DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Efektivitas terapi plasma konvalesen terhadap penurunan risiko kematian pada pasien covid derajad sedang
Latar Belakang: Saat ini dunia sedang diguncang oleh ancaman pandemik virus
korona yang berawal dari Wuhan, Cina. Penanganan terhadap pasien yang positif
Covid-19 selama ini adalah dengan meningkatkan ketahanan tubuhnya melalui
makanan yang sehat dan bergizi serta olahraga. Tujuan Penelitian: mengetahui
efektivitas terapi plasma konvalesen terhadap penurunan risiko kematian pada
pasien Covid-19 pada derajad sedang dan mengetahui langkah-langkah terapi
plasma konvalesen pada pasien Covid-19 derajad sedang dengan metode
Apheresis. Metode Penelitian: Topik yang digunakan penulis dalam literature
review. Sumber data menggunakan sumber pencarian artikel utama yaitu Google
Scholar. Langkah-langkah dalam pengumpulan data mengunakan PICO
(Population/Patien/Problem, Intervention, Comparison, Outcome). Analisis hasil
menggunakan pendekatan metode eksposisi. Hasil Penelitian: menunjukkan
bahwa terapi plasma konvalesen efektif dalam menurunkan risiko kematian pasien
Covid-19 kategori sedang dan berat (kritis), ditunjukkan dengan adanya jaminan
keamanan, mampu memperbaiki gejala klinis, memangkas waktu rawat inap,
sebagai tindakan kuratif dan penyembuhan, dan mampu menurunkan mortalitas
pada penderita Covid-19 yang kritis. Langkah-langkahnya antara lain pertama
mengambil darah dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh. Kedua, memisahkan
plasma darah dengan sel darah merah untuk dimasukkan ke dalam tubuh pasien
Covid-19 yang menjalani perawatan. Ketiga, pengambilan plasma dengan titer
antibody covid-19 dan menggunakan metode apheresis. Simpulan: terapi plasma
konvalesen efektif dalam menurunkan risiko kematian pasien Covid-19 kategori
sedang dan berat (kritis). Saran: bagi penderita Covid-19 dapat menggunakan
terapi plasma konvalesen sebagai salah satu terapi penunjang (adjuvant)
pengobatan Covid-19
LITERATURE REVIEW: GAMBARAN JUMLAH TROMBOSIT PADA PENDERITA MALARIA Plasmodium vivax
Latar Belakang: Malaria merupakan penyakit akibat gigitan nyamuk jenis
Anopheles betina yang mengandung Plasmodium. Plasmodium merupakan
makhluk hidup bersel satu dan termasuk dalam kelompok protozoa yang apabila
masuk dalam tubuh nantinya akan hidup dan berkembang biak dalam sel darah
manusia. Malaria hampir mempengaruhi semua komponen darah, yaitu salah
satunya trombosit yang dapat menyebabkan trombositopenia. Plasmodium vivax
diketahui juga memiliki pengaruh terhadap trombosit. Tujuan: Mengetahui
gambaran jumlah trombosit pada penderita malaria Plasmodium vivax. Metode:
Ulasan literatur yang melakukan pemeriksaan trombosit pada penderita malaria
Plasmodium vivax. Penelusuran literatur dengan menggunakan database pada
Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Hasil: Penelusuran dari pencarian
referensi atau literatur didapatkan 10 jurnal yang dilihat dari rata-rata jumlah
trombosit menunjukkan adanya kejadian trombositopenia pada penderita malaria
Plasmodium vivax. Meskipun demikian, terdapat beberapa hasil pemeriksaan yang
menunjukkan hasil trombosit normal. Dari 439 pasien malaria Plasmodium vivax,
dijumpai 99 (22,5%) pasien dengan jumlah trombosit normal dan 340 (77,5%)
pasien mengalami trombositopenia. Jumlah trombositopenia ringan sebanyak 103
(23,5%) pasien, trombositopenia sedang 77 (17,5%) pasien, trombositopenia berat
65 (14,8%) pasien, trombositopenia ringan-sedang 75 (17,1%) pasien dan
trombositopenia sangat berat 20 (4,6%) pasien. Simpulan: Kejadian malaria
akibat Plasmodium vivax, dapat mempengaruhi penurunan jumlah trombosit.
Pasalnya trombosit dan produk aktivitasnya juga terlibat dalam proses patologis
dari malaria. Saran: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait jumlah
trombosit serta mekanisme penurunan jumlah trombosit yang lebih detail dan
penelitian dengan kejadian infeksi pada hari yang sama dari terpaparnya infeksi
atau pengambilan sampel dengan inkubasi infeksi pada hari yang sama
PENGARUH LATIHAN FISIOTERAPI UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN PADA ANAK DOWN SYNDROME NARRATIVE REVIEW
LITERATURE REVIEW : EFEKTIFITAS PEMBERIAN TERAPI ANTIRETROVIRAL DENGAN PEMERIKSAAN CLUSTER OF DIFFERENTIATION 4 (CD4) PADA PASIEN HIV
Penyakit HIV-AIDS merupakan peyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh
manusia dan sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan HIV
secara total. Terapi Antiretroviral menjadi salah satu upaya penyembuhan untuk
meningkatkan jumlah CD4, Jumlah kadar CD4 dalam darah menjadi penentu
pemberian terapi antiretroviral. Mengetahui efektivitas Terapi obat antiretroviral
pada pasien HIV dengan indikator CD4. Ulasan dilakukan pada tiga database
yaitu PubMed, Google Cendekia, dan Sciencedirect. Jurnal yang melakukan
pemeriksaan CD4 pada pasien HIV setelah pemberian terapi antiretroviral.
Kombinasi obat ARV yang digunakan pasien HIV mempunyai dampak baik
dalam membantu peningkatan CD4 pada pasien HIV. Pemeriksaan menunjukkan
bahwa apabila sampel dibagi menurut jenis regimen terapi selalu terdapat
kenaikan kadar CD4 pada tiap-tiap kelompok sebanyak 50 sel/mm3
CD4,kepatuhan dalam konsumsi obat dapat membantu kenaikan CD4. Kombinasi
terapi antiretroviral yang digunakan TDF+3CT+EFV menjadi salah satu terapi
yang mendapat kenaikan CD4 sebanyak 50 sel/mm3
- 100 sel/mm3
setiap
pemeriksaan CD4 6 bulan sekali. Perlu memberikan sosialisasi kepada pasien
tentang kepatuhan konsumsi obat
Perbedaan Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Akuisisi pada Perusahaan Pengakuisisi
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya
perbedaankinerja keuangan sebelum dan sesudah akuisisi dilihat dari rasio keuangan
yaitu Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM),
Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Total Assets Turn Over
(TATO)pada perusahaan pengakuisisi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun
2015- 2019. Akuisisi merupakan pengambil-alihan (take over) sebagian atau
keseluruhan saham perusahaan lain sehingga perusahaan pengakuisisi mempunyai hak
kontrol atas perusahaan target. Metode Penelitian: Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan
perusahaan yang melakukan akuisisi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 20152019.
Populasi
dalam
penelitian
ini
adalah
seluruh
perusahaan
yang
terdaftar
di
Bursa
Efek
Indonesia. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah purposive sampling, yang mana terdapat 7 perusahaan yang masuk kriteria
penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji
normalitas, dan uji wilcoxon signed ranks test. Hasil: Hasil dari uji wilcoxon signed
ranks test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan untuk rasio keuangan
Current Ratio (CR) untuk pengujian dua tahun sebelum dan sesudah akuisisi pada
perusahaanpengakuisisi. Dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan untuk rasio
keuangan Total Assets Turn Over (TATO), Debt to Equity Ratio (DER), Return On
Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) untuk pengujian
dua tahun sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan pengakuisisi
Kecemasan pada Pasien Gagal Jantung: Literature Review
Latar Belakang: Kecemasan pada pasien gagal jantung masih menjadi masalah
kesehatan. Gangguan psikologis pada pasien gagal jantung seringkali tidak
terdiagnosis atau tidak ditangani dengan baik oleh profesional perawatan
kesehatan. Kegagalan untuk memahami pentingnya mendiagnosis kecemasan
dan depresi mungkin menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian.
Tujuan: Untuk mengetahui prevalensi kecemasan dan dampak dari kecemasan
pada pasien gagal jantung.
Metode: Menggunakan database Google Sholar dan ScienceDirect (2014-2020)
yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Inklusi study
design menggunakan Cross Sectional. Kriteria inklusi dan penilaian kualitas
menggunakan JBI Critical Appraisal.
Hasil: Peneliti mendapatkan 5 hasil artikel yang sesuai dengan topik penelitian,
kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel kemudian telah dilakukan analisis dalam
pembahasan.
Simpulan dan saran: Berdasarkan hasil literature review didapatkan prevalensi
dari kecemasan pada pasien gagal jantung memperoleh hasil yaitu kecemasan
ringan 11% - 47.9%, kecemasan sedang 28.8% - 54.4% dan kecemasan berat
32.6% - 52.8%. Dampak dari kecemasan pada pasien gagal jantung yaitu depresi,
mekanisme koping, kualitas tidur dan kualitas hidup
Faktor Penyebab Risiko Bunuh Diri pada Pasien Skizofrenia : Literature Review
Risiko bunuh diri sangat rentan terjadi pada orang dengan gangguan jiwa seperti
skizofrenia. Bunuh diri adalah salah satu cara pasien skizofrenia dalam
menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Adanya risiko bunuh diri pada pasien
skizofrenia ini disebabkan karena munculnya faktor pencetus yang dapat mendorong
keinginan bunuh diri. Sehingga faktor pencetus ini bisa menjadi faktor penyebab
dari risiko bunuh diri pada pasien skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apa saja faktor penyebab terjadinya risiko bunuh diri pada pasien
skizofrenia melalui penulusuran literature. Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan metode literature review atau studi pustaka. Bahan analisa terdiri
dari sepuluh jurnal dalam bahasa inggris yang dapat diakses full text .Penelitian ini
menggunakan sepuluh jurnal internasional yang masing-masing menunjukkan faktor
penyebab risiko bunuh diri yang berbeda seperti depresi, keputusasaan, pengobatan
yang buruk, masalah keluarga, masalah ekonomi dan yang lainnya. Faktor penyebab
risiko bunuh diri pada pasien skizofrenia yang sering ditemui yaitu adanya gejala
depresi, upaya bunuh diri sebelumnya, penyalahgunaan zat, keputusasaan, dan
kepatuhan pengobatan yang buruk
PENGARUH PEMBERIAN AQUATIC EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN MOTORIK KASAR PADA ANAK CEREBRAL PALSY: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Terdapat 17 juta orang dengan Cerebral Palsy tersebar di seluruh
dunia. Berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statisik) pada tahun 2017, menyatakan
bahwa jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia mencapai angka 1,6 juta
anak dengan beragam jenis gangguan. Salah satu ragam jenis gangguannya ialah
Cerebral Palsy yang tergolong kedalam disabilitas fisik. CP memiliki derajat keparahan
yang serius yang akan berdampak pada kualitas hidupnya. Aquatic Exercise merupakan
salah satu perawatan yang paling populer untuk anak-anak dengan gangguan saraf
motorik, terutama anak-anak dengan CP. Intervensi ini bisa menjadi salah satu alternatif
latihan karna resiko cedera yang terhitung cukup rendah serta aman dan bermanfaat bagi
anak-anak penyandang disabilitas Tujuan: Tujuan dari Narrative review ini untuk
mengetahui pengaruh Aquatic Excercie terhadap peningkatan motorik kasar anak
Cerebral Palsy. Untuk mengetahui teknik, dosis intervensi aquatic, dan mengetahui
tingkatan CP manakah yang lebih efektif diberikan aquatic. Metode: Metode penelitian
yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO (Population,
Intervention, Comparison, Outcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan database
yang relevan (Google scholar, PubMed, Science Direct) dengan kata kunci yang
disesuaiakan. Seleksi artikel dengan menggunakan PRISMA flowchart. Hasil: Dari 10
artikel yang diperoleh didapatkan 8 artikel yang signifikan terhadap peningkatan
motorik kasar pada anak Cp. Metode yang direkomendasikan yaitu terapi akuatik
dengan teknik latihan renang. Kesimpulan: Pemberian aquatic exercise efektif dalam
meningkatkan kemampuan fungsi motorik kasar pada anak cerebral palsy. Saran:
Peneliti selanjutnya dapat meneliti mengenai tema ini dengan metode penelitian lain,
seperti eksperimental