2 research outputs found
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TARI GANDRUNG BANYUWANGI MELALUI GAME TEBAK GAMBAR BERBASIS APLIKASI ANDROID UNTUK SISWA KELAS 8E DI SMP NEGERI 1 TEGALDLIMO
ABSTRAK Pujarisma, Fachrin . 2018. Pengembangan Media Pembelajaran Tari Gandrung Banyuwangi Melalui Game Tebak Gambar Berbasis Aplikasi Android Untuk Kelas 8E di SMP Negeri 1 Tegaldlimo. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. E. W. Suprihatin D.P, M.Pd, (II) Hartono, S.Sn, M.Sn Kata Kunci: media pembelajaran, tari gandrung Banyuwangi, game tebak gambar, aplikasi android, SMP Negeri 1 Tegaldlimo SMP Negeri 1 Tegaldlimo merupakan salah satu sekolah menengah pertama yang menerapkan pembelajaran seni budaya sub bidang seni tari yang berada di Kabupaten Banyuwangi. Pada mata pelajaran seni tari tradisi guru masih kesulitan dalam menyampaikan materi, karena guru kurang menguasai dalam membuat media pembelajaran. Selain itu karena latar belakang guru seni budaya di SMP Negeri 1 Tegaldlimo adalah guru IPS sehingga penyampaian materi tentang kesenian tradisi kurang lengkap. Tujuan penelitian pengembangan ini untuk menghasilkan media pembelajaran berupa game tebak gambar tari gandrung Banyuwangi sebagai upaya peningkatan kualitas hasil belajar siswa dalam mata pelajaran seni budaya dengan sub tema tari tradisional. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan prosedur penelitian R&D yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan peneliti, terdiri dari tahapan-tahapan sebagai berikut a. Pra Produksi: (1) Analisis kebutuhan (2) Pengumpulan Data (3) Perancangan Desain Produk, b. Produksi: (4) Uji Validasi Ahli I (5) Revisi Produk I (6) Uji Coba Kelompok Kecil (7) Revisi Produk II (8) Uji Coba Kelompok Besar (9) Uji Validasi Ahli II, c. Pasca Produksi: (10) Revisi Produk Akhir (11) Produk Game Tebak Gambar Berbasis Aplikasi Android. Subjek coba pada penelitian ini dilakukan oleh 2 ahli materi, 1 ahli desain, 8 siswa SMP Negeri 1 Tegal dlimo, dan 26 siswa kelas 8E SMP Negeri 1 Tegal dlimo. Teknik pengumpulan data untuk uji coba menggunakan angket dengan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan kuantitati. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk media pembelajaran yaitu Game Tebak Gambar Tari Gandrung Banyuwangi Berbasis Aplikasi Android. Hasil presentase dari uji validasi ahli materi I tahap I memperoleh 77,7% dan tahap II memperoleh 97,22%, hasil uji validasi ahli materi II tahap I menghasilkan 90%, tahap II memperoleh 90%, hasil uji validasi desain tahap I memperoleh 85,93%, tahap II 89,062%, uji validasi kelompok kecil memperoleh 73,75%, dan hasil uji coba kelompok besar memperoleh 84,61%. Hasil perhitungan pada pre test dan pos test terdapat peningkatan dan hasil belajar sebesar 46,16% untuk yang tidak tuntas, dari 69,23% menjadi 23,07%, dan 46,16% untuk yang tuntas sesuai KKM, dari 30,76% menjadi 76,92%. Hasil tersebut menyatakan bahwa media pembelajaran tersebut layak dan efektif. Pengembangan media pembelajaran ini dapat dikembangkan lebih luas dari beberapa motif gerak pada tari gandrung yang belum tercantum dengan pembahasan yang berbeda dan lebih menarik, inovatif dan efisien
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 4 Pendekatan Humanisme di MI Wahid Hasyim
Abstract: This research aims to understand "Character of Grade IV Students in the Humanism Approach Pancasila Education Subject" in order to understand how the learning process of the student is in learning Pancasila Education Humanism Approach. Humanism is a philosophy that prioritizes human values and can view that humans have things and freedom in thinking and acting. There are similarities in the actions of students that students have actually carried out, but the students do not know that the actions of the students have been included in the practice of the values of Pancasila, the Humanism Approach. The author of this article uses a case study research of a descriptive qualitative approach. The results of this study are based on the results of the researcher's interview with one of the teachers of the Pancasila Education subject in grade IV at MI Wahid Hasyim. The descriptive qualitative research in this study is based on the results of interviews. From the results of the interview, the researcher analyzed using triangulation data so that it could become a relevant data unit. The results of this study obtained that learning in the subject of Pancasila Education is a way for students to learn various things in daily life. Especially in the humanism approach, where this humanism approach is as a philosophy that can understand a person to be free to think and act.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami "Karakter Siswa Kelas IV dalam Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Pendekatan Humanisme" guna memahami bagaimana proses pembelajaran siswa dalam mempelajari Pendekatan Humanisme Pendidikan Pancasila. Humanisme adalah filosofi yang mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dan dapat melihat bahwa manusia memiliki sesuatu dan kebebasan dalam berpikir dan bertindak. Ada kesamaan dalam tindakan siswa yang sebenarnya telah dilakukan siswa, tetapi siswa tidak mengetahui bahwa tindakan siswa telah dimasukkan dalam praktik nilai-nilai Pancasila, Pendekatan Humanisme. Penulis artikel ini menggunakan penelitian studi kasus pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini didasarkan pada hasil wawancara peneliti dengan salah satu guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di MI Wahid Hasyim. Penelitian kualitatif deskriptif dalam penelitian ini didasarkan pada hasil wawancara. Dari hasil wawancara, peneliti menganalisis menggunakan data triangulasi sehingga dapat menjadi unit data yang relevan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila merupakan cara bagi siswa untuk mempelajari berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam pendekatan humanisme, dimana pendekatan humanisme ini adalah sebagai filosofi yang dapat memahami seseorang untuk bebas berpikir dan bertindak
