1,721,003 research outputs found

    Sertifikat HKI Development Of Intructional Design ICARE Assisted Learning Management System To Enhance The Learning Process

    Full text link
    Haki ini merupakan jenis ciptaan karya tulis (artikel) dengan judul artikel Development Of Intructional Design ICARE Assisted Learning Management System To Enhance The Learning Process yang di pegang hak cipta oleh Wikan Budi Utami, Fikri Aulia dan M. Arif Budiman S

    Sertifikat HKI Development Of Intructional Design ICARE Assisted Learning Management System To Enhance The Learning Process

    Full text link
    Abstract Haki ini merupakan jenis ciptaan karya tulis (artikel) dengan judul artikel Development Of Intructional Design ICARE Assisted Learning Management System To Enhance The Learning Process yang di pegang hak cipta oleh Wikan Budi Utami, Fikri Aulia dan M. Arif Budiman S. Alamat link jurnal https://www.atlantis-press.com/proceedings/icet-17/2588349

    Pelatihan dan pendampingan produksi pupuk bokashi di desa kebonagung-madiun

    Full text link
    Mayoritas masyarakat Desa Kebonagung memiliki hewan ternak, namun masyarakat belum menemukan alternatif untuk memecahkan permasalahan limbah hewan ternak yang ada disekitar tempat tinggal mereka. Dalam upaya membantu masyarakat memecahkan masalah tersebut maka dilakukan pengabdian pada masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan kepada kelompok pemuda atau karang taruna Desa Kebonagung yang bersinergi dengan Gabungan Kelompok Tani Desa Kebonagung. Diharapkan setelah adanya pelatihan dan pendampingan ini, limbah ternak berupa kotoran yang semula tidak dimanfaatkan akan diolah menjadi kompos bokashi. Pupuk bokashi sangat efektif untuk meningkatkan hasil panen, terlebih lagi sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Kebonagung adalah seorang petani. Tujuan pengabdian ini untuk Melakukan pelatihan dan pendampingan pada karang taruna Desa Kebonagung dalam pengelolaan limbah ternak menjadi pupuk bokashi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode studi kasus agar proses dan serangkaian aktivitas produksi dapat dipraktekkan oleh semuanya.   Dalam pelaksanaan kegiatan ini kelompok karang taruna telah mengikuti kegiatan ini dengan baik mulai dari awal samapi akhir. Sehingga manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Kebonagung.&nbsp

    PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN KEBIJAKAN DEVIDEN TERHADAP KEBIJAKAN LEVERAGE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BEI 2006 – 2010

    No full text
    ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan kebijakan deviden terhadap kebijakan leverage pada perusahaan manufaktur yang tercatat di BEI tahun 2006-2010. Penelitian ini menggunakan purposive sampling pada perusahaan manufaktur yang tercatat di BEI tahun 2006-2010, dan diperoleh sebanyak 20 perusahaan manufaktur.Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, dimana diperoleh hasil variabel profitabilitas dan variabel kebijakan deviden berpengaruh signifikan terhadap kebijakan leverage sedangkan variabel ukuran perusahaan dan variabel pertumbuhan perusahaan tidak signifikan.Koefisien determinasi (R2) dalam penelitian ini sebesar 26,1% artinya bahwa semua variabel (profitabilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan kebijakan deviden) mampu menjelaskan variasi kebijakan leverage sebesar 26,1% sedangkan sisanya sebesar 73,9% dijelaskan faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.Kata kunci: profitabilitas, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, kebijakan deviden dan kebijakan leverage. </jats:p

    ANALISA PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA DOSEN PADA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI AAS

    No full text
    The purpose of this study is to determine the relationship between work motivation with the performance of lecturer at the College of Economics AAS (STIE-AAS). The motivation factor used in this research is based on the five human needs according to Maslow, namely physiological needs, safety needs, social needs, self-esteem needs, and self-actualization needs. The population in this study are lecturers STIE-AAS who actively teach at the time this research is done. This research was conducted in the even semester of academic year 2015/2016 in March-April 2016. The technique of determining the sample in this study is to use purposive sampling. The sample in this research is: STIE-AAS lecturer who in the even semester of Academic Year 2015/2016 actively teaches. The type of instrument used in this study, namely questionnaires. To test whether the list of questionnaires that are made, valid (valid) and reliable (reliable) then used two test tools of the test validity and reliability test. This t test is used to examine the influence of each independent variable (physiological needs, safety needs, social needs, self-esteem needs, and self-actualization needs) to the dependent variable (STIE-AAS lecturer work achievement). The statistical test F aims to examine the effects of all independent or independent variables (physiological needs, safety needs, social needs, self-esteem needs, and self-actualization needs) together with dependent or dependent variables (STIE-AAS lecturer work achievement). This test is done by SPSS 17. Test R2 (Coefficient of determination) is done to find out how much influence the variable of physiological needs, the need of sense of security, social needs, self-esteem needs, and self-actualization needs towards the work performance variable of STIE-AAS lecturer. From the result of t test, it is known that the need for security and self-esteem need to be partially significant to the performance of STIE-AAS lecturers. While the physiological needs, social needs and self-actualization needs no significant effect on the performance of lecturers STIE-AAS. From the results of F test, it is known that physiological needs, safety needs, social needs, self-esteem needs, and self-actualization needs simultaneously have a significant effect on the performance of STIE-AAS lecturers. From result of test of R2 obtained coefficient value of determination equal to 0,639 which mean 63,9% achievement of lecturer work influenced by factors which resear in this research.</jats:p

    ANALISIS PENGARUH EVA, ROA DAN ROE TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 2006-2008

    No full text
    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh EVA, ROA dan ROE terhadap return pemegang saham.Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang tercantum dalam Indonesian Capital Market Directory dan internet dengan situs www.jsx.co.id sejak tahun 2006 sampai dengan 2008. Sampel penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Dalam penelitian ini uji asumsi klasik yang digunakan adalah: uji normalitas, uji Autokorelasi, uji Multikolinearitas, uji Heterokedastisitas, Uji Regresi (Uji f dan t).Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji f, uji t dan uji R2. Hasil uji F diperoleh nilai Fhitung sebesar 1,226 dengan tingkat signifikansi 0,317. Karena nilai signifikansi F lebih besar dari 0,05 maka disimpulkan tidak ada pengaruh simultan antara variabel Economic Value Added (EVA), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) terhadap Return Saham.Hasil uji t diperoleh variabel EVA memiliki tingkat signifikansi lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,100. Dengan tingkat signifikansi 0,100 yang lebih besar dari 0,05 disimpulkan bahwa secara parsial Economic Value Added (EVA) tidak berpengaruh terhadap Return Saham perusahaan. Variabel ROA memiliki tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,789. Dengan tingkat signifikansi 0,789 lebih besar dari 0,05 disimpulkan bahwa secara parsial Return on Asset tidak berpengaruh terhadap Return Saham perusahaan. Variabel ROE memiliki tingkat signifikansi lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,689. Dengan tingkat signifikansi sebesar 0,689 yang lebih besar dari 0,05 disimpulkan bahwa secara parsial Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh terhadap Return Saham perusahaanHasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai R2 sebesar 0,109 atau 10,9%. Hal ini menunjukan bahwa 10,9% dari nilai variabel dependen yaitu Return Saham dapat dijelaskan oleh Economic Value Added (EVA), Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) sedangkan sisa nilai variabel dependen yaitu  sebesar 89,1% tidak dapat dijelaskan oleh persamaan regresi atau dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model analisis.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan bagi investor dalam melakukan invetasi saham dengan tidak hanya melihat kondisi perusahaan melalui rasio keuangan, khususnya melalui rasio EVA, ROA dan ROE tapi dengan rasio lain sebagai penentu investasi.Kata kunci: Economic Value Added (EVA), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) dan Return Saham</jats:p

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PERKEMBANGAN PERBANKAN BAGI HASIL DI INDONESIA

    Full text link
    Anjloknya nilai tukar mata ung lokal yang diakibatkan adanya krisis ekonomi, menyebabkan bank-bank konvensional yang memberlakukan sistem bunga dan menganggap uang bukan hanya sekedar berfungsi sebagai alat tukar melainkan telah menjadi barang komoditas, sehingga mereka menaikkan secara besar-besaran bunga pinjaman dan simpanannya. Tingginya tingkat bunga tersebut menyebabkan ekonomi kekurangan  likuiditas, yang akibatnya dunia usaha menjadi stagnan, sehingga akhirnya bangkrut dan berakibat meningkatnya pengangguran. Walhasil masyarakat semakin miskin. Di sisi lain bank harus membayar bunga deposito yang tinggi, sedangkan pendapatan bunganya anjlok karena kredit macet. Akhirnya banyak bank-bank konvensional berbasis bunga, satu per satu gugur terlikuidasi. Dalam keadaan demikian terbukti bank syariah yang non bunga tapi bersistem bagi hasil (profit sharing)-lah yang bisa tetap bertahan terhadap tekanan krisis ekonomi. Hal ini disebabkan karena konsep yang mendasari  sistem keuangan syariah, menganggap uang hanya sebagai alat tukar. Sehingga uag tersebut tidak akan menghasilkan nilai tambah apapun, kecuali apabila dikonversi menjadi barang atau jasa. Sehingga tiap transaksi keuangan harus dilatarbelakangi transaksi sektor riil.  Kata kunci : perbankan, bagi hasil</jats:p
    corecore