1 research outputs found

    Perancangan Logo Event Grebeg Suro Ponorogo Untuk Mempertahankan Eksistensi Budaya Daerah

    No full text
    ABSTRAK   Event Grebeg Suro Ponorogo adalah tradisi kultural masyarakat Ponorogo dalam wujud pesta rakyat yang dirayakan setiap bulan muharram (satu suro pada tahun jawa). Seni dan tradisi yang ditampilkan dalam event Grebeg Suro meliputi festival Reyog, pawai lintas sejarah, kirab pusaka budaya, dan larungan risalah doa di telaga Ngebel. Logo event sebagai identitas maka dibutuhkan sebuah logo baru untuk event tersebut karena tidak ada perubahan selama empat tahun terakhir. Logo merupakan simbol khusus berupa huruf atau gambar yang menggambar sebuah identitas dari entitas tertentu. Event adalah suatu acara yang direncanakan untuk memperingati hal-hal yang penting dan juga memuat unsur-unsur budaya. Logo event sendiri bisa diartikan sebagai pengenal dan dapat membedakan antara event satu dengan yang lain. Model perancangan event Grebeg Suro Ponorogo menggunakan model perancangan prosedural yang mendasari sebuah proses yang menggambarkan antara konteks dan target. Perancangan ini diawali diawali dari penulisan latar belakang masalah, dilanjutkan dengan pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder, kemudian analisis data, sintesis data, menentukan konsep perancangan, konsep tata desain, kemudian visualisasi model..Perancangan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Perancangan ini menghasilkan logo event Grebeg Suro Ponorogo berupa buku pedoman atau graphic standart manual, serta media pendukung yang digunakan seperti poster, billboard, banner, standing x-banner, umbul-umbul, website, facebook, dan instagram. Hasil perancangan ini diharapkan dapat menjadi referensi serta inspirasi, ataupun sebagai tolak ukur bagi para desainer untuk perancangan logo event yang akan dibuat selanjutnya
    corecore