DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI COLON IN LOOP PADA PASIEN PEDIATRIK

    Get PDF
    Teknik pemeriksaan colon in loop pediatrik merupakan teknik pemeriksaan radiografi daerah colon pada pasien pediatrik untuk memperlihatkan anatomi dari usus besar. Pemeriksaan colon in loop dilakukan dengan menggunakan media kontras. Media kontras yang digunakan adalah media kontras water soluble atau barium sulfat dengan metode kontras tunggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pemeriksaan colon in loop pada pasien pediatrik serta untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan media kontras water soluble dibandingkan dengan media kontras barium pada pemeriksaan colon in loop pada pasien pediatrik. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur review. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Waktu penelitian dilakukan pada bulan September 2020 - Agustus 2021. Sumber pendukung yang digunakan diambil melalui platform Google Scholar, Jurnal Radiologi Indonesia, Science Direct, The Society for Pediatric Radiology, dan PubMed. Analisis data menggunakan anotasi bibliografi dengan cara mengumpulkan data berdasarkan konsep, kemudian dikupas berdasarkan topik dan dibandingkan dengan semua sumber, setelah itu ditarik sebuah kesimpulan dan saran. Hasil penelitian ini menunjukkan teknik pemeriksaan colon in loop pada pasien pediatrik dilakukan dengan foto polos proyeksi anteroposterior (AP). Setelah melakukan foto polos proyeksi anteroposterior (AP), kemudian dilanjutkan dengan memasukkan media kontras. Teknik pemasukan media kontras pada pemeriksaan colon in loop menggunakan metode kontras tunggal. Setelah media kontras dimasukkan, langkah selanjutnya adalah melakukan foto proyeksi antreriorposterior (AP), Left Lateral Decubitus (LLD) dan foto post evakuasi dengan proyeksi anteroposterior (AP). Media kontras yang digunakan berupa media kontras water soluble. Media kontras water soluble lebih cocok digunakan pada pasien pediatrik karena memiliki kontraindikasi yang lebih sedikit daripada barium sulfat. Selain itu media kontras water soluble memilki struktur yang mudah diserap oleh tubu dan mudah untuk dieksresikan. Maka dari itu, media kontras watersoluble lebih disarankan untuk pasien pediatri

    PERANAN SKRINING FOTO THORAX DALAM MELIHAT PENYEBARAN KANKER PAYUDARA DENGAN STUDI LITERATUR

    Get PDF
    Aplikasi sinar-x banyak dimanfaatkan dalam bidang kesehatan. Salah satunya radiologi untuk keperluan diagnosis. Sekitar 80% dari kegiatan radiologi adalah pemeriksaan foto thorax. Pemeriksaan foto thorax adalah pemeriksaan radiografi pada bagian dada. Salah satunya untuk pemeriksaan kanker payudara (ca. mammae). Kanker payudara adalah suatu penyakit neoplasma ganas yang ditemukan in situ (masih lokal), atau ditemukan sebagai neoplasma maligna (telah menyebar). Pemeriksaan foto thorax selalu digunakan untuk pemeriksaan skrining pada kasus kanker payudara. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui teknik pemeriksaan radiografi skrining foto thorax serta peranan proyeksi yang digunakan pada skrining foto thorax dalam melihat penyebaran kanker payudara. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2020 - Juni 2021. Penelitian ini menggunakan berbagai sumber tertulis seperti jurnal dan textbook yang relevan dengan judul Karya Tulis Ilmiah. Sumber data yang diambil terdiri dari sumber data utama dan sumber data pendukung. Analisis data menggunakan anotasi bibliografi dengan cara mengumpulkan data berdasarkan konsep, kemudian dikupas berdasarkan topik dan dibandingkan dengan semua sumber, setelah itu ditarik sebuah kesimpulan dan saran. Hasil dari penelitian ini didapatkan teknik pemeriksaan skrining foto thorax pada kanker payudara memiliki kesamaan dengan pemeriksaan thorax pada umumnya. Proyeksi yang digunakaan dalam pemeriksaan skrining foto thorax pada kanker payudara yaitu menggunakan PA dan lateral. Pemeriksaan skrining foto thorax pada kasus kanker payudara berperan dalam memperlihatkan ada tidaknya penyebaran kanker (metastase) pada paru-paru. Pemeriksaan foto thorax juga relatif lebih cepat, lebih murah dan mudah dilakukan dari pada pemeriksaan lainnya yang lebih canggih. Sebaiknya pemeriksaan radiografi thorax kasus kanker payudara lebih optimal jika menggunakan proyeksi PA dan lateral

    PERAN TEKNIK RADIOGRAFI LUMBAL PROYEKSI LATERAL DENGAN POSISI PASIEN LATERAL FLEKSI “studi literatur pada pasien spondylolisthesis”

    Get PDF
    Pemeriksaan radiografi lumbal pada kasus spondylolisthesis biasannya menggunakan proyeksi Anteroposterior dan Lateral. Pada posisi pasien lateral fleksi lebih memperlihatkan spondylolisthesis nya atau ketidakstabilan pada lumbal, karena adannya beban tubuh pada posisi pasien fleksi. Sehingga dapat mengevaluasi lebih jelas spondylolisthesisnya dibandingkan dengan posisi pasien lateral recumbent biasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan radiografi pada kasus spondylolisthesis dan Untuk mengetahui peran proyeksi lateral dengan posisi pasien fleksi pada pemeriksaan radiografi lumbal pada kasus spondylolisthesis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian literature review, menggunakan berbagai sumber tertulis seperti jurnal dan textbook. Data – data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Pengambilan data dilakukan pada bulan September 2020–Juni 2021. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa peran proyeksi lateral dengan posisi pasien fleksi pada pemeriksaan radiografi lumbal pada kasus spondylolisthesis dapat memberikan informasi diagnostic yaitu dapat mengukur seberapa banyak pergerakan yang tidak normal yang terjadi pada lumbal dan untuk mengetahui ketidakstabilan pada lumbal daripada proyeksi lateral recumbent biasa untuk pasien yang kooperatif

    ANALISIS FAKTOR PENYEBAB REJECT FILM PADA PEMERIKSAAN RADIOGRAFI GIGI INTRA ORAL

    Get PDF
    Reject analysis sendiri merupakan suatu metode yang digunakan untuk menentukan film yang ditolak. Analisis faktor penyebab reject yaitu Positioning, faktor eksposi, objek movement, artefak dan kesalahan yang tidak teridentifikasi. Terdapat masalah dalam pelaksaan reject film Radiograf yang mengalami penolakannya. Berdasarkan perbedaan presentase terbesar ketiga jurnal, penyebab kesalahan dalam pengulangan sama namun presentase terbesar keduanya berbeda. Penolakan tersebut sudah didata tapi belum dilakukan analisis sebab-sebab penolakan radiograf secara maksimal, di mana hal tersebut bisa menurunkan mutu dan kualitas pelayanan diInstalasi Radiologi. Untuk menjamin penilaian yang tetap persyaratan standar dengan menerapkan program jaminan mutu (Quality Assurance). Jenis penelitian ini adalah kepustakaan yaitu mengumpulkan data atau karya ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan mencari data yang relevan kemudian dilakukan reduksi dan dikelompokkan berdasarkan sub pembahasan data kembali sampai menemukan sumber data yang benar-benar berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan adalah mencari faktor penyebab reject film, beserta presentase tertinggi penyebabnya. faktor dominan penyebab penolakan adalah faktor posisi pasien dan faktor eksposi. Faktor posisi pasien ini menjadi penyebab perngulangan dikarenakan kurangnya komunikasi antara petugas kepada pasien. Kemudian faktor eksposi yang kurang baik dikarenakan kontras film terlalu gelap bahkan terlalu terang, bahkan cairan developerpun menjadi penyebab nya. Dengan diperoleh faktor tertinggi adalah posisi pasien dan faktor eksposi presentase tersebut melebihi standar ≤ 2% pada KMK nomor : 129/Menkes/SK/II/2008 tentang standar minimal rumah sakit. Dapat dilakukan pengurangan dengan analisis data dan perlu dibentuk tim pengendali jaminan mutu

    SPIRITUALITAS DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : Diabetes mellitus (DM) pervelensi yang cukup signifikan yang terjadi menjadikan indonesia menduduki peringkat ketujuh di dunia. Diabetes mellitus dapat mempengaruhi spiritualitas dan kualitas hidup pasien diabetes adanya komplikasi, psikis merupakan komplikasi yang berpengaruh pada kualitas hidup pasien DM. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi spiritualiatas pasien DM adalah usia dan jenis kelamin. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan spiritualitas dan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 berdasarkan penelusuran literature. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan metode Literature Review atau kepustakaan. Studi pustaka ini mengembangkan fokus review dengan format PICOST (Population/patient, Intervention, Comparison, Outcome). Hasil Penelitian: Ditemukan 4 jurnal yang sesuai dengan topik dan tujuan penelitian ini, 4 jurnal tersebut sebelumnya telah diseleksi menggunakan diagram PRISMA dan sudah dilakukan uji kelayakan jurnal menggunakan JBI Critical Appraisal dengan menggunakan study Cross-sectional dan Qualitative. Simpulan dan Saran : Terdapat 3 junal yang saling berhubungan antara Spiritualitas dan kualitas hidup pasien DM tipe 2 (P <0,005) dan 1 jurnal tidak saling berhubungan antara Spiritualitas dan kualitas hidup pasien DM tipe 2 (P >0,005). Peneliti menyarankan kepada responden yang memiliki spiritualitas dan kualitas hidup yang buruk responden diharapkan dapat meningkatkan spiritualitas dan kualitas hidup dengan cara meningkatkan kesehatan fisik, waktu luang, kemandirian, mengelola emosi dan melakukan perawatan luka yang baik

    KAJIAN LITERATUR GAMBARAN HISTOPATOLOGIS ORGAN HATI DAN GINJAL TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI BORAKS

    Get PDF
    Latar Belakang: Boraks merupakan senyawa kimia berbentuk serbuk kristal putih tidak berbau dan stabil pada suhu dan tekanan normal. Boraks sangat berbahaya dalam kesehatan yang bersifat karsinogenik yang merangsang terjadinya kerusakan hati dan ginjal. Organ yang sangat terpengaruh akibat boraks yaitu hati dan ginjal Tujuan Penelitian: Mengetahui dosis boraks yang mampu merusak organ hati dan ginjal pada tikus dan mengetahui tingkat kerusakan organ hati dan ginjal pada tikus dengan pemberian boraks sebagai zat toksik. Metode Penelitian: Skripsi ini menggunakan metode literature review, yaitu dengan cara mengumpulkan informasi dari berbagai media seperti buku, jurnal, dan lain-lain. Jurnal yang digunakan pada penelitian ini memiliki ketentuan sepuluh tahun terakhir dengan jenis penelitian eksperimental dan kajian pustaka. Hasil Penelitian: Hasil penelusuran literatur diperoleh sepuluh jurnal yang menunjukkan bahwa kerusakan organ hati dan ginjal pada tikus dengan pemberian boraks sebagai zat toksik didapatkan hasil yaitu degenerasi hidropik dan nekrosis. Simpulan: Terdapat perubahan histopatologis organ hati dan ginjal pada tikus, dimana semakin tinggi dosis yang diberikan maka semakin besar pula efek toksisitas boraks dengan ditemukan adanya kerusakan sel yaitu degenerasi hidropik (kerusakan sedang) dan nekrosis (kerusakan berat). Saran: Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap modifikasi dosis dengan jenjang waktu yang lebih panjang atau dengan organ sistem ekskresi lainnya

    Pengaruh Edukasi Pembatasan Cairan Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Literatur Riview

    Get PDF
    Latar Belakang: Kepatuhan pembatasan asupan cairan sangat penting bagi pasien gagal ginjal kronik karena bila tidak melakukan pembatasan asupan cairan akan mengakibatkan edema, hipertensi, hipertropi ventrikuler kiri, dan mempengaruhi lama hidup pasien, cairan akan menumpuk didalam tubuh. Keterkaitan edukasi status cairan dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yaitu dengan adanya edukasi status cairan kepada pasien dan keluarga maka diharapkan kualitas hidup pasien bisa membaik, jika tidak dilakukan edukasi maka pasien tidak mengetahui bahwa pentingnya untuk menjaga asupan cairan agar tidak terjadi odem dan mempengaruhi kualitas hidup pasien Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Pembatasan Cairan Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa? Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan metode PICOST (Population, Intervention, Comparison, Output, Study, Time). Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran di internet menggunakan search engine Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci dengan kata kunci : pengaruh pembatasan cairan, kualitas hidup, dan hemodialisa dengan rentang waktu 2016 – 2021. Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ditemukan 698 artikel kemudian diskrining dan diperoleh 5 artikel yang sesuai kriteria. Hasil dari artikel tersebut menunjukkan ada pengaruh edukasi pembatasan cairan terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa Simpulan: Perilaku kontrol diri terhadap kepatuhan, keseimbangan cairan dan eletrolit dipengaruhi oleh pemberian konseling diet dan cairan yang melibatkan keluarga. Semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi pula pasien GGK yang berperilaku patuh. Dimana jika perilaku patuh pasien ini dapat dipertahankan, maka kualitas hidup pasien GGK tentunya akan semakin lebih baik pula

    Pengaruh Senam Aerobic Terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT) pada Orang Obesitas: Narrative Review

    Get PDF
    Latar Belakang : obesitas adalah keadaan dimana seseorang memiliki berat badan yang lebih berat dibandingkan berat idelanya yang disebabkan terjadinya penumpukan lemak. Obesitas mulai menjadi masalah kesehatan diseluruh dunia, sehigga menjadi masalah kesehatan yang harus segera ditangani. Apabila obesitas tidak di tangani akan menyebabkan munculnya penyakit seperti perburukan asma, osteoarthritis lutut dan pinggul, pembentukan batu empedu, sleepapnea (henti nafas saat tidur), low back pain (nyeri pinggang). Senam aerobic merupakan salah satu intervensi yang dapat mempengaruhi indeks massa tubuh (IMT) pada orang obesitas.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh senam aerobic terhadap indeks massa tubuh (IMT)pada orang besitas. Metode Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan framework PICO (Population/Patient/Problem, Intervention, Comparison, Outcome). Pencarian artikel menggunakan database google scholar, pubmed, JPTS, dan dengan kriteria inklusi yaitu artikel free full text tentang intervensi Senam aerobic terhadap indeks massa tubuh (IMT) paa orang obesitas yang dipublish dari tahun 2011-2021, dimana artikel tersebut merupakan artikel penelitian atau eksperimen dan bukan artikel review. Hasil : Dari 10 artikel nilai penurunan IMT tertinggi yaitu 6,44 kg/m² dan penurunan IMT terendah 0,4 kg/m² Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian senam aerobic terhadap penurunan indeks massa tubuh pada orang obesitas. Saran: bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini secara eksperimental mengenai pengaruh senam aerobic terhadap indeks massa tubuh (IMT) pada orang obesitas

    PENGARUH SQUARE STEPPING EXERCISE UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA: NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : Seiring bertambah nya usia lansia akan mengalami banyak penurunan fungsi tubuh terutama yang berhubungan dengan keseimbangan. Penurunan fungsi tubuh yang berhubungan dengan keseimbangan salah satunya yaitu, penurunan otot dan penurunan propioseptik. Dampak dari gangguan keseimbangan adalah cedera, patah tulang, kecacatan, kelumpuhan, hingga kematian. Tujuan : Tujuan dari riset penelitian Narrative Review ini adalah: Untuk mengetahui efektifitas dari diberikannya Square Stepping Exercise untuk meningkatkan keseimbangan pada lansia. Metode Penelitian : Penyusunan skripsi ini menggunakan metode Narrative Review, yaitu mengumpulkan sebanyak sepuluh artikel penelitian, dengan langkah awal yaitu melakukan identifikasi kata kunci menggunakan rumus atau format PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome) serta menetapkan kriteria inklusi dan eksklusi untuk menentukan artikel selanjutnya akan dipilih dan direview. Pencarian artikel-artikel dilakukan pada tiga database yaitu Google Scholar, Pubmed, PEDro. Hasil Penelitian : Sebanyak sembilan artikel penelitian mengenai pengaruh Square Stepping Exercise melaporkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia. Kesimpulan: Beberapa artikel penelitian membuktikan hasil bahwa intervensi Square stepping Exercise memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia Square stepping Exercise juga merupakan latihan yang cukup mudah dan aman untuk dilakukan pada lansia. Saran : Peneliti selanjutnya dapat meneliti mengenai tema dengan metode penelitian lain, seperti eksperimental

    PENGARUH PEMBERIAN ELECTRICAL STIMULATION DAN MASSAGE UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT PADA PENDERITA BELL’S PALSY: NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang : bell’s palsy atau prosoplegia adalah kelumpuhan fasialis tipe lower motor neuron (LMN) akibat paralisis nervus fasial perifer yang terjadi secara akut dan penyebabnya tidak diketahui (idiopatik) di luar sistem saraf pusat tanpa disertai adanya penyakit neurologis lainnya. Electrical stimulation (faradic) dalam meningkatkan kekuatan otot, dengan adanya rangsangan pada saraf mitiris maka terjadi poTENSial aksi pada serabut saraf sehingga dapat menimbulkan kontraksi otot volunter dan berulangulang pada individual otot wajah yang bertujuan untuk melatih kembali kerja dan fungsi otot serta memicu terjadinya pumping action dengan tujuan untuk melancarkan sirkulasi darah sehingga dapat meningkatkan kekuatan otot sedangkan Massage adalah rangkaian yang terstruktur dari tekanan atau sentuhan. Tangan dan bagian tubuh yang lain seperti lengan bawah dan siku dapat digunakan untuk melakukan manipulasi di atas kulit, terutama pada bagian otot dengan gerakan mengurut, menggosok, memukul, dan menekan. Tujuan : Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Electrical stimulation dan Massage untuk meningkatkan kekuatan otot pada penderita Bell’s palsy. Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan (NCBI, Science direct, dan Google) dengan kata kunci yang disesuaiakan. Seleksi artikel dengan menggunakan PRISMA flowchart. Hasil : Hasil keseluruhan pencarian 3 database terdapat 105 artikel. Setelah dilakukan seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart diperoleh 10 jurnal yang membuktikan efektivitas Electrical stimulation dan Massage untuk meningkatkan kekuatan otot pada kondisi Bell’s palsy. Kesimpulan : Pemberian Electrical stimulation dan Massage untuk meningkatkan kekuatan otot pada kondisi Bell’s palsy

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇