DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
LITERATURE REVIEW: PROGRESIVITAS KADAR INTERLEUKIN-10 PADA PASIEN ERITEMA NODOSUM LEPROSUM
Eritema Nodosum Leprosum (ENL) atau biasa disebut dengan reaksi kusta tipe II
merupakan komplikasi kusta yang berupa reaksi hipersensitivitas III dengan
peradangan akut karena respon tubuh yang berlebihan terhadap bakteri
Mycrobacterium Leprae. Respon imun alamiah pada kusta dapat diketahui dari
adanya hubungan antara antibodi spesifik M. leprae dan sekresi berbagai sitokin
(IFN-ɣ, IL-2, IL-5, IL-10, IL-6, TNF-α, dan granulocyte macrophage colony-
stimulating factor [GM-CSF]) pada pasien kusta. IL-10 bersifat imunosupresif
terhadap M. leprae. Peningkatan rasio IL-10 memiliki peran untuk mengendalikan
invasi dan replikasi mikrobakteria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
progresivitas kadar Interleukin-10 pada pasien Eritema Nodosum Leprosum dan
perbandingannya dengan pasien kusta tanpa reaksi. Metode penelitian ini
merupakan studi literatur dengan melakukan pencarian jurnal elektronik 10 tahun
terakhir pada database Pubmed, Google Scholar, serta Semantic Scholar dengan
menggunakan pola kata kunci PICO. Hasil penelusuran literatur diperoleh 10
jurnal relevan yang membahas tentang kadar Interleukin-10 pada pasien kusta
dengan reaksi Eritema Nodosum Leprosum, dan hasil penelitian yang menyatakan
bahwa kadar Interleukin-10 pasien kusta dengan reaksi ENL lebih tinggi
dibandingkan dengan pasien kusta tanpa reaksi. Berdasarkan hasil yang diperoleh,
peneliti menyimpulkan bahwa kadar Interleukin-10 memiliki peranan pada
pengaruh reaksi ENL, hal ini dibuktikan dengan progresivitas kadar Interleukin-
10 pada pasien kusta dengan reaksi ENL lebih tinggi daripada pasien kusta tanpa
reaksi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh kadar
Interleukin-10 pada pasien kusta, baik pada pasien tanpa reaksi maupun pada
pasien kusta dengan reaksi reversal dan Eritema Nodosum Leprosum
HUBUNGAN SUPERVISI KEPALA RUANG DENGAN KEPATUHAN HAND HYGIENE PERAWAT: LITERATURE REVIEW
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan supervisi kepala
ruang dengan kepatuhan hand hygiene perawat. Metode penelitian yang digunakan
yaitu Literature Review dengan analisa PICOST dan penelusuran database. Peneliti
menggunakan dua database yaitu Google Scholar dan Portal Garuda dengan
rentang tahun 2017-2020. Penelusuran artikel menggunakan kata kunci yang telah
ditentukan oleh peneliti. Seleksi literature menggunakan PRISMA, dilakukan
skrining sesuai kriteria inklusi yang telah ditentukan dan uji kelayakan
menggunakan JBI Critical Appraisal tool: korelasi study. Hasil penelitian yang
diperoleh yaitu didapatkan 4 penelitian yang diterima, dan menunjukkan bahwa
terdapat hubungan yang signifikan antara supervisi kepala ruang dengan kepatuhan
hand hygiene perawat
PENGARUH CORE STRENGTHENING TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI METODE : NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Nyeri menstruasi adalah gangguan yang dirasakan setiap
perempuan terutama remaja saat mengalami menstruasi. Nyeri menstruasi yang
dirasakan remaja dapat menganggu aktivitas keseharian karena terjadi di daerah area
perut bawah hingga punggung bawah dan harus segera di tangani. Pemberian Core
Strengthening merupakan latihan yang gerakannya mampu mengurangi adanya nyeri
menstruasi yang dalam pelaksanaannya dapat di lakukan secara mandiri oleh remaja
putri. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh Core Strengthening terhadap penurunan
nyeri menstruasi pada remaja putri. Metode : Penelitian menggunakan Narrative
Review dengan framework PICO (Population, Intervention, Comparison,Outcome).
Mengidentifikasi artikel berdasar 3 database, yaitu google scholar dengan hasil 1.870
artikel,researchgate dengan hasil 305 artikel dan microsoft academic dengan hasil 50
artikel. Pemilihan artikel menggunakan diagram flowchart. Hasil : Total pencarian
artikel dari 3 database 2.225 artikel,setelah di lakukan screening yang telah di
sesuaikan kriteria inklusi dan eksklusi menjadi 10 artikel mengenai Core
Strengthening yang terbukti bahwa exercise efektif dalam menurunkan nyeri
menstruasi pada remaja putri dengan waktu pelaksanaan 4 hari seminggu,2 kali
sehari selama 10 menit ,dalam 2 bulan. Kesimpulan : Pemberian Core
Strengthening dapat menurunkan nyeri menstruasi pada remaja putri
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ORANGTUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Latar Belakang: Pendidikan adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh individu
secara sadar dan terencana untuk mewujudkan proses pembelajaran yang efektif
dengan tujuan mendidik peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya.
Kualitas pendidikan mengalami tantangan sebagai dampak mewabahnya virus
Covid-19. Iklim belajar yang diciptakan pembelajaran daring turut mempengaruhi
motivasi belajar siswa, jika dalam pembelajaran luring guru mampu menciptakan
suasana kelas kondusif untuk menjaga motivasi belajar siswa agar pembelajaran dapat
tercapai karena iklim kelas memiliki pengaruh yang signifikan dengan motivasi
belajar. Motivasi dapat timbul dari dalam diri sendiri dan juga dapat dirangsang dari
luar. Motivasi belajar dapat dipengaruhi dari diri sendiri (intrinsik), yang didasari oleh
adanya kebutuhan untuk belajar, dan dari luar diri sendiri (ekstrinsik) yaitu motivasi
yang berasal dari keluarga (terutama orang tua), sebagai lingkungan terdekat anak.
Dukungan orang tua memiliki pengaruh psikologis yang besar terhadap kegiatan
belajar anak. Dengan adanya dukungan orang tua, anak akan lebih giat dan lebih
bersemangat dalam belajar
Tujuan: Mengetahui Hubungan antara Dukungan Orangtua dengan Motivasi Belajar
Siswa SMA pada Masa Pandemi Covid 19.
Metodologi: Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode skala.
Sebagai alat ukur, skala psikologi memiliki karakteristik khusus yang membedakan
dari berbagai bentuk alat pengumpulan data yang lain. Adapun skala yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Skala likert
Hasil: Hasil penelitian yang dilakukan pada siswa-siswi kelas X dan XI di SMA
Kabupaten Sleman Yogyakarta, dari hasil analisis product of moment menunjukkan
koefisien korelasi pada dkungan orang tua siswa sebesar 0,589 antara dukungan
sosial orang tua terhadap motivasi belajar pada siswa-siswi kelas X dan XI di SMA
Kabupaten Sleman Yogyakarta.
Simpulan dan saran: Terdapat Hubungan antara Dukungan Orangtua dengan
Motivasi Belajar Siswa SMA pada Masa Pandemi Covid 19. Guru hendaknya
berperan mengembangkan motivasi belajar siswa dengan memperhatikan
aspek-aspek motivasi belajar yaitu aspek instrinsik dan aspek ekstrinsik. Khususnya
pada aspek ekstrinsik dengan persentase rendah dibanding aspek intrinsik yaitu
meningkatkan daya bersaing siswa dalam belajar sehingga motivasi belajar siswa
meningkat
IDENTIFIKASI DAN PENGENDALIAN POTENSI BAHAYA (HAZARD) DI INSTALASI RADIOLOGI
Kegiatan di Instalasi Radiologi ditemukan adanya potensi bahaya seperti
bahaya faktor fisik, faktor kimia, faktor biologi dan faktor ergonomis. Terdapat
beberapa kasus kecelakaan kerja di Instalasi Radiologi yang tidak tercatat seperti
kecelakaan dalam memindahkan pasien tanpa memperhatikan teknik angkat beban
yang benar, mata yang terkena cairan media kontras saat pemeriksaan, dan
terpeleset akibat lantai yang licin. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi potensi
bahaya serta menentukan pengendalian bahaya sesuai dengan pedoman teknis
K3. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi bahaya dan rekomendasi
pengendalian bahaya yang sesuai dengan standar.
Jenis penelitian ini adalah dengan pendekatan literature review
menggunakan desain systematic review. Pada penelitian literature review ini
penulis menggunakan 5 jurnal sebagai sumber utama serta 4 buku dan 10
peraturan sebagai sumber pendukung.
Hasil penelitian menunjukan terdapat banyak potensi bahaya di Instalasi
Radiologi yang teridentifikasi, seperti bahaya fisik radiasi yang mengakibatkan
efek stokastik dan efek non-stokastik serta jatuh akibat lantai licin, bahaya kimia
media kontras yang mengenai mata hingga iritasi, bahaya biologi dari bakteri dan
virus menular serta bahaya ergonomi akibat melakukan aktifitas berulang yang
menyebabkan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Pengendalian bahaya
dilakukan bersadarkan hirarki pengendalian eleminasi, substitusi, engineering
control, administrative control dan Alat Pelindung Diri. Sebagai upaya
pencegahan dan pengendalian potensi bahaya, pemantauan dan inspeksi kesehatan
lingkungan harus dilakukan secara rutin dan berkala guna mencegah timbulnya
penyakit akibat kerja
KAJIAN LITERATUR PERBANDINGAN PEMERIKSAAN KLINIS UROLITHIASIS DENGAN BNO-IVP DAN CT-UROGRAPHY
Batu ginjal (renal lithiasis) adalah penyakit yang berasal dari gumpalan
kecil dan keras yang terbentuk di dalam ginjal. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar
2013, Indonesia memiliki kasus penderita batu ginjal yang masih tinggi terutama di kota
Aceh, terhitung yakni 0,6%. Sedangkan di RSUD Dr.Soetomo tercatat 62 kasus batu ginjal
dalam satu tahun terakhir di 2016. Terdapat beberapa pemeriksaan untuk mendeteksi
batu ginjal pada bidang radiologi, yakni BNO-IVP dan CT-Urography. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan urolithiasis dengan metode
BNO-IVP dan CT-Urography, kekurangan dan kelebihan, serta untuk mengetahui
pemeriksaan yang lebih optimal antara BNO-IVP dengan CT-Urography.
Penelitian menggunakan metode studi literature dengan membandingkan
referensi mengenai prosedur pemeriksaan BNO-IVP dengan CT-Urography.
Desain literature review penelitian ini menggunakan tradisional review yang
dilakukan pada bulan September 2020 – Agustus 2021. Penulis menggunakan 15
sumber diantaranya adalah jurnal yang di unduh melalui “google scholar, pubmed,
dan science direct” dengan kata kunci “BNO-IVP, CT-Urography, dan
Urolithiasis”. Analisis data menggunakan anotasi bibliografi dengan cara
mengumpulkan data berdasarkan konsep, kemudian di kupas berdasarkan topik dan
dibandingkan dengan semua sumber, setelah itu ditarik kesimpulan dan saran.
Pemeriksaan CT-Urography pada klinis Urolithiasis lebih optimal
dikarenakan hasil gambaran dapat di rekonstruksi menjadi beberapa view,
diantaranya adalah axial, coronal, dan sagittal, gambaran dapat difokuskan kepada
derah yang di curigai terdapat batu ginjal, serta dapat mengukur volume batu ginjal
tersebut. Efisiensi waktu dan tenaga petugas dalam melaksanakan pemeriksaan
karena pengerjaan lebih mudah dan cepat. Akan tetapi memiliki kekurangan pada
dosis radiasi yang besar dan biaya pemeriksaan yang mahal. Meskipun BNO-IVP
masih merupakan gold standart pada pemeriksaan Urolithiasis, akan tetapi CT-
Urography lebih maksimal dalam menunjang diagnosa untuk tindakan selanjutnya
STUDI LITERATUR TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI OSSA PEDIS PADA KASUS FRAKTUR
Teknik pemeriksaan radiografi ossa pedis pada kasus fraktur menurut
Long dkk (2016), dengan menggunakan proyeksi AP, proyeksi AP dengan arah
sinar 100 cephalad, proyeksi obliq. Menurut Bontrager (2014) dan Wahyuni
(2018), dapat menggunakan proyeksi AP dengan arah sinar 100 cephalad dan
proyeksi obliq. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan
radiografi ossa pedis pada kasus fraktur dan untuk mengetahui perbedaan anatomi
radiografi ossa pedis proyeksi AP dengan arah sinar 00 dan arah sinar menyudut
100 cephalad.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian literature review, menggunakan
berbagai sumber tertulis seperti jurnal dan textbook. Data – data yang sudah
diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Pengambilan
data dilakukan pada bulan September 2020–Juni 2021.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pemeriksaan radiografi ossa
pedis pada kasus fraktur yaitu menyiapkan kaset ukuran 24x30 cm dengan pasien
duduk di meja pemeriksaan, posisi objek kaki diatas kaset, posisi kaki AP, CP
pada metatarsal digiti 3, adanya dua penyuduttan CR dengan arah sinar 00 dan
arah sinar menyudut 100 cephalad. Pada anatomi radiografi ossa pedis dengan
kasus fraktur proyeksi AP dengan arah sinar menyudut 100 cephalad yaitu
menunjukkam interspace tulang-tulang dibagian tarsal terbuka, tampak interspace
metatarsophalangeal joint terbuka, tulang-tulang metatarsal tidak mengalami
superposisi dan semua phalang tampak dengan jelas
STUDI LITERATUR PERBEDAAN ANATOMI PADA PEMERIKSAAN RADIOGRAFI VERTEBRAE LUMBOSACRAL JOINT PROYEKSI LATERAL DENGAN VARIASI PENYUDUTAN ARAH SINAR Pada Pasien Low Back Pain (LBP)
Teknik pemeriksaan radiografi vertebrae lumbosacral pada umumnya
dilakukan dengan dua proyeksi yaitu proyeksi anteroposterior dan lateral. Proyeksi
lateral dilakukan dengan variasi penyudutan arah sinar 00, 50, 100, 150 ke arah
caudal. Tujuan dari karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengetahui tata laksana
pemeriksaan radiografi vertebrae lumbosacral proyeksi lateral serta agar
mengetahui perbedaan anatomi pada pemeriksaan vertebrae lumbosacral joint
proyeksi lateral.
Jenis penelitian ini adalah kepustakaan yaitu mengumpulkan data atau karya
ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat
kepustakaan. Penelitian dilakukan mulai bulan oktober 2020 hingga juni 2021.
Metode pengumpulan data yang digunakan dengan mencari data yang relevan
kemudian dirangkum dan dikelompokkan berdasarkan sub pembahasan yang akan
penulis ulas. Adapun sample penelitiannya adalah berupa jurnal sebanyak 6 jurnal.
Hasil penelitian yang telah dilaksanakan adalah prosedur tata laksana
pemeriksaan radiografi vertebrae lumbosacral pada kasus low back pain proyeksi
lateral dilakukan dengan menyudutkan arah sinar yang bertujuan agar columna
vertebra segaris dengan arah sinar sehingga dapat lebih membantu untuk
menegakkan diagnosis. Di samping itu hasil radiograf menampakkan foramen
intervertebral, corpus vertebrae, space intervertebrae, procesus spinosus, L5-S1
STUDI LITERATUR PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOGRAFI OSSA PEDIS PADA KASUS FLATFOOT
Flatfoot atau pes planus adalah kondisi dimana kaki tidak memiliki
lengkungan telapak kaki yang normal, kondisi ini bisa mengenai satu atau kedua
kaki, seseorang dengan arcus rendah atau tidak memiliki arcus. Flatfoot ditandai
dengan rotasi medial dan fleksi plantar dari talus, eversi calcaneus, lengkungan
medial yang kolaps, dan abduksi kaki depan. Untuk menegakkan diagnosa
terhadap klinis flatfoot dapat dilakukan dengan pemeriksaan radiografi ossa pedis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan radiografi ossa
pedis pada kasus flatfoot dan untuk mengetahui peranan dari proyeksi yang
dilakukan pada pemeriksaan radiografi ossa pedis pada kasus flatfoot.
Jenis penelitian ini adalah literatur review dengan jenis data kualitatif
deskriptif. Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi. Waktu
penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2020 – Juli 2021. Sumber data yang
digunakan pada penelitian ini yaitu berdasarkan jurnal dan textbook yang relevan
dengan pemeriksaan radiografi ossa pedis pada kasus flatfoot. Analisis data
menggunakan anotasi bibiliografi dengan cara mengumpulkan data berdasarkan
konsep, kemudian dikupas berdasarkan topik dan dibandingkan dengan semua
sumber, setelah itu ditarik sebuah kesimpulan dan saran.
Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa prosedur pemeriksaan
radiografi ossa pedis pada kasus flatfoot terdiri dari persiapan pasien, persiapan
alat dan bahan serta proyeksi pemeriksaan. Untuk proyeksi pemeriksaan yang
digunakan yaitu proyeksi AP Weight Bearing, Lateral Weight Bearing dan Axial
Weight Bearing. Peranan proyeksi AP Weight Bearing yaitu untuk
memperlihatkan daerah hindfoot. Peranan proyeksi Lateral Weight Bearing yaitu
untuk memperlihatkan sudut talocalcaneal, sudut talometatarsal dan sudut
calcaneal pitch. Sedangkan proyeksi Axial Weight Bearing yaitu untuk
memperlihatkan daerah hindfoot terutama dibagian calcaneus
KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA SELAMA MENJALANI KEMOTERAPI LITERATURE REVIEW
Latar Belakang : Kanker payudara adalah penyakit tumor ganas yang tumbuh pada
jaringan payudara. Kemoterapi adalah pengobatan kanker yang dilakukan dengan
pemberian obata anti kanker untuk membunuh sel kanker. Efek dari kemoterapi dapat
berdampak pada kualitas hidup. Kualitas hidup adalah kemampuan individu dalam
mendapatkan kehidupan yang normal terkait dengan persepsi secara individu.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hidup pasien kanker
payudara selama menjalani kemoterapi.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode literature review. Penelusuran jurnal
menggunakan 2 database yaitu Google Scholar & Science Direct. Jurnal yang
dipublikasikan dari tahun 2010-2020. Kualitas jurnal diuji menggunakan JBI for
qualitative study.
Hasil : Hasil analisis jurnal didapatkan bahwa kualitas hidup pasien kanker payudara
dibagi kedalam 3 aspek yaitu kesehatan fisik, kesehatan psikologis dan dukungan
sosial.
Kesimpulan dan Saran : Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelusuran tentang
pengetahuan kualitas hidup dan upaya meningkatkan kualitas hidup pasien kanker
payudara