1,721,017 research outputs found
Science Learning Model Based on Multisensory-Ecology in Early Childhood Education: A Conceptual Model
Development of a Procedural Model of Science Based on Multisensory-Ecology for Early Childhood Education
Pembelajaran Berbasis Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini
Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting di stimulasi sejak dini pada anak. Jika tidak berkembang, aspek ini akan berpengaruh terhadap aspek perkembangan lain. Oleh karena itu, penting bagi pendidik yakni guru dan orang tua untuk menstimulasi aspek ini secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stimulasi aspek perkembangan kognitif menggunakan multimedia. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu metode meta-analisis yang menggunakan literatur dari jurnal dan hasil penelitian terdahulu. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis tema. Hasil menunjukkan bahwa berdasarkan analisis data maka tiga tema telah muncul. Tema tersebut yaitu dimensi kognitif yang berkembang melalui multimedia, pengembangan multimedia untuk stimulasi aspek kognitif, dan strategi pelaksanaan pembelajaran berbasis multimedia. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan media belajar berbasis multimedia khususnya untuk anak usia dini
Gambaran Keterampilan Gerak Dasar Anak di Taman Kanak-Kanak Sani Ashilla II Kota Padang
Keterampilan gerak dasar perlu diberikan kepada anak semenjak dini. Keterampilan gerak dasar yang penting untuk anak yaitu gerak lokomotor dan gerak manipulatif. Keterampilan gerak dasar anak dipengaruhi oleh kondisi tempat tinggal. Keterampilan gerak dasar anak yang tinggal di wilayah perbukitan cenderung kurang dibandingkan anak yang tinggal di wilayah pesisir pantai. Tujuan penelitian untuk melihat keterampilan gerak dasar yang dipunyai oleh anak di TK Sani Ashilla II Kota Padang. Penelitian ini memakai metode penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk memaparkan keterampilan gerak dasar anak. Populasi penelitian ini adalah anak-anak di TK Sani Ashilla II. Populasi penelitian berjumlah sebanyak 70 responden. Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu teknik purporsive sampling (sampel pertimbangan). Berdasarkan teknik pengambilan sampel maka penelitian terdiri dari 30 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknis tes untuk mengukur kemampuan anak. Teknik tes dilaksanakan dengan cara memberikan tugas kepada anak untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan keterampilan gerak dasar. Hasil penelitian membuktikan bahwa keterampilan gerak dasar anak di TK Sani berada kategori sedang dengan skor 44,77. Keterampilan gerak lokomotor anak di TK Sani Ashilla II memiliki berada kategori tinggi dengan skor 19,76. Sedangkan untuk keterampilan gerak manipulatif anak di TK Sani Ashilla II berada pada kategori sedang dengan skor 25. Keterampilan gerak dasar bisa ditingkatkan dengan pemberian stimulasi dan bimbingan secara terus-meneru
PENGARUH MEDIA LABIRIN GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA PERMULAAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK
Kemampuan matematika permulaan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki anak usia dini. Kemampuan matematika bagi anak usia dini sangat penting, karena setiap hari anak selalu dihadapkan dengan aktivitas matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan seberapa besar pengaruh media labirin geometri untuk meningkatkan kemampuan matematika permulaan anak usia 4-5 tahun di taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang. Permasalahan yang peneliti temukan anak belum mampu melakukan kegiatan membandingkan, mengurutkan dan mengklasifikasikan dengan benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quahsi eksprimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang dengan total 42 orang anak, sedangkan total sampel pada penelitian ini berjumlah 28 orang anak dengan rincian kelas eksperimen (A1) 14 orang dan kelas kontrol (A2) 14 orang anak. Instrumen yang digunakan 6 butir item dengan penilaian BB(1), MB(2), BSH(3) dan BSB(4). Teknik analisis data menggunakan beberapa uji yaitu, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji-t). Pada uji hipotesis Independent sample t-test nilai sig (2- tailed) 0,012 yaitu lebih kecil dari 0,05, dengan demikian disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor kelas eksperimen dan kelas kontrol. Terdapat pengaruh media labirin geometri untuk meningkatkan kemampuan matematika permulaan anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Kartika 1-63 Padang
Pengaruh Penggunaan Barang Bekas dalam Pembelajaran Sains Terhadap Keterampilan Berfikir Kritis Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan barang bekas dalam pembelajaran sains terhadap keterampilan berfikir kritis anak usia dini 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Tunas Harapan Koto Mambang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh anak dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, terdiri dari15 anak di kelas B1 sebagai kelas eksperimen dan 15 anak di kelas B2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah observasi dengan alat pengumpulan data menggunakan lembaran pernyataan. Pengolahan data berupa uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis.Sesuai dengan analisis data pada uji normalitas diperoleh hasil data di kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Pada tabel uji homogenitas diperoleh nilai sebesar 0,970 dan dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh bersifat homogen. Pada uji hipotesis diperoleh nilai sig (2 tailed) adalah sebesar 0,024 < 0,05.Dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan (nyata) antara pembelajaran yang dilakukan peneliti di kelas eksperimen dengan menggunakan barang bekas.Dengan demikian, penggunaan barang bekas terdapat pengaruh untuk pengembangan keterampilan berpikir kritis anak di Taman Kanak-kanak Tunas Harapan Koto Mambang
Pengaruh Metode Proyek Pembuatan Susu Kedelai Terhadap Keterampilan Proses Sains Anak Di Taman Kanak-Kanak Kartika 1-63 Padang
Science learning is meaningful as a learning process that is directly related to the child's environment. Children can explore directly what they find. One of the implementation of learning to improve children's science process skills is to use science learning using the soy milk project method in learning. This study aims to determine the effect of the soy milk production project method on children's processing skills. The population is all students in Kindergarten Kartika 1-63 Padang City for the 2023/2024 academic year. The samples in this study were B1 18 (experimental) and B2 (control). The data collected is the child's science process skills during the experiment. The results obtained are that there is a significant effect of the use of the project method on the process skills of children in Kindergarten Kartika Padan
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Menganyam Menggunakan Bahan Alam
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menganyam menggunakan bahan alam di TKN Pembina 2 Bantan. Sampel penelitian dilakukan pada anak usia 5-6 tahun sebanyak 15 anak. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain quasi ekspremental dengan jenis pretest dan postest control group desing. Instrument pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi. Adapun Teknik pengelolahan data menggunakan SPSS 27.0 untuk melihat apakah hipotesis Ha dan Ho diterima atau di tolak. Berdasarkan hasil uji T diketahui nilai signifikan = 0.196 yang berarti lebih besar dari a 0.05 artinya data tersebut berdistribusi normal. Selain itu juga dilakukan uji homogenitas pada sample penelitian. Dari hasil pengujian maka data bersifat homogen dengan perolehan angka 0.554 yang lebih besar dari taraf signifikan 0.05. Maka hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan bahwa kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan menganyam menggunakan bahan alam di TKN Pembina 2 Bantan
Evaluasi CIPP Penerapan Permendikbud 137 dan 146 Tahun 2014 di Kecamatan Sijunjung
Evaluasi membuahkan pengetahuan yang relevan dengan kebijakan tentang ketidaksesuaian antara kinerja kebijakan yang diharapkan dengan apa yang benar benar dihasilkan. Tujuan artikel ini untuk mengevaluasi program Permendikbud Nomor 137 dan 146 tahun 2014 dengan metode evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data observasi wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan di Taman Kanak-kanak bahwa Permendikbud Nomor 137 dan Nomor 146 tahun 2014 mempunyai pengaruh yang sangat positif di lembaga tersebut, seperti: pedoman atau acuan lembaga dalam mengembangkan aspek perkembangan anak serta mengarahkan pendidik untuk lebih profesional. Dengan adanya Permendikbud Nomor 137 dan 146 Tahun 2014 membantu lembaga PAUD mengimplementasi proses belajar mengajar bagi anak usia dini, adapun kekurangannya adalah masih ada beberapa sekolah yang masih kesulitan mengimplementasi, seperti: sarana prasarana, latar belakang pendidikan guru, dan masih ada beberapa guru yang kesulitan memahami program pembelajara
Project Approach in Science Learning Based on Multisensory-Ecology for Children 4-5 Years old in the Era of Industrial Revolution 4.0
- …
