DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Efektifitas Pendidikan Kesehatan pada Perilaku SADARI Perempuan Usia Produktif: Literature Review

    Get PDF
    Latar Belakang: Kanker payudara dapat dideteksi dini dengan pemeriksaan payudara sendiri pada perempuan usia produktif, salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran perilaku pemeriksaan payudara sendiri dengan berbagai faktor pengetahuan, sikap, informasi dan praktik dalam melakukan deteksi dini kepada masyarakat sehingga dapat mensosialisasikan pencegahan dan deteksi dini. Tujuan: Mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan pada perilaku pemeriksaan payudara sendiri perempuan usia produktif. Metode: literature review menggunakan kata kunci edukasi kesehatan, perilaku pemeriksaan payudara sendiri, perempuan usia produktif dan menggunakan database yaitu Google Scholar dengan penggunaan dua bahasa dari rentang tahun 2016–2020. Analisis data menggunakan seleksi literature (PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah yang dapat diakses secara full text, dalam melakukan penilaian kualitas kelayakan menggunakan JBI Critical appraisal tools quasi eksperiment. Hasil: Analisis didapatkan satu jurnal nasional dan dua jurnal internasional yang menjelaskan bahwa perilaku pemeriksaan payudara sendiri didasari oleh berbagai media dan metode, namun hasil yang didapatkan keefektivitannya adalah media video dengan pembuktian nilai p-value 0,000 < 0,05 dan didukung oleh faktor perilaku yang sering terjadi yaitu pengetahuan, sikap, informasi, dan keyakinan. Simpulan dan Saran: Terdapat efektifitas pendidikan kesehatan terhadap perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada perempuan usia produktif dipengaruhi oleh media video yang efektif untuk mengetahui perilaku deteksi dini, masih minimnya kesadaran orang Indonesia khususnya wanita dalam deteksi dini kanker payudara, bahkan banyak wanita masih belum mengetahui metode-metode sejak dini untuk deteksi. Saran dari literature review ini diharapkan dari berbagai pihak baik dari tenaga kesehatan, perempuan usia produktif dan peneliti selanjutnya agar dapat mengetahui tingkatan metode yang efektif untuk mengetahui perubahan perilaku dalam pemberian pendidikan kesehatan

    Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting pada Anak: Literature Review

    Get PDF
    Latar Belakang: Stunting pada balita menimbulkan dampak yang fatal yaitu dapat mengalami keterbatasan fisik dan kognitif secara permanen berlangsung seumur hidup dan bahkan mempengaruhi generasi berikutnya. ASI eksklusif menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi stunting karena mengandung nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting berdasarkan literatur terkini. Metode: Literature review ini menggunakan database Google scholar dan EBSCO dengan kriteria inklusi penelitian case control retrospektif, subyek anak balita stunting, naskah full teks, terbit tahun 2016-2020. Hasil: Didapatkan 7 (tujuh) artikel yang memenuhi kriteria. Semua artikel melaporkan terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif bayi berusia 0-6 bulan dengan kejadian stunting pada anak balita. Kesimpulan: Kejadian stunting pada anak balita cenderung memiliki riwayat ASI tidak eksklusif

    Pengaruh Seks Edukasi Terhadap Kekerasan Seksual pada Anak Usia Sekolah: Literature Review

    Get PDF
    Kekerasan seksual paling sering terjadi dialami oleh anak. Pelaku tindak kekerasan/ paedofil biasanya berasal dari orang-orang terdekat anak, maka upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi kekerasan seksual adalah dengan pemberian pendidikan seks atau seks edukasi pada anak usia sekolah. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui hubungan seks edukasi terhadap kekerasan seksual pada anak usia sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode literature review menggunakan database google scholar dan pubmed, tahun studi 20172021. Menggunakan JBI critical appraisal dengan studi Quasi-experimental. Berdasarkan prisma jumlah artikel yang didapat sebanyak (n=4093) dan hasil akhir artikel yang diterima (n=11). Penelitian menggunakan 8 artikel berbahasa Indonesia dan 3 artikel berbahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan seksual yang diberikan pada dapat berpengaruh dan meningkatkan pengetahuan anak terhadap kekerasan seksual. Anak yang memiliki pengetahuan tentang seksual cenderung lebih rendah mendapatkan kekerasan seksual dibandingkan anak yang tidak memiliki pengetahuan seksual.Pendidikan seks merupakan upaya yang dilakukan untuk mengurangi tindakan kekerasan seksual pada anak

    PENGARUH MYOFASCIAL RELEASE DAN STRAIN COUNTERSTRAIN TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA MYOFASCIAL PAIN SYNDROME OTOT TRAPEZIUS UPPER : NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Myofascial pain syndrome otot trapezius upper merupakan nyeri yang diikuti dengan trigger point pada serabut otot trapezius upper. Kondisi ini jika tidak segera ditangani akan menyebabkan kontraktur otot, penurunan rentan gerak dan fungsional leher. Konsekuensi jangka panjangnya dapat menyebabkan kecacatan serta merusak produktifitas kerja. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh myofascial release dan strain counterstrain terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada myofascial pain syndrome otot trapezius upper. Metode: penelitian ini menggunakan metode narrative review jurnal yang berasal dari 3 database, yaitu Google Schollar, NCBI dan Science Direct. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah artikel free full text tentang myofascial release dan strain counterstrain terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada myofascial pain syndrome otot trapezius upper yang dipublish tahun 2015-2021 berbahasa indonesia dan bahasa inggris. Hasil: Dari 10 jurnal myofascial release, 7 jurnal menyatakan myofascial release efektif dan 3 jurnal menyatakan myofascial release kurang efektif dalam menangani myofascial pain syndrome otot trapezius upper. Sedangkan dari 10 jurnal strain counterstrain, 8 jurnal menyatakan efektif dan 2 jurnal menyatakan kurang efektif dalam menangani myofascial pain syndrome otot trapezius upper. Kesimpulan: Pemberian myofascial release dan strain counterstrain efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional pada myofascial pain syndrome otot trapezius upper

    PENGARUH PEMBERIAN VERTICAL JUMP TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI PADA PEMAIN BASKET : NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : Daya Ledak merupakan hal yang penting bagai seorang atlet dalam mencapai performa terbaik agar mencapai prestasi yang baik oleh karena itu latihan pliometrik adalah suatu metode latihan yang baik untuk mencapai daya ledak yang baik. Vertical jump merupakan salah satu latihan pliomeetrik yang dapat meningkatkan kemampuan daya ledak pada pemain basket Tujuan : Untuk mengetahui sejauh mana pemberian Vertical Jump berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak pada PemainBasket. Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan (Google scholar, PubMed) dengan kata kunci yang disesuaiakan. Seleksi artikel dengan menggunakan PRISMA flowchart. Hasil : Hasil keseluruhan pencarian 3 database terdapat 575 artikel. Setelah dilakukan seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart diperoleh 10 jurnal yang membuktikan efektivitas vertical jump untuk meningkatkan daya ledak pada pemain basket. Mekanisme Vertical jump terhadap daya ledak dimana Vertical jump merupakan gerakan meloncat lurus keatas dengan menggunakan kekuatan yang maksimal sehingga dapat meningkakan kemampuan adaptasi otot terhadap peningkatan sumber energi instan, mengingat vertical jump menggunakan kombinasi kekuatan dan kecepatan otot, sehingga peningkatan energi instan dan adaptasi otot akan berpengaruh pada peningkatan daya ledak otot. Kesimpulan: Pemberian vertical jump dalam meningkatkan kekuatan daya ledak pada pemain basket

    EFEKTIVITAS WORK STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENCEGAHAN CEDERA EKSTREMITAS ATAS PADA PEKERJA KANTOR: NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : Pekerja kantor adalah individu yang melakukan pekerjaan profesional, manajerial, atau administratif yang dilakukan di kantor atau pengaturan administrasi lainnya. Pekerja kantor bekerja selama 7 jam per hari dalam 6 hari kerja selama 1 minggu, sedangkan untuk waktu istirahat pekerja antara jam kerja sekurang- kurangnya setengah jam. Jika koordinasi tubuh tidak terjalin dengan baik akan menimbulkan resiko kecelakaan kerja seperti WMSDs. Work Musculoskeletal disorders (WMSDs) adalah gangguan yang mempengaruhi fungsi normal sistem musculoskeletal akibat paparan berulang berbagai faktor risiko di tempat bekerja. Pekerja yang mengalami WMSDs akan mengalami kerugian yang ditimbulkan antara lain kelelahan pada pekerja, turunnya produktifitas pekerja hingga berdampak pada hilangnya hari kerja yang menyebabkan kerugian materil bagi perusahaan. Tujuan Penelitian : Untuk diketahuinya pengaruh dari workplace stretching exercise dalam pencegahan cedera ekstremitas atas pada pekerja kantor dan untuk diketahuinya teknik serta dosis workplace stretching exercise dalam pencegahan cedera ekstremitas ataspada pekerja kantor. Merode Penelitian : Penyusunan skripsi ini menggunakan metode narrative review dengan langkah awal yaitu melakukan identifikasi kata kunci menggunakan rumus PICO (Population / Patients / Problem, Intervention, Comparison, Outcome) dan menetapkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Pencarian artikel menggunakan 3 database (Google scholar, PubMed, Sciendirect) selanjutnya artikel akan diseleksi menggunakan flowchart yang kemudian akan di review. Hasil : Dari seluruh pencarian artikel dari 3 database dengan keywords yang telah ditentukan terdapat 395 artikel. Setelah dilakukan screening judul dan relevansi abstrak serta screening full text diperoleh 10 jurnal yang membuktikan Work Stretching Exercise dinyatakan efektif untuk pencegahan cedera ekstermitas atas dan meningkatkan tingkat fleksibilitas pada leher dan bahu. Kesimpulan : Dari hasil review 10 artikel menyatakan bahwa work stretching exercise berpengaruh efektif untuk meredakan ketidaknyamanan pada leher ,bahu,dan punggung bawah

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Operasi adalah semua tindakan pengobatan yang menggunakan cara invasif denganmembuka atau menampilkan bagian tubuh dan pada umumnya dilakukan denganmembuat sayatan pada bagian tubuh yang akan ditangani, lalu dilakukan tindakanperbaikan dan diakhiri dengan penutupan dan penjahitan luka. Masalah kecemasan pada pasien preoperasi adalah seringkali yang dialami oleh pasien. Untuk itu salah satu upaya untuk mencegah kecemasan pasien preoperasi diperlukan dukungan dari keluarga Tujuan: Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre-operasi berdasarkan penelusuran literature. Metodologi: Metode penelitian ini menggunakan literature review. Penelusuran artikel dilakukan pada database Google Schoolar dan PubMed dengan menggunakan kata kunci “dukungan keluarga”, “tingkat kecemasan”, “pasien pre operasi” untuk jurnal dalam bahasa Indonesia, sedangkan jurnal berbahasa inggris yang ditelusuri dengan kata kunci “family support", "anxiety level", “preoperative patient”. Selanjutnya dilakukan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan ekskusi. berdasarkan tahun penelitian (2016- 2020) dan bahasa yang digunakan. Selanjutnya artikel di screening berdasarkan full teksnya. Setelah itu dilakukan screening tipe jurnal (original). Langkah terakhir dari kegiatan pencarian ini adalah dilakukan pembacaan dengan seksama terhadap artikel yang ditemukan untuk melihat apakah pembahasan sesuai dengan tema penelitian. Hasil penelitian: Berdasarkan 6 jurnal yang dilakukan review dan dianalisis terdapat 2 jurnal penelitian yang dilakukan oleh Hulu & Pardede (2016) serta Annisa & Suhermanto (2019) menunjukkan pasien preoperasi mengalami kecemasan ringan, sedangkan 4 jurnal lain yang dilakukan penelitian oleh ulfa (2017), Nisa dkk (2018), Sembiring (2019) serta Mangera dkk (2019) menyimpulkan pasien preoperasi sebagian besar mengalami kecemasan sedang. Dari hasil review yang dilakukan terhadap 6 jurnal seluruhnya menyimpulkan ada hubungan yang signfikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien preoperasi. Simpulan dan Saran: Ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien preoperasi. Perawat diharapkan dapat memberikan konseling kepada keluarga pasien untuk mendampingi dan memberikan dukungan pada pasien preoperasi

    PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK GPS: HALUSINASI TERHADAP PERILAKU PASIEN DENGAN HALUSINASI: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Halusinasi yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan dampak diantaranya adalah ketidakmampuan untuk melakukan komunikasi atau mengenali realitas yang dapat menimbulkan kesulitan bagi seseorang dalam kehidupan sehari - hari. Untuk memperkecil dampak yang ditimbulkan oleh klien yang mengalami halusinasi maka perlu penatalaksanaan yang tepat, salah satunya adalah pemberian terapi aktivitas kelompok (TAK) yang merupakan terapi modalitas yang dilakukan oleh perawat terhadap sekelompok pasien yang memiliki masalah keperawatan yang sama.tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi aktivitas kelompok GPS:Halusinasi terhadap perilaku pasien dengan halusinasi. Kata kunci menggunakan bahasa Indonesia yaitu Terapi Aktivitas Kelompok, Skizofrenia, Halusinasi, TAK, Skizo, dan menggunakan bahasa Inggris yaitu Schizophrenia, Hallucinations. Database yang digunakan adalah Google Scholar dan Portal Garuda. Batasan menggunakan PICOST framework, diseleksi menggunakan diagram prisma, dan dilakukan uji kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisal studi Quasy Experimental Design. Hasil dari lima jurnal menunjukkan bahwa terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi: halusinasi efektif terhadap perilaku pasien dengan halusinasi yaitu pasien mampu mengontrol halusinasinya dan mengalami peningkatan kemampuan verbal. Dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi TAK stimulasi persepsi: halusinasi efektif memberi pengaruh berupa pasien mampu meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi. Untuk penulis selanjutnya diharapkan hasil dari literature review ini dapat menjadi inspirasi bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan lagi dengan menggunakan metode penelitian lain. Selain itu, untuk pasien diharapkan mampu untuk melaksanakan dengan baik dan benar kegiatan TAK, sehingga pasien mampu mengontrol halusinasinya

    EFEKTIVITAS BERAS MERAH (ORYZA NIVARA) DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah penyakit gangguan metabolik yang di tandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas atau ganguan fungsi insulin.Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling banyak (90%) dari semua jenis diabetes.Intervensi diet merupakan manajemen penting bagi pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dan prediabetes.Mengonsumsi nasi merah memang tidak seenak makan nasi putih.Namun, dengan mengonsumsi nasi beras merah dalam jangka waktu yang lama dapat membantu mengatasi beragam gangguan kesehatan.Beragam manfaat dapat diperoleh dari mengonsumsi beras merah ini, diantaranya yaitu dapat meningkatkan pengaturan tekanan darah, menurunkan resiko diabetes. Beras merah lebih unggul jika dibandingkan dengan beras putih, hal ini karena beras merah banyak mengandung karbohidrat kompleks yang menyebabkan kadar gula darah tidak langsung naik secara drastis, dengan demikian memberi kesempatan kepada tubuh untuk memproduksi insulin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Beras Merah (oryza nivara) Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Metode yang digunakan adalah metode penelitian Esperiment.penelusuranliterature inidilakukan melalui 2 data base yaituEBSCO, dan Google Schoolar. Penelusuran artikel dilakukan dari 1 januari 2013 sampai 30 Agustus 2021. Hasil: sebanyak 5 artikel yang terpilih digunakan dalam penulisan literature. Hasil analisa didapatkan bahwa konsumsi beras merah dapat menurunkan kadar gula darah penderita diabetes mellitus. Simpulan dan Saran: Dari hasil penelitian sebelumnya menunjukan bahwaberas merah efektive dalam menurunkan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Hal ini karena kandungan yang ada dalam beras merah mampu menekan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Saran: Agar untuk menambah informasi dan mengetahui tentang mengkonsumsi beras merah efektive dalam menurunkan kadar gula darah

    HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN STROKE: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Hipertensi merupakan faktor risiko yang potensial pada kejadian stroke karena hipertensi dapat mengakibatkan pecahnya pembuluh darah otak atau menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak. Penelitian menganalisis faktor risiko hipertensi untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh hipertensi terhadap stroke berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya. Literature review menggunakan database Portal Garuda dan PubMed dengan kriteria inklusi naskah free fulltext, bahasa yang digunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan tahun terbit 2016 sampai 2020. Hasil analisis didapatkan 4 jurnal Nasional yang menjelaskan terdapat hubungan antara hipertensi dengan stroke. Hipertensi meningkatkan risiko kejadian stroke. Terdapat hubungan antara hipertensi dengan stroke yang berarti hipertensi mempengaruhi stroke

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇