2 research outputs found
Pengaruh Vocational Skill, Self Determination, Program Bimbingan Karir terhadap Kemampuan Memilih Karir Siswa Pasca SMK Jurusan Teknik Instalasi Listrik di Kota Probolinggo.
ABSTRAK Bashro, Ishaq. 2018. Pengaruh Vocational Skill, Self Determination, Program Bimbingan Karir terhadap Kemampuan Memilih Karir Siswa Pasca SMK Jurusan Teknik Instalasi Listrik se-Kota Probolinggo. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hakkun Elmunsyah, S.T. M.T. (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd. Kata kunci : Vocational Skill, Self Determination, Program Bimbingan Karir, Kemampuan Memilih Karir. Pada era sekarang ini, tuntutan dalam dunia bisnis sangatlah ketat dan sulit. Tidak sedikit individu yang ingin mencari pekerjaan tetapi tidak banyak pula instansi yang membutuhkan tenaga kerja. Hal ini mengakibatkan setiap pemilik instasi sangat selektif dalam pemilihan sumber daya manusia agar dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perusahaan. Pembentukan sumber daya manusia yang kompeten dapat diwujudkan melalui dunia pendidikan. Tujuan pendidikan secara umum ialah untuk mengubah segala macam kebiasaan buruk yang ada didalam diri manusia menjadi kebiasaan baik yang mampu bersaing dan menjawab berbagai tantangan dalammemilihkarir. Penilitian ini dirancang dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh antara vocational skill(X1), self determination(X2), dan program bimbingan karir (X3) terhadap kemampuan siswa dalam memilih karir (Y) setelah lulus dari SMK pada jurusan teknik instalasi tenaga listrik se-Kota Probolinggo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi yang dipilih adalah siswa kelas XII jurusan teknik instalasi tenaga listrik se-Kota Probolinggo sebanyak 130 siswa dan sampelnya 91 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode propotional random sampling. Skala pengukuran menggunakan skala Likert dengan empat pilihan jawaban. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian dapat diperoleh nilai Ajusted R Square (R2) sebesar 0,335 atau sebesar 33,5%, yang artinya vocational skill, self determination, dan program bimbingan karir secara bersama-sama mempengaruhi kemampuan memilih karir sebesar 33,5%. Sedangkan sisanya 62,5% dipengaruhi variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (a) Ada pengaruh positif dan signifikan antara vocational skill dengan kemampuan memilih karir siswa, (b) Ada pengaruh positif dan signifikan antara self determination dengan kemampuan memilih karir siswa, (c) Ada pengaruh positif dan signifikan antara program bimbingan karirdengan kemampuan memilih karir siswa, dan (d) Ada pengaruh positif dan signifikan antara vocational skill, self determination, dan program bimbingan karir secara simultanterhadap kemampuan memilih karir siswa
Pengaruh Strategi Pembelajaran Inquiry Terbimbing Melalui Pemanfaatan Smartphone Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas VIII Siswa Tunarungu SMPLB-B YPTB Malang
ABSTRAK Mariana, Niky. 2018. Pengaruh Strategi Pembelajaran Inquiry Terbimbing Melalui Pemanfaatan Smartphone Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas VIII Siswa Tunarungu SMPLB-B YPTB Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohamad Efendi, M.Pd, M.Kes., (II) Dr. sihkabuden, M.Pd Kata. Kunci: Metode Inquiry, hasil belajar IPA, anak tunarungu Peserta didik tunarungu mempunyai banyak permasalahan khususnya dalam belajar. Salah satu permasalahan yang dialami di era teknologi komunikasi yang cukup berkembang adalah kurangnya pemanfaatan smartphone untuk belajar sehingga membuat siswa menggunakan smartphone hanya untuk bermain game dan eksis di sosial media, hal ini dapat mempengaruhi hasil belajar khususnya dalam penelitin ini adalah mata pelajaran IPA. Untuk meningkatkan hasil belajar IPA maka diberikan metode inquiry terbimbingmelalui pemanfaatan smartphone untuk menyampaikan materi yang tidak bisa disampaikan dengan lisan, seperti suatu proses kejadian kerusakan organ tubuh manusia yang diakibatkan oleh rokok maka dibutuhkan bantuan seperti animasi yang menjelaskan secara detail dan membuat siswa untuk lebih mudah memahami.. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil belajar IPA sebelum dan sesudah diberikan metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphone, dan mendeskripsikan pengaruh pemberian metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphone terhadap hasil belajar IPA kelas VIII SMPLB YPTB Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian one group pre-test post-test. Pengambilan data dilakukan dengan test tulis melalui pre-test dan post-test. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data non parametik. Subjek terdiri dari 7 peserta didik kelas VIII SMPLB-B YPTB Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa tunarungu sebelum diberi metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphone cenderung rendah (2) hasil belajar IPA pada siswa tunarungu sesudah diberi metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphone mengalami peningkatan (3) adanya pengaruh penggunaan metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphonepada peserta didik tunarungu. Penghitungan dengan menggunakan statistic non parametric memperoleh Thitung (28) > Ttabel (4), maka H0 ditolak, maka kesimpulannya adalah terdapat pengaruh dalam penggunaan metode inquiry melalui pemanfaatan smartphone Saran yang diberikan peneliti adalah (1) diharapkan guru dapat melanjutkan penerapan metode inquiry terbimbing dalam pembelajaran, dikarenakan dapat memberi pengaruh positif terhadap kemampuan berbicara. (2) Bagi peneliti selanjutnya, Hendaknya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan metode inquiry terbimbing terhadap potensi lainnya sehingga nantinya dapat diketahui efektifitasnya terhadap peningkatan potensi yang dimiliki peserta didik tunarungu
