13,883 research outputs found
Correction to: Guidelines for recognition of occupational cancers in Korea: the results of scientific review by Korean Society of Occupational and Environmental Medicine (2013–2016)
After publication of the original article [1] the authors flagged that the spelling of author YangHo Kim was incorrect. It is published on the original manuscript as Yang Ho Kim, but should be spelt YangHo Kim
The 1961 Kampong Bukit Ho Swee fire and the making of modern Singapore
By 1970, Singapore’s urban landscape was dominated by high-rise blocks of planned public housing built by the People’s Action Party government, signifying the establishment of a high modernist nation-state. A decade earlier, the margins of the City had been dominated by kampongs, home to semi-autonomous communities of low-income Chinese families which freely built, and rebuilt, unauthorised wooden houses. This change was not merely one of housing but belied a more fundamental realignment of state-society relations in the 1960s. Relocated in Housing and Development Board flats, urban kampong families were progressively integrated into the social fabric of the emergent nation-state. This study examines the pivotal role of an event, the great Kampong Bukit Ho Swee fire of 1961, in bringing about this transformation. The redevelopment of the fire site in the aftermath of the calamity brought to completion the British colonial regime’s ‘emergency’ programmes of resettling urban kampong dwellers in planned accommodation, in particular, of building emergency public housing on the sites of major fires in the 1950s. The PAP’s far greater political resolve, and the timing of and state of emergency occasioned by the scale of the 1961 disaster, enabled the government to rehouse the Bukit Ho Swee fire victims in emergency housing in record time. This in turn provided the HDB with a strategic platform for clearing other kampongs and for transforming their residents into model citizens of the nation-state. The 1961 fire’s symbolic usefulness extended into the 1980s and beyond, in sanctioning the PAP’s new housing redevelopment schemes. The official account of the inferno has also become politically useful for the government of today for disciplining a new generation of Singaporeans against taking the nation’s progress for granted. Against these exalted claims of the fire’s role in the Singapore Story, this study also examines the degree of actual change and continuity in the social and economic lives of the people of Bukit Ho Swee after the inferno. In some crucial ways, the residents continued to occupy a marginal place in society while pondering, too, over the unresolved question of the cause of the fire. These continuities of everyday life reflect the ambivalence with which the citizenry regarded the high modernist state in contemporary Singapore
Persepsi Seonhohada di Indonesia Terkait Karakter Psikopat Kim Seon-Ho pada Film The Childe
Penulis menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara melalui zoom dan dokumentasi. Hasil pada penelitian yaitu beberapa persepsi seonhohada mengenal Kim Seon-Ho dengan julukan ‘anak baik’, yang mana ketika Kim Seon-Ho memerankan sebagai karakter psikopat, beberapa informan menyatakan persepsinya bahwa psikopat pada film The Childe yang diperankan oleh Kim Seon-Ho sebagai sosok psikopat yang memiliki sisi baik, positif dan juga berpenampilan rapi. Selain itu hasil persepsi Seonhohada Informan yang telah diwawancarai, masing-masing memiliki aturan hidup tersendiri. Salah satunya terdapat informan yang memiliki aturan hidup bahwa keselamatan dan keamanan dirinya berperan sangat penting sehingga ia beranggapan bahwa psikopat tidak mempunyai rasa empati, tidak seperti pada film The Childe
PENGARUH KREDIBILITAS BRAND AMBASSADOR KIM SEON HO DALAM IKLAN “AJAIB x KIM SEON HO” TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN APLIKASI AJAIB INVESTASI PADA MILENIAL
Di era 20an tepatnya pada saat pandemi internet menjadi kebutuhan utama
bagi masyarakat untuk menjalankan hampir keseluruhan aktifitasnya terutama
pelaku pemasaran sehingga mereka perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi,
salah satunya dengan mengkomunikasikan produk kepada konsumen. Salah satu
bentuk kegiatan komunikasi pemasaran yaitu menggunakan iklan di platform media
sosial, tak terlepas dari Ajaib sebagai pelaku pemasaran menggunakan media sosial
Youtube untuk mengiklankan produk aplikasi investasi saham mereka dengan
digunakannya brand ambassador yang merupakan aktor terkenal dari korea selatan
yaitu Kim Seon Ho. Iklan yang bertajuk “Ajaib x Kim Seon Ho” memuat pesan
berupa ajakan kepada masyarakat Indonesia untuk memulai investasi dengan
menggunakan aplikasi Ajaib. Pesan yang disampaikan kepada masyarakat tersebut
diharapkan dapat meningkatkan penggunaan aplikasi Ajaib serta menjadi partner
bagi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi.
Tujuan utama pada penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh
kredibilitas brand ambassador Kim Seon Ho dalam iklan “Ajaib x Kim Seon Ho”
terhadap keputusan penggunaan aplikasi Ajaib Investasi pada milenial dengan
menggunakan beberapa teori seperti Komunikasi Pemasaran, Teori S-O-R, Brand
Ambasssador dan Keputusan Penggunaan. Penelitian ini menggunakan 100 sampel
milenial di seluruh Indonesia dengan latar belakang dari beberapa survey yang
dilakukan oleh beberapa lembaga surveyor bahwa masih minimnya tingkat
kesadaran milenial untuk berinvestasi sehingga menjadi sebuah pertanyaan apakah
dengan menggunakan brand ambassador yang relate dengan milenial dapat
meningkatkan penggunaan sebuah aplikasi atau tidak.
Berdasarkan data yang ditemukan dari jawaban seluruh sampel responden,
bahwa seorang brand ambassador memiliki pengaruh yang baik dalam menentukan
keputusan penggunaan aplikasi Ajaib Investasi pada milenial dengan nilai
persentase sebesar 59% dan yang lebih berpengaruh dalam menentukan keputusan
penggunaan adalah penawaran maupun fasilitas yang diberikan oleh Ajaib kepada
para penggunanya untuk berinvestasi dengan persentase sebesar 100%
Unscreened Polaron Ordering Against High Electron Density on Mechanically Cleaved Surfaces of WO3 (001) Films
The 2D electron gas (2DEG) is a successful testbed for investigating both small and large polarons, governed by enhanced fundamental couplings through dimensional confinement. However, accessible polaronic states are typically limited to low carrier densities, as polarons collapse due to enforced electronic screening at high densities. This has limited exploration into polaron interactions, including bipolaron formation, inter-polaron correlations, and broader collective polaron behaviors. Here, an unscreened polaronic state resilient to high electron densities, formed on the mechanically cleaved surface of a WO3 (001) film, is reported. Using angle-resolved photoemission spectroscopy (ARPES) and atomic-scale scanning tunneling microscopy/spectroscopy (STM/STS), characteristic signatures of polaron formation are observed in the spectra of a surface-confined metallic 2DEG with an electron density of 2.6 x 1014 cm-2, generated by a lack of oxygen ions at the surface. Notably, these vacancies adhere to the c(2 x 2) surface reconstruction, which is stabilized by the cooperation of excess electrons and surrounding lattice distortion, i.e., the formation of a polaron and its ordering, as revealed by the first-principles calculations. It is anticipated that this ordered polaron phase at high electron densities will pave new pathways for investigating exotic phases related to correlated polaron states or collective polaron movements, like bipolaron superconductivity.
An impact source localization on a spherical shell by using smoothed Wigner-ville distributions
A technique to localize an impact source for an elastic spherical shell is proposed. The conventional source localization techniques when the source is located on a dispersive medium, require both the time-of-arrival differences (TOADs) between the transducer signals and the group velocities. In practice, the material properties or the geometry of the medium are not fully informed, therefore the group velocity is not available. Furthermore, they are only applicable if we have a high signal-to-noise ratio (SNR). In this paper, we propose a method that can be applicable in practice, which does not need to know the group velocity, when we have a relatively small SNR. The scanning procedure over the structure to acquire a minimum variance point of the estimated group velocities is suggested. To reduce the noise effect, an exponential function is asymmetrically weighted in smoothed Wigner-Ville distributions (WVDs). Experiments have been conducted to confirm the validity of this method. As a result, the proposed technique is found to be effective for an impact source localization for a spherical shell without prior information on the group velocity, even in a noisy environment
Pengaruh Celebrity Endorser Kim Seon Ho terhadap Brand Awareness Ajaib
Investasi saham dan reksa dana merupakan jenis investasi yang sangat populer di seluruh lapisan masyarakat, terlebih pada generasi muda di Indonesia saat ini. Munculnya berbagai aplikasi atau platform sebagai kompetitor menjadikan sebuah perusahaan harus memiliki taktik dalam bersaing. Salah satu persaingan yang muncul adalah pencapaian kesadaran merek atau brand awareness. Strategi yang banyak digunakan untuk mencapai kesadaran merek adalah pengaplikasian brand ambassador. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui seberapa besar pengaruh dari pengaplikasian brand ambassador Kim Seon Ho terhadap brand awareness Ajaib Sekuritas. Konsep marketing communications, advertising, brand ambassador, dan brand awareness akan dijadikan pedoman dalam penelitian ini. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif eksplanatif. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrumen kuesioner daring yang disebarkan kepada 300 pengikut instagram Ajaib (@ajaib_investasi). Data yang telah terkumpul diuji dan dianalisis menggunakan model regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh tertinggi berada pada usia 15-19 tahun dan laki-laki memiliki pengaruh yang lebih besar daripada perempuan meskipun jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh yang rendah namun positif sebesar 13,8 persen antara brand ambassador Kim Seon Ho terhadap brand awareness Ajaib dan 86,2 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Impact source localization on an elastic plate in a noisy environment
Conventional source localization techniques when the source is located on a dispersive medium require both the time-of-arrival differences (TOADs) between the transducer signals and the group velocities. Furthermore, they are only practically applicable if we have a high signal-to-noise ratio (SNR). In practice, the material properties or the geometry of a medium are not fully known; therefore the group velocity is not available. The transducers' signals are usually very small or embedded in noise. In this paper, we propose a novel impact source localization method, in the case where we have the source on an elastic plate. The method is applicable even if we do not know the group velocity and we have a relatively small SNR. The group velocities are obtained by estimating a source location based on the measured TOADs. The estimated group velocities have a minimum variance at the impact source location. However, this estimation degrades as the SNR decreases. To reduce the noise effect, an exponential function is asymmetrically weighted in smoothed Wigner-Ville distributions (WVDs). Experiments and simulations are carried out to verify the validity of this technique. As a result, the proposed technique is found to be effective even in a relatively noisy environment
Pengaruh Brand Ambassador Kim Seon Ho terhadap Brand Image Ajaib Sekuritas
Munculnya persaingan merek yang ketat untuk saat ini membuat perusahaan harus terus berinovasi untuk mengungguli kompetitor. Dalam mengungguli persaingan bisnis, banyak perusahaan yang memanfaatkan strategi komunikasi. Salah satu strategi komunikasi yang kerap kali digunakan adalah penggunaan brand ambassador. Brand ambassador dinilai cukup efektif dalam mempengaruhi brand image suatu perusahaan. Penelitian ini membahas pengaruh brand ambassador Kim Seon Ho terhadap brand image Ajaib Sekuritas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui Google Form yang dikirimkan kepada 200 responden followers Instagram Ajaib Sekuritas. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana menunjukkan pengaruh signifikan brand ambassador Kim Seon Ho terhadap brand image Ajaib Sekuritas sebesar 40,2% sedangkan 59,8% dipengaruhi oleh faktor di luar penelitian ini. Latar Belakan
Peran Brand Ambassador Kim Seon Ho Dalam Meningkatkan Minat Beli Skincare Everwhite
Brand Ambassador hari ini merupakan cara modern untuk mengkomunikasikan pemasaran kepada khalayak tentang merek produk dalam meningkatkan minat beli karena saat ini trend budaya hallyu korea sedang menjadi kegemaran yang banyak di minati masyarakat sehingga menjadi momentum yang tepat bagi merek produk Indonesia menggandeng aktor asal korea selatan untuk menjadi brand ambassador mereknya seperti yang dilakukan oleh merek skincare lokal pertama Everwhite yang berkolaborasi dengan aktor kim seon ho untuk menjadi duta merek Everwhite selama 1 tahun. Strategi komunikasi pemasaran ini menggunakan model VisCap karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran brand ambassador Kim Seon Ho dalam meningkatkan minata beli skincare Everwhite. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivisme dengan metode kualitatif deskriptif dengan unit analisis komunitas @ksh_ina3 kemudian Teknik pengumpulan data primernya wawancara langsung dengan founder Everwhite Jessica Lin lalu data sekundernya didapatkan dari penelitian terdahulu, kemudian observasi lapangan dan Teknik penarikan sampling nya menggunakan “Purposive sampling†dengan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data , penarikan kesimpulan serta verfikasi
- …
