520 research outputs found
Perlindungan hukum perjanjian kerja Outsourcing pada PT. GLOBAL SECURITY SERVICE INDONESIA pasca putusan mahkamah konstitusi nomor 27/PUU-IX/2011/ oleh Azhar Wijaya,
Indonesia merupakan Negara hukum yang menjamin hak-hak setiap individu warga negaranya mendapatkan perlindungan hukum yang sama di atas segalanya, perlindungan hukum tersebut haruslah mengenai sendi-sendi hak asasi manusia. Termasuk juga adalah perlindungan hukum terhadap tenaga kerja, khususnya yang bekerja dengan menggunakan sistem outsorcing. Dimana dalam sistem outsorcing ini hak-hak pekerja kerap kali diabaikan. Permasalahan sistem outsorcing memang cukup bervariasi diantaranya adalah adanya tuntutan terhadap Mahkamah Kostitusi (MK) untuk melakukan uji materil terhadap UU Ketenagakerjaan yang diajukan oleh Didik Suprijadi pekerja dari Aliansi Petugas Pembaca Meter Listrik Indonesia (AP2ML) menegaskan bahwa tidak adanya aturan yang jelas atas suatu sistem praktik outsourcing. Berdasarkan tuntutan yang dilakukan oleh Didik tersebut. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini mencoba manarik relevansi antara tuntutan perlindungan hukum perjanjian kerja outsourcing pada PT.Global Security Service Indonesia Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU-IX/2011. Penulis dalam hal meneliti masalah ini dengan menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif. Pada dasarnya Pelaksanaan Putusan MK No. 27/PUU-IX/2011 yaitu mensyaratkan agar perjanjian kerja antara pekerja dan perusahaan outsourcing tidak berbentuk perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), tetapi berbentuk perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), lebih efektif diterapkan pada outsourcing pekerja/buruh karena pada umumnya outsourcing pekerja/buruh digunakan untuk jenis pekerjaan yang tetap ada seperti security dan cleaning service sehingga job security dan pengembangan karir dari pekerja outsourcing bisa terlaksana dengan baik dengan demikian tidak adalagi perbedaan dalam hal keamanan kerja dan pemenuhan hak-hak normatif yang diatur dalam Undang-Undang antara pekerja/buruh dari perusahaan pemberi pekerjaan dengan pekerja/buruh outsourcing. (F) Daftar acuan : 75 (1977-2013) (G) Dosen Pembimbing : Dr. Hj. Dwi Andayani, B.S., S.H., M.H. (H) Penulis : Azhar Wijaya viii ABSTRACT A. Name/Registration Number : Azhar Wijaya / (NIM:207101005) B. Thesis Title : Legal Protection of The Outsourcing Practice Agreement of PT. Global Security Service Indonesia after The Constitutional Court Decision No. 27/PUU-IX/2011 C. Number of Pages : viii + 162 + 5 Bibliography + Appendix; 2013 D. Keywords : Legal Protection, Outsourcing E. The Content of Abstract : Indonesia is a state law that guarantee the rights of its citizens to get the same protection of the law above anything else and the legal protection should be about the human rights. That includes also a legal protection for workers, especially those working with the outsourcing system. Where in this outsourcing system, the workers? rights are often being ignored. The problems of the outsourcing system are quite varied, such as a demand to the Constitutional Court to do judicial test for the labour laws that is proposed by Didik Suprijadi, a worker of Indonesia Electric Meter Readers Officer Alliance (AP2ML), who emphasize that there are no clear rules regarding the outsourcing system practicing. Based on the demand given by Didik, based on that matter, this research is trying to draw a relevance in the demand of legal protection of the outsourcing practice agreement of PT. Global Security Service Indonesia after the Constitutional Court decision No. 27/PUU-IX/2011. In investigating this research, the writer is using normative legal research methods. Basically the implementation of the Constitutional Court Decision No. 27/PUU-IX/2011whichrequires that the working agreement between the workers and the outsourcing company is not being in aformof specific time employment agreement (PKWT), but in a form of employment agreement for an unspecified time (PKWTT), and this is more effective to be applied for the labours/workers outsourcing because generally, the labours/workers outsourcing is used for the kind of jobs that is still exist such as, security and cleaning service so the security job and career development from the outsourcing workers can be achieved well. So there will not be any differences in terms of job security and the basic rights fulfillment that is set in the law between the workers/labours from the employer company with the outsourcing workers/labours. (H) References List : 75 (1977-2013) (I) Supervisor : Dr. Hj. DwiAndayani, B.S., S.H., M.H (J) Writer : Azhar Wijaya ix DAFTAR SINGKATAN AP2MLI : Aliansi Petugas Pembaca Meter Listrik Indonesia LSM : Lembaga Swadaya Masyarakat MK : Mahkamah Kontitusi KUHPer : Kitab Undang-Undang Hukum Perdata PKWT : Perjanjian Kerja Waktu Tertentu PKWTT : Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu PT : Pengadilan Tinggi UU : Undang-Undang UUDNRI : Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia x DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama : Azhar Wijaya, SH Tempat/Tgl Lahir : Jakarta, 28 Juni 1985 Jenis Kelamin : Laki-laki Agama : Islam Kebangsaan : Indonesia Alamat : Jl.Karya Damai No. 4 H, Buaran Indah - Tangerang No. Telepon : 08111908300 Riwayat Pendidikan : 2004 - 2009 S1 Hukum Univ. Tarumanagara. 2000 ? 2003 SMAN 6, Tangerang 1997 ? 2000 SMP Negeri 2, Tangerang 1991 ? 1997 SD Negeri 7, Tangerang Jakarta, Juni 2014 Azhar Wijaya xi DAFTAR LAMPIRAN 1. Surat Ijin Penulisan Tesis dan Penunjukan Dosen Pembimbing 2. Putusan Mahkamah Kontitusi, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU-IX/2011 3. Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. B.31/PHI.JSK/2012 tentang Pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU-IX/2011 4. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu xii PERLINDUNGAN HUKUM PERJANJIAN KERJA OUTSOURCING PADA PT. GLOBAL SECURITY SERVICE INDONESIA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 27/PUU-IX/2011 TESIS Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Magister Hukum Di Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara Oleh : NAMA : AZHAR WIJAYA NIM : 207101005 PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER ILMU HUKUM UNIVERSITAS TARUMANAGARA JAKARTA, 2014 xiii PERLINDUNGAN HUKUM PERJANJIAN KERJA OUTSOURCING PADA PT. GLOBAL SECURITY SERVICE INDONESIA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 27/PUU-IX/2011 TESIS Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Magister Hukum Di Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara Oleh : NAMA : AZHAR WIJAYA NIM : 207101005 PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER ILMU HUKUM UNIVERSITAS TARUMANAGARA JAKARTA, 2014 xiv FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS TARUMANAGARA JAKARTA TANDA PERSETUJUAN TESIS SIAP DIUJI Oleh : Nama : Azhar Wijaya NIM : 207101005 Fakultas : Hukum Judul Tesis: PERLINDUNGAN HUKUM PERJANJIAN KERJA OUTSOURCING PADA PT. GLOBAL SECURITY SERVICE INDONESIA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 27/PUU-IX/2011 Disetujui Pembimbing Dr. Hj. Dwi Andayani, B.S., S.H., M.H. xv PROGRAM MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS TARUMANAGARA JAKARTA TANDA PENGESAHAN THESIS Nama : Azhar Wijaya NIM : 207101005 JUDUL PERLINDUNGAN HUKUM PERJANJIAN KERJA OUTSOURCING PADA PT. GLOBAL SECURITY SERVICE INDONESIA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 27/PUU-IX/2011 Telah dipertahankan di hadapan Majelis Penguji yang dibentuk oleh Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara dan dinyatakan lulus dalam sidang ujian tanggal 20 Agustus 2014 Majelis Penguji Ketua
Analisis Tindak pidana penipuan pada perjanjian jual beli besi scrab dan tembaga kupas eks PT Barito Pasifik timber Tbk (contoh kasus jual beli antara Tuan Soeryanto dengan Tuan Mudini) / oleh Azhar Wijaya
abstrak (A)Nama: Azhar Wijaya (NIM: 205040014). (B) Judul Skripsi: ANALISIS TINDAK PIDANA PENIPUAN PADA PERJANJIAN JUAL BELI BESI SCRAB DAN TEMBAGA KUPAS EKS PT BARITO PASIFIK TIMBER TBK (CONTOH KASUS JUAL BELI ANTARA TUAN SOERYANTO DENGAN TUAN MUDINI). (C) Halaman: vii + 74 + 2009 (D) Kata Kunci: Indikasi penipuan, perjanjian jual beli (E) Isi: Perjanjian jual beli merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak untuk melaksanakan prestasinya. Namun ada kalanya salah satu pihak melanggar kesepakatan yang diperjanjikan sebagaimana yang terjadi dalam kasus jual beli antara Tuan Soeryanto dengan Tuan Mudini. Dalam perjanjian tersebut ditemukan adanya indikasi penipuan pada perjanjian jual beli besi scrab dan tembaga kupas eks PT. Barito Pasifik Timber Tbk dengan tidak diserahkannya sisa besi scrab yang seharusnya diserahkan kepada Tuan Mudini selaku pembeli yang telah melunasi pembayaran sesuai yang diperjanjikan. Apakah terdapat indikasi penipuan dalam perjanjian jual-beli antara Tuan Soeryanto dengan Tuan Mudini? Penulis meneliti masalah ini dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perjanjian jual beli tersebut Tuan Suryanto telah mengirimkan barang obyek perjanjian kepada Tuan Mudini sejumlah Rp. 4.422.436.275 (empat milyar empat ratus dua puluh dua juta empat ratus tiga puluh enam ribu dua ratus tujuh puluh lima rupiah). Jadi Tuan Soeryanto selaku penjual masih mempunyai utang terhadap Tuan Mudini sejumlah Rp. 10.077.563.725 (sepuluh milyar tujuh puluh tujuh juta lima ratus enam puluh tiga tujuh ratus dua puluh lima rupiah). Hal ini membuktikan bahwa telah ada suatu perbuatan pelaksanaan perjanjian oleh Tuan Suryanto, namun belum semua sebagaimana yang seharusnya diterima Tuan Mudini. Sehingga dapat dikatakan bahwa yang sesungguhnya terjadi adalah perbuatan ingkar janji atau wanprestasi, karena Tuan Suryanto tidak melaksanakan perjanjian sebagaimana yang disepakati sebelumnya oleh para pihak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat indikasi penipuan dalam perjanjian jual-beli tersebut dengan ditemukannya bukti-bukti permulaan yang menunjukkan adanya suatu maksud menguntungkan diri sendiri oleh Tuan Soeryanto Penyelesaian perkara perdata antara para pihak disarankan untuk menempuh jalur mediasi untuk menghindari terjadinya gugatan perdata yang memerlukan waktu lama, biaya besar serta terbukanya pertikaian para pihak dihadapan publik. (F) Acuan: 39 (1981-2009). (G) Pembimbing : Yuwono Prianto,S.H, M.H. (H) Penulis : Azhar Wijay
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA PELAJARAN TEMATIK TEMA 4 SUB TEMA 2 KELAS 1 DI SDI BAYANUL AZHAR SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi ini dengan judul “Implementasi Pembelajaran Blended Learning pada
Mata Pelajaran Tematik Tema 4 Sub Tema 2 Kelas 1 di SDI Bayanul Azhar
Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Aditya Putra Bagus Eka Wijaya
NIM 12205173068 Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung
yang dibimbing oleh Dr. Agus Purwowidodo, M.Pd
Kata kunci : Blended Learning, Tematik
Tahun 2020 dunia diguncangkan dengan adanya virus covid-19 yang
membahayakan bagi manusia. Semua kegiatan saat ini dari berbagai sektor, mulai
dari ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan mulai dibatasi. Kondisi pandemi saat
ini mewajibkan semua masyarakat melakukan kegiatan dirumah saja. Peraturan
tersebut juga berlaku pada aktifitas di sekolah, dimana pembelajaran dilaksanakan
secara daring di rumah masing-masing. Pembelajaran secara daring adalah salah
satu alternatif yang dapat mengatasi masalah pandemi saat ini.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang penerapan
pembelajaran blended learning pada mata pelajaran tematik tema 4 subtema 2
kelas 1 di SDI Bayanul Azhar Sumbergempol Tulungagung. Penerapan
pembelajaran di SDI Bayanul Azhar dilaksanakan secara daring untuk
mengantisipasi melonjaknya angka korban covid-19 di Indonesia khususnya di
daerah Tulungagung. Model pembelajaran yang sering dipakai di SDI Bayanul
Azhar dalam pembelajaran daring adalah model pembelajaran blended learning.
Pemilihan model pembelajaran blended learning ini merupakan salah satu model
pembelajaran yang dirasa cukup sesuai dengan situasi dan kondisi pandemi saat
ini. Fokus penelitian yang penulis ajukan dalam penelitian ini adalah: (1)
Bagaimanakah desain perencanaan pembelajaran blended learning pada mata
pelajaran tematik tema 4 sub tema 2 kelas 1 di SDI Bayanul Azhar Sumbergempol
Tulungagung, (2) Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran blended learning
pada mata pelajaran tematik tema 4 sub tema 2 kelas 1 di SDI Bayanul AzharSumbergempol Tulungagung, (3) Bagaimanakah evaluasi pembelajaran blended
learning pada mata pelajaran tematik tema 4 sub tema 2 kelas 1 SDI Bayanul
Azhar Sumbergempol Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitiannya
adalah adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis menganalisis data menggunakan
reduksi, penyajian data, dan verifikasi.
Hasil penelitian Implementasi Pembelajaran Blended Learning pada Mata
PelajaranTematik Tema 4 Sub Tema 2 Kelas 1 di SDI Bayanul Azhar
Sumbergempol Tulungagung ini menunjukkan bahwa:(1)Guru telah membuat
perangkat pembelajaran seperti silabus, RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013,
(2) Kegiatan pelaksanaan pembelajaran blended learning pada mata pelajaran
tematik tema 4 sub tema 2 kelas 1 di SDI Bayanul Azhar Sumbergempol
Tulungagung sudah dilakukan secara baik dan sesuai dengan RPP serta tetap
menjaga protokol kesehatan,(3) Evaluasi pembelajaran blended learning pada
mata pelajaran tematik tema 4 sub tema 2 kelas 1 di SDI Bayanul Azhar
Sumbergempol Tulungagung menggunakan penilaian berupa tes dan non tes
mulai dari penilaian sikap, pengetahuan serta ketrampilan
Millenaire de la Mosquee-Universite d’el Azhar
page, Plate 1: History of Cairo and al-Azhar - plans of al-Azhar and surrounding area in 1940 and the 1000 years previou
Konsep Ulama dalam Pandangan Mufassir Indonesia: Studi Aspek-aspek Keindonesiaan dan Metodologi Tafsir al-Azhar Karya Hamka dan Penafsirannya terhadap Term “Ulama” dalam al-Qur’an
Hamka is one of Indonesia\u27s most productive scholars. His work is no less than 85 titles in various fields of science. One of them is Tafsir Al-Qur\u27an 30 juz named Tafsir al-Azhar. His role as an ulama was evidenced, among others, by his organizational position as Chairman of the Indonesian Ulema Council (MUI) in 1975-1981, and the honorary Doctorate Award from the Al-Azhar University, Cairo, and Kebangsaan University, Malaysia. His work as a national figure is also evident in a series of activities he does. His expertise and expertise in the field of literature certainly gives its own influence and color in the works he wrote, not least in his Tafsir book. Hamka\u27s capacity as an ulema of the archipelago, Muhammadiyah\u27s missionary figure, chairman of the Indonesian Ulema Council, his love for the country and the struggle he undertook certainly gave a special color in interpreting the Qur\u27an, including his views on the concept of Ulama. In Al-Azhar\u27s Tafsir, Indonesian nuances and specific phenomena of the Archipelago are evident, which represent the breadth of knowledge and rich experience, love and pride towards the Indonesian people, and their firmness in interpreting the concept of Ulam
Pemikiran Politik Dan Pembinaan Negara Bangsa Dalam Novel Terpilih Shahnon Ahmad Dan Putu Wijaya : Satu Kajian Bandingan
Kajian ini meneliti dua belas novel terpilih karya Shahnon Ahmad dan Putu Wijaya. Novel-novel terpilih daripada Shahnon Ahmad ialah Menteri, Tunggul-Tunggul Gerigis, Patriarch, Sutan Baginda, Shit dan Muntah. Manakala novel-novel daripada Putu Wijaya ialah Bila Malam Bertambah Malam, Pabrik, Nyali, Perang, Kroco dan Byarpet. Dengan menggunakan pendekatan tematik dalam kesusasteraan bandingan, kajian ini meneliti pemikiran politik dan pembinaan negara bangsa di dalam novel-novel berkenaan
Peningkatan Keterampilan Menulis melalui Model Project-Based Learning di Kelas II SD Islam Plus Al-Azhar Kota Mojokerto semester ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020
Project-Based Learning is one of active learning by involving students independently with the criteria that in this learning it will also increase students\u27 thinking power towards metacognitive such as critical thinking about projects that will be worked on through problems that are found by students. Project-Based Learning is authentic, so indirectly this learning will involve learners in constructive investigations. This study aims: 1) Describe teacher activities in learning to improve writing skills through the Project-Based Learning Model in Grade II SD Islam Plus Al-Azhar, Mojokerto City, even semester of the 2019/2020 Academic Year. 2) Describe student activities in learning to improve writing skills through the Project-Based Learning Model in Grade II SD Islam Plus Al-Azhar, Mojokerto City, even semester of the 2019/2020 Academic Year. 3) Describing learning can improve writing skills through the Project-Based Learning Model in Grade II SD Islam Plus Al-Azhar, Mojokerto City, even semester of the 2019/2020 Academic Year. This research is a collaborative classroom action research. The design of problem situations, and ways of collaboration with children, are the main focus of the meetings that take place between teachers and researchers. This research was conducted at SD Islam Plus Al-Azhar, Mojokerto City, even semester of the 2019/2020 academic year. The subjects of this study were 25 students of Grade II. Action research procedures are cyclic, namely: 1) planning, 2) implementation, 3) observation, and 4) reflection, through a series of cycles. Data collection through observation (observing), artifacts and documents (testing) and non-standard tests. Instrument test items with validity test, reliability test, calibration test (level of difficulty) and distinguishing power test. The whole data analysis process is interactive through the Miles and Huberman model with the final mix method analysis. The results of the study concluded: 1) The teacher\u27s activity increased in Pre-Action, which resulted in 62.86 percent and increased in Cycle I by 75 percent and increased in Cycle II by 87.86 percent; 2) Student activity increased in Pre-Action to get 42.86 percent and increased in Cycle I by 65 percent and increased in Cycle II by 86.43 percent; 3) The average value of the test (Classical Absorption) has increased in Pre-Action, getting 68.4 percent results and an increase in Cycle I by 72.8 percent and an increase in Cycle II by 86 percent. Classical learning completeness has increased in Pre-Action obtained a yield of 52 percent and increased in Cycle I by 80 percent and increased in Cycle II by 88 percent
Millenaire de la Mosquee-Universite d’el Azhar
page, Plate XII: rendering of a night celebration at al-Azhar after proposed works are complete
Optimalisasi Kemampuan Membaca untuk Meningkatkan Kemahiran Menulis Dalam Bahasa Mandarin Mahasiswa Prodi Tiongkok Universitas Al Azhar Indonesia
Learning writing skills in Mandarin is often something that is feared and less desirable because of the level of difficulty, because it requires a learning method that can overcome the obstacles faced by learners in this proficiency. This research seeks to provide an alternative method of learning to write by optimizing students' reading abilities. By using a qualitative approach, the author tries to optimize the reading of Chinese texts in learning activities to improve students' writing skills. From the results of this study, it is known that by providing more reading input, students also have more knowledge regarding the topic of writing and its development, better vocabulary mastery and understanding of good writing methods/methods so that it has a positive impact on the development and improvement of writing skills of students in MandarinKeywords – Mandarin, Writing Skills, Reading Abilities, Optimizing.
Ashabul A’raf dalam Perspektif Tafsir Indonesia: Studi Komparasi Tafsir al-Azhar Karya Hamka dan Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab
Studi ini bertujuan untuk menentukan interpretasi M. Quraish Shihab dalam Tafsir al Azhar dan interpretasi Hamka dalam Tafsir al-Azhar tentang Ashabul A’raf, membandingkannya, dan meneliti kedekatan atau pengaruh mereka terhadap para pengkaji teks klasik dan kontemporer. Berdasarkan diskusi ini, jelas bahwa studi ini menggunakan pendekatan tafsir komparatif. Ini adalah penelitian perpustakaan. Data utama adalah karya tafsir dari dua pengkaji teks Indonesia yang disebutkan di atas, sementara data sekunder terdiri dari buku, artikel, dan jurnal yang berkaitan dengan tema. Untuk menjelaskan diskusi, penulis akan termasuk ayat-ayat yang menjadi objek interpretasi dengan terjemahannya. Terjemahan ayat diambil dari buku Tafsir al-Misbah. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif dengan pola perbandingan. Penulis akan pertama-tama menyajikan interpretasi kedua pengkaji teks tersebut dan pandangan para pengkaji teks klasik seperti ath-Thabari dalam Tafsir Jami\u27ul Bayan fi Tafsiril Qur\u27an dan Ibn Katsir dalam Tafsir al-Qur\u27an al-\u27Adzim serta era kontemporer seperti Thahir ibn \u27Asyur dalam Tafsir at-Tahrir wa at-Tanwir dan Wahbah az-zuhaili dalam Tafsir al-Munir. Kemudian, penulis akan menganalisis sisi perbedaan dan persamaan antara interpretasi M. Quraish Shihab dan Hamka, dan membandingkannya dengan interpretasi empat pengkaji teks di atas untuk meneliti kedekatan atau pengaruh kedua tokoh tersebut terhadap pandangan para pengkaji teks sebelumnya
- …
