3 research outputs found
Batik Pesisir Pusaka Indonesia: Koleksi Hartono Sumarsono
Buku ini menyajikan informasi tentang koleksi batik Hartono Sumarsono yang dibuat tahun 1870-1960an pada masa keemasan batik tulis. Diantaranya adalah batik bermotif wayang yang menceritakan kisah Arjuna Wiwaha oleh C>M. Meyer tahun 1870, batik Pekalongan oleh Oey Soe Tjoen Kwee Nettie, batik Djawa Hokokai,dll. Buku ini juga membahas perkembangan batik pesisir utara Jawa
Batik Garutan koleksi Hartono Sumartono
Garutan adalah istilah untuk menyebut kain batik yang dihasilkan di daerah Garut di Jawa Barat, maupun yang dibuat di daerah lain dengan ciri-ciri yang khas garutan. Cirinya yang paling khas adalah warna latar yang gumading, yaitu kuning gading, walaupun ada sebagian kecil garutan yang latarnya berwarna lain. Sering kali latar garutan dibiarkan polos. Kalaupun ada latar yang diberi hiasan, maka motifnya tidak jlimet. Banyak garutan yang memiliki perpaduan warna-warna lembut, sehingga memberi kesan manis. Boleh dikatakan keindahan garutan justru terletak pada kesederhanaannya. Ragam hias garutan tidak menyandang makna yang sakral dan boleh dikenakan oleh kaum menak (ningrat) maupun rakyat biasa. Banyak yang memiliki nama-nama yang menarik dan kadang-kadang kocak. Umpamanya saja lereng camat (karena pertama kali dipesan oleh istri seorang camat), lereng peuteuy (petai), motif pegat maru (putus hubungan dengan madu), dan merak ngibing (merak menari)
