1,721,050 research outputs found
Hukum jaminan
Buku ini berisi kajian konsep dan pengaturan jaminan kebendaan yang meliputi gadai, hak tanggungan, fidusia, hipotek, dan resi gudang. Jaminan perorangan juga dibahas secara singkat. Buku ini juga dilengkapi kajian integrasi Islam dalam hal perjanjian jaminan. Penulis berharap buku ini bisa membantu pembaca dalam hal pemahaman hukum jaminan dan pengaturannya di Indonesia. Semoga buku ini mampu memberikan pemahaman tentang pengikatan jaminan dan jenis jaminan di Indonesia
HUBUNGAN ANTARA ADANYA SISA AKAR GIGI DAN KENAIKAN TEKANAN DARAH USIA DEWASA MUDA (18-40 Tahun) PENGUNJUNG KLINIK BEDAH MULUT RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS JEMBER PERIODE DESEMBER 2003-NOVEMBER 2004
Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang diderita sebagian besar penduduk negara-negara di Duni
DAYA ANT IBAKTER MADU TERHADAP INFEKSI BAKTERI DARI INOKULAT PASIEN ABSES SECARA INVITRO
Madu sebagai bahan berkhasiat obat sudah diketahui sejak zaman Yunani dan Mesi
UJI ANTIPIRETIK INFUSUM DAUN GEWOR (COMMELINA BENGHALENSIS L. FOLIUM) PADA TIKUS PUTIH ( RATTUS NORWEGICUS)
HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA INFUSUM DAUN GEWOR DAPAT MENURUNKAN SUHU DEMAM TIKUS PUTIH SETELAH DIINJEKSI DENGAN VAKSIN DPT. INFUSUM DAUN GEWOR TAKARAN 1 ( 1ML/200 GRBB), INFUSUM DAUN GEWOR TAKARAN II (1,5ML/200 GRBB) DAN INFUSUM DAUN GEWOR TAKARAN III (2ML/200 GRBB ) MENUNJUKKAN EFEK ANTIPIRETIK YANG SEBANDING SELAIN ITU, INFUSUM DAUN GEWOR TAKARAN I, II DAN III MEMPUNYAI EFEK ANTIPIRETIK YANG LEBIH LEMAH DARI ASPIRIN
Uji efek analgesik larutan daging buah asam (Tamarindus indica) pada mencit dengan metode geliat(riting refleks)
Ekstrak tanaman telah lama digunakan untuk tujuan pengobatan. Satu diantara tanaman obat yang sering digunakan di Indonesia adalah asam jawa. Tanaman ini dapat digunakan untuk mengobati demam dan sariawa
UJI EFEK ANALGESIK LARUTAN DAGING BUAH ASAM (JAMARINDUS INDICA) PADA MENCIT DENGAN METODE GELIAT (WRITHING REFLEKS)
TUJUAN PENELITIAN INI ADALAH UNTUK MENGETAHUI PENGARUH LARUTAN DAGING BUAH ASAM TERHADAP RESPON NYERI, MEMBANDINGKAN EFEK LARUTAN DAGING BUAH ASAM DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI TERTENTU DAN MEMBANDINGKAN EFEK LARUTAN DAGING BUAH ASAM PADA BEBERAPA KONSENTRASI TERTENTU DENGAN ASPIRIN . DENGAN MELAKUKAN PENELITIAN INI DIHARAPKAN DAPAT MENGAMBIL MANFAAT YAITU MENGETAHUI KHASIAT DAGING BUAH ASAM SEBAGAI PENGHAMBAT RESPON NYERI
Perbedaan Denyut Jantung Pasien Wanita Usia 25-39 Tahun Dan Usia 40 Tahun Keatas Setelah Pemberian ANESTETIKUM Lokal Yang Mengandung VASOKONSTRIKTOR:(Penelitian Eksperimental Klinis)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa denyut jantung pasien usia 25-39 tahun dan pasien usia 40 tahun keatas sesudah pemberian lokal yang mengandung vasokonstriktor lebih besar dari pada sebelum pemberian anestelikum lokal yang mengandung vasokonstriktor peningkatan denyut jantung pasien usia 40 tahun ke atas lebih besar dibandingkan dengan peningkatan denyut jantung pasien usia 25-39 tahun
Perbandingan Kecemasan Sebelum Dan Sesudah Diperdengarkan Murottal Al-Qur’An Pada Mahasiswa Profesi Yang Akan Melakukan Pencabutan Gigi Di Klinik Bedah Mulut Rsgm Universitas Jember
Pencabutan gigi merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh
mahasiswa profesi kedokteran gigi. Operator ketika akan melakukan pencabutan gigi
pertama kali sering merasa cemas. Tanda dari kecemasan berupa perubahan
psikologis dan fisiologis. Perubahan psikologis berupa kehilangan motivasi,
gangguan tidur, sulit berkonsentrasi dan sebagainya.
Bacaan Al-Qur'an dapat dijadikan sebagai terapi psikologi, yaitu sebagai teknik
relaksasi untuk menenangkan jiwa. Penelitian pendahulu mengenai Murottal AlQur'an
banyak dilakukan kepada pasien, akan tetapi belum ada penelitian pangaruh
murottal Al-Qur'an kepada operator/tenaga medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh murottal Al- Qur’an terhadap kecemasan mahasiswa profesi
sebelum melakukan tindakan pencabutan gigi di klinik Bedah Mulut RSGM
Universitas Jember.
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental. Sampel penelitiannya
mahasiswa profesi fakultas kedokteran gigi Universitas Jember dengan jenis kelamin
laki-laki dan perempuan berusia 18–25 tahun yang memenuhi kriteria sampel. Sampel
penelitian terdiri dari 2 kelompok yaitu : kelompok yang melakukan pencabutan
pertama, dan kelompok yang melakuan pencabutan kedua dan ketiga. Subjek
penelitian mengisi kuesioner Generalized Anxiety Disorder (GAD7) setelah diukur
tekanan darah, nadi, dan pernapasan dilakukan sebelum mendengarkan murottal AlQur’an.
Pengukuran kembali tekanan darah, nadi dan pernapasan setelah
mendengarkan murrotal al-qur’an dengan jeda waktu 5 menit. Penelitian yang dilakukan pada 25 responden didapatkan perilaku operator
lebih cenderung sama/mirip dengan kriteria kecemasan GAD7 tingkat sedang.
Perilaku operator setelah mendengarkan murottal Al-Qur’an mendekati kriteria
tingkat ringan pada GAD7. Hasil uji LSD memiliki perbedaan antara pre-post
intervensi kelompok 1 dan pre-post intervensi kelompok 2 yakni nilai p sistolik
0,024, nadi 0,009, dan pernapasan 0,00. Hal tesebut menunjukkan bahwa mahasiswa
yang mendengarkan murottal Al-Qur’an mengalami penurunan tanda vital.
Berdasarkan hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa mendengarkan
murottal Al-Qur’an dapat menurunkan kecemasan operator yang akan melakukan
pencabutan gigi
Uji efek antipiretik infusum cortex pulosari (alyxia reinwardtii bl.) pada tikus putih jantan (strain wistar) in vitro
Tanaman obat sangat banyak digunakan di Indones
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN BERDASARKAN USIA, JENIS KELAMIN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN PENCABUTAN GIGI DI RSGM FKG UNIVERSITAS JEMBER
Pencabutan gigi merupakan penyebab kecemasan dental paling tinggi.
Kecemasan pasien memberikan efek negatif terhadap prosedur perawatan gigi yang
akan dilakukan dan dapat menyebabkan penderita cenderung menghindari atau
menunda pengobatan dan mungkin untuk membatalkan perawatan gigi. Kecemasan
dipengaruhi oleh banyak faktor seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan
pengalaman pernah atau tidak pernah dilakukan pencabutan gigi. Penulis
berkeinginan untuk melakukan penelitian untuk mengetahui perbedaan tingkat
kecemasan pasien berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan
pengalaman pencabutan gigi di RSGM FKG Universitas Jember.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah survei analitik dengan pendekatan
retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling, dan besar
sampel dihitung menggunakan rumus Slovin, sehingga didapatkan sampel sebesar 86
pasien. Data kemudian dilakukan analisis dengan uji perbedaan Mann-Whitney untuk
kelompok jenis kelamin dan pengalaman sedangkan uji Kruskall Wallis untuk
kelompok usiadan tingkat pendidikan.
Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan
tingkat kecemasan antara laki-laki dan perempuan, antara yang pernah dan belum
pernah dilakukan pencabutan (p > 0,05). Hasil uji Kruskall Wallis menunjukkan
bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kecemasan pasien berdasarkan usia
dan tingkat pendidikan. Perbedaan yang signifikan terdapat pada kelompok remaja-
lansia, dewasa awal-lansia, dan dewasa awal-dewasa tengah. Pada kelompok tingkat
pendidikan perbedaan yang signifikan terdapat pada pasangan kelompok tidak
sekolah-pendidikan tinggi, pendidikan dasar-pendidikan tinggi dan pendidikan
menengah-pendidikan tinggi. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan usia dan tingkat
pendidikan pasien terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kecemasan sebelum
pencabutan gigi, sedangkan berdasarkan jenis kelamin dan pengalaman pernah dan
tidak pernah dilakukan pencabutan gigi di RSGM FKG UNEJ tidak terdapat
perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pasien sebelum pencabutan gigi
- …
