12 research outputs found
PERLINDUNGAN HAK MENGEMBANGKAN DIRI SEBAGAI CIRI DEMOKRASI DI INDONESIA Sista Apsari Hukum dan Kewarganegaraan, Universitas Negeri Malang E-mail: [email protected] ABSTRAK: Perlindungan HAM menjadi titik fokus utama demokrasi, karena dalam konteks
ABSTRAK Kata Kunci: HAM, Demokrasi, Indonesia Perlindungan HAM menjadi titik fokus utama demokrasi, karena dalam konteks hak asasi manusia setiap warga negara wajib melindungi dan menghormati hak-hak yang dimiliki orang lain termasuk hak dalam mengembangkan diri. Penulisan ini dibuat atas dasar keprihatinan penulis terhadap beberapa pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia walaupun ada beberapa dasar hukum yang telah berlaku. Hal ini dapat dikatakan bahwa Indonesia belum sepenuhnya berhasil dalam mewujudkan demokrasi
POLA KEHIDUPAN KOMUNITAS PUNK DAN ANAK JALANAN DI KOTA MALANG
Pola kehidupan adalah kebiasaan yang dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Manusia dengan lingkungan tertentu dapat membentuk pola kehidupan yang khas, sehingga ditemukan berbagai pola kehidupan dengan kekhasannya masing-masing. Salah satunya adalah pola kehidupan komunitas punk dan anak jalanan yang memiliki gaya serta rutinitas yang berbeda setiap harinya. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui, (1) pola kehidupan komunitas punk dan anak jalanan di Kota Malang (2) Faktor yang membuat seseorang bergabung dalam komunitas punk dan anak jalanan di Kota Malang (3) upaya Dinas Sosial Kota Malang dalam menangani komunitas punk dan anak jalanan. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan metode yaitu: observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan mengecek data yang diperoleh dari lapangan, reduksi data dan menyimpulkan. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh, peneliti melakukan pengecekan data dengan cara perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triagulasi.Adapun hasil penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut. Pertama pola kehidupan komunitas punk. Punk merupakan kata dari public united not kingdom yang artinya adalah masyarakat di luar kerajaan, dan mereka menginginkan suatu kebebasan. Kegiatan sehari hari yang di lakukan oleh komunitas punk untuk kebutuhan makan biasanya di lakukan dengan cara mengamen, berjualan stiker, dan ada yang memiliki usaha distro (toko pakaian). Lalu mengenai fashion yang di gunakan oleh komunitas punk mulai dari gaya rambut mowhacwk, celana jeans robek, memakai sepatu boots, memakai tatto, piercing atau tindik serta aksesoris lainya yang terlihat unik dan memiliki makna, selanjutnya kenakalan atau pelanggaran yang biasa di lakukan oleh komunitas punk seperti minum-minuman keras, menggunakan narkoba dan melakukan seks bebas. Serta tentang pola kehidupan anak jalanan seperti kegiatan mengemis atau mengamen, hasil yang di dapatkan dalam sehari. Kedua untuk menggali alasan atau faktor yang membuat seseorang atau anak bergabung dalam komunitas punk dan anak jalanan, seperti : faktor broken home atau keluarga yang bermasalah , faktor ikut – ikutan teman atau salah pergaulan, dan faktor ekonomi atau kemiskinan. Ketiga upaya Dinas Sosial Kota Malang dalam menangani komunitas punk dan anak jalanan di Kota Malang, meliputi tiga cara yaitu preventif (pencegahan sebelum penyimpangan sosial dilakukan, kuratif (tindakan yang dilakukan ketika penyimpangan sosial di lakukan) dan rehabilitatif (memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang yang mengalami disfungsi sosial agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar). Serta kendala yang di hadapi pihak Dinas Sosial kota Malang dalam menangani komunitas punk dan anak jalanan yaitu dari kurangnya kesadaran diri sendiri dan masyarakat yang kurang mendukung program pemerintah. Saran yang diberikan oleh peneliti setelah melakukan penelitian ini antara lain: untuk komunitas punk hendaknya tetap menjunjung tinggi kebersamaan dan menjadi pemuda yang lebih baik lagi dan bisa bermanfaat untuk keluarga, masyarakat dan negara dan bagi anak – anak jalanan semoga yang mendapatkan perhatian dari pemerintah melalui Dinas Sosial di Kota Malang sehingga lebih semangat dalam mengikuti pelatihan keterampilan dan pemberian modal serta dapat hidup lebih layak di panti asuhan. Dan untuk Dinas Sosial Kota Malang semoga bisa lebih meningkatkan kinerja nya dalam melayani dan mensejahterakan masyarakat Kota Malang.
PERLINDUNGAN HAK MENGEMBANGKAN DIRI SEBAGAI CIRI DEMOKRASI DI INDONESIA
ABSTRAK Perlindungan HAM menjadi titik fokus utama demokrasi, karena dalam konteks hak asasi manusia setiap warga negara wajib melindungi dan menghormati hak-hak yang dimiliki orang lain termasuk hak dalam mengembangkan diri. Penulisan ini dibuat atas dasar keprihatinan penulis terhadap beberapa pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia walaupun ada beberapa dasar hukum yang telah berlaku. Hal ini dapat dikatakan bahwa Indonesia belum sepenuhnya berhasil dalam mewujudkan demokrasi
Penerapan Strategi Komunikasi Pemasaran untuk Meningkatkan Minat Beli terhadap Produk Kosmetik (Studi Kasus PT X).
This study aims to identify and analyze the marketing communication strategy that implemented by PT X. The marketing communication strategy applied by PT X is a marketing strategy that collaborates with Makeup Artists to increase purchasing intention from target consumers. The method used in this study is a qualitative research method with data collection techniques through in-depth interviews. Researcher conducted interviews with six informants. The three informants interviewed were PT X's internal team, and the other three were people who worked as Makeup Artists who collaborated on the marketing strategy that implemented by PT X. The results of this study indicate that the marketing communication strategy of PT X in collaboration with Makeup Artist in the Makeup Academy Project is a marketing strategy that can increase the purchase intention from target consumers. In implementing this strategy, Makeup Artist is a sales agent who promotes PT X's cosmetic products to the targeted consumers, they are the students of the Project Makeup Academy.
Keywords: Marketing Communication Strategy, Makeup Artist, Project Makeup Academy, Buying Interest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh PT X. Strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan PT X merupakan suatu strategi pemasaran yang berkolaborasi dengan Makeup Artist untuk meningkatkan minat beli dari target konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Peneliti melakukan wawancara kepada enam orang informan. Tiga orang informan yang diwawancara merupakan tim internal PT X, dan ketiga orang lainnya merupakan orang-orang yang berprofesi sebagai Makeup Artist yang berkolaborasi dalam strategi pemasaran yang diterapkan oleh PT X.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran PT X yang berkolaborasi dengan Makeup Artist dalam Project Makeup Academy merupakan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan minat beli target konsumen. Dalam penerapan strategi ini, Makeup Artist merupakan agen penjualan yang mempromosikan produk kosmetik milik PT X kepada target konsumen yang disasar, yaitu murid-murid Project Makeup Academy.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran, Makeup Artist, Project Makeup Academy, Minat Beli
The regeneration of thermal wound on mice skin (Mus Musculus) after Q-Switch Nd: YAG laser irradiation for cancer therapy candidate
ANALISIS RISIKO K3 PADA AREA PRODUKSI FURNITURE DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL)
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail [email protected], [email protected]
PENGARUH KOMITMEN MANAJEMEN, PERENCANAAN, PERSONAL COMPETENCY, DAN EVALUASI TERHADAP PENINGKATAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui email [email protected], [email protected], [email protected]
Permainan Simulasi Bisnis Lalapan Dengan Pemodelan Finite State Machine
Perkembangan teknologi mendorong para pengembang
game membuat banyak permaian edukasi sebagai sarana belajar.
Sayangnya, permainan berjenis simulasi masih kurang banyak
diproduksi. Padahal dengan simulasi kita akan lebih mudah
mendapatkan pembelajaran karena permainan tersebut akan
dibuat mirip dengan kehidupan nyata. Maka, pada tugas akhir ini
penulis ingin membuat aplikasi permainan simulasi bisnis lalapan
dengan pemodelan Finite State Machine ( FSM ).
Permainan simulasi ini diterapkan dengan pemodelan FSM.
FSM adalah sebuah metodologi perancangan sistem kontrol yang
menggambarkan tingkah laku atau prinsip kerja sistem dengan
menggunakan 3 komponen yaitu State (Keadaan), Event
(Kejadian), dan Action (Aksi). FSM di desain dengan sederhana,
cepat dan mudah untuk di implementasikan. FSM yang optimal
adalah FSM dengan sedikit jumlah state yang menampilkan fungsi
sama. Pada permainan simulasi ini FSM akan digunakan sebagai
diagram model bisnis.
Hasil dari tugas akhir ini akan berupa sebuah permainan
yang dapat berjalan di perangkat Android. Aplikasi ini dibangun
dengan game engine GameMaker Studio versi 1.4.1657 dengan
bahasa pemrograman GML dan SDK 21.1.2 Android. Proses
pembuatan Aset permainan menggunakan aplikasi CorelDRAW
X7 juga Adobe Photoshop CS5 dan pembuatan model FSM
viii
viii
menggunakan Microsoft Visio 2010. Dengan pengujian blackbox
dan juga kuesioner dapat disimpulkan aplikasi telah
mengimplementaikan seluruh perancangan dengan baik juga
aturan main dan skenario menang kalah dalam FSM.
========================================================
The development of technology encourage game developers
to make a lot of game education as a learning tool. Unfortunately,
simulation-type game still lacking a lot produced. Whereas with
our simulations will be easier to get the learning because the game
will be made similar to real life. So, in this thesis the author wants
to make the application of “lalapan’s business” with a business
simulation game modeling Finite State Machine (FSM).
This simulation game applied to the modeling of FSM. FSM
is a methodology of control system design that describes the
behavior or the working principle of the system by using three
components, namely State, Event, and Action. FSM is designed
with a simple, fast and easy to implement. The optimal FSM FSM
with the least amount of state that display the same functionality.
In this simulation game FSM will be used as a business model
diagram.
The results of this final will be a game that can be run on
Android devices. This application is built with the game engine
GameMaker Studio version 4.1.1657 with the programming
language GML and SDK 21.1.2 Android. The process of creating
game assets using CorelDRAW X7 also Adobe Photoshop CS5 and
FSM modeling using Microsoft Visio 2010. By blackbox testing and
questionnaire it can be inferred that this application has
implemented whole design properly also rules of the game and win
lose scenario with FSM
KAJIAN AESTHETIK DAN SIMBOLIK PADA ELEMEN DEKORATIF KARAWO GORONTALO
This study aims to examine the decorative types of Gorontalo karawo fabrics in aesthetic and symbolic elements. Researchers want to know as made in the research design, aspects that are present in the decoration of fabrics in aesthetic and symbolic elements. This study uses a number of related theories to get results, and as a determinant, the authors use aesthetic theory, as well as historical approaches. With this theoretical basis, the author seeks to describe the aesthetic aspects and symbolic meanings that exist in Gorontalo karawo fabric. Through the data collection of the chosen motif and provide a classification of motives, the part is used as a reference for research material. The results showed that Gorontalo filigree had an aesthetic value consisting of unity formed from the overall decorative motifs displayed, complexity formed by complexity in the manufacturing process, and intensity of seriousness in the manufacturing process or the impression displayed on the filigree motif. The aesthetic form also reflects the diversity of meanings for communication, such as the symbol of a leader with his noble instincts, a symbol of cultural cooperation, which is worth maintaining, and ideas about nature conservation. This research proves that the decoration in Gorontalo filigree cloth (karawo) does not only act as a visual value, but also as a communication of cultural meanings and social status. Of all these distinctive motifs show a relationship between humans and humans and humans with nature. The influence of culture from the Philippines is also known to have a strong influence on the emergence of the Gorontalo filigree namely manila filigree.Penelitian ini bertujuan untuk menguji jenis-jenis dekoratif kain Karawo Gorontalo dalam unsur estetika dan simbolik. Peneliti ingin tahu seperti yang dibuat dalam desain penelitian, aspek yang hadir dalam dekorasi kain dalam elemen estetika dan simbolik. Penelitian ini menggunakan sejumlah teori terkait untuk mendapatkan hasil, dan sebagai penentu, penulis menggunakan teori estetika, serta pendekatan historis. Dengan dasar teori ini, penulis berupaya untuk menggambarkan aspek estetika dan makna simbolik yang ada pada kain Karawo Gorontalo. Melalui pengumpulan data motif yang dipilih dan memberikan klasifikasi motif, bagian tersebut digunakan sebagai referensi untuk bahan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerawang Gorontalo memiliki nilai estetika yang terdiri dari kesatuan yang terbentuk dari keseluruhan motif dekoratif yang ditampilkan, kompleksitas yang dibentuk oleh kompleksitas dalam proses pembuatan, dan intensitas keseriusan dalam proses pembuatan atau kesan yang ditampilkan pada motif kerawang. Bentuk estetika juga mencerminkan keberagaman makna untuk komunikasi, seperti lambang seorang pemimpin dengan naluri mulianya, simbol kerja sama budaya, yang pantas dipertahankan, dan gagasan tentang pelestarian alam. Penelitian ini membuktikan bahwa hiasan pada kain kerawang Gorontalo (Karawo) tidak hanya bertindak sebagai nilai visual, tetapi juga sebagai komunikasi makna budaya dan status sosial. Dari semua motif khas ini menunjukkan hubungan antara manusia dengan manusia dan manusia dengan alam. Pengaruh budaya dari Filipina juga diketahui memiliki pengaruh yang kuat terhadap kemunculan kerawang Gorontalo yaitu kerawang manila
Kekerasan Dalam Rumah Tangga: Faktor Penyebab Dan Upaya Pencegahannya Berdasarkan Perspektif Sistem Ekologi
Abstrak
Keberagaman yang ada di dalam keluarga menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi perempuan atau istri sebagai salah satu kelompok yang rentan mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Perilaku kekerasan tersebut terjadi bukan hanya disebabkan karena faktor individu saja, melainkan juga lingkungan yang lebih luas lagi. Melalui artikel ini, penulis bertujuan untuk melakukan kajian berkaitan dengan faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga dan upaya pencegahan berdasarkan perspektif sistem ekologi. Metode penelitian pada artikel ini menggunakan studi literatur dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi pada berbagai artikel dalam jurnal ilmiah bereputasi nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai konteks lingkungan dapat mempengaruhi terjadinya perilaku kekerasan pada istri dalam rumah tangga. Pada konteks ini, lingkungan dikategorikan menjadi microsystem, mesosystem, exosystem, macrosystem, dan chronosystem. Selain faktor lingkungan, individu juga memiliki pengaruh dalam proses interaksi dengan berbagai lingkungan tersebut yang menjadi faktor risiko terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Dengan berlandaskan faktor penyebab, upaya pencegahan juga dapat dilakukan selaras dengan program pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak yang telah dilaksanakan sebelumnya di Indonesia. Sehingga, kekurangan yang ada dalam pelaksanaan layanan dapat direspon khususnya dengan menggunakan perspektif sistem ekologi. Dengan demikian, kasus kekerasan dalam rumah tangga juga diharapkan dapat diminimalisir.
Kata Kunci: Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Faktor Penyebab, Upaya Pencegahan, Perspektif Sistem Ekologi.
[The diversity that exists in the family is a challenge for women or wife as one of the groups who are vulnerable to experiencing domestic violence. This violent behavior occurs not only due to individual factors, but also the wider environment. Through this article, the author aims to conduct a study related to the factors causing domestic violence and prevention efforts based on the perspective of the ecological system. The research method in this article uses a literature study by applying inclusion and exclusion criteria to various articles in national and international reputable scientific journals. The results show that various environmental contexts can influence the occurrence of domestic violence. In this context, the environment is categorized into microsystems, mesosystems, exosystems, macrosystems, and chronosystems. In addition to environmental factors, individuals also have an influence in the process of interaction with these various environments which are risk factors for domestic violence. Based on the causal factors, prevention efforts can also be carried out in line with the integrated service center program for empowering women and children that has been implemented previously in Indonesia. Thus, the shortcomings that exist in the implementation of services can be addressed, especially by using an ecological system perspective. Thus, cases of domestic violence are also expected to be minimized.]
Keywords: Domestic Violence, Causative Factors, Prevention Efforts, Ecological System Perspective
