DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    STABILISASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LABORATORIUM MENGHASILKAN AIR RAMAH LINGKUNGAN

    Full text link
    Laboratorium merupakan salah satu sarana penunjang kegiatan pendidikan dan penelitian di perguruan tinggi. Limbah cair laboratorium umumnya memiliki derajat keasaman (pH) yang sangat rendah, yang artinya sangat asam. Stabilisasi merupakan pengurangan atau penghilangan tingkat bahaya dari limbah cair yang dapat dilakukan secara fisika, kimia, dan biologi. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pembuatan/rancang bangun alat pengolahan limbah cair menggunakan metode kombinasi. Penelitian ini dilakukan secara batch skala laboratorium sebagai dasar rujukan langkah awal pengelolaan limbah cair laboratorium kimia klinik Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan bahan-bahan antara lain: tawas, bioball, zeoli, batu kerikil, arang aktif, pasir, ikan sapu-sapu, kayu apu dan limbah cair laboratorium. Alat-alat yang digunakan antara lain: Akrilik, pralon, lem kayu, triplek kayu. Stabilisasi limbah cair menggunakan metode kambinasi yaitu dapat diterapkan pada pengolahan limbah cair laboratorium, ditandai dengan persentase penurunan kadar zat organik dan anorganik meliputi : COD (Chemical Oxygen Demand), Pb (Timbal), Fe (Besi), BOD (Biologycal Oxygen Demand), TSS (Total Suspended Solid), Cu (Tembaga), Cd (Compact Disc). Limbah laboratorium yang memenuhi baku mutu air limbah dapat dibuang ke lingkungan Sekitar

    Pengaruh kombinasi self correction dan schroth method terhadap penurunan derajat scoliosis siswa SMK N 3 Yogyakarta

    Full text link
    Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan baik secara psikologis ataupun biologis. Perubahan biologis secara anatomi dan fisiologi yang terjadi di tubuh terutama pada muskuloskeletal. Ketidaksadaran remaja dalam mengontrol postur tubuh seperti kebiasaan duduk yang tidak sesuai atau ergonomis dan penggunaan tas di salah satu sisi tubuh yang dilakukan secara terus menerus akan menyebabkan ketidakseimbangan otot dan terjadinya lengkungan tulang belakang ke arah lateral atau terjadi gangguan yang disebut dengan scoliosis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi self correction dan schroth method terhadap penurunan derajat scoliosis siswa SMKN 3 Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan experimental pre test and post test design one group, jumlah sampel 24 dengan diberikan perlakuan schroth method dan self correction. Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu. Alat ukur derajat scoliosis menggunakan scoliometer. Hasil: Uji normalitas Saphiro Wilk Test. Hasil uji menggunakan Paired sample t-test p= 0,001 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa ada pengaruh terhadap penurunan derajat scoliosis. Kesimpulan: Ada pengaruh kombinasi self correction dan schroth method untuk memperkecil atau menurunkan derajat scoliosis pada siswa SMKN 3 Yogyakarta. Saran: Untuk penelitian selanjutnya diharapkan ada penambahan jumlah responden dan dapat menambahkan faktor eksternal yang lain agar dapat terlihat perubahan yang terjadi agar didapatkan hasil yang lebih signifikan

    IDENTIFIKASI GOLONGAN BAKTERI PADA ACNE VULGARIS DENGAN METODE PEWARNAAN GRAM

    Full text link
    Mayoritas penderita yang mengalami Ance vulgaris rata-rata pada remaja dan dewasa yang berusia 11-30 tahun, pada perempuan yang mengalami jerawat sekitar 83-85% dan pada laki-laki sekitar 95-100%. Acne vulgaris sering muncul di kulit wajah, leher, dan dada. Penyebab Acne vulgaris juga bisa aktivitas kelenjar sebaceous yang berlebihan, penggunaan kosmetik dan bakteri memperburuk kondisi tersebut. Peneltian ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan bakteri pada Acne vulgaris dengan metode pewarnaan Gram. Metode yang digunakan yaitu eksperimental secara deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Responden yang digunakan sebanyak 24 orang mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Kemudian dilakukan pengambilan pus Acne vulgaris pada wajah selanjutnya dilakukan pewarnaan Gram dan pemeriksaan mikroskopis. Hasil penelitian didapatklan coccus Gram positif ditemukan 1 dari total sampel, leukosit 1-2/Lpd, eritrosit 0-1/Lpd, epitel 1-2/Lpd dan Gram negatif tidak ditemukan. Kesimpulan penelitian ini ditemukan satu Gram positif dari total sampel

    PENGARUH SUSTAINED NATURAL APOPHYSICAL GLIDESTERHADAP KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA NECK PAIN : NARRATIVE REVIEW

    Full text link
    Neck Pain merupakan nyeri ujung saraf yang terletak di berbagai Ligament dan otot leher, serta sendi Unco Vertebral dan lapisan luar Discus (Anulus Fibrocus). Intervensi yang dapat diberikan yaitu dengan Sustained Natural Apophysical Glides dengan dosis 3-4 minggu setiap hari 1 sesi. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian Sustained Natural Apophysical Glides terhadap kamampuan fungsional pada neck pain. Metode : Penelitian ini menggunakan metode narrative review artikel berasal dari 3 databse, yaitu Google Scholar, PubMed, dan Scincedirect. Hasil : Dari 10 artikel yang membahas tentang pemberian Sustained Natural Apophysical Glides pada penderita neck pain didapatkan adanya penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional dengan lama intervensi 3 kali per minggu selama 2 minggu yaitu (P<0,05). Kesimpulan : Intervensi Sustained Natural Apophysical Glides memiliki pengaruh yang efektif dalam penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional pada penderita neck pain

    APPURTENANCE DESTROY MEDICAL WASTE USING PIRANHA SOLUTION PENGURAI LIMBAH MEDIS MENGGUNAKAN LARUTAN PIRANHA

    Full text link
    Penelitian didasarkan pada pengolahan limbah medis masih menyebabkan polusi dan pencemaran. Melihat permasalahan diatas, maka penulis menyusun karya inovasi laboran 2024 yang berjudul “Appurtenance Destroy Medical Waste Using Piranha Solution” sebagai solusi untuk menguraikan limbah medis menggunakan larutan asam sulfat pekat (H₂SO₄) dan hidrogen peroksida 30% (H2O2) dengan perbandingan 3:1 yang menghasilkan reaksi oksidasi. Penulis merealisasikan larutan tersebut ke sebuah alat yang dibuat kotak dengan tutup rolling sebagai perantara limbah dan larutan sehingga mengurangi kontak langsung dengan pengguna dan kami membuat cerobong sebagai tempat keluarnya gas CO2 pada saat reaksi sedang berlangsung sehingga mencegah terjadinya ledakan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Riset and Development (RnD), sedangkan dalam penyusunan laporan serta alat pembuktian menggunakan sumber dari jurnal dan artikel yang kredibel. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sampah medis menjadi hancur dan tidak menyebabkan pencemaran lingkungan karena zat sisa hasil reaksinya berupa gas CO2 dan sisa karbon pada larutannya. Kesimpulannya adalah inovasi yang penulis ajukan dapat menjadi solusi alternatif untuk memusnahkan limbah medis mengingat hasil dari reaksi larutan ini dengan limbah medis akan menghasilkan gas CO2 yang tentunya tidak terlalu berbahaya dan masih dapat didaur ulang menjadi oksigen O2 oleh lingkungan

    LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS METODE IMUNOKROMATOGRAFI (NS1) DAN REVERSE TRANSCRIPTION POLYMERASE CHAIN REACTION (RT-PCR) UNTUK DIAGNOSIS DEMAM DENGUE

    Full text link
    Demam Dengue disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes di daerah tropis dan subtropis. Gejalanya bervariasi dari demam hingga kondisi serius, seperti sindrom syok dengue. Pemeriksaan Imunokromatografi merupakan pemeriksaan serologi yang memiliki keunggulan dalam mendiagnosis antibodi dan antigen virus dengue dengan cepat, dibandingkan dengan uji lain dan memiliki sensitivitas, spesifisitas yang cukup baik. Sedangkan pemeriksaan RT-PCR mendeteksi RNA dan digunakan untuk membuat DNA komplemen dari RNA target dengan bantuan enzim Reverse Transciptase. Tujuan dari penelitian ini Menganalisa efektivitas pemeriksaan Imunokromatografi dan RT-PCR untuk diagnosis demam dengue. Metode penelitian adalah literature review dengan menggunakan data sekunder atau literatur berupa jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan dengan masalah penelitian. Kriteria jurnal yang digunakan yaitu jurnal publikasi tahun 2013-2022 yang akses full teks. Penelitian literatur diperoleh 5 jurnal yang terdapat nilai sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan Imunokromatografi NS1 dan RT-PCR. Data dari 5 jurnal tersebut diolah dan didapatkan nilai rerata sensitivitas dan spesifisitas Imunokromatografi adalah 88,2% dan 88,5%. Sedangkan nilai sensitivitas dan spesifisitas RT-PCR adalah 91,8% dan 99,7%. RT-PCR adalah pilihan yang lebih baik untuk diagnosis demam dengue dilihat dari nilai sensitivitas dan spesifisitas, dengan kinerja yang lebih unggul baik dalam mendeteksi kasus positif maupun mengklasifikasi kasus negatif dibandingkan dengan imunokromatografi NS1. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang evaluasi keberlanjutan dan skalabilitas metode diagnostik, terutama dalam fasilitas kesehatan yang mungkin meiliki sumber daya terbatas dalam diagnosis demam dengue

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇