3 research outputs found
Penerapan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Berbasis Eksperimen untuk Meningkatkan Kualitas dan Hasil Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SDN Madyopuro 6 Kota Malang
ABSTRAK Utamy, Wiji. 2014. Penerapan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Berbasis Eksperimen untuk Meningkatkan Kualitas dan Hasil Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SDN Madyopuro 6 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sri Estu Winahyu, M.Pd, (II) Drs. Dimyati, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: LKS berbasis eksperimen, pembelajaran IPA Pembelajaran IPA di SDN Madyopuro 6 Kota Malang belum secara maksimal memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami konsep melalui penemuan sendiri. Data hasil observasi tentang aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa selama pra tindakan masih tergolong rendah diduga karena LKS yang digunakan kurang mengarahkan siswa untuk menemukan konsep dengan melalui kegiatan eksperimen. Dari hasil tersebut ditemukan masalah yaitu LKS yang digunakan tidak menuntun siswa untuk melakukan kegiatan eksperimen, sehingga untuk mengatasi permasalahan dilakukan perbaikan dengan penerapan LKS berbasis eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan LKS berbasis eksperimen pada pembelajaran IPA kelas V, aktivitas belajar siswa selama pembelajaran IPA dengan menerapkan LKS berbasis eksperimen, dan hasil belajar siswa di kelas V setelah penerapan LKS berbasis eksperimen pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) karena bertujuan untuk menggambarkan objek secara faktual dalam memecahkan masalah. Data diperoleh dengan mengumpulkan lembar pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar dengan teknik observasi dan tes. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data, paparan data, dan penyimpulan hasil analisis data. Hasil penelitian menyatakan (1) penerapan LKS berbasis eksperimen pada pembelajaran IPA kelas V memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengetahuan sendiri. Pada siklus I, rata-rata aktivitas guru 81 dan mengalami peningkatan 7,41 % pada siklus II menjadi 87. (2) penerapan LKS berbasis eksperimen mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. Peningkatan rata-rata aktivitas siswa sebesar 5,41% dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I rata-rata aktivitas siswa 74, sedangkan pada siklus II menjadi 78. (3) penerapan LKS berbasis eksperimen mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Pada saat pra tindakan rata-rata hasil belajar siswa 63, sedangkan pada siklus I 76, dan pada siklus II meningkat 2,63% menjadi 78. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu penerapan LKS berbasis eksperimen dapat meningkatkan kualitas dan hasil pembelajaran IPA, ditandai dengan peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Jika peneliti selanjutnya menginginkan LKS berbasis eksperimen, maka perlu pengembangan LKS berbasis eksperimen pada pembelajaran IPA di sekolah dasar
Isolation and identification of chitinolytic bacteria of pohara river of South East Sulawesi and the optimization production of chitinase enzyme
Revitalization the Function of Traditional Nagari Density in Handling Criminal Cases Based on Restorative Justice
The criminal justice system, which was previously focused on the criminal aspect or retributive perspective, is now confronted with the reality that there are only a few legal structures, ranging from judges, prosecutors, and police to a small number of prison institutions that serve as execution venues. The author is concerned with this legal fact, so he uses primary data sources and sociological juridical studies to try and find a remedy. According to the author's findings, to prevent the issues mentioned above, criminal cases in Minangkabau can be resolved through the Nagari Traditional Meeting Institution using the restorative justice idea, which aims to repair the social discord caused by criminal acts. When applying restorative justice, the Nagari Customary Association makes use of the relevant legal source of the Nan Salapan Law, while the formal legal procedures can use the Nan Duo Puluah Law
