DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENURUNAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP GANGGUAN KARDIOVASKULER SELAMA PANDEMI COVID-19 : NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Pandemi yang terjadi telah mengubah gaya hidup serta menjadi salah satu faktor
penurunan aktivitas fisik seseorang dikarenakan pembatasan sosial berskala besar oleh pemerintah
Indonesia. Penurunan aktivitas fisik yang terjadi bisa menjadi salah satu faktor resiko gangguan
kardiovaskuler. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penurunan aktivitas fisik terhadap gangguan
kardiovaskuler selama pandemi COVID-19.. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian
narrative review, pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti Elvieser, dan Google
Scholar menggunakan kata kunci yang dipilih yakni : Cardiovascular Dieses, Physical Activity
and pandemi COVID-19. Narrative review ini menggunakan literatur terbitan tahun 2020-2021
yang dapat diakses fulltext dalam format pdf. Hasil : Hasil review dari 10 jurnal menyatakan bahwa
ada pengaruh penurunan aktivitas fisik selama pandemi covid terhadap gangguan kardiovaskuler.
Kesimpulan : Penurunan aktivitas fisik berpengaruh pada gangguan kardiovaskuler selama
pandemi COVID-19
PENGARUH AEROBIC EXERCISE DAN STRENGTHENING EXERCISE PADA AKTIVITAS FUNGSIONAL RHEUMATOID ARTHRITIS : NARRATIVE REVIEW
Latar belakang: Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun ditandai dengan
adanya peradangan kronis, bersifat sistemik. Salah satu jenis rematik yang sering
tampak pada lansia. Rheumatoid arthritis dapat mempengaruhi banyak sendi, sendisendi kecil di bagian tangan dan kaki sehingga akan mempengaruhi aktivitas seharihari seperti menggenggam benda, makan, minum, dan berjalan pada lansia.
Peradangan pada rheumatoid arthritis kadang-kadang bisa mempengaruhi organ lain
seperti paru-paru. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh aerobic exercise
dan strengthening exercise pada aktivitas fungsional lansia rheumatoid arthritis.
Metode Penelitian: Menggunakan metode narrative review, yaitu mengumpulkan
sepuluh artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi dan didentifikasi
menggunakan rumus PICO. Menentukan kata kunci untuk pencarian database yaitu
Google Scholar, Pubmed, dan Sciencedirect. Setelah melakukan pencarian di tiga
database, dan tahap terakhir adalah membuat sebuah diagram yaitu PRISMA Flow
Chart. Hasil Penelitian: Aerobic exercise dan Strengthening exercise mampu
meningkatkan aktivitas fungsional pada lansia. Aerobic exercise dan Strengthening
exercise mempengaruhi komponen otot dan kardiorespirasi lansia. Ada sembilan
jurnal yang mendapatkan hasil signifikan meningkatkan aktivitas fungsional pada
lansia. Kesimpulan: Ada pengaruh aerobic exercise dan strengthening exercise pada
aktivitas fungsional lansia. Saran: Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan
referensi bagi peneliti selanjutnya dan dapat dikembangkan menggunakan metode
penelitian eksperimental
Efektivitas Mirror Therapy Terhadap Peningkatan Motor Function Upper Limb pada Penderita Stroke: Narrative Revi
Latar Belakang : Stroke disebut juga Cerebro Vascular Accident (CVA) atau “Brain
Attack” adalah perubahan neurologis yang terjadi karena adanya gangguan suplai
darahatau pecah pembuluh darah di otak yang menyebabkan sel–sel otak mengalami
penurunan suplai oksigen yang akan menimbulkan kematian sel. Kondisi ini apabila
tidak segera ditangani maka akan menyebabkan gangguan fungsi motorik, kecacatan
permanen bahkan kematian, selain itu penyakit ini dapat menimbulkan kerugian sosial
dan ekonomi yang cukup besar. Tujuan : untuk mengetahui efektivitas mirror therapy
terhadap peningkatan motor function upper limb pada penderita stroke. Metode
Penelitian : metode penelitian ini yaitu narrative reviewdengan framework PICO
(Population/ Patients/ Problem, Intervention, Comparison, Outcome). Pencarian artikel
yang relevan menggunakan database (PubMed, PEDro dan Google Scholar) sesuai
keywords yang telah ditentukan dan mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi. Proses
seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart yang kemudian dilakukan penilaian
kritis artikel dan penyusunan hasil ulasan narasi. Hasil pencarian literatur didapatkan
sebanyak 10 artikel. Hasil penelitian : Hasil dari 10 artikel yang telah penulis review,
terdapat 9 artikel yang menyatakan bahwa mirror therapy terbukti efektif dalam
meningkatkan motor function upper limbdan 1 artikel lainnya menyatakan kurang
efektif. Kesimpulan : pemberian mirror therapy efektif dalam meningkatkan motor
function upper limb pada penderita stroke
EFEKTIVITAS STRENGTHENING EXERCISE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS FUNGSIONAL PADA PEMAIN SEPAK BOLA PASKA OPERASI ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT: SEBUAH NARRATIVE REVIEW
Latar belakang : Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament Merupakan suatu
tindakan operasi untuk menyambung kembali ligamen Anterior Cruciate Ligament.
Standar operasi Arthroscopy Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament yang dipakai
adalah Arthroscopic ACL Double Bundle Reconstruction Tujuan : Penanganan
operasi rekonstruksi pada ruptur Anterior Cruciate Ligament harus dilakukan untuk
memperbaiki robekan serta mengembalikan stabilitas sendi lutut. Hal ini akan
mengakibatkan gangguan stabilitas lutut, maka rekonstruksi yang dilakukan
menggunakan rekonstruksi dengan arthroscopy. Metode : jenis penelitian ini
menggunakan Narrative Review, peneliti mencari artikel penelitian secara
komprehensif dari database melalui EBSCO dan Google Scholar diambil dari artikel
yang dipublikasi tahun 2010-2020 yang berkaitan dengan Rekonstruksi Anterior
Cruciate Ligament serta latihan rehabilitasi pasca operasi Anterior Cruciate
Ligament dan diidentifikasi menggunakan PICOT dan keyword yang telah
ditentukan. Hasil : Berdasarkan hasil analisis data 10 jurnal penelitian yang telah
dilakukan sebelumnya mengenai “efektivitas strengthening exercise untuk
meningkatkan aktivitas fungsional pada pemain sepak bola paska operasi anterior
cruciate ligament”. Kesimpulan : Adanya efektivitas strengthening exercise untuk
meningkatkan aktivitas fungsional pada pemain sepak bola paska operasi anterior
cruciate ligament. Saran : penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperdalam
penenlitian tentang efektifitas strengthening exercise untuk meningkatkan aktifitas
fungsional
ANALISIS FAKTOR RESIKO TERJADINYA CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA WANITA HAMIL : NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Pada kehidupan perempuan terdapat fase kehamilan yang
merupakan masa-masa terjadinya perubahan pada sistem muskuloskeletal sebagai
dampak dari hormon dan anatomi disfungsi musculoskeletal, sehingga
menimbulkan ketidaknyamanan. Perubahan-perubahan fisiologis yang terjadi
pada masa kehamilan salah satunya adalah yang sering dirasakan ibu sejak hamil
trimester pertama sampai dengan trimester ketiga adalah carpal tunnel syndrome
(CTS). Tujuan : Untuk mengetahui faktor resiko terjadinya Carpal Tunnel
Syndrome (CTS) pada wanita hamil. Metode : jenis penelitian ini menggunakan
Narrative Review, peneliti mencari artikel penelitian secara komprehensif dari
database melalui Science Direct, PubMed dan Google Scholar diambil dari artikel
yang dipublikasi tahun 2010-2020 yang berkaitan dengan kelelahan kerja dan
reaction time, dan diidentifikasi menggunakan PEOs dan keyword yang telah
ditentukan. Hasil : Berdasarkan hasil analisis data 10 jurnal penelitian yang telah
dilakukan sebelumnya mengenai “Analisis faktor resiko terjadinya Carpal tunnel
syndrome (CTS) Pada wanita hamil” Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis
dari 10 jurnal mengenai Analisis Faktor Risiko Terjadi CTS pada Wanita Hamil
didapatkan kesimpulan bahwa ; ada Analisis Faktor Resiko Terjadi Carpal Tunnel
Syndrome (CTS) Pada Wanita Hamil
INTERVENSI FISIOTERAPI DALAM MENURUNKAN NYERI PADA PASIEN MYOFACIAL PAIN SYNDROME OTOT UPPER TRAPEZIUS: NARRATIVE REVIEW
Latar belakang : Myofascial pain syndrome adalah suatu kondisi nyeri pada otot
yang bersifat kronik yang ditandai dengan adanya trigger point. Trigger point
adalah titik nyeri yang hipersensitif yang terletak di otot yang menegang atau
mengalami pengerasan. myofascial pain syndrome disebabkan karena beban kerja
otot yang berlebihan, bisa juga disebabkan karena trauma otot. Otot yang bekerja
secara berlebihan akan menyebabkan kontraksi terus menerus yang akan
menyebabkan otot menjadi tegang sehingga timbul spasme, kekakuan, adhesion
serta penurunan sirkulasi darah yang merupakan pemicu timbulnya trigger point di
otot yang menegang. Tujuan : Tujuan untuk mengetahui bentuk intervensi
fisioterapi pada kasus myofacial pain syndrome otot upper trapezius. Metode :
jenis penelitian ini menggunakan Narrative Review, peneliti mencari artikel
penelitian secara komprehensif dari database melalui Science Direct, PubMed dan
Google Scholar diambil dari artikel yang dipublikasi tahun 2010-2020 yang
berkaitan dengan intivensi fisioterapi pada penderita myofacial pain syndrome otot
upper trapezius reaction time, dan diidentifikasi menggunakan PICO dan keyword
yang telah ditentukan. Hasil : Berdasarkan hasil analisis data 10 jurnal penelitian
yang telah dilakukan sebelumnya mengenai “Intervensi fisioterapi dalam
menurunkan nyeri myofascial pain syndrome ” Kesimpulan : Ada pengaruh dari
pemberian intervensi myofascial release tecninque dan muscle energy tecninque
dalam penurunan nyeri.kedua intervensi tersebut disarankan untuk dilakukan
dalam penurunan nyeri myofascial pain syndrome
PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PT.INDOFARMA TBK
Latar Belakang : PT Indofarma (Persero) Tbk adalah perusahaan milik BUMN yang
bergerak dibidang produksi dan distribusi obat-obatan dan alat kesehatan yang sudah
berdiri sejak tahun 1918. Perusahaan tersebut sangat berpengalaman, namun
mengalami kerugian sejak tahun 2017 hingga 2019. Tujuan : Penelitian ini bertujuan
untuk menilai kinerja keuangan PT Indofarma (Persero) Tbk dan memberikan solusi
terkait masalah kinerja keuangan yang dihadapi PT Indofarma (Persero) Tbk.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Indofarma
(Persero) Tbk tahun 2017-2019 menggunakan 4 rasio keuangan yaitu rasio likuiditas,
rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Hasil Penelitian : Hasil
yang didapatkan mengenai kondisi keuangan PT Indofarma (Persero) Tbk dalam
kondisi yang kurang baik, hal ini didasarkan pada perhitungan keempat rasio berada
dibawah nilai standar minimal industri. Kesimpulan : Penilaian kinerja keuangan PT
Indofarma (Persero) Tbk kurang baik sehingga perlu adanya pembenahan agar tidak
mengalami kerugian. Beberapa hal yang dapat dilakukan PT Indofarma (Persero)
Tbk adalah dengan menambah aktiva, mengurangi hutang, mengatur ulang karyawan
guna menghasilkan efektivitas pekerjaan yang tinggi sehingga semakin produktif
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN KEUANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA
Latar Belakang: Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditandai
dengan semakin berkembang pula dunia bisnis mengakibatkan persaingan yang
semakin pesat. Perusahaan yang baik tidak hanya memikirkan bagaimana
menghasilkan laba yang besar, melainkan juga memiliki kepedulian terhadap
lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat serta mempertahankan tata kelola
perusahaan yang baik. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh Good Corporate
Governance (GCG) dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Kinerja
Keuangan yang diukur dengan Return on Asset (ROA) pada perusahaan keuangan
yang terdaftar di BEI Periode 2014-2018. Metode Penelitian: Menggunakan
Analisis Regresi Linear Berganda. Variabel independen penelitin menggunakan
GCG yang diproksikan oleh Dewan Direksi, Proporsi Komisaris Independen,
Kepemilikan Manajerial, Institusional Ownership (Kepemilikan Institusional), dan
Komite Audit, sedangkan CSR diukur menggunakan indikator-indikator berdasarkan
Global Reporting Inititive (GRI) Standar 2016. Variabel dependen penelitian
menggunakan Kinerja Keuangan yang diukur dengan Return on Asset (ROA).
Pengambilan data sampel menggunakan Purposive Sampling, dan terdapat 11
perusahaan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil Penelitian:
Menunjukkan bahwa Kepemilikan Manajerial berpengaruh terhadap Kinerja
Keuangan (ROA) hal ini sesuai yang dihipotesiskan. Dewan Direksi, Proporsi
Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, Komite Audit tidak perpengaruh
terhadap Kinerja Keuangan (ROA) hal ini tidak sesuai yang dihipotesiskan. CSR
tidak berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan (ROA) hal ini tidak sesuai yang
dihipotesiskan. Dewan Direksi, Proporsi Komisaris Independen, Kepemilikan
Manajerial, Kepemilikan Institusional, Komite Audit dan CSR secara simultan
berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan (ROA). Hasil ini menunjukkan sesuai yang
dihipotesiskan
LITERATURE REVIEW: ANALISIS KADAR HEMOGLOBIN (Hb) PADA ANAK PENDERITA MALARIA DI INDONESIA
Latar Belakang: Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat Indonesia
yang dapat menyebabkan kematian, terutama pada kelompok berisiko tinggi seperti anak-
anak dan ibu hamil. Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium sp.
dan dapat merusak sel darah merah sehingga menyebabkan anemia. Anemia yang terjadi
derajatnya tergantung pada spesies penyebab malaria. Salah satu cara untuk mengetahui
tingkat keparahan anemia adalah dengan cara pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar hemoglobin (Hb) pada anak penderita
malaria di Indonesia dan menganalisis jenis malaria yang paling banyak dialami pada anak
penderita anemia di Indonesia. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode
literature review dengan pencarian literatur metode PICO pada dua database yaitu PubMed
dan Google Scholar. Hasil: Kadar hemoglobin (Hb) pada anak penderita malaria dengan
derajat anemia di Indonesia yaitu 5,1-10 g/dl (berat-sedang), 9 g/dl (sedang), 11,93 ± 0,75
g/dl (ringan), hemoglobin (Hb) rendah, >10 g/dl (ringan), 10,7 g/dl (ringan), 7-9 g/dl
(sedang), 9, 10 dan 12 g/dl (sedang-ringan). Jenis malaria yang dialami pada anak penderita
anemia di Indonesia yaitu Plasmodium falcifarum dan Plasmodium vivax. Simpulan: Kadar
hemoglobin (Hb) pada anak penderita malaria di Indonesia yaitu rentang 8-12 g/dl dan
derajat anemia yang paling banyak dialami yaitu sedang-ringan. Jenis malaria yang paling
banyak dialami pada anak penderita anemia di Indonesia yaitu Plasmodium falcifarum
PROSEDUR PEMERIKSAAN BNO IVP PADA KASUS NEFROLITIASIS Studi Literatur
Sistem urinaria adalah serangkaian organ tubuh yang berfungsi dan
bertanggung jawab terhadap pembentukkan urin. Salah satu patologis yang sering
terjadi pada sistem urinari adalah Nefrolitiasis. Nefrolitiasis merupakan salah satu
penyakit ginjal, dimana ditemukannya batu yang mengandung komponen kristal
dan matriks organik yang merupakan penyebab terbanyak kelainan pada saluran
kemih. Penatalaksanaan kasus ini dapat dilakukan menggunakan pemeriksaan
radiologi yaitu BNO – IVP. BNO-IVP adalah adalah salah satu pemeriksaan
radiografi khusus untuk melihat sistem urinaria.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan BNO IVP
pada kasus Nefrolitiasis. Jenis penelitian ini adalah studi literatur dengan
pendekatan sistematic review. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis
adalah dokumentasi yaitu mencari dan menggali data dari dokumen yang berupa
jurnal yang relevan berhubungan dengan tema yang diangkat. Waktu penelitian ini
dilakukan mulai Oktober 2020 sampai Agustus 2021.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Prosedur pemeriksaan BNO IVP
pada kasus Nefrolitiasisyaitu mulai dari persiapan pasien, persiapan alat,
selanjutnya yaitu teknik pemeriksaan proyeksi AP mulai dari foto abdomen polos
dan foto 5 menit, 15 menit dan 30 menit setelah pemasukan media kontras dan
dilanjutkan dengan foto post miksi