1,720,971 research outputs found
PENGARUH MODEL KOOPERATIF LEARNING TIPE STAD DAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN SMASH BOLAVOLISISWA SMA NEGERI 1 TAKALAR
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen ,Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Model Kooperatif Learning Tipe Tsad terhadap Keterampilan Smash BolaVoli Siswa SMA Negeri 1 Takalar. Jenis Penelitian ini adalah Quasi Experimental Design atau Posttest-only control desing. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Takalar dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 30 siswa untuk perlakukan 1 dan 30 siswa untuk perlakuan 2. Dalam penelitian ini data dalam bentuk angka yaitu pretes dan posttest kelompok model kooperatif tipe STAD dan model inkuiri.Berdasarkan hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model kooperatif learning tipe STAD terhadap keterampilan smash Bolavolidengan nilai t= hitung sebesar 18,531 > t=tabel 2,042 dan hasil sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05, terdapat pengaruh yang signifikan model inkuiri terhadap keterampilan smash Bolavolidengan nilai t= hitung sebesar 18,531 > t=tabel 2,042 dan hasil sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05, tedapat perbedaan pengaruh yang signifikan model kooperatif learning tipe STAD terhadap keterampilan smash Bolavolidengan nilai rata-rata sebesar 16,03 dan model inkuiri dengan nilai rata-rata sebesar 14,33, nilai t= hitung sebesar 2,502 > t=tabel 2,042 dengan nilai signifikan 0,015<0,05 siswa SMA Negeri 1 Takalar
Correlation Between Body Mass Index and Student Achievement
Abstract: this study aims to determine the body mass index condition academic achievement and the relationship between both to the student. the research method was correlation descriptive and use product moment method to abstain correlation value. the researcher concluded that the physical factors of student by body mass index effect learning achievement student. attenion to the learning process that regulates the aspects of cognitive, affective and psychomotor can achieved with be student fitness. the student should concern their body mass index in standard category and avoid the obesity
Penerapan Metode Mengajar dengan Pantulan Bola ke Tembok, Mesin Pelontar, Berpasangan dan Koordinasi Mata Tangan untuk Meningkatkan Keterampilan Pukulan Drive dalam Tenis Lapangan pada Mahasiswa FIK UNM
Abstract: penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode mengajar dan koordinasi mata tangan terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. metode mengajar terbagi tiga yaitu mengajar pantulan bola ke tembok, mengajar mesin pelontar dan mengajar berpasangan. penelitian ini dilaksanakan di FIK UNM Makassar, tahun 2017. metode eksperimen menggunakan desain faktoral 2x3. sampel terdiri dari 60 orang mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok uji tukey pada tingkat signifikan =0.05. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). terdapat perbedaan metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar mesin pelontar terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (2) terdapat perbedaan metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar berpasangan terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (3) terdapat metode mengajar mesin pelontar dengan metode mengajar berpasangan terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan (4) terdapat interaksi antara metode mengajar dan koordinasi mata tangan terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (5) terdapat perbedaan metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar mesin pelontar kelompok koordinasi mata tangan tinggi terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (6) tidak terdapat perbedaan metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar berpasangan kelompok koordinasi mata tangan tinggi terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (7) terdapat perbedaan metode mengajar mesin pelontar dengan metode berpasangan kelompok koordinasi mata tangan tinggi terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (8) terdapat perbedaan antara metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar mesin pelontar kelompok koordinasi mata tangan rendah terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (9) terdapat perbedaan antara metode mengajar pantulan bola ke tembok dengan metode mengajar berpasangan kelompok koordinasi mata tangan rendah terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan. (10) tidak terdapat perbedaan metode mengajar mesin pelontar dengan metode mengajar berpasangan kelompok koordinasi mata tangan rendah terhadap keterampilan pukulan drive pada permainan tenis lapangan
STUDI AWAL PENGEMBANGAN INSTRUMENT TES PUSH UP BERBASIS IT
Abstrak : Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan atau need assessment guna penelitian pengembangan atau research and development. Tujuan penelitian ini ingin mengembangkan alat bantu untuk tes push-up agar mandapatkan data yang lebih valid. Sebelum penelitian pengembangan dilakukan tahap pertama adalah harus melakukan penelitian penduhuluan agar kebutuhan dan masalah di lapangan relevan dengan model pengembangan alat yang akan dikembangkan. Untuk itu peneliti melalui teknik angket tes dan wawancara kepada subjek penelitian yakni, pengajar/dosen matakuliah tes dan pengukuran olahraga, guru PJOK di sekolah, tenaga laboratorium olahraga, dan pelaku olahraga lainnya yang memahami tentang tes push-up. Hasil penelitian berdasarkan teknik analasis data triangulasi dari angket yang terjaring dari
responden semuanya menyatakan sangat dibutuhkan alat bantu guna mendapatkan proses pelaksanaan yang akurat, dan data yang lebih valid. Ada 5 aspek data sesuai kisi-kisi angket yang terjaring yakni: 1) Pemahaman tentang
push-up, 2) pelaksanan tes push-up, 3) Akurasi proses pelaksanaan, 4) validitas data, 5) pengembangan alat bantu tes Push-up
Application of Teaching Methods (Ball Reflection to the Wall, Throwing Machine, in-pairs) and Eye Coordination to Increase the Drive Beating Skills on Tennis
Abstracts
This experimental study aims to determine differences in teaching methods and eye and hand coordination of drive punch skills in playing tennis. The teaching method is divided into three, namely teaching the reflection of the ball to the wall, teaching the throwing machine, and teaching in pairs. This research was conducted at Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Makassar. This research applied experimental method using a 2x3 factorial design. The sample of this research consist of sixty students, they are divided into six groups that consist of ten people each. The data analysis technique was the analysis of variance (ANOVA) and continued with the Tukey test at the significance level α = 0.05. The three teaching methods in this study have different influences on the drive skills in playing tennis. This research shows that in order to improve the drive skills in playing tennis, it is necessary to involve hand-eye coordination factors in which the physical condition elements mentioned above. A better influence compared to the method of teaching bounce ball to the wall and the throwing machine teaching method on the drive punch skill in playing tennis. Based on the findings in this study, it is expected to have implications for the development of teaching methods to improve punch drive skills in playing tennis
Pelatihan terapi massage
Abstract
The Community Partnership Program (PKM) partner is the Pa'rappunganta Health Massage Clinic, the community at
the Pa'rappunganta Youth Organization. The problem is: (1) lack of knowledge about the basics of anatomy and physiology and mechanical movements in doing massage, (2) lack of skills and not systematic in conducting massage or massage manifulasi, (3) Partner's understanding of massage or massage for patient health is still completely lacking. External targets are members of the Pa'rappunganta Health Massage Clinic, the community for the Pa'rappunganta Youth Organization. The method used is: lectures, demonstrations, questions and answers, and assistance. The results achieved are (1) partners have knowledge of the basics of anatomy and physiology and mechanical movements in doing massage, (2) partners have skills in performing massage or massage, (3) partners have an understanding of massage or massage for patient health
Analisis Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Servis Flat Atlet Tenis Lapangan Club Yunior Soppeng
. 2019. . Skripsi. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar. Pembimbing I.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis flat atlet tenis lapangan club yunior Pelti Soppeng.
PopulasipadapenelitianiniadalahseluruhatletputraclubyuniorPeltiSoppengdenganjumlahsampelpenelitian20 orangdenganmenggunakantotal sampling. Analisis data di lakukansecarastatistikdeskriptifdaninfrensialuntukkeperluanpengujianhipotesispenelitiandenganmenggunakanaplikasi SPSS padatarafsignifikan 95% atau α 0,05. Bertolakdarihasilanalisis data, makapenelitianinimenyimpulkanbahwa: Terdapatkontribusikekuatanototlenganterhadapkemampuanmelakukanservice flat padapermainantenislapangansebesar 83,0%. Hal inidapatdijelaskanbahwaapabilaseorangatletdidukungolehkekuatanototlengan yang baikmakaatlettersebutdapatmelakukanpukulanservice flat denganbaik pula.Berdasarkanhasilpenelitian diatasdapatdisimpulkanbahwa: terdapatkontribusikekuatanototlenganterhadapkemampuanmelakukanservice flat padaatlettenislapanganclubyuniorPeltiSoppeng.
Kata Kunci : Kekuatan Otot Lengan, Servis Flat
Survei Teknik Dasar Bermain Sepakbola Pada klub SMKT Somba Opu Kabupaten Gowa
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban atas permasalahan tentang teknik dasar bermain sepakbola pada siswa Smkt Somba Opu Kabupaten Gowa. Populasi adalah seluruh siswa Smkt Somba Opu Kabupaten Gowa dan sampel yang diambil berjumlah 30 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penelitan deskriftif dan instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) tes menembak kesasaran (shooting) (2) tes memainkan dengan kepala (heading) (3) tes kemampuan menggiring bola (dribbling) (4) tes menyepak dan menghentingkan bola (passing and stopping). Pengolahan data penelitian ini menggunakan spss versi 20 dan teknik analisis data menggunakan tscore. Melalui pengolahan data diperoleh data sebagai berikut : (1) siswa yang memiliki tingkat penguasaan keterampilan teknik dasar bermain sepakbola dengan kategori baik ada 28 orang (93,3%) dari jumlah 30 sampel. (2) siswa yang memiliki nilai keterampilan teknik dasar bermain sepakbola dengan kategori cukup ada 2 orang (6,7%) dari 30 jumlah sampel. (3) keterampilan teknik dasar siswa Smkt Somba Opu usia 15 tahun dominan berada pada kategori “ BAIK”
Survei Kondisi Fisik Siswa yang Mengikuti Ektrakurikuler Bola voli SMAN 1 Bantaeng
Tujuanpenelitianmerupakansuatusasaranyanghendakdicapaidalampenelitian, lehkarenapenelitianharusjelasdanterperinci. Bertolakdarihaltersebutmakatujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuikondisifisiksiswa yang mengikuti ekstrakurikulerbolavoli di SMAN 1 Bantaeng.
Metodepenelitianpengumpulan data jugamerupakanfaktor yang pentingdalamsebuahpenelitian.Metode yang digunakanadalahmetode survei dengantekniktesdanpengukuran.InstrumendalampenelitianiniadalahberupaTes Kondisi Fisik.Populasidalam penelitian ini adalah Siswa SMAN 1 Bantaeng.Jumlahsampeldalampenelitiansebanyak 30 responden.
Hasilpenelitiandiperolehbahwa profil kondisi fisik siswa pesertaekstrakurikulerbolavoli di SMAN 1 Bantaengberadapada kategori “sedang” sebesar 50% (15 siswa), “kurang” sebesar 44.6% (14 siswa) dan “kurang sekali” sebesar 3.3% (1 siswa). Berdasarkan hasil perhitungan skor nilai yang diperolah oleh siswa pada kegiatan ekstrakurikuler bolavoli, menunjukkan bahwa kondisi fisik siswa putra dan putri berada pada kategori “sedang”
Kata kunci: Kondisi fisik, Bolavol
Using a Secure-Simple-Real-Innovative-Objective-Measurable (SSRIOM) Approach on Sports Science Teaching
Abstract
This research aims to determine the percentage level of students’ interests in the use of Secure, Simple, Real, Innovative, Objective, and Measurable (SSRIOM) approach. The data in this study are analyzed using descriptive statistics. Three hundred students were randomly sampling. This study shows the level of SSRIOM approach. Secure was in 92%, simple was in 91%, real was in 95%, innovative was at 84.67%, objectivity was in 95.67%, and measurable was in 92.28%. Overall the implementation of the SSRIOM approach was ninety-two point twenty-eight percent. This research recommends a teacher to choose the right approach that emphasizes to the secure, simple, real, innovative, objective, and measurable for students. Thus, students can be grouped into the teaching and learning process for effective teaching and learning. Also, it is recommended to the instructors/ teachers/lecturers to choose an approach that emphasize the safety factors for their students in the process of teaching and learning. To avoid the problem that makes students saturated, a teacher must choose the correct approach that underlines the real life and innovative aspects. Ultimately, to all teachers and lecturers in providing assessment for students, it is expected to be objective so that the ability of participants could be measurable
- …
