIEW
Banyak masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat terutama pada anak usia
sekolah tentang masalah PHBS, hal ini membuktikan bahwa masih banyak anak-
anak yang belum paham tentang pentingnya PHBS. Tujuan litertur review ini untuk
menguraikan bagaimana pengetahuan PHBS pada anak usai sekolah di Indonesia
berdasarkan penelusuran literatur. Hasil dari literatur review jurnal pengetahuan
PHBS pada anak usia sekolah masih dalam kategori rendah dibuktikan dari hasil 3
jurnal yang didapatkan yaitu dari data karakteristik responden dan pengetahuan
PHBS siswa sebagian besar masuk dalam kategori rendah. Penelitian oleh Lina
(2016) karakteristik responden berdasarkan tingkat pengetahuan tentang indikator
PHBS di sekolah, dimana pengetahuan yang paling rendah terdapat pada penggunaan
jamban bersih dan sehat, yaitu sebanyak 67,6%. Penelitian yang dilakukan
Kusumawardani dan Saputri (2020) menunjukkan hasil penelitian PHBS sebagian
besar rendah (60,5%) dengan nilai 7,78, Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh
Koem, Joseph, Sondakh (2015) menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna
antara pengetahuan siswa dengan perilaku hidup bersih dan sehat
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN RADIASI PADA PEKERJA RADIASI DI INSTALASI RADIOLOGI
Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan instrumen yang bertujuan
untuk melindungi perusahaan, pekerja, dan masyarakat dari bahaya yang didapat
akibat kecelakaan kerja. Pekerja radiasi termasuk ke dalam pekerjaan yang
berbahaya dan memiliki resiko tinggi terpajan radiasi, yang dapat mengakibatkan
penyakit kronik hingga kematian. Salah satu cara mencegah dan meminimalisir
radiasi yang diterima oleh pekerja radiasi yaitu dengan sistem manajemen
keselamatan radiasi bagi pekerja radiasi, sebagai upaya untuk mengurangi dampak
resiko radiasi serta menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Sistem manajemen
keselamatan dan kesehatan kerja radiasi pada pekerja radiasi yaitu meliputi
pemeriksaan kesehatan, personil, pendidikan dan pelatihan, penyimpanan riwayat
kesehatan pekerja radiasi, serta pemantauan dosis radiasi. Radiasi tidak berbau,
dan juga tidak tampak sehingga masih banyak rumah sakit yang belum
menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan radiasi yang belum
memenuhi standar yaitu berdasarkan peraturan BAPETEN 2020 mulai dari
kurangnya sumber daya manusia, pemantauan kesehatan pekerja belum terlaksana
dan belum dilakukan pendidikan dan pelatihan kepada pekerja radiasi. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui penerapan manajemen kesehatan dan keselamatan
kerja pada pekerja radiasi di instalasi radiologi.
Jenis penelitian dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah kualitatif
deskriptif dengan pendekatan literatur review. Metode pengumpulan data yang
digunakan adalah metode dokumentasi data sekunder, dengan sumber data utama
berupa jurnal dan sumber data pendukung dari jurnal dan peraturan dan analisis
data menggunakan anotasi bibliografi. Penelitian ini dimulai pada Januari - Juni
2021.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan 2 komponen yang belum memenuhi
standar peraturan BAPETEN Nomor 4 Tahun 2020 tentang keselamatan radiasi
pada penggunaan pesawat sinar-X dalam radiologi diagnostik dan intervensional
yaitu belum diterapkannya pendidikan dan pelatihan untuk pekerja radiasi dan
juga belum dilakukannya pemantauan kesehatan untuk pekerja secara berkala, hal
ini didasari karena kurangnya biaya yang dimiliki instalasi radiologi
STUDI LITERATUR PERBANDINGAN TEKNIK RADIOGRAFI SHOULDER JOINT METODE SCAPULAR Y DENGAN PROYEKSI SUPRASPINATUS OUTLET PADA KASUS DISLOKASI
Dislokasi terjadi ketika tulang tergeser dari sendi, dislokasi seringkali dapat
diidentifikasi secara klinis dengan bentuk abnormal atau kemungkinan patah tulang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan shoulder joint
metode scapular Y, metode supraspinatus outlet pada kasus dislokasi, dan
mengetahui perbedaan anatomi metode scapular Y dan metode supraspinatus
outlet pada kasus dislokasi.
Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi
literature review. Metode pengumpulan data yang pertama, mencari sumber atau
bahan pustaka sesuai topik, mengkaji topik sesuai litetatur yang di angkat, dan
menganalisa literatur yang terpilih. Waktu penelitian dilakukan pada bulan
September 2020 – Agustus 2021. Sumber data yang digunakan diambil melalui
google scholar, Pubmed dan Ajr. Analisis data menggunakan deskriptif dengan cara
mengumpulkanan data pustaka, membaca dan mencatat, serta membandingkan
literatur untuk kemudian diolah menghasilkan kesimpulan dan saran.
Hasil penelitian menunjukan teknik pemeriksaan radiografi shoulder joint
metode scapular Y dan supraspinatus outlet pada kasus dislokasi dilakukan tanpa
persiapan khusus, sebelum dilakukan pemeriksaan pasien diminta untuk melepas
benda benda logam pada daerah shoulder joint karena dapat menghalangi gambaran
radiograf. Anatomi pada proyeksi scapular Y lebih optimal digunakan pada
pemeriksaan shoulder joint dengan kasus dislokasi, dikarenakan pada proyeksi
scapular Y sudah dapat memberikan gambaran anatomi lebih baik dari proyeksi
supraspinatus outlet. Sebaiknya pada pemeriksaan radiografi shoulder joint dengan
kasus dislokasi dilakukan dengan proyeksi rutin shouder joint dan untuk
mengetahui gambaran Y view pada shoulder disarankan menngunakan proyeksi
scapular Y dikarenakan pada proyeksi ini lebih optimal digunakan pada kasus
dislokasi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ULKUS DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS: LITERATURE REVIEW
Ulkus diabetik adalah luka yang terjadi karena adanya kelainan pada saraf, kelainan
pembuluh darah dan adanya infeksi. Penderita diabetes melitus memiliki 15-25%
berpotensi mengalami ulkus diabetik selama hidup mereka dan tingkat kekambuhan
50-70% selama 5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi terjadinya ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus. Metode
penelitian ini dilakukan dengan cara penelusuran jurnal menggunakan database
Google Scholar dan Pubmed dalam 5 tahun terakhir dari 1 Januari 2016 sampai 31
Mei 2021. Kata kunci yang digunakan, bahasa indonesia: Faktor-faktor, Ulkus
diabetik, Diabetes melitus dan kata kunci bahasa inggris: Factors, Incidence, Diabetic
ulcers, Diabetes ulcers, Diabetes mellitus. Didapatkan faktor yang mempengaruhi
terjadinya ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus adalah usia, tempat tinggal,
pekerjaan, pendidikan, pendapatan, lama menderita, perawatan kaki, obesitas,
neuropati perifer, riwayat ulkus sebelumnya, DM tipe II dan kontrol glikemik
PENGARUH PEMBERIAN SELF-HYPNOSIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI ARGOMULYO SEDAYU BANTUL YOGYAKARTA
Hipertensi adalah apabila tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastolik
diatas 90 mmHg. Hipertensi dapat menjadi ancaman serius bila tidakditangani. Tekanan darah
tidak terkontrol akan mengakibatkan kerusakan pada sebagian organ penting manusia yaitu
jantung, mata, ginjal. Maka dari itu penelitian inibertujuan untuk menurunkan kejadian hipertensi
dengan menerapkan Self-Hypnosisterhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode
penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi menggunakan rancangan pre-test and post-
test controlgroup yang menjadi kelompok perlakuan yaitu pengukuruan tekanan darah pertama
dan kedua pada kelompok yang mendapatkan terapi Self-Hypnosis, yang menjadi kelompok
control adalah pengukuran pertama dan kedua pada kelompok yang tidak mendapatkan terapi
Self-Hypnosis.Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis
bivariat.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini peneliti bekerjasama dengan kader
posyandu untuk melakukan pengambilan data. Hasil penelitian menunjukan di Dusun Puluhan
Argomulyo Sedayu Bantul pada 32 responden penderita hipertensi disebabkan kesehariannya
mengkonsumsi natrium. Hasil pengujian hipotesis didapatkan ada pengaruh antara pemberian
Self-Hypnosis terhadap penurunan darah terhadap penderita hipertensi di dusun Puluhan
Argomulyo Sedayu Bantul. Terdapat peningkatan pada responden dari sebelum diberikan
tindakan dengan sesudah diberikan Self-Hypnosis