1,720,980 research outputs found

    Analisis keberhasilan program Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat di Gapoktan Permatasari dan Gapoktan Dewi Srimaju di Kabupaten Magelang.

    Full text link
    WIDIARTO TRI SAKSONO, Analisis keberhasilan program Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat di Gapoktan Permatasari dan Gapoktan Dewi Srimaju di Kabupaten Magelang. Pembimbing TEGUH KISMANTOROADJI dan BUDI WIDAYANTO. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis hubungan tata kelola dengan unit distribusi/pemasaran/pengolahan. (2) Menganalisis hubungan sumber daya pendukung dengan distribusi/pemasaran/pengolahan. (3) Menganalisis hubungan tata kelola dengan unit cadangan pangan. (4) Menganalisis hubungan sumber daya pendukung dengan unit cadangan pangan. (5) Menganalisa keberhasilan Program Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat. .Metode penelitian yang dipergunakan adalah diskriptif dengan teknik pengumpulan data terhadap hasil wawancara dan membagikan kuisioner dengan jenis data primer dan sekunder. Pengambilan daerah sampel penelitian secara kasus, di Gapoktan Permatasari Desa Tirtosari Kecamatan Sawangan dan Gapoktan Dewi Sri Maju di Desa Karangkajen Kecamatan Secang di Kabupaten Magelang. Model Analisis data yang dipergunakan dengan uji statistk analisis korelasi. Hasil penelitihan menunjukan bahwa (1) Tata kelola dengan unit distribusi/pemasaran/pengolahan menunjukkan hubungan positif kategori sangat kuat (2) Sumber daya pendukung dengan distribusi/pemasaran/pengolahan menunjukkan hubungan positif kategori sangat kuat. (3) Tata kelola dengan unit cadangan pangan menunjukkan hubungan positif kategori sangat kuat.. (4) Sumber daya pendukung dengan unit cadangan pangan menunjukkan hubungan positif kategori kuat. (5) Keberhasilan Program Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) berada pada kategori berhasil Kata Kunci : Tata kelola, sumber daya pendukung, Keberhasilan program LDP

    Tradisi Suran Sendang Sidukun dan Nilai Gotong-Royong pada Masyarakat Desa Traji, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung: Kajian Antropologi-Sosiologi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tradisi Suran sendang Sidukun dan nilai gotong-royong pada masyarakat Desa Traji Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan studi kepustakaan, observasi langsung dan wawancara. Penulis berusaha untuk memperoleh data dengan cara mengumpulkan data berdasarkan literatur yang mendukung masalah penelitian, teknik observasi langsung berupa pengamatan langsung ke Desa Traji Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung yang masih menjalankan tradisi upacara Suran. Teknik wawancara yang dilakukan yaitu dengan tanya jawab antara penulis dan infoman. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tradisi Suran sendang Sidukun merupakan warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan keberlangsungannya serta sebagai sarana belajar, mengenal tradisi budaya leluhur sejak dini oleh generasi muda. Tradisi Suran sendang Sidukun juga memiliki arti penting dalam kaitanya dengan nilai gotong-royong yang dapat mempengaruhi tingkah laku masyarakat antara sesama, alam, dan Tuhan sehingga kerukunan dan kebersamaan dalam berkehidupan akan selalu terjaga di Desa Traji Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.This study aimed to describe the spring Sidukun Suran tradition and values of mutual help the communities in the Traji Village District Parakan, Temanggung Regency data collection techniques done using literature study, direct observation and interviews. The author tried to obtain data by collecting data based on the literature that supports the research problem, direct observation techniques such as direct observation to the Traji Village of the District Parakan Temanggung still running tradition Suran ceremony. Mechanical interview is made by a question and answer between the author and infoman. The method used is descriptive qualitative method. Based on the results of this study concluded that tradition Suran spring Sidukun an ancestral cultural heritage that must be preserved continuity as well as a learning tool, to know the cultural traditions of their ancestors from the early hours by the younger generation. Suran spring tradition Sidukun also has significance in relation to the principle of mutual assistance that may affect the behavior of the people against each other, nature, and God so that harmony and togetherness in living will always be maintained at the Traji Village, District Parakan, Temanggung Regency

    Candi Bumi Ayu dalam Pengembangan Wisata Sejarah dan Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Bumiayu Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Pali

    Full text link
    Dina Anggraini. 152016016. 2020. CANDI BUMI AYU DALAM PENGEMBANGAN WISATA SEJARAH DAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA BUMIAYU KECAMATAN TANAH ABANG KABUPATEN PALI. Tugas Akhir. Program Studi S1 Sejarah. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Pembimbing I Dr. Tri Widiarto, M. Pd, Pembimbing II Dr. Sunardi, M. Pd. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan data yang deskriptif dan terperinci dari suatu fenomena yang diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Candi Bumi Ayu dalam Pengembangan Wisata dan Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat sekitar dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu 1) Teknik observasi dilakukan untuk melihat situasi candi nya. 2) Teknik wawancara untuk memperoleh informasi secara lisan. 3) Studi Pustaka dilakukan untuk mencari informasi dari buku, jurnal maupun karya tulis yang sesuai dengan topik. 4) Dokumentasi dilakukan untuk memperoleh data dalam bentuk foto. Candi Bumi Ayu kini menjadi tempat wisata bersejarah, pengunjung tiap tahun nya meningkat. Peneliti juga memperhatikan bahwa peran masyarakat mendukung pengembangan Candi Bumi Ayu sebagai tempat wisata sejarah dan ziarah serta peran anak muda juga sangat penting untuk mempromosikan Candi Bumi Ayu dan ikut serta menjaga lingkungan sekitar terutama Situs Candi Bumi Ayu

    Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Pendekatan PMR Berbantuan Permainan Tradisional Dakon Siswa KELAS 2 SD Negeri Sidomukti 04 Bandungan Semarang Semester II Tahun Pelajaran 2015 / 2016

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan hasil belajar matematika dapat diupayakan melalui pendekatan PMR Berbantuan permainan tradisional dakon siswa kelas 2 SD Negeri Sidomukti 04 Bandungan Semarang semester 2 tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam penelitian ini menggunakan model spiral yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya meliputi 3 tahapan yang meliputi perencanaan (plann), tindakan dan pengamatan (action and observe), serta refleksi (reflect). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 2 SD Negeri Sidomukti 04 Bandungan Semarang yang terdiri dari 15 siswa, yakni 9 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif yaitu teknik yang membandingkan kriteria hasil belajar matematika antara siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas 2 SD Negeri Sidomukti 04 Bandungan Semarang semester II tahun pelajaran 2015/2016 dengan kompetensi dasar 3.1 melakukan pembagian bilangan. Hal ini nampak pada peningkatan setelah pembelajaran matematika realistik berbantuan permainan tradisional dakon yang digunakan terbukti. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari presentase nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM=70), pada Pra Siklus sebesar 58%, pada Siklus I 78%, dan pada Siklus II 85%. Penelitian ini dikatakan berhasil yang ditunjukkan oleh persentase siswa yang memperoleh hasil belajar matematika yang tinggi mencapai 93% dari seluruh siswa lebih tinggi dari indicator yang ditetapkan yaitu 90%. Saran yang diberikan kepada guru kelas, adalah diharapkan guru kelas dapat menggunakan pendekatan PMR dalam pembelajaran matematika di kelas 2 dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS ( Think Pair Share) pada Siswa Kelas IV SD Kutowinangun 01 Semester II Tahun Ajaran 2015/2016

    Full text link
    Di SDN Kutowinangun 01 khususnya pada kelas IV masih banyak siswa yang mengalami kesulitan pada materi pecahan yaitu menyederhanakan berbagai bentuk pecahan, dapat dilihat pada hasil belajar siswa pada pra siklus dari 39 siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM 70 hanya 17 siswa atau sekitar 44%, sedangkan 22 siswa lainnya atau sekitar 56% masih mendapatkan nilai dibawah KKM 70. Karena selama proses pembelajaran berlangsung siswa kurang memperhatikan penjelasan dari guru dan sebagian besar siswa masih kurang dalam perhitungan perkalian. Oleh karena itu diperlukannya sebuah inovasi dalam proses pembelajaran untuk dapat meningkatkan hasil belajar Matematika, yaitu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SDN Kutowinangun 01 dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think Pair Share) pada mata pelajaran Matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah siswa 39 yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart dengan langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan serta refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus ke I terdiri dari 2 pertemuan dan siklus ke II terdiri dari 2 pertemuan . Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari kondisi awal atau pra siklus ke siklus I dan meningkat lagi di siklus ke II.Persentase ketuntasan hasil belajar mengalami peningkatan dari kondisi awal 63,84% meningkat pada siklus I menjadi 68,71% dan telah meningkat lagi mencapai 88,43% pada siklus II. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV SDN Kutowinangun 01 pada semester 2 Tahun ajaran 2015/2016. Saran bagi guru, sebaiknya guru menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) pada mata pelajaran lainnya. Bagi siswa, siswa sebaiknya dapat bekerja sama dengan baik bersama teman-teman sekelas tanpa memilih-milih teman pada saat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair share)

    Pengaruh Kebudayaan Sunda dalam Kesenian Ebeg di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah: Kajian Antropologi-Sosiologi

    Full text link
    Penelitian dengan judul Pengaruh Kebudayaan Sunda dalam Kesenian Ebeg di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, dengan tujuan mengetahui dan mendeskripsikan tentang kebudayaan Sunda dalam kesenian Ebeg. Hal yang melatar belakangi penelitian ini adalah letak geografis Cilacap yang berada dekat dengan provinsi Jawa Barat, dimana Jawa Barat tempat dan tumbuh berkembangnya budaya Sunda. Setelah dilakukan penelitian, budaya Sunda dalam kesenian Ebeg sedikit berbeda dengan aslinya, hal ini dipengaruhi oleh local genius masyarakat Cilacap dalam menerima suatu budaya. Budaya Sunda merupakan kebudayaan yang hidup, tumbuh, dan berkembang dikalangan orang Sunda yang pada umumnya berdomisili di Tanah Sunda. Kebudayaan Sunda yang ada didalam kesenian Ebeg misalnya saja adalah Sisingaan, Sintren, dan Lais. Kesenian Ebeg merupakan kesenian yang berasal dari Banyumas yang menggunakan kuda terbuat dari anyaman bambu. Tidak menutup kemungkinan bahwa kesenian lain juga ditampilkan. Hal inilah yang membedakan kesenian Ebeg dengan kesenian kuda lumping ditempat lain

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah dengan Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Power Point pada Siswa Kelas X Bahasa SMA Kristen Satya Wacana Salatiga Semester 1 Tahun Ajaran 2017/2018

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan Hasil Belajar Sejarah Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Power Point Pada Siswa Kelas X Bahasa SMA Kristen Satya Wacana Salatiga Semester 1 Tahun Ajaran 2017/2018. Model Pembelajaran TGT merupakan model pembelajaran kooperatif dengan membentuk kelompok-kelompok kecil di dalam kelas dan di inti dari model ini adanya games dan tournament akademik. Rancangan penelitian menggunakan dua siklus dimana kedua siklus dilengkapi dengan perencanaan tindakan, melaksanakan tindakan dalam pembelajaran, mengobservasi tindakan, dan merefleksi tindakan. Hasil refleksi digunakan untuk mengambil tindakan. Hasil penelitian ini, adalah rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus 70 meningkat pada siklus I mencapai 77, pada siklus II meningkat menjadi 81. Persentase ketuntasan belajar pada pra siklus 37, 50 % naik menjadi 87,50% pada siklus I dan meningkat pada siklus II menjadi 100%. Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbantu Power Point dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Bahasa SMA Kristen Satya Wacana dalam pembelajaran Sejarah.This research aims to know the improvement of the students' result on learning history by using learning model of Teams Games Tournament (Tgt) assisting by Power Point on the first semester of tenth students oF SMA Kristen Satya Wacana in the academic year of 2017/2018. TGT's learning model is the cooperative learning model by forming small groups in the classroom and the core of this model is on the games and academic tournament. This research need two cycles whiches contain of planning, implementation, observation during the implementations, and reflection. The result of reflection is used to take action. The result of this research were the average of the students result on pre-test improved in the cycle 1 from 70 to 77, in the cycle 2 was improved to 81. The passing grade of the pre-test of cycle 1 was improved from 37.50% to 87.50% and in the cycle 2 was 37.50% to 100%.Learning Model of Teams Games Tournament (TGT) assisting by Power Point was improved the students result on learning history especially for the tenth grade students of Language Program of SMA Kristen Satyawacana in the academic year of 2017/2018

    Implementasi Google Classroom dalam Pembelajaran Sejarah Jarak Jauh di SMA Virgo Fidelis Bawen

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi google classroom dalam pembelajaran sejarah jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam mendapatkan sumber data. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan menggunakan member check, yaitu memeriksa kembali data yang diperoleh apakah telah sesuai dengan yang dimaksud oleh narasumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Google Classroom untuk sarana pembelajaran lebih praktis dan mudah untuk diakses. Pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan aplikasi Google Classroom juga sudah menunjukan keefektifannya. Kelebihan pembelajaran jarak jauh yaitu dapat mengasah kemampuan guru sehingga tidak buta teknologi. Selain itu pembelajaran online juga menghemat kertas, karena semua pembelajaran dilakukan secara paperless (bebas kertas). Salah satu hambatan yang ditemukan adalah masalah sinyal yang tidak mendukung untuk menjangkau seluruh tempat tinggal siswa

    Video Dokumenter Tari Prajuritan Sebagai Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 8 Smp Negeri 3 Getasan Kabupaten Semarang

    Full text link
    Media pembelajaran merupakan bagian dari sumber belajar dan kombinasi antara alat dan bahan. Video dokumenter merupaka kejadian atau peristiwa secara fakta dalam bentuk audio visual. Dalam penggunaan video dokumenter bagi siswa akan memotivasi dan juga merasa disegarkan terlebih dahulu sebelum mereka menerima pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dalam menjelaskan manusia dalam konteks sosialnya atau sebagai masyarakat. Tari Prajuritan dalam keberadaannya berfungsi sebagai media ekspresi dan penanaman rasa cinta terhadap nusa, bangsa dan negara disamping sebagai media pembelajaran dan hiburan.Learning media is part of learning resources and a combination of tools and materials. Documentary videos are incidents or events in fact in the form of audio-visual. The use of documentary videos for students will motivate and also feel refreshed before they receive Social Science learning in explaining humans in their social context or as a society. Warrior Dance in its existence functions as a medium of expression and instilling a sense of love for the homeland, nation and country as well as a medium of learning and entertainment.Learning media is part of learning resources and a combination of tools and materials. Documentary videos are incidents or events in fact in the form of audio-visual. The use of documentary videos for students will motivate and also feel refreshed before they receive Social Science learning in explaining humans in their social context or as a society. Warrior Dance in its existence functions as a medium of expression and instilling a sense of love for the homeland, nation and country as well as a medium of learning and entertainment

    Lembaga Kemahasiswaan Dalam Kemelut Universitas Kristen Satya Wacana 1993-1995

    Full text link
    Penelitian ini membahas keberadaan Lembaga Kemahasiswaan (LK) dalam kemelut Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) 1993-1995. LK sebagai organisasi mahasiswa yang terlibat konflik internal hasil pemilihan rektor UKSW. Kemelut UKSW yang terjadi pada pertengahan tahun 1990-an merupakan masa-masa prareformasi. Permasalahan penelitian ini dibatasi pada peran dan keberadaan LK dalam kemelut internal ini. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bersumber dari hasil wawancara, arsip, dan literatur buku. Data yang terkumpul adalah berupa hasil wawancara kepada individu yang terlibat sebagai bagian dari LK, arsip-arsip berupa surat kabar dan surat-surat resmi yang dikeluarkan oleh pihak-pihak yang bersangkutan, serta buku. Hasil analisis terhadap data yang terkumpul dari sumber, diinterpretasikan untuk menunjukkan gambaran umum terkait kemelut UKSW serta dinamika dan peran LK sebagai organisasi mahasiswa dalam menghadapi gejolak baik dari internal maupun eksternal organisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LK telah menjadi salah satu sentra pergerakan mahasiswa selama konflik berlangsung. LK juga telah menghadapi berbagai dinamika yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi keberadaannya sampai saat ini
    corecore