482 research outputs found

    Gunawan Tjahjono & Josef Prijotomo: Postcolonial Traditionality

    No full text
    This small booklet contains the inaugural speeches of Gunawan Tjahjono and Josef Prijotomo on their appointments as professors at the University of Indonesiaand Surabaya Institute of Technology, 10 November. The texts provide novel insights into their respective approaches to Indonesian architecture, and appear here for the first time in English. An analytical reflection on their work by the architectural historian Abidin Kusno introduces them.History, Form & Aesthetic

    Dynamic modeling and validation of post-combustion CO(2) Capture Plants in Australian Coal-fired Power Stations

    No full text
    Flexible operation of post-combustion CO2 capture (PCC) plants can improve efficiency through coordinating the balance between consumer demands for electricity and CO2 emission reductions. This strategy however, will impose process disturbances while the PCC plant is ramped up, ramped down or turned off. This paper presents the preliminary development of a dynamic model for PCC in a brown coal-fired power plant using the process simulation software Aspen Plus Dynamics. Validation of the dynamic model will be against both steady state and dynamic data from the pilot plant. By gaining this understanding of the dynamic behavior, the technical and financial performance of PCC can be optimised.Mai Bui, Indra Gunawan, Vincent Verheyen, Yuli Artanto, Erik Meuleman, Paul Fero

    Kajian Etis Transformasi Tri Tugas Gereja HKBP Banuarea di Tengah Pengaruh Teknologi Informasi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana transformasi tri tugas gereja atas pengaruh teknologi informasi di HKBP Banuarea berdasarkan kajian etis. Penelitian ini didasari oleh fakta perubahan pelayanan yang terjadi di gereja karena pengaruh perkembangan teknologi informasi yang dialami oleh jemaat. Dalam memudahkan penelitian penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dideskripsikan dalam penelitian ini adalah pandangan jemaat mengenai transformasi tri tugas gereja dan pengaruh teknologi informasi. Pendekatan studi kasus sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan suasana/ keadaan objek penelitian. Salah satu teknik pengumpulan data terkait dengan penelitian ini, dilakukan melalui wawancara, sebagai suatu kegiatan dilakukan untuk mendapatkan informasi secara langsung dan faktual dengan mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan terbuka pada informan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa HKBP Banuarea memahami pelayanan dalam pengaruh teknologi adalah salah satu proses pengetahuan yang memengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia baik dari segi pendidikan, ekonomi, politik bahkan kegiatan beragama. Salah satu wujud dari perkembangan teknologi informasi itu disadari sudah menjadi kebutuhan warga jemaat dan menjadi sebuah peluang sekaligus tantangan untuk meningkatkan pengetahuan dan hubungan sosial secara mengglobal. Oleh sebab itu, peneliti mengajak pembaca untuk membuat atau peduli pada model pelayanan tri tugas gereja yang up to date, sesuai dengan perkembangan zaman, tanpa kehilangan esensi teologisnya.This study aims to examine how the transformation of the church's tri-duties on the influence of information technology in HKBP Banuarea based on ethical studies. This research is based on the fact that the service changes that occurred in the church due to the influence of the development of information technology experienced by the congregation. In facilitating the research, the author uses a qualitative method with a case study approach, which is described in this study is the congregation's view of the transformation of the church's tri-duties and the influence of information technology. The case study approach is a problem solving procedure investigated by describing the atmosphere/state of the object of research. One of the data collection techniques related to this research, conducted through interviews, as an activity carried out to obtain direct and factual information by expressing open questions to informants. The results of this study reveal that HKBP Banuarea understands that service under the influence of technology is one of the knowledge processes that affects all aspects of human life both in terms of education, economy, politics and even religious activities. One manifestation of the development of information technology is that it is realized that it has become a necessity for members of the congregation and has become an opportunity as well as a challenge to increase knowledge and social relations globally. Therefore, the researcher invites the reader to create or care about an up to date model of the church's tri-duty ministry, according to the times, without losing its theological essence

    Kajian Spiritualitas Terhadap Cara Beribadah Prajurit TNI dalam Pendidikan Militer di Pusdiklatpassus Batujajar

    No full text
    Tulisan ini membahas tentang pengkajian spiritualitas terhadap cara beribadah prajurit TNI di Pusdiklatpassus Batujajar. Dalam tulisan ini, penulis berpendapat bahwa spiritualitas menjadi sangat penting ketika prajurit mengikuti pendidikan. Spiritualitas menjadi dasar bagi setiap prajurit dalam menghadapi tantangan dan tekanan latihan. Penelitian akan dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif melalui: 1). Melalui wawancara terstruktur (In-dept interview) dan non-terstruktur menggunakan alat-alat pendukung berupa notebook dan recorder, 2). Observasi, 3). Dokumentasi melalui karya ilmiah. Selain itu, penulis menggunakan pendekatan teori spiritualitas Gary Thomas dan spiritualitas Kristen Lectio Divina sebagai pisau analisis. Berdasarkan data penelitian dan analis Teori, penulis menemukan bahwa pengalaman keseharian prajurit turut membentuk spiritualitas. Sementara itu, spiritualitas menjadi pegangan mereka dalam pelatihan. Melalui ibadah tersebut para prajurit mampu memelihara spiritualitas mereka dalam situasi apapun, seperti tertekan dalam proses latihan maupun keadaan darurat.This paper discusses the study of spirituality on how to worship TNI soldiers at the Batujajar Pusdiklatpassus. In this paper, the author argues that spirituality becomes very important when soldiers attend education. Spirituality is the basis for every soldier in facing the challenges and pressures of training. The research will be conducted using a qualitative methodology through: 1). Through structured interviews (In-dept interviews) and non-structured using supporting tools in the form of notebooks and recorders, 2). Observation, 3). Documentation through scientific work. In addition, the author uses the spiritual theory of Gary Thomas and Christian spirituality Lectio Divina as analytical tools. Based on research data and theoretical analysis, the authors found that the daily experiences of soldiers helped shape spirituality. Meanwhile, spirituality becomes their guide in training. Through this service, the soldiers are able to maintain their spirituality in any situation, such as being pressured during a training process or an emergency

    "Why aren't you a Muslim?"Pride and prejudice through Gunawan Mahmood's teen fiction

    No full text
    This essay examines the role of the dominant Malay intelligentsia in imagining Malaysia, using as platform for discussion two contemporary teen novels by Gunawan Mahmood: This Land (originally published in Malay as Tanah Ini in 1996; out in English translation in 2002) and Namaku Ayoko (My Name is Ayoko; 1994). The chosen author and texts are little known outside of the Malay literary world, which alters not the fact that Gunawan is a multiple award-winning, state-affiliated writer who, like many of his Malay-Muslim contemporaries and predecessors, believes that “those with knowledge ought to write” and “literature should educate, awaken and inspire society” (in Mahmood, 1993:x). Gunawan is an ‘intellectual’ insofar as he participates in the production and distribution of knowledge, as someone who professes a vocation for the art of “representing, embodying, articulating a message, a view, an attitude, philosophy or opinion to, as well as for, a public” (Said, 1996:11). (Text by author

    GAYA PENGARANG DALAM MENYAMPAIKAN LOKALITAS JAWA: STILISTIKA CERPEN-CERPEN KARYA GUNAWAN TRI ATDMOJO

    No full text
    ABSTRAK: Gaya kata dan gaya kalimat merupakan unsur penting dalam sebuah karya sastra khususnya cerpen. Penggunaan gaya kata dan gaya kalimat dalam karya sastra membuat pembaca memahami maksud dan tujuan penggarang dalam menulis karya sastra. Selain itu penggunaan diksi dan gaya kalimat digunakan agar pembaca mampu memahami unsur-unsur berkaitan dengan ciri khas penggarang. Terlebih dalam menggunakan aspek lokalitas dalam menulis cerita pendek. Selaras dengan pernyataan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gaya kata dan gaya kalimat yang digunakan penggarang dalam menyampaikan lokalitas Jawa pada cerpen-cerpen karya Gunawan Tri Atdmojo. Serta mendeskripsikan gaya kata dan gaya kalimat dalam menyampaikan aspek lokalitas Jawa yang dominan digunakan dalam cerpen cerpen karya Gunawan Triadtmojo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik refrensial. Refrensi yang digunakan yaitu pendapat para ahli, serta penelitian yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Penelitian ini menghasilkan data tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kata yang dominan digunakan oleh penggarang dalam menyampaikan lokalitas Jawa adalah gaya kata kolokial. Gaya kalimat yang dominan digunakan dalam menyampaikan lokalitas Jawa adalah kalimat deklaratif.KATA KUNCI: Leksikal; Gramatikal; Lokalitas Jawa; Cerpen; Gunawan Tri Atdmojo The Author's Style In Delivering Java Locality: Stilistics Of Short Stories By Gunawan Tri Atdmojo. ABSTRACT: Word style and sentence style are important elements in a literary work, especially short stories. The use of word style and sentence style in literary works makes the reader understand the intent and purpose of the author in writing literary works. In addition, the use of diction and sentence style is used so that the reader is able to understand the elements related to the characteristics of the author. Especially in using the locality aspect in writing short stories. In line with this statement, this study aims to describe the form of word style and sentence style used by the author in conveying Javanese locality in the short stories by Gunawan Tri Atdmojo. As well as describing the style of words and sentence styles in conveying aspects of Javanese locality which are dominantly used in short stories by Gunawan Triadtmojo. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The data analysis technique used is a referential technique. The references used are the opinions of experts, as well as research relevant to this research. Data collection techniques used reading and note-taking techniques. This research produces written data. The results showed that the dominant style of words used by the author in writing short stories was colloquial. While the dominant sentence style used is declarative sentence.KEYWORDS: Lexical; Grammatical; Java Locality; Short story; Gunawan Tri Atdmoj

    Pendampingan Kedukaan Bagi Anak

    No full text
    ABSTRAK Permasalahan yang menjadi fokus dalam skripsi ini adalah pendampingan pastoral terhadap anak yang berduka. Setelah penulis melakukan penelitian di GBKP Katepul, ternyata Gereja tidak ada melakukan pendampingan pastoral terhadap anak yang berduka. Dari penelitian ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan GBKP belum mengembangkan pelayanan kedukaan terhadap anak fokus pelayanan kedukaan hanya untuk orang dewasa, kurangnya perhatian terhadap anak yang berduka, pemahaman akan anak yang dipengaruhi beberapa ide (Calvin dan Suku Karo) dan letak Gereja yang berada di kota (Kabanjahe). Oleh karena itu, penulis yang berlandaskan pengajaran Yesus tentang pelayanan Gereja untuk memperhatikan dan memprioritaskan anak, khususnya ketika anak menghadapi krisis dalam hal ini kedukaan. maka rumusan masalah dalam penelitian ini, bagaimana tradisi mangapuli bagi anak dalam perspektif pendampingan kedukaan di GBKP Katepul. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Dalam kesimpulan pengembangan pendampingan pastoral bagi anak yang berduka sesuai dengan prinsip dan fungsi pastoral. Kata kunci: Pendampingan Pastoral (mangapuli), Pastoral Anak, kedukaan bagi AnakABSTRACT The problem that is the focus of this thesis is pastoral assistance to grieving children. After the author conducted research at GBKP Katepul, it turned out that the Church did not provide pastoral assistance to grieving children. From the research, several factors were found that caused GBKP not to develop grief services for children, the focus of grief services is only for adults, lack of attention to grieving children, understanding of children who are influenced by several ideas (Calvin and the Karo ethnic) and the location of the Church in the city (Kabanjahe). Therefore, the author based on Jesus' teaching about the ministry of the Church to pay attention and prioritize children, especially when children face a crisis in this case grief. then the formulation of the problem in this study, how the mangapuli tradition for children in the perspective of grief assistance at GBKP Katepul. The method used is a qualitative method with a descriptive analysis approach. In conclusion, the development of pastoral assistance for grieving children is in accordance with pastoral principles and functions. Keywords: Pastoral Care (mangapuli), Pastoral Care for Children, Grief for Childre

    Tinjauan Musik Gerejawi Dalam Menelisik Fungsi Buku Logu Dari Dampak Perkembangan Musik Pada Era Digital di HKBP Sukajadi Resort Palembang

    No full text
    Musik merupakan salah satu unsur terpenting dalam ibadah, yang mana musik juga dapat mempengaruhi nilai dari suatu ibadah terutama ibadah umat Kristen. Musik juga sangat berperan besar bagi manusia, baik itu dalam kehidupan sosial sebagai alat yang di gunakan untuk berkomunikasi dalam menyampaikan perasaannya kepada orang lain dan juga dalam kehidupan beribadah sebagai sarana berkomunikasi terhadap Tuhan tentang apa yang dia rasakan. Musik gereja adalah musik yang digunakan dalam gereja yang berfungsi sebagai pengiring lagu di dalam jalannya peribadahan. Seiring perkembangan zaman, musik juga ikut berkembang, baik itu instrumennya dan juga penggunaan buku nyanyiannya sebagai landasan bermusiknya. Buku Logu adalah buku musik yang pertama kali hadir dan di gunakan oleh pemusik gereja HKBP dan sebagai landasan utama dalam mengiringi pujian dan nyanyian jemaat di dalam gereja. Buku Logu juga sebagai jati diri dalam permainan musik yang ada di gereja HKBP. Sejatinya karena perkembangan zaman, maka Buku Logu tidak banyak lagi digunakan, melihat dari beberapa faktor yang di mana di era Digital ini semua sudah banyak yang disederhanakan, dan banyak sekarang pemain musik terkhususnya di gereja HKBP, yang menggunakan Buku Ende dan Kidung Jemaat sebagai landasan utama dalam permainan musik gereja. Penggunaan Buku Ende dan Kidung Jemaat ini selain sebagai jawaban bahwasannya HKBP adalah gereja yang mengikuti zaman juga sebagai jawaban atas kebutuhan gereja yang mana saat ini gereja mulai kekurangan pemain musik yang berlandaskan Buku Logu sebagai acuan permainan musik gerejanya. HKBP Sukajadi adalah salah satu gereja yang mana saat ini menggunakan Buku Ende dan Kidung Jemaat sebagai landasan utama dalam penyajian musik gerejanya. Pada tulisan ini, penulis berniat untuk melakukan tinjauan musik gerejawi dalam menelisik fungsi Buku Logu pada era Digital di gereja HKBP Sukajadi. Penelitian yang dilakukan oleh penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil yang diperoleh ialah penggunaan Buku Logu sebagai landasan utama musik gereja HKBP mulai pias dan jarang terlihat lagi.Music is one of the most important elements in worship, where music can also affect the value of a worship, especially Christian worship. Music also plays a big role for humans, both in social life and also in worship life. Church music is music used in the church that functions as an accompaniment to songs in the course of worship. Along with the times, music also developed, both its instruments and also the use of its songbooks as the basis of its music. The Logu Book is the main foundation in accompanying the praise and singing of the congregation in the church. The Logu book is also an identity in music games in the HKBP church. Actually because of the times, the Logu Book is no longer widely used, seeing from several factors where in this Digital era everything has been simplified, and many music players, especially in the HKBP church, use the Ende Book and Church Song as the main foundation in church music games. The use of the Ende Book and the Song of the Church is not only as an answer that HKBP is a church that follows the times but also as an answer to the needs of the church where the church is currently starting to lack music players based on the Logu Book as a reference for its church music games. HKBP Sukajadi is one of the churches that currently uses Ende Book and Song of the Church as the main foundation of church music in accompaniment to church music. In this paper, the author intends to conduct a review of ecclesiastical music in examining the function of the Logu Book in the Digital era at HKBP Sukajadi church. The research conducted by the author uses a qualitative approach. The result obtained was that the use of the Logu Book as the main foundation of HKBP church music began to obscure and rarely seen again

    Digital Theological Study of the Use of Electronic Bibles Among Naposobulung HKBP Lumban Nabolon

    No full text
    Teologi digital merupakan penyatuan dua bidang besar antara teologi dan teknologi, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat gereja di era kemajuan dan perkembangan dari teknologi saat ini. Alkitab elektronik merupakan wujud dari teologi digital yang berkembang dengan pesat dan sangat populer di setiap kalangan muda gereja, karena penggunaan nya sangat berbeda dengan Alkitab buku. Meskipun demikian kehadiran Alkitab elektronik sebagai wujud dari teologi digital tentu nya memberikan dampak positif dan negatif. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan Alkitab elektronik di kalangan naposobulung HKBP Lumban Nabolon yang dilihat dari perspektif teologi digital. Adapun metode penelitian yang di gunakan oleh penulis untuk menemukan jawaban atas fenomena tersebut yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Dalam tulisan ini, penulis memakai teori dari Stetzer secara khusus pada point ketiga yaitu Technology Enables Discipleship. Bagian ini menjelaskan bahwa panggilan untuk melaksanakan peribadatan dapat berjalan dengan baik atau tidak, dapat berasal dari teknologi yang mempengaruhi penggunanya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa naposobulung di HKBP Lumban Nabolon, telah terhanyut dalam penggunaan berlebih dari Alkitab elektronik, mereka tergiur atas banyaknya tawaran kemudahan di dalamnya, namun kehadiran Alkitab elektronik yang memberikan kemudahan akses ini, justru kerap membuat mereka tidak fokus saat ibadah karena Alkitab elektronik yang multi fungsi ini memunculkan notifikasi-notifikasi ayat Alkitab yang tidak ada hubungan nya dengan ayat yang dipakai saat ibadah berlangsung sehingga mengurangi makna ibadah. Sehingga diperlukan kebijakan sinodal untuk melakukan gerakan pengurangan dalam penggunaan berlebihan Alkitab elektronik di kalangan naposobulungDigital theology represents the integration of two major fields: theology and technology, aimed at meeting the needs of church communities in the era of technological advancement and development. Electronic Bibles are a manifestation of rapidly growing digital theology and are very popular among young church members due to their different usage compared to printed Bibles. However, the presence of electronic Bibles, as a form of digital theology, certainly has both positive and negative impacts. Therefore, this research aims to describe and analyze the use of electronic Bibles among the naposobulung of HKBP Lumban Nabolon from the perspective of digital theology. The research method used by the author to find answers to this phenomenon is a qualitative research approach with descriptive analysis, utilizing data collection techniques through interviews and observations. In this paper, the author employs Stetzer's theory, specifically focusing on the third point: Technology Enables Discipleship. This section explains that the call to conduct worship can either be enhanced or hindered by technology that affects its users. The results of this study show that naposobulung in HKBP Lumban Nabolon have become overly immersed in the use of electronic Bibles. They are tempted by the numerous conveniences it offers; however, this ease of access often distracts them during worship, as the multifunctionality of electronic Bibles generates notifications of Bible verses unrelated to the passages being used in the service, thereby diminishing the significance of worship. Thus, a synodal policy is needed to initiate a movement aimed at reducing excessive use of electronic Bibles among the naposobulung

    Kajian Teori Modernisasi Max Weber Terhadap Pergeseran Bentuk Persembahan Dalam Ibadah Minggu Era Digital di HKBP Kebon Jeruk Jakarta Barat

    No full text
    Penelitian ini akan memapaparkan bagaimana pergeseran bentuk persembahan dalam ibadah minggu gereja di Huria Kristen Batak Toba (HKBP) terkhususnya di wilayah Kebon Jeruk pada era digital saat ini. Melalui kajian Max Weber dalam pandangannya terhadap modernisasi, penelitian ini akan berfokus penuh terhadap pengaruh modernisasi dalam pergeseran bentuk persembahan ibadah minggu di gereja terkhususnya HKBP Kebon Jeruk yang saat ini hidup dalam era digitalisasi. Penelitian ini juga ingin memahami berbagai tanggapan jemaat HKBP Kebon Jeruk terhadap berbagai perubahan yang terjadi khususnya pada pergeresan persembahan dala ibadah minggu. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, agar data dapat dikumpulkan melalui hasil wawancara serta pengamatan dengan jemaat HKBP Kebon Jeruk. Hasil penelitian ini juga telah menunjukkan bahwa secara umum jemaat di HKBP Kebon Jeruk mampu beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi pada era digital saat ini, sehingga kajian ini memberikan suatu kontribusi terhadap pemahaman pemahaman serta praktik keagamaan di HKBP Kebon Jeruk mengenai dampak yang terjadi pada era digitalisasi dari perspektif kajian Max Weber dalam modernisasi sebagai alat untuk menganalisis pegeseran makna tersebut
    corecore