64,447 research outputs found
Riwayat Hidup Imam AL-Allamah Al-Habib Muhammad Bin Ali bin Alawi As-Saqqaf
buku ini membahas tentang kisah pula riwayat hidup ulama-ulama besar di zaman itu yang pernah menjadi guru baginya, baik yang senegri dengan habib muhammad bin Ali maupun berasal dari negara-negara lainnya.195 hlm.:22 c
Riwayat Hidup Imam AL-Allamah Al-Habib Muhammad Bin Ali bin Alawi As-Saqqaf
buku ini membahas tentang kisah pula riwayat hidup ulama-ulama besar di zaman itu yang pernah menjadi guru baginya, baik yang senegri dengan habib muhammad bin Ali maupun berasal dari negara-negara lainnya.195 hlm.:22 c
The power of VNA-driven quasi-optics to sense group molecular action in condensed phase systems
© © 20xx IEEE. Personal use of this material is permitted. Permission from IEEE must be obtained for all other uses, in any current or future media, including reprinting/republishing this material for advertising or promotional purposes, creating new collective works, for resale or redistribution to servers or lists, or reuse of any copyrighted component of this work in other works.The versatility for quasi-optical circuits, driven by modern vector network analysers, is demonstrated for the purpose of low energy (meV) coherent spectroscopy. One such example is shown applied to the curing dynamics of a non-mercury-based dental cement. This highlights the special place the methodology holds as a 'soft-probe' to reveal the time-resolved energetics of condensed phased systems as they self-organise to adopt their low energy state.The authors would like to thank the Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC, UK) for generous support (EP/1014845)
Kemelut di masa Utsman : membongkar fakta sejarah pemberontakan dan pembunuhan Utsman bin Affan ra
Kekacauan menyebar di mana-mana. sejumlah kalangan menyatakan tidak puas dengan kepemimpinan Utsman bin Affan ra. pemperontakan pun terjadi, dan akhirnya menantu Rasulallah saw itu terbunuh. Sebuah masa kelam yang menyelimuti kehidupan umat Islam saat itu.207 hlm.; 21 c
Syi'ir umar bin abi rabiah
yair Umar bin Rabiah (Dirasah Arudhiyah)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek arudh dan qafiyah pada syair Umar bin Abi Rabiah dalam qafiyah ha. Ia adalah penyair terkenal. Penelitian ini berusaha mengungkap bahr serta keadaan wazan dan qafiyah yang digunakan penyair dalam qafiyah ha'. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deksriptif analisis, yakni menganalisis bait-bait syair dalam qafiyah ha' berdasarkan ilmu arudh dan qafiyah. Hasil dari penelitian ini adalah bahr yang digunakan oleh penyair meliputi wafir majzu, kamil, thowil, raml majzu, raml, khafif, basith. Adapun qafiyahnya meliputi jenis-jenis qafiyah: 1) muthlaqah mujarodah min ta'sis wa ridf, 2) muthlaqah mujarodah wa maushulah bil mad, 3) muthlaqah mardufah wa maushulah bil mad, 4) muthlaqah muassasah wa maushulah bil mad, 5) muqayyadah mardufah harakatnya berupa : 1) mujro, 2) hadzwu, 3) dakhil, dan alqabnya: 1) mutaraakib, 2) mutawaatir, 3) mutadaarik, 4) mutaraadif70 hlm, 18 x 25 c
PERBANDINGAN PEMERINTAHAN KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB (634644 M) DENGAN KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB (656-661 M)
Jurnal Pendidikan dan Humaniora ISSN 1907-8005, Vol. 53. No.1 September 2016Islam merupakan agama yang suci dan mulai berkembang pesat sejak
masa Nabi Muhammad Saw.Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk menganalisis
latar belakang pengangkatan Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib sebagai
khalifah, 2. Untuk menganalisis kebijakan pemerintahan Khalifah Umar bin
Khattab dengan Khalifah Ali bin Abi Thalib dalam bidang agama, politik, serta
sosial-ekonomi, 3 untuk menganalisis perbandingan pemerintahan Khalifah
Umar bin Khattab dengan Khalifah Ali bin Abi Thalib. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Kesimpulan penelitian
latar belakang pengangkatan Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib dilihat
dari latar belakang sosio-kultural,pengalaman dalam pemerintahan, dan
pandangan tokoh masyarakat
Agnesiella (Draberiella) xantha Yan & Yang 2016
18. Agnesiella (D.) xantha Yan & Yang, 2016 Agnesiella (D.) xantha Yan & Yang, 2016: 530 Distribution. China (Yunnan).Published as part of Yan, Bin & Yang, Mao-Fa, 2019, Chinese species of the genus of Agnesiella Dworakowska (Hemiptera: Cicadellidae: Typhlocybini), with four new species and four new records, pp. 151-170 in Zootaxa 4565 (2) on page 157, DOI: 10.11646/zootaxa.4565.2.1, http://zenodo.org/record/258973
HUKUM SHALAT JAMAK BAGI ORANG YANG SAKIT (STUDI KOMPERATIF PENDAPAT IMAM SYAFI’I DAN IMAM AHMAD BIN HANBAL)
Dalam penulisan skripsi ini penulis berusaha memaparkan pandangan dua orang tokoh yang terpengaruh yaitu Imam Syafi’Idan Imam Ahmad bin Hanbal yang mempunyai pandangan yang berbeda tentang hukum shalat jamak bagi orang sakit ini. Imam Syafi’I berpendapat hukum shalat jamak bagi orang yang sakit adalah tidak boleh dilakukan. Manakala Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahawa hukum shalat jamak bagi orang yang sakit adalah boleh dilakukan. Dari perbedaan pendapat kedua tokoh tersebut, penulis merasakan amat menarik untuk mengkomparasikan kedua pendapat tersebut untuk mencari argumentasi dan dalil apa saja yang digunakan oleh kedua tokoh tersebut.
Dari pemasalahan di atas penulis mengambil pokok permasalahan sebagai berikut: pertama, bagaimana perbedaan pendapat Imam Syafi’I terhadap hukum shalat jamak bagi orang yang sakit, kedua, bagaimana pendapat Imam Ahmad Bin Hanbal tentang hukum shalat jamak bagi orang yang sakit ,ketiga, bagaimana analisis fiqh muqaranah terhadap hukum shalat jamak bagi orang yang sakit. Jenis penelitian ini adalah penelitian library research yaitu mengambil dan membaca serta menelaah literature-literature yang berhubungan dengan penelitian ini, sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan konseptual, yaitu penulis menelaaah konsep-konsep atau teori-teori yang dikemukan oleh Imam Syafi’I dan Imam Ahmad bin Hanbal tentang hukum shalat jamak bagi orang yang sakit, seterusnya menggunakan pendekatan perbandingan hukum yaitu penulis membandingkan pendapat Imam Syafi’I dengan Imam Ahmad bin Hanbal tentang hukum shalat jamak bagi orang yang sakit ini.
Dalam masalah hukum shalat jamak bagi orang yang sakit ini kedua tokoh tersebut sama-sama teguh dengan argumentasi masing-masing. Imam Syafi’I berpendapat hukum shalat jamak bagi orang yang sakit adalah tidak dibolehkan berdasarkan kitab Al- Uum karya Imam Syafi’I tidak boleh bagi seseorang menjamakkan antara dua shalat, pada waktu shalat yang pertama daripada keduanya selain pada hujan.Manakala Imam Ahmad Bin Hanbal berpendapat hukum shalat jamak bagi orang yang sakit membolehkan karena berdasarkan kitab Al- Mugni Imam Ahmad Bin Hanbal shalat jamak adalah rukhsah yang diberlakukan karena suatu kebutuhan yang menghendakinya.Dari hasil penelitian, penulis lebih cenderung kepada pandapat Imam Syafi’I karena Imam Syafi’I mengatakan tidak ada riwayat yang qath’I dari Rasulullah SAW tentang menjamak shalat ketika sakit
Peranan Khalifah Utsman Bin Affan Dalam Mengembangkan Agama Islam (23-36 H/644-656 M)
Pasca Nabi Muhammad wafat, misi dalam siar ajaran Agama Islam
dilanjutkan oleh khalifah Abu Bakar As Shidiq dan dilanjutkan oleh khalifah
Umar bin Khattab. Dalam masanya untuk menegakan pilar-pilar ajaran agama
Islam, bahwa kedua khalifah tersebut telah berhasil dalam mengembangkan ajaran
agama Islam. Pasca kedua khalifah ini telah wafat, misi dalam siar ajaran agama
Islam telah dilanjutkan oleh khalifah ketiga, khalifah Utsman bin Affan. Pasca
terpilihnya Utsman bin Affan sebagai khalifah, bahwa beliau telah memberikan
kontribusi yang besar terhadap perkembangan Agama Islam. Salah satu
prestasinya dalam memajukan perkembangan ajaran Agama Islam adalah, dalam
sistem pembukuan Al-Qur’an (kodifikasi Al-Qur’an) yang menjadikan sebuah
mahakaryanya yang sangat fenomenal. Selain prestasinya dalam hal sistem
pembukuan Al-Qur’an, khalifah Utsman bin Affan juga telah menunjukan
prestasinya yang lain dalam safari dakwah Agama Islam.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana latar belakang
pengangkatan Utsman bin Affan sebagai khalifah; (2) bagaimana usaha khalifah
Utsman bin Affan pada tahun dalam mengembangkan ajaran agama Islam 644-
656 M; (3) bagaimana tindakan khalifah Utsman bin Affan dalam penyebaran
agama Islam pada tahun 644-656 M. Tujuan dalam penelitian ini adalah, untuk
menganalisis tentang proses pengangkatan Utsman bin Affan sebagai khalifah;
menganalisis usaha khalifah Utsman bin Affan dalam mengembangkan ajaranajaran
agama Islam; serta menganalisis tindakan khalifah Utsman bin Affan dalam
penyebaran agama Islam.
Manfaat dari penelitian ini adalah bagi almamater sebagai upaya untuk
pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, bagi peneliti untuk meningkatkan ilmu
pengetahuan dan meningkatkan penguasaan keilmuanya, terutama berkaitan
dengan masa kepemimpinan khalifah Utsman bin Affan dalam bidang agama
Islam; bagi mahasiswa untuk meningkatkan penguasaan dan kemampuan
keilmuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
sejarah. Langkah-langkah dalam penelitian sejarah terdiri dari empat metode,
Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Penulis menggunakan pendekatan
sosiologi agama serta menggunkan teori peran.
Pada tahap ini, peneliti melakukan penulisan secara kronologis, logis, dan
sistematis dengan cara merangkai fakta-fakta sejarah sebagai hasil penafsiran atas
fakta-fakta tersebut sehingga terjadi suatu kisah sejarah ilmiah. Kesimpulan dari
penelitian menunjukan bahwa: (1) latar belakang pengangkatan Utsman bin Affan
sebagai khalifah tidak lepas dari cerminan akhlak Utsman bin Affan, bersahabat
dengan nabi Muhammad SAW, serta pandangan masyarakat terhadap sosok
Utsman bin Affan; (2) Usaha khalifah Utsman bin Affan dalam mengembangkan
ajaran-ajaran agama Islam juga didasarkan pada ajaran Rasulullah; (3) Tindakan
khalifah Utsman bin Affan dalam penyebaran agama Islam merupakan suatu
prestasi emas dalam memajukan peradaban Islam
- …
