2 research outputs found
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR ANDEXPLAINING BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA MATERI IKATAN KIMIA DI SMA
AbstractThis research aimed to know the influence of learning models Student Facilitator and Explaining (SFE) a media-assisted learning towards student learning outcomes and activities on chemical bonding material in class X SMAN 2 Sungai Kakap. Form of research was quasy experimental with Nonequivalent Control Group Design.This form of research was research used experiment with this type of design used control group pretest posttest design.The population in this research was the whole grade X SMAN 2 Sungai Kakap. The technique of sampling was saturated sampling.Class X MIA I as class experiments and MIA X 2 as a control class. Data collection was performed with the measurement techniques, the techniques of direct communication, and direct observation technique.Data collecting instrument that was used in the form of test results of study essay and non-shaped test student activity sheet-shaped..The results of observation of the activity of the students class experiments showed that more active than the control class. Based on the results of the statistical tests using test U-Mann Whitney with α = 5%, there was a significant difference between the results of the experimental class students and grade control. Learning model-assisted learning media SFE giving the influence of 20.88% against student learning results on chemical bonding material in class X SMAN 2 Sungai Kakap with a price effect size 0.50. Keywords:Activities, Chemical Bonds, Learning Outcomes,Student Facilitator and Explainin
PERAN BPBD KOTA PEKANBARU DALAM UPAYA PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN GEDUNG PADA SATUAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL-KAUTSAR PEKANBARU
Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Penyebab banyaknya korban bencana kebakaran gedung karena kurangnya pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana. Oleh karena itu, sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana kebakaran gedung penting dilakukan sejak dini untuk memperkecil risiko menjadi korban melalui pendidikan bencana di sekolah. Metode yang digunakan yaitu kualitatif yang bersifat penelitian praktik dengan batasan masalah melalui pemberian materi dan pelatihan simulasi mitigasi kebakaran gedung. Kegiatan dilaksanakan di pondok pesantren AlKautsar pada tanggal 07 Desember 2023 dengan partisipan yang terlibat sebanyak 36 orang. Melalui serangkaian tahapan yang terorganisir dengan baik, mulai dari persiapan hingga penutupan, kegiatan ini berhasil menciptakan ruang dialog dan implementasi yang positif antara penyelenggara dan peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi dan penyuluhan kepada peserta didik dan warga sekolah mampu memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat kepada warga sekolah dalam menanggulangi bencana untuk kedepannya. Sesi diskusi dan tanya jawab dapat menambah pengetahuan, pemahaman mendalam dan keterampilan serta meningkatkan pasrtisipasi aktif bagi peserta. Dalam jangka panjang, diharapkan peningkatan pemahaman ini dapat digunakan dalam kesiapsiagaan akan bencana kebakaran yang terjadi di sekolah. Mesikpun demikian, evaluasi terus-menerus dilakukan untuk menilai seberapa siap nya warga pondok pesantren al-kautsar dalam menghadapi kejadian bencana kebakaran
