DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
PENGARUH AQUATIC EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Osteoartrhitis sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan
utama di dunia. Prevalensi OA di dunia termasuk dalam kategori tinggi 2,3% hingga
11,3% merupakan penyakit musculoskeletal yang sering terjadi yaitu pada urutan ke 12
diantara semua penyakit yang ada. Di negara maju, OA menyebabkan beban
pembiayaan kesehatan yang besar dibandingkan penyakit musculoskeletal lainnya,
namun kerugian terbesar adalah kualitas hidup, kesehatan mental, dan psikologis pasien.
Osteoarthritis bersifat multifaktorial yang disebabkan oleh berbagai faktor resiko seperti
lanjut usia, obesitas, trauma pada sendi, kelainan genetik pada tulang rawan sendi dan
tekanan berlebih pada sendi yang dapat disebabkan oleh olahraga. Tujuan: Untuk
mengetahui pengaruh dan jenis dari aquatic exercise terhadap penurunan nyeri pada
penderita osteoarthritis. Metode: Metode yang digunakan adalah metode narrative
review dengan mengumpulkan 12 artikel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi.
Hasil: Dari 12 artikel yang telah didapatkan 11 artikel menyatakan aquatic exercise
efektif terhadap penurunan nyeri dan 1 artikel menyatakan aquatic exercise tidak efektif
terhadap penurunan nyeri pada penderita osteoarthritis. Kesimpulan: Aquatic exercise
efektif terhadap penurunan nyeri pada penderita osteoarthritis dan terdapat beberapa
jenis aquatic exercise yang dapat digunakan seperti aqua cycling, dance based therapy,
contrast hydrotherapy, dan under water treadmill
PENGARUH SENAM AEROBIC LOW IMPACT TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA : NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Jumlah penduduk lansia yang terus meningkat seiring
bertambahnya waktu menjadi perhatian dalam bidang kesehatan karena terjadinya
kemunduran fisiologis yang dapat menimbulkan masalah kesehatan salah satunya
mengakibatkan penurunan pada sistem kardiovaskuler dan berisiko terjadinya
hipertensi. Pada lansia senam aerobic low impact merupakan suatu aktivitas fisik
yang dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah, meningkatkan dan
mempertahan kesehatan daya tahan jantung, paru, peredaran darahh, otot serta
sendi. Tujuan : Mengetahui pengaruh senam aerobic low impact dan dosis latihan
terhadap penderita hipertensi pada lansia. Metode Penelitian : Metode penelitian
ini adalah narrative review. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online
seperti Google Scholar, PubMed dan Science Direct. Hasil penulusuran jurnal
didapatkan sebanyak 11 jurnal senam aerobic low impact dalam penelitian ini.
Hasil Penelitian : Hasil review 11 jurnal didapatkan bahwa ada pengaruh
penurunan tekanan darah pada responden setelah dilakukan senam aerobic low
impact. Terdapat skor rata-rata selisih penurunan tekanan darah systole dan diastole
dengan hasil 10,92/10,42 mmHg. Kesimpulan : Ada pengaruh senam aerobic low
impact terhadap penderita hipertensi pada lansia dengan dosis durasi 20-60 menit
dan dilakukan selama 3-5 kali dalam seminggu. Saran : Senam aerobic low impact
dapat dilakukan pada lansia secara teratur untuk menurunkan tekanan darah
Tingkat Stres Keluarga Dengan Gangguan Jiwa Skizofrenia: Literature Review
Latar Belakang : Skizofrenia merupakan penyakit kronik yang membutuhkan waktu
pengobatan yang lama dan dibutuhkan peran keluarga seperti mengawasi minum obat dan
memberikan perawatan pasien skizofrenia di rumah. Perawatan yang lama ini menjadi sumber
stres bagi keluarga.
Tujuan : Untuk mengetahui tingkat stres keluarga dalam merawat anggota keluarganya dengan
gangguan jiwa skizofrenia.
Metode : Penelitian cross-sectional dengan metode literature review. Bahan analisa terdiri dari
lima jurnal dalam bahasa Indonesia dan dapat diakses full-text dengan database google scholar
dan PubMed. Uji kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisal.
Hasil : Responden merupakan anggota keluarga yang merawat keluarga dengan gangguan jiwa
skizofrenia di rumah dan mendapatkan tingkat stres yang dialami berada pada tingkat stres
sedang. Dampak bagi keluarga berupa stres fisik seperti sakit kepala, gangguan pencernaan,
dan stres emosi seperti marah, depresi,kelelahan.
Simpulan : Penelitian ini menunjukan hasil bahwa tingkat stres yang dialami keluarga dalam
merawat anggota keluarga dengan skizofrenia berada pada tingkat stres sedang serta dampak
yang dialami baik secara fisik, emosi, sosial dan ekonomi
Pengaruh Kemoterapi Terhadap Status Gizi pada Anak Dengan Leukemia Limfoblastik Akut (LLA): Literature Review
Latar belakang Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) merupakan salah satu penyakit
keganasan terutama pada anak yang sampai sekarang angka kematiannya masih tinggi.
Pengobatan dan derajat risiko merupakan faktor prognostik yang sangat penting. Kemoterapi
yang diberikan pada anak denga LLA memiliki berbagai efek samping. Status gizi pada anak
sangat mempengaruhi terhadap keberhasilan dari pengobatan ini. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh kemoterapi terhadap status gizi pada anak dengan Leukemia
Limfoblastik Akut (LLA). Metode penelusuran literature review ini dilakukan melalui google
scholar dan PubMed. Penelusuran ini dilakukan dari 1 januari 2016 sampai 1 Desember 2020
dengan kata kunci bahasa Indonesia yaitu, status gizi, kemoterapi, anak dengan Leukemia
Limfoblastik Akut (LLA) dan dengan bahasa inggris yaitu, “nutritional status, nutrition, acute
lymphoblastic leukemia, chemotherapy, children, chilhood”. Desain penelitian ini
menggunakan kohort. Hasil analisa didapatkan 6 artikel yang menjelaskan terdapat perubahan
status gizi anak selama menjalani kemoterapi. Anak yang menjalani kemoterapi mayoritas
mengalami perubahan gizi setelah 30 hari pasca diagnosis. Selama kemoterapi rata – rata anak
diberikan obat jenis kortikosteroid dan vinkristin. Toksisitas hematologi merupakan salah satu
efek samping dari kemoterapi. Simpulan penelitian ini didapatkan bahwa ada pengaruh
kemoterapi terhadap status gizi pada anak dengan leukemia limfoblastik akut. Saran
penelitian ini perlu melakukan penelitian lebih lanjut mengenai status gizi pada anak dengan
LLA selama menjalani kemoterapi
Self Efficacy Perawat Terhadap Implementasi SOP Pemasangan Gelang Resiko Jatuh pada Pasien Stroke: Literature Review
Latar belakang: Kondisi resiko jatuh dapat dicegah oleh kepatuhan perawat yang
memahami bahwa semua pasien yang di rawat inap memiliki resiko jatuh terutama
pasien stroke. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan perawat dalam
pelaksanaan SOP adalah adanya self efficacy. Perawat harus memiliki self efficacy
dalam melaksanakan tugasnya untuk mencegah pasien jatuh di rumah sakit. Dengan
self efficacy yang tinggi dipercaya dapat menanggulangi situasi secara efektif.
Tujuan: Penelitian literature review ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self
efficacy perawat terhadap implementasi SOP pemasangan gelang resiko jatuh pada
pasien stroke.
Metode: Literature review ini menggunakan tiga kata kunci berupa efikasi diri
perawat, SOP pemasangan gelang resiko jatuh dan pasien stroke. Dengan
menggunakan tiga database yaitu Google Schoolar, Google Search, dan PubMed.
Dan kemudian dilakukan seleksi literature (PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah
full text yang dapat diakses dalam rentang tahun terbit sejak 1 Januari 2015 – 30
September 2020. Setelah itu dilakukan penilaian kualitas kelayakan menggunakan
JBI Critical appraisal. Dan didapatkan tujuh jurnal yang diterima.
Hasil: Hasil analisis didapatkan satu jurnal internasional dan enam jurnal nasional
yang menjelaskan self efficacy memiliki pengaruh yang signifikan terhadap SOP
pemasangan gelang resiko jatuh pada pasien stroke.
Simpulan dan saran: Self Efficacy perawat memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap implementasi SOP pemasangan gelang risiko jatuh.
Saran dari literature review ini diharapkan perawat dapat meningkatkan self efficacy
dalam melaksanakan tugasnya sehingga dapat meminimalisir pasien risiko jatuh
khususnya pada pasien stroke
TINGKAT STRESS MAHASISWA FISIOTERAPI DI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Latar Belakang : Penyebaran pandemic Covid-19 yang terjadi saat ini menyebabkan
terjadinya suatu krisis kesehatan dunia. Tidak hanya menyebabkan krisis kesehatan,
pandemic Covid-19 juga berdampak pada aspek pendidikan. Berdasarkan edaran
Kemendikbud no 1 than 2020 menyebabkan pembelajaran dilakukan secara daring.
Sehingga menimbulkan berbagai perubahan pada sistem pembelajaran. Perubahanperubahan yang terjadi tersebut dapat memicu timbilnya stress pada mahasiswa.
Tujuan : Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat stress
yang dialami oleh Mahasiswa Fisioterapi yang ada di Universitas ‘Aisyiyah
Yogyakarta pada masa Pandemi Covid 19.. Metodelogi Penelitian : Desain
penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan
metode survei. Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan cross-sectional
sampling, dengan metode sampling yaitu Proportional random sampling. Sampel
dalam penelitian ini adalah Mahasiswa S1 Fisioterapi Reguller yang ada di
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan adalah dengan skala
DASS-21 berupa kuesioner yang dibagikan menggunakan goole form. Hasil :
Tingkat stress dengan kategori normal 42 mahasiswa (64,6 %), kategori ringan 7
mahasiswa (10,8 %), kategori sedang 10 mahasiswa (15,4 %), kategori berat 4
mahasiswa (6,2 %), dan kategori sangat berat 2 mahasiswa (3,1 %). Kesimpulan :
Terdapat tingkat stress pada Mahasiswa S1 Fisioterapi di Universitas ‘Aisyiyah
Yogyakarta pada masa pandemi covid 19. Saran : Peneliti diharapkan untuk dapat
lebih memantau dan memperhatikan penyebaran kuisioner, dan lebih memperhatikan
setiap kata dan kalimat dalam pertanyaan yang akan diberikan kepada responden
supaya dapat dengan mudah dipahami
PENGARUH PEMBERIAN AEROBIC EXERCISE TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD): NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Attention Devicit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan
perkembangan saraf dengan gejala yang kompleks disertai gangguan fungsional yang
sering menetap hingga dewasa. Pada penderita Attention Devicit Hyperactivity
Disorder (ADHD) juga terdapat gangguan perilaku yang ditandai dengan gangguan
pemusatan perhatian, impulsivitas yaitu bicara semaunya tanpa memikirkan akibat,
dan melakukan gerakan yang tidak mempunyai tujuan yang jelas dan disertai dengan
hyperaktif . Penyebab dari Attention Devicit Hyperactivity Disorder (ADHD) salah
satunya bisa karena factor genetic. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh dan jenis
Aerobic Exercise terhadap tumbuh kembang anak Attention Devicit Hyperactivity
Disorder (ADHD). Metode : Metode penelitian ini adalah penelitian narrative review.
Pencarian artikel dilakukan di portal artikel online seperti PubMed, ScienceDirect, dan
ResearchGate yaitu artikel ilmiah yang diterbitkan minimal pada tahun 2011. Strategi
pencarian menggunakan kata kunci dengan format PICO, kemudian di pilih
berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil studi literatur dari 3 database didapat 10
artikel yang dianggap bisa memberikan kontribusi data artikel terkait hasil yang ingin
dicapai penulis. Hasil : Hasil review dari 10 artikel didapatkan bahwa ada perbaikan
pada anak-anak dengan Attention Devicit Hyperactivity Disorder (ADHD) setelah
dilakukan exercise. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian aerobic exercise terhadap
tumbuh kembang anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), khususnya
pada fungsi kognitif
Dukungan Keluarga Tentang Manajemen Diri (Self-Management) Terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II: Literature Review
Latar belakang : DM tipe II merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur
hidup. Jika penyakit ini tidak dikelola dengan baik maka dapat mengakibatkan
terjadinya berbagai komplikasi seperti hipoglikemia, ketoasidosis diabetik, koma
hiperosmolar nonketotik, retinopati diabetik, neuropati, dan nefropati. Adapun upaya
pencengahan diabetes melitus tpe II yaitu perilaku self-management. Namun demikian
masih banyak pasien dengan penyakit DM tipe II ditemukan tidak melakukan
manajemen diri. Hal ini disebabkan karena kurangnya dukungan dari keluarga.
Tujuan: untuk mengetahui dukungan keluarga dengan manajemen diri (selfmanagement)
terhadap
kualitas
hidup
pada
pasien
diabetes
mellitus
tipe
II.
Metode
Penelitian: Metode penelitian ini adalah narrative review. Pencarian jurnal
dilakukan dengan portal jurnal online seperti Google Scholar dan Pubmed, kriteria
insklusi dalam penelitian artikel full text, subjek pasien DM tipe II, artikel dalam bahasa
Indonesia dan Inggris, diterbitkan dengan rentan tahun terbit 1 Juli 2018 sampai 30
April 2021, kuantitatif research, artikel yang membahas dukungan keluarga dan
manajemen diri (self-management) pada pasien diabetes mellitus tipe II dan tidak
berbayar.
Hasil Penelitian: Dari 6 artikel yang di review, terdapat 5 artikel menunjukkan hasil
yang signifikan, sedangkan 1 artikel menunjukkan hasil tidak signifikan antara
dukungan keluarga pada manajemen diri (self-management) pada pasien diabetes
mellitus tipe II.
Kesimpulan: Dukungan yang berasal dari keluaraga dapat mepengaruhi perilaku
manajemen diri pada pasien DM tipe II, dimana pada saat pasien menerima dukungan
tersebut akan merasa diperdulikan dan diperhatikan sehingga hal tesrsebut yang akan
membuat pasien menjadi semangat dalam memanajemen diri meperhatikan
kesehatannya serta dapat meningkatkan kualitas hidupnya
EFEKTIVITAS STATIC STRETCHING TERHADAP FLEKSIBILITAS HAMSTRING PADA PEMAIN BASKET: METODE NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Olahraga adalah kegiatan yang sinematis untuk mendorong,
membina serta mengembangkan potensi jasmani, rohani dan sosial. Olahraga tidak
hanya dijadikan sebagi ajang kompetisi, beberapa tahun terakhir olahraga sudah
mulai menjadi gaya hidup bagi sebagian orang maupun kelompok. Ada beberapa
macam olahraga yaitu bola basket, sepak bola, sepeda, bola volly, lari marathon,
renang dan sebagainya. Salah satu olahraga yang digemari saat ini adalah bola basket.
Tujuan : untuk mengetahui efektivitas Static Stretching terhadap Fleksibilitas
Hamstring pada pemain basket. Metode Penelitian : metode penelitian ini adalah
penelitian narrative review. Pencarian jurnal dilakukan di portal artikel online seperti
google scholar dan pubmed. Hasil Penelitian : hasil review didapatkan bahwa pada 4
artikel dari 10 artikel yang review menyatakan adanya perubahan yang signifikan
pada fleksibilitas hamstring pada responden setelah dilakukan treatment
menggunakan modalitas Static Stretching dan 6 artikel dari 10 artikel yang di review
menyatakan setelah diberikan modalitas latihan Static Stretching tidak menjukan
peningkatan pada fleksibilitas hamstring pada responden. Kesimpulan : Berdasarkan
hasil penelitian beberapa artikel yang telah dianalisis didapatkan adanya peningkatan
fleksibilitas hamstring pada pemain basket setelah melakukan latihan Static
Stretching, maka dapat disimpulkan bahwa Static Stretching memberikan pengaruh
terhadap fleksibilitas hamstring pemain basket
HUBUNGAN USIA TERHADAP OSTEOARTHRITIS KNEE DI PUSKESMAS TEGAL REJO
Latar belakang : Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang
berjalan secara progresif lambat ditandai dengan kerusakan tulang rawan sendi dan
struktur sendi diarthrodial. Osteoarthritis knee (nyeri lutut) ini sangat umum
ditemukan sehingga rentan dialami oleh lansia selama hidupnya. Tujuan : Untuk
mengetahui adanya hubungan Usia terhadap Osteoarthritis (OA) Knee. Metode :
penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif
korelasional, artinya penelitian ini bertujuan untuk menemukan atau tidaknya
hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya dengan menggunakan
pendekatan cross sectional. Pengambilan sample dengan total sampling yaitu
sebanyak 40 responden. Metode Pengumpulan Data dalam penelitian ini adalah
menggunakan studi dokumentasi. Hasil : Berdasarkan hasil uji data bivariate
menggunakan Chi Square dengan p = 0,00 (p < 0,05), hal ini menunjukkan bahwa
Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Dalam penelitian ini peneliti menemukan
bahwa adanya hubungan usia terhadap Osteoarthritis (OA) knee. Saran : Diharapkan
kepada Responden agar dapat memperhatikan asupan makanan, pola hidup sehat dan
aktifitas sehari-hari yang dapat mempengaruhi masa tubuh pada penderita
osteoarthritis knee agar tidak menimbulkan pada knee. Diharapkan juga dapat
menambah pengetahuan terhadap faktor yang mempengaruhi indeks massa tubuh
(IMT) pada penderita osteroarthritis knee. Peneliti selanjutnya dapat melakukan
penelitian yang sejenis ini dengan memperhatikan lebih dalam lagi faktor-faktor
yang dapat me