32 research outputs found

    PENGARUH MODEL KOOPERATIF LEARNING TIPE STAD DAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN SMASH BOLAVOLISISWA SMA NEGERI 1 TAKALAR

    No full text
    Penelitian ini adalah penelitian eksperimen ,Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Model Kooperatif Learning Tipe Tsad terhadap Keterampilan Smash BolaVoli Siswa SMA Negeri 1 Takalar. Jenis Penelitian ini adalah Quasi Experimental Design atau Posttest-only control desing. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Takalar dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 30 siswa untuk perlakukan 1 dan 30 siswa untuk perlakuan 2. Dalam penelitian ini data dalam bentuk angka yaitu pretes dan posttest kelompok model kooperatif tipe STAD dan model inkuiri.Berdasarkan hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model kooperatif learning tipe STAD terhadap keterampilan smash Bolavolidengan nilai t= hitung sebesar 18,531 > t=tabel 2,042 dan hasil sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05, terdapat pengaruh yang signifikan model inkuiri terhadap keterampilan smash Bolavolidengan nilai t= hitung sebesar 18,531 > t=tabel 2,042 dan hasil sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05, tedapat perbedaan pengaruh yang signifikan model kooperatif learning tipe STAD terhadap keterampilan smash Bolavolidengan nilai rata-rata sebesar 16,03 dan model inkuiri dengan nilai rata-rata sebesar 14,33, nilai t= hitung sebesar 2,502 > t=tabel 2,042 dengan nilai signifikan 0,015<0,05 siswa SMA Negeri 1 Takalar

    Correlation Between Body Mass Index and Student Achievement

    No full text
    Abstract: this study aims to determine the body mass index condition academic achievement and the relationship between both to the student. the research method was correlation descriptive and use product moment method to abstain correlation value. the researcher concluded that the physical factors of student by body mass index effect learning achievement student. attenion to the learning process that regulates the aspects of cognitive, affective and psychomotor can achieved with be student fitness. the student should concern their body mass index in standard category and avoid the obesity

    Penerapan Metode Mengajar dengan Pantulan Bola ke Tembok, Mesin Pelontar, Berpasangan dan Koordinasi Mata Tangan untuk Meningkatkan Keterampilan Pukulan Drive dalam Tenis Lapangan pada Mahasiswa FIK UNM

    No full text
    Abstract: penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode mengajar dan koordinasi mata tangan terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. metode mengajar terbagi tiga yaitu mengajar pantulan bola ke tembok, mengajar mesin pelontar dan mengajar berpasangan. penelitian ini dilaksanakan di FIK UNM Makassar, tahun 2017. metode eksperimen menggunakan desain faktoral 2x3. sampel terdiri dari 60 orang mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok uji tukey pada tingkat signifikan =0.05. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). terdapat perbedaan metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar mesin pelontar terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (2) terdapat perbedaan metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar berpasangan terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (3) terdapat metode mengajar mesin pelontar dengan metode mengajar berpasangan terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan (4) terdapat interaksi antara metode mengajar dan koordinasi mata tangan terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (5) terdapat perbedaan metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar mesin pelontar kelompok koordinasi mata tangan tinggi terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (6) tidak terdapat perbedaan metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar berpasangan kelompok koordinasi mata tangan tinggi terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (7) terdapat perbedaan metode mengajar mesin pelontar dengan metode berpasangan kelompok koordinasi mata tangan tinggi terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (8) terdapat perbedaan antara metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar mesin pelontar kelompok koordinasi mata tangan rendah terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (9) terdapat perbedaan antara metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar berpasangan kelompok koordinasi mata tangan rendah terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (10) tidak terdapat perbedaan metode mengajar mesin pelontar dengan metode mengajar berpasangan kelompok koordinasi mata tangan rendah terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan

    STUDI AWAL PENGEMBANGAN INSTRUMENT TES PUSH UP BERBASIS IT

    No full text
    Abstrak : Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan atau need assessment guna penelitian pengembangan atau research and development. Tujuan penelitian ini ingin mengembangkan alat bantu untuk tes push-up agar mandapatkan data yang lebih valid. Sebelum penelitian pengembangan dilakukan tahap pertama adalah harus melakukan penelitian penduhuluan agar kebutuhan dan masalah di lapangan relevan dengan model pengembangan alat yang akan dikembangkan. Untuk itu peneliti melalui teknik angket tes dan wawancara kepada subjek penelitian yakni, pengajar/dosen matakuliah tes dan pengukuran olahraga, guru PJOK di sekolah, tenaga laboratorium olahraga, dan pelaku olahraga lainnya yang memahami tentang tes push-up. Hasil penelitian berdasarkan teknik analasis data triangulasi dari angket yang terjaring dari responden semuanya menyatakan sangat dibutuhkan alat bantu guna mendapatkan proses pelaksanaan yang akurat, dan data yang lebih valid. Ada 5 aspek data sesuai kisi-kisi angket yang terjaring yakni: 1) Pemahaman tentang push-up, 2) pelaksanan tes push-up, 3) Akurasi proses pelaksanaan, 4) validitas data, 5) pengembangan alat bantu tes Push-up

    Application of Teaching Methods (Ball Reflection to the Wall, Throwing Machine, in-pairs) and Eye Coordination to Increase the Drive Beating Skills on Tennis

    No full text
    Abstracts This experimental study aims to determine differences in teaching methods and eye and hand coordination of drive punch skills in playing tennis. The teaching method is divided into three, namely teaching the reflection of the ball to the wall, teaching the throwing machine, and teaching in pairs. This research was conducted at Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Makassar. This research applied experimental method using a 2x3 factorial design. The sample of this research consist of sixty students, they are divided into six groups that consist of ten people each. The data analysis technique was the analysis of variance (ANOVA) and continued with the Tukey test at the significance level α = 0.05. The three teaching methods in this study have different influences on the drive skills in playing tennis. This research shows that in order to improve the drive skills in playing tennis, it is necessary to involve hand-eye coordination factors in which the physical condition elements mentioned above. A better influence compared to the method of teaching bounce ball to the wall and the throwing machine teaching method on the drive punch skill in playing tennis. Based on the findings in this study, it is expected to have implications for the development of teaching methods to improve punch drive skills in playing tennis

    ANALISIS INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SMAN 1 BINAMU KABUPATEN JENEPONTO.

    No full text
    ANALYSIS BODY MASS INDEX TO LEARNING ACHIEVEMENTS TO THEIR STUDENTS SMAN 1 BINAMU KABUPATEN JENEPONTO. Dr. YASRIUDDIN, S.Pd.,M. Pd BENNY B, S.Pd., M. Pd Abstrak Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui keadaan dan peranan IMT terhadap prestasi belajar siswa SMAN 1 Binamu Kab. Jeneponto. Populasi penelitian ini seluruh siswa SMAN 1 Binamu Kab. Jeneponto dengan jumlah sampel 20 orang putra dan 20 orang putri yang dipilih secara random sampling. Bertolak dari hasil analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1. Keadaan IMT siswa SMAN 1 Binamu Kab. Jeneponto diperoleh : kategori berat badan kurang = 8 orang atau 40.0%, kategori badan normal 12 orang atau 60.0%, kategori berat badan lebih 0 orang atau 0.0% dan kategori obisitas 0 orang atau 0% sehingga dapat disimpulkan bahwa secara rata-rata keadaan indeks massa tubuh siswa SMAN 1 Binamu berada pada kategori Normal. 2. Keadaan prestasi belajar siswa SMAN 1 Binamu Kab. Jeneponto diperoleh kategori sangat kurang 4 orang atau 20.0%, kurang memuaskan 5 orang atau 25.0%, memuaskan 4 orang atau 20.0%, sangat memuaskan 5 orang atau 25.0%, dan dengan pujian 2 orang atau 10.% Sehingga secara rata-rata prestasi belajar siswa SMAN 1 Binamu berada pada kategori sedang berdasarkan tabel penilaian cum laude prestasi belajar untuk pelajar SMA Putra. 3. Keadaan IMT siswi SMAN 1 Binamu Kab. Jeneponto diperoleh : kategori berat badan kurang 5 orang atau 25.0%, berat badan normal 13 orang atau 65.0%, berat badan lebih 0 orang atau 0.0%, obesitas I sebanyak 2 orang atauu 10.0% sehingga dapat disimpulkan bahwa secara rata-rata keadaan IMT siswa SMAN 1 Binamu berada pada kategori Normal. 4. Keadaan prestasi belajar siswa SMAN 1 Binamu Kab. Jeneponto diperoleh kategori sangat kurang 1 orang atau 5.0%, kategori kurang memuaskan 2 orang atau 10.0%, kategori memuaskan 9 orang atau 45.0%, kategori sangat memuaskan sebanyak 6 orang atau 30.0%, dan kategori dengan pujian sebanyak 2 orang atau 10.% . Sehingga secara rata-rata prestasi belajar siswi SMAN 1 Binamu berada pada kategori memuaskan berdasarkan tabel penilaian cum laude prestasi belajar untuk pelajar SMA Putri. 5. Keterkaitan IMT terhadap nilai prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Binamu Kab. Jeneponto diperoleh nilai β = 0.448 dengan nilai sig.0.05 > 0.04. Artinya ada keterkaitan antara IMT terhadap nilai prestasi belajar siswa laki-laki SMA Negeri 1 Binamu Kab. Jeneponto. sebesar 44.80% sedangkan 55.20% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. 6. Keterkaitan IMT dengan nilai prestasi belajar siswi SMA Negeri 1 Binamu Kab. Jeneponto diperoleh nilai β = 0.116 dengan nilai sig.0.05 > 0.000. Artinya ada keterkaitan antara IMT terhadap nilai prestasi belajar siswi SMA Negeri 1 Binamu Kab. Jeneponto sebesar 11.60% sedangkan 88.40% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini

    Survei Kondisi Fisik Siswa yang Mengikuti Ektrakurikuler Bola voli SMAN 1 Bantaeng

    No full text
    Tujuanpenelitianmerupakansuatusasaranyanghendakdicapaidalampenelitian, lehkarenapenelitianharusjelasdanterperinci. Bertolakdarihaltersebutmakatujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuikondisifisiksiswa yang mengikuti ekstrakurikulerbolavoli di SMAN 1 Bantaeng. Metodepenelitianpengumpulan data jugamerupakanfaktor yang pentingdalamsebuahpenelitian.Metode yang digunakanadalahmetode survei dengantekniktesdanpengukuran.InstrumendalampenelitianiniadalahberupaTes Kondisi Fisik.Populasidalam penelitian ini adalah Siswa SMAN 1 Bantaeng.Jumlahsampeldalampenelitiansebanyak 30 responden. Hasilpenelitiandiperolehbahwa profil kondisi fisik siswa pesertaekstrakurikulerbolavoli di SMAN 1 Bantaengberadapada kategori “sedang” sebesar 50% (15 siswa), “kurang” sebesar 44.6% (14 siswa) dan “kurang sekali” sebesar 3.3% (1 siswa). Berdasarkan hasil perhitungan skor nilai yang diperolah oleh siswa pada kegiatan ekstrakurikuler bolavoli, menunjukkan bahwa kondisi fisik siswa putra dan putri berada pada kategori “sedang” Kata kunci: Kondisi fisik, Bolavol

    Pelatihan terapi massage

    No full text
    Abstract The Community Partnership Program (PKM) partner is the Pa'rappunganta Health Massage Clinic, the community at the Pa'rappunganta Youth Organization. The problem is: (1) lack of knowledge about the basics of anatomy and physiology and mechanical movements in doing massage, (2) lack of skills and not systematic in conducting massage or massage manifulasi, (3) Partner's understanding of massage or massage for patient health is still completely lacking. External targets are members of the Pa'rappunganta Health Massage Clinic, the community for the Pa'rappunganta Youth Organization. The method used is: lectures, demonstrations, questions and answers, and assistance. The results achieved are (1) partners have knowledge of the basics of anatomy and physiology and mechanical movements in doing massage, (2) partners have skills in performing massage or massage, (3) partners have an understanding of massage or massage for patient health

    Analisis Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Servis Flat Atlet Tenis Lapangan Club Yunior Soppeng

    No full text
    . 2019. . Skripsi. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar. Pembimbing I. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis flat atlet tenis lapangan club yunior Pelti Soppeng. PopulasipadapenelitianiniadalahseluruhatletputraclubyuniorPeltiSoppengdenganjumlahsampelpenelitian20 orangdenganmenggunakantotal sampling. Analisis data di lakukansecarastatistikdeskriptifdaninfrensialuntukkeperluanpengujianhipotesispenelitiandenganmenggunakanaplikasi SPSS padatarafsignifikan 95% atau α 0,05. Bertolakdarihasilanalisis data, makapenelitianinimenyimpulkanbahwa: Terdapatkontribusikekuatanototlenganterhadapkemampuanmelakukanservice flat padapermainantenislapangansebesar 83,0%. Hal inidapatdijelaskanbahwaapabilaseorangatletdidukungolehkekuatanototlengan yang baikmakaatlettersebutdapatmelakukanpukulanservice flat denganbaik pula.Berdasarkanhasilpenelitian diatasdapatdisimpulkanbahwa: terdapatkontribusikekuatanototlenganterhadapkemampuanmelakukanservice flat padaatlettenislapanganclubyuniorPeltiSoppeng. Kata Kunci : Kekuatan Otot Lengan, Servis Flat

    Survei Teknik Dasar Bermain Sepakbola Pada klub SMKT Somba Opu Kabupaten Gowa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban atas permasalahan tentang teknik dasar bermain sepakbola pada siswa Smkt Somba Opu Kabupaten Gowa. Populasi adalah seluruh siswa Smkt Somba Opu Kabupaten Gowa dan sampel yang diambil berjumlah 30 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penelitan deskriftif dan instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) tes menembak kesasaran (shooting) (2) tes memainkan dengan kepala (heading) (3) tes kemampuan menggiring bola (dribbling) (4) tes menyepak dan menghentingkan bola (passing and stopping). Pengolahan data penelitian ini menggunakan spss versi 20 dan teknik analisis data menggunakan tscore. Melalui pengolahan data diperoleh data sebagai berikut : (1) siswa yang memiliki tingkat penguasaan keterampilan teknik dasar bermain sepakbola dengan kategori baik ada 28 orang (93,3%) dari jumlah 30 sampel. (2) siswa yang memiliki nilai keterampilan teknik dasar bermain sepakbola dengan kategori cukup ada 2 orang (6,7%) dari 30 jumlah sampel. (3) keterampilan teknik dasar siswa Smkt Somba Opu usia 15 tahun dominan berada pada kategori “ BAIK”
    corecore