DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Hubungan Citra Tubuh Dengan Kepercayaan Diri Remaja Putri Di SMK Kesehatan Pelita Bangsa Yogyakarta

    Full text link
    Latar Belakang : Remaja menyadari bahwa penampilan fisik memiliki peran yang cukup penting dalam interaksi sosial. Perasaan kurang percaya diri banyak dialami oleh remaja perempuan hal tersebut menunjukan bahwa remaja perempuan lebih mementingkan penampilan fisik dan bentuk tubuh dalam penampilan diri di kalangan mereka. Dampak dari pandangan negatif terhadap bentuk tubuh itu sendiri berkaitan dengan makan,depresi,dan tidak percaya diri. Tujuan : Mengetahui hubungan citra tubuh dengan kepercayaan diri pada remaja putri di SMK Kesehatan Pelita Bangsa Yogyakarta. Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 61 responden. Alat yang digunakan adalah kuesioner citra tubuh dan kuesioner kepercayaan diri. Metode analisis yang digunakan uji statistik kendall tau. Hasil penelitian : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa citra tubuh remaja putri di SMK Kesehatan Pelita Bangsa Yogyakarta didapatkan paling banyak pada kategori baik yaitu 34 responden (55,7%). Kepercayaan diri remaja putri di SMK Kesehatan Pelita Bangsa Yogyakarta didapatkan paling banyak pada kategori sedang yaitu 41 responden (67,2%). Hasil analisis kendall tau sebesar 0,000 (p value <0,05). Simpulan dan saran : Ada hubungan citra tubuh dengan kepercayaan diri pada remaja putri di SMK Kesehatan Pelita Bangsa Yogyakarta. Untuk itu diharapkan siswi yang masih memiliki citra tubuh kurang rasa kurang percaya diri disarankan agar mampu mengenal dan juga menerima kelebihan serta kekurangan yang dimiliki, dan meningkatkan rasa percaya diri yaitu dengan cara mencoba untuk bersikap dan berpikiran positif terhadap diri sendiri

    Hubungan kelelahan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta

    Full text link
    Latar Belakang : Kinerja pegawai rumah sakit khusunya perawat di Indonesia masih rendah. Sebuah penelitian di salah satu rumah sakit di Indonesia melaporkan kinerja perawat rendah sebesar 53,7%. Faktor yang mempengaruhi kinerja perawat salah satunya adalah kelelahan kerja. Data World Health Organization (WHO) tahun 2019 dari 43,5 juta petugas kesehatan, 20,7 juta diantaranya terjadi pada perawat. Penelitian di salah satu rumah sakit di Cilacap melaporkan terdapat 63,7% perawat mengalami kelelahan kerja dengan kinerja tidak baik (67,5%). Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kelelahan kerja maka semakin menurun kinerja seorang perawat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelelahan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Metode : Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah perawat yang bekerja di ruang rawat inap sejumlah 59 perawat dengan pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Hasil : Hasil penelitian dengan uji Kendall Tau diperoleh ada hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap dengan (p-value 0,000 < 0,05). Keeratan hubungan dengan nilai signifikansi τ = -0,444 (korelasi cukup). Simpulan dan Saran : Ada hubungan antara kelelahan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi serta referensi pengetahuan dalam meningkatkan kinerja kejadian kesalahan dan kecelakaan kerja pada perawat di ruang rawat inap

    Dukungan Keluarga Terhadap Stres Pada Remaja Perempuan Yang Menikah Dini di Kapanewon Sleman Kabupaten Sleman Yogyakarta

    Full text link
    Latar Belakang: Pernikahan usia dini merupakan pernikahan yang dilakukan pada anak usia dibawah 19 tahun. Dampak dari pernikahan dini bisa mempengaruhi kesehatan mental karena belum adanya kesiapan dalam menanggung nafkah dan berperan sebagai orang tua. Dampak positif menikah dini yaitu menghindari zina dan dampak negatif menikah dini yaitu kematangan psikologis belum tercapai. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan keluarga terhadap tingkat stres pada remaja yang menikah dini di Kapanewon Sleman Kabupaten Sleman Yogyakarta. Metode Penelitian: Desain yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam (indepent interview). Sampel diambil menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 6 orang remaja perempuan yang menikah dini. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduki data, penyajian data dan kesimpulan atau verivikasi. Hasil Penelitian: Hasil analisis didapatkan 3 tema yaitu kebutuhan emosional, dukungan keluarga dan ekonomi. Dampak dari menikah di usia dini dapat beresiko melahirkan prematur, kemudian bisa berdampak pada rendahnya kualitas keluarga dalam segi ketidaksiapan secara psikis dalam menghadapi persoalan ekonomi dan rumah tangga. Dukungan yang diberikan oleh suami dan keluarga berupa kasih sayang dan dicintai membuat istri merasa dihargai dan dipedulikan selama menikah. Kesimpulan dan Saran : Dukungan yang positif akan membuat istri merasa bahagia dan dihargai selama menikah dan menjalani rumah tangga. Perempuan yang menikah dini perlu mendapatkan edukasi terkait tentang kehidupan setelah menikah, mendapat dukungan positif dari orang sekitar termasuk keluarga agar mendapatkan peengetahuan yang positif

    Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan terapi insulin pada pasien dm type 2: literature review

    Full text link
    Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolisme yang merupakan suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang karena adanya peningkatan kadar glukosa darah diatas nilai normal. Data di Indonesia prevalensi Diabetes Melitus berdasarkan diagnosa dokter pada penduduk usia lebih 15 tahun menurut data Riset Kesehatan Dasar 2018 meningkat dari 1,5% di tahun 2013 menjadi 2,0% di tahun 2018. Kepatuhan pengobatan yang tinggi merupakan salah satu perilaku yang menentukan keberasilan dalam proses kontrol glikemik. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang memiliki hubungan erat dengan kepatuhan terapi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan terapi insulin pada pasien DM type 2 berdasarkan penelusuran literature. Metode: Data base Literature review dengan menggunakan Google Scholar dan PubMed dengan kriteria inklusi naskah fulltext, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan tahun terbit 2017 sampai 2022. Hasil: Hasil penelusuran didapatkan artikel sebanyak 129 diidentifikasi. Artikel tersebut selanjutnya di saring disesuaikan dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi terkumpul 3 artikel yang didapatkan dengan menganalisa Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Terapi Insulin Pada Pasien DM Type 2. Simpulan dan Saran: Ada pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan pasien dengan pengobatan terapi insulin pada Diabetus Militus tipe 2. Peran dukungan keluarga sangatlah penting bagi pasien dalam proses penyembuhan guna meningkatkan kesehatan bagi pasien

    Sambutan Rektor dalam Pidato Sidang Senat Terbuka Milad Unisa ke-32

    Full text link

    Aplikasi presensi kepegawaian berbasis web menggunakan framework laravel 9.0 (Studi Kasus: SMP Taman Dewasa 01 Dlingo)

    Full text link
    ABSTRAK Aplikasi presensi digunakan untuk memperoleh catatan mengenai kehadiran. Kehadiran memiliki peran yang sangat penting dalam suatu instansi khusus nya di bidang Pendidikan,kehadiran guru merupakan salah satu faktor utama yang sangat penting dalam mengevaluasi kinerjanya. SMP Taman Dewasa 01 Dlingo, saat ini masih menggunakan cara manual dengan mengisi daftar hadir di buku yang sudah disediakan di meja utama. Cara tersebut kurang efisienkarena guru dan karyawan dapat presensi sewaktu-waktu dan tidak mementingkan waktu kedatangan. Proses rekapitulasi data presensi setiap bulan seringkali sulit dilakukan karena data presensi mudah hilang akibat kelalaian dalam penyimpanan, rusak akibat terkena air, atau bahkan terbakar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi presensi, yang akan mempermudah guru dan pegawai dalam melakukan proses presensi, dan memudahkan Admin Tata Usaha dalam merekapitulasi data presensi. Framework yang digunakan dalam membangun aplikasi presensi kepegawaian adalah framework Laravel dan database MySQL. Sedangkan dalam pengembangan aplikasi ini menggunakan metode Waterfall. Aplikasi presensi ini dibangun dengan menggunakan tombol untuk melakukan presensi, serta penambahan Quick Response Code (QR Code) untuk memindai QR presensi dan aplikasi ini telah selesai dibuat dan diuji coba sesuaiskenario yang telah dirancang. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Black-Box Testing didapati bahwa fungsi yang dibuat pada modul dapat berfungsi dengan baik. Nilai yang didapatkan dari hasil perhitungan skala guttman validasi pengguna adalah 70% dengan kategori “Sesuai”, sehingga dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Presensi Kepegawaian yang dibangun sudah sesuai

    Pengaruh pemberian ultra sound terhadap penurunan nyeri tennis elbow dan peningkatan kemampuan fungsional pada komunitas tenis Yogyakarta

    Full text link
    Latar Belakang : Tennis elbow merupakan peradangan pada salah satu tendon ekstensor carpi radialis brevis hal ini terjadi pada komunitas tenis Yogyakarta, rasa nyeri menganggu aktivitas sehari-hari karena pemakaian yang berlebih sehingga para penderita tennis elbow akan mengalami keterbatasan gerak dan gangguan kemampuan fungsional. Modalitas terapi yang digunakan berupa ultrasound,ultrasound merupakan getaran mekanik gelombang suara sehingga dapat meningkatkan sirkulasi darah, relaksasi otot, dan mengurangi nyeri pada komunitas tenis Yogyakarta. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh pemberian ultrasound terhadap penurunan nyeri tennis elbow dan peningkatan kemampuan fungsional pada komunitas tenis Yogyakarta. Metode Penelitian : Quasy experimental dengan rancangan pre and post one group design. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, dengan jumlah sample 23 orang dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, responden diberikan ultrasound selama 2 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu, nyeri diukur menggunakan Nrs dan kemampuan fungsional menggunakan PRTEE. Hasil : Berdasarkan hasil uji hipotesis I didapatkan nilai p=0,000 lebih rendah (p<0,05) maka ada pengaruh ultrasound terhadap penurunan nyeri tenis elbow. Berdasarkan hipotesis II pemberian ultrasound terhadap peningkatan kemampuan fungsional menunjukkan nilai p=0,000 lebih rendah (p<0,05) ada peningkatan kemampuan fungsional setelah pemberian ultrasound pada penderita tenis elbow pada komunitas tenis Yogyakarta. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian ultrasound terhadap penurunan nyeri tennis elbow dan peningkatan kemampuan fungsional pada penderita tennis elbow dikomunitas tenis Yogyakarta. Saran : Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan mengontrol aktivitas berpengaruh pada kondisi tennis elbow, pada komunitas tenis Yogyakarta

    Kumpulan Poster Perpustakaan

    Full text link

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇